My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 64


__ADS_3

"Kamu sudah makan ." tanya mama denada . Takut cacing di perut Dimas sedang tawuran karena Dimas tiba tiba berubah . Dan ngomongnya menjadi lembut .


" sudah ma , tadi Dimas sudah makan sama teman sebelum pulang . Ya sudah ma , Dimas masuk kamar dulu , capek sekali hari ini ."ucap Dimas .


Mama denada hanya mengangguk . Ia tatap punggung Dimas dari belakang .


"Tumben sekali dia tidak marah marah padaku . Ada apa dengan nya ."tanya mama denada dalam hati .


Dimas sampai ke dalam kamar dan melempar tas punggungnya ke atas kasur , dengan kesal .


"Aku tidak akan biarkan , pak Ardy mengambil kamu dariku Tiara , tidak akan Tiara . Aku akan mencari seribu cara , untuk tetap berada di sampingku ." ucap Dimas dengan geram .


...----------------...


Ke esokan harinya , sesuai dengan rencana kemarin . Ardy dan Tiara pergi ke kantor pak Abraham , untuk membahas proyek yang sedang mereka sepakati .


"Saya bangga lo dengan , karyawan karyawan pak Ardy begitu gigih dan semangat . Saya percaya dalam beberapa bulan saja , Hotel saya sudah selesai ."ucap Abraham kepada Ardy dengan bangga .


"Oh tentu pak . Itu para pegawai proyek adalah orang orang pilihan saya sendiri . Dan saya juga sering ikut terjun ke lapangan . Untuk mengecek para pekerja pekerja pilihan saya itu ."ucap Ardy dengan tegas .


"Bagus saya suka cara anda membangkitkan kembali perusahaan anda . Anda ternyata seorang pekerja keras ." puji pak Abraham , Ardy hanya tersenyum .


Semanis dan setinggi apapun ucapan dan pujian pak Abraham . Ardy bisa melihat , kalau sebenarnya pak Abraham hanya mencari cari perhatian dari mutiara , Tidak lebih dari itu .


"Apakah rapat kita cukup sampai di sini, pak Abraham . Karena saya harus kembali ke kantor lagi . Untuk memeriksa pengeluaran proyek kita ."ucap Ardy kembali .


"o ohh ya silakan ." ucap pak Abrahan salah tingkah . Karena ketahuan oleh Ardy kalau sedang curi curi pandang terhadap Mutiara .


Ardy dan Mutiara segera pamitan dan segera kembali ke kantor untuk menyelesaikan tugas tugas mereka masing masing .

__ADS_1


...----------------...


Sedangkan Dimas sedang merangkai kata kata untuk mamanya . Agar mamanya bisa memberinya mobil tanpa syarat apa pun .


"ma ." panggil Dimas dan menghampiri mamanya yang baru pulang kerja .


"Iya , ada apa ." tanya mama denada .


" setelah lulus kuliah , Dimas akan bekerja di perusahaan kita ." ucap Dimas . Yang membuat mama denada sempat olah raga jantung , tiba tiba Dimas mau kerja di kantor sendiri . Dulu dia minta , seperti apa pun , tak pernah di setujui dan sekarang dengan tiba tiba , ingin kerja .


"Mama sih ok ok saja . Memang sudah sedari dulu mama ingin kamu kerja ke kantor kita . Tapi bisa tidak kamu rubah penampilan kamu , seperti seorang pewaris perusahaan ."ucap mama denada .


"Bisa ma , nanti Dimas akan belanja baju baju yang baru dan mahal . Dan Dimas akan memakai mobil terbaik yang pernah mama tunjukin ke Dimas ."jawab Dimas penuh dengan kenyakinan .


"Tapi kamu juga harus berteman dengan orang orang yang sekalangan dengan kita ," ucap Mama denada . Yang membuat Dimas sempat kaget , tapi apapun keputusan mamanya ia hanya bisa mengangguk iya . Lagian sekarang mutiara penampilan nya juga sudah berubah .


" Siap ma , Dimas akan turuti semua kemauan mama ."ucap Dimas santai .


"kamu serius ." tanya mama denada yang jalan menuju ke meja makan , untuk menuang air putih . Ia merasa kerongkongan nya kering oleh perubahan Dimas yang tiba tiba .


" sangat serius ma ." jawab Dimas sambil tersenyum . Mama denada menatap manik mata putra satu satunya . Demi melihat keseriusan Dimas .


" kalau kamu benar benar serius , sekarang juga ikut mama ke salon . Kita harus spa buat bersihkan wajah kamu biar lebih fress . Setelah itu kita belanja beli baju baju yang akan kamu pakai ke kantor nanti . Juga mobil , kamu mau pakai mobil yang bagaimana . Mau pakai mobil yang di rumah , atau beli yang baru ." ucap mama denada .


"Terserah mama , bagaimana baiknya saja ." jawab Dimas .


" Mau mobil di rumah atau beli yang baru , tidak masalah . Karena mobil di rumah juga tidak ada apa apa nya di bandingkan dengan mobil Pak Ardy ." batin dimas tersenyum mengejek diri sendiri .


Mama denada sangat bahagia karena Dimas mau menuruti semua kemauan dan keinginannya .Detik itu juga mama denada mengajak Dimas ke salon belanja baju baju dan beli mobil yang termahal dan mewah .

__ADS_1


"Tapi aku tidak bisa antar jemput Tiara dengan mobil mewah ini , Tiara pasti akan ngomel . Tapi aku ada ide , aku akan pinjam mobil teman aku , mereka pasti mau . Kan mobil aku mobil mewah dan bisa mereka naiki ."gumam Dimas dalam hati .


...----------------...


Sesuai rencana nya . Sore itu Dimas menukar mobilnya dengan mobil teman nya dan meluncur ke perusahaan Ardy untuk menjemput mutiara . Dimas segera menghubungi nomer ponsel muntiara .


" Hallo Tiara sayang ," panggil Dimas seperti biasa melalui ponselnya .


" Hallo Dim , kamu sedang apa , pasti sibuk dengan tugas kamu yang seambrek itukan ." tanya mutiara dan di jawab jawab sendiri . Sambil menyusun berkas berkas yang telah ia selesaikan .


" tidak aku sedang santai saja . Boleh tidak aku jemput kamu pulang , aku kangen banget lo sama si cupu , tau engak ." ucap Dimas sambil merengek pada mutiara .


"ih , gak bisa , aku tidak enak sama pak Ardy ." ucap mutiara mutiara yang di lema . Sebenarnya ia juga kangen dengan Dimas . Tapi Ardy sudah bilang ia tidak boleh naik motor , takut kenapa napa .


" kenapa , apa karena aku pakai motor ya ."tanya Dimas .


"Ya ngak tau tu pak Ardy , kenapa jadi posesif sama karyawan nya , maafin aku ya , aku juga kangen sama kamu . Kangen jalan jalan sama kamu ." jawab mutiara sambil menekuk wajahnya .


"Kalau aku jemput kamu pakai mobil kira kira pak Ardy masih ngelarang tidak ya . Untuk kita ketemuan lagi . "tanya Dimas .


"Sepertinya tidak , kan alasan dia cuma aku tidak boleh naik motor .


"kalau begitu aku jemput pakai mobil ya ." ucap Dimas .


"ngak , kamu jangan ngada ngada , dari mana kamu ada mobil , mau pakai mobil siapa ,sewa mobil rental . Ngak usah sewa mobil , kamu belum bekerja kasihan uang nya buat sewa mobil ."ucap mutiara.


"tidak sewa , nanti aku pinjam mobil teman . Yang penting nanti kita bisa pulang berdua , dan jalan jalan berdua ."ucap Dimas


"eumm ya udah , boleh aja kalau mobilnya , bukan mobil rental . Biar kamu juga bisa ngirit sedikit , nanti bensin biar aku yang isi ."jawab mutiara .

__ADS_1


__ADS_2