My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 215


__ADS_3

"Selamat Istri anda hamil ." ucap Dokter sambil melipat kertas cek Tiara dan ia serahkan kepada Ardy .


"Istri anda butuh istrirahat yang cukup . Karena dia sudah hamil 2 mingguan ."


Ardy dan Tiara kaget mendengar kabar dari dokter itu . Karena selama ini Tiara meminum obat kontrasepsi untuk mengatur jarak kehamilan . Tiara belum ingin menambah momongan , ia inhin fokus dulu untuk membesarkan Nisa . Bila Nisa sudah masuk sekolah baru ia akan menambah momongan .


"Mas Aku hamil ." ucap Tiara seakan kata kata itu mengambang di udara .karena suara Tiara sudah parau , Ardy melihat kecemasan di wajah Istrinya .ia tidak boleh ikut ikutan panik .


"Tidak apa apa , ini rejeki , titipan Alloh untuk kita jaga , biar rumah tangga kita tambah ramai dengan kehadiran dia . Kita harus ikhlas dan bersyukur ya ." Ucap Ardy sambil menenangkan Istrinya , ia elus pipi istrinya yang telah memerah .


"Tapi akan lelah mas , Nisa masih kecil butuh perhatian kita ." ucap Tiara .membuat ardy dan Dokter ikut tersenyum .


"Tidak apa apa nanti.kita tambah babysister untuk mengurus Nisa biar kamu tidak kecapekan ." ucap Ardy .


Tiara hanya bisa menghela nafas . Selama ini dia yang ingin mengurus anak nya sendiri tanpa mau di bantu babysister .tapi kali ini kelihatan nya ia harus mengalah demi kesehatan tubuhnya sendiri juga anak yang ada di dalam kandungan nya .


"Ini saya resepkan vitamin untuk menanbah stamina dan kandungan anda . Jangan lupa banyak istirahat dan jaga kesehatan jangan terlalu capek dan stress ." pesan dokter sambil menyodorkan resep ke arah Ardy .


"terimakasih banyak Dok . Kalau begitu kami pamit dulu ."ucap Ardy yang di ikuti oleh Tiara yang berdiri dari dusuknya dengan bantuan Ardy . Karena kabar kehamilan nya telah membuat sendi sensi badan nya lemas .


"Sama sama ." sahut Dokter .


" Kita pamit dulu sama Dimas dan putri dulu ya ." ucap Ardy saat telah sampai di lorong rumah sakit . Ardy memegang erat Tiara takut kalau kalau Tiara ambruk lagi .


"Iya mas , "jawab Tiara .


Akhirnya Tiara dan Ardy kembali masuk ke ruangan putri . Putri yang sudah sejak tadi menunggu kabar tentang tiara sudah tidak tahan . Melihat Ardy dan Tiara masuk ia segera memberondong pertanyaan kepada Ardy dan Tiara .


"Bagaimana hasilnya mbak Tiara baik baik saja kan ." tanya Putri .


Tiara hanya tersenyum sambil mengelus perutnya . Yang masih rata .

__ADS_1


"Kalian jangan cemas . Nisa adalah princess kami , takut akan ada yang menganggunya , makanya adik nya tidak sabar menunggu , Dia hadir lebih awal ." ucap Ardy . sambil menatap Dimas yang mengerutkan dahinya .


"Maksud mas ,mbak Tiara hamil ." pekik Putri sambil menutup mulut nya .


"Iya , Dokter bilang mbak hamil ." sahut Tiara yang sudah ikhlas menerima kehamilan nya karena dukungan dari Ardy .


"Wahh selamat ya mbak mudah mudahan kali ini cowok biar ada sepasang ," ucap Putri yang ikut bahagia mendengar kabar kehamilan Tiara .


"Aminnn ." jawab Ardy dan Tiara bersamaan .


"Kalau begitu kami berdua pamit dulu ya ." ucap Ardy pada mereka .


"Ya terimakasih mas , sudah menjenguk bayi kami . Sekali lagi saya juga ucapkan selamat atas kehamilan Tiara yang ke dua semoga lancar lancar saja ." ucap Dimas .


"Terimakasih , Amin atas do'a nya ." ucap Tiara .


Ardy dan Tiara segera pergi meninggalkan rumah sakit .dan menuju ke parkiran , sopirnya dari jauh telah membuka kan pintu untuk Ardy dan Tiara .


"Wah yang bener pak , selamat ya ." ucap sopir nya .


"Terimakasih mang , bagaimana dengan istri mamang . Mamang hebat PDKT sehari langsung di lamar aja ." ucap Tiara .


"Hal baik harus di segerakan Bu , kalau Alloh ridho maka akan langgeng ." ucap sang sopir


"Amin . Kalah ada waktu ajak istrinya periksa mang ,emang mamang tidak ingin cepat punya momongan ." tanya Ardy .


Alkhamdulillah Pak istri saya sudah hamil 4 bulan ." ucap sang sopir .


"Yang bener mang , tapi istrimu ngak kelihatan kalau sedang hamil , kerjanya juga masih gesit terus tidak kelihatan kalau sedang hamil ." ucap tiara .


"Alkhamdulillah bu . Mungkin dia anak yang baik tau orang tuanya sedang berjuang . Dan mungkin saya tidak sopan bicara di sini pak bu . Maksud saya kalau kehamilan isyri saya dah menginjak 7 bulan mungkin kami ingin pulang ke desa ." ucap sang sopir .

__ADS_1


"Iya pak ngak apa apa , mamang juga ada orang tua di sana . Nanti saya beri mamang modal untuk hidup di desa ya .mudah mudah nanti kita bisa ketemu lagi ."ucap Ardy .


"Amin terimakasih pak ." ucap sang sopir .


"Pak nanti di depan ada pasar kan kita berhenti sebentar , mas tolong belikan mangga muda ya ." ucap Tiara . Ardy hanya tersenyum mwngelus perut rata Tiara .


" Baik bu , wah dedek bayi nya udah ngidam aja nih ." ucap sopir Tiara .


Tiara tersenyum sambil mengelus peeutnya sambil membayangkan enak nya makan mangga muda .


Ardy segera turun saat sampai di pasar bersama dengan Tiara . Mereka memilih mangga mangga yang masih muda dan segar , swtelah itu ceoat cepat kembali ke dalam mobil . Sampai di mobil Tiara sudah tidak tahan menunggu sampai rumah . Ia minta pisau kecil pada sopirnya yang ada di dalam mobil .


"Pak tolong ambilkan pisau buah di dalam dashbod ya ." ucap Tiara kepada sang sopir .


"Nanti saja sayang , kalau udah sampai rumah saja biar lebih nyantai ." ucap Ardy .karena ia melihat mangga yang baru mereka beli masih mengeluarkan getah .


"Nanti keburu mood adek hilang pak , biarkan saja orang ngidam mah begitu kita telat ngasih selera udah hilang ." jelas pak sopir sambil tersenyum saat ingat saat istrinya ngidam .


"Iya benar kata pak sopir mas , aku maunya sekarang ,kalau tunggu sampai rumah kelamaan . Mas mau anak kita ngeces nanti , karena keinginannya makan mangga muda tidak keturutan ." ucap Tiara sambil ngambek . Dan menakut nakuti Ardy .


Melihat Tiara yang mulai merajuk dan menakut nakutinya , Ardypun mengalah .


"ya sudah sini biar mas kupasin ." ucap Ardy meminta pisau buah dari sopirnya .


"Nah begitu dong jadi suami itu yang peka dan pengertian ." ucap Tiara sambil tersenyum merekah .


Ardy segera mengupas mangga muda untuk istri dan calon anak ke duanya . Getahnya menetes menandakan kalau buah itu baru saja di petik . Dengan hati hati Ardy mengupas mangga itu dan memotong kecil kecil untuk istrinya .


"ini sayang ." Ardy menhulurkan sepotong mangga muda ke mulut Tiara . Dengan senang hati Tiara menerima suapan dari suaminya . Yang menambah kenikmatan tersendiri .


Tiara memakan satu buah mangga seorang diri dengan lahap , seakan tidak merasakan masam sama sekali , Ardy sedikit menyesal tadi melarang Tiara untuk makan di mobil.

__ADS_1


__ADS_2