
"Tidak baik kenapa ."tanya mutiara .
"Tidak baik , nanti kamu kesambet setan hahaha ."ucap Dimas yang harus dapat cubitan lagi dari mutiara di lengan nya .
"sudah kamu cepat pulang sana , takut dah di tunggu sama mbak kunti."jawab mutiara .
"ceritanya aku di usir nih . Lagian siapa mbak kunti aku tidak kenal ." ucap Dimas dengan gaya sok ngambek .
"Biarin , kamu tidak kenal mbak kunti , itu teman nya setan lo , masak tidak kenal kuntil anak .hahaha .."jawab mutiara lang sung berlari masuk ke halaman rumah .
"ehh mutiara kamu jahat lo , ehh beneran ini mau magrib lo ." teriak Dimas menatap punggung mutiara yang berlalu dari hadapan nya , Di lihat dari belakang perawakan mutiara sangat ramping dan cantik . hanya penampilan mutiara yang biasa biasa saja yang membuat orang tak menyadari kecantikan dan kesempurnaan mutiara .
Setelah mutiara hilang dari pandangan nya .Dimas segera menghidupkan motornya .dan segera melaju pulang ke rumah .
Sampai di dalam rumah mutiara membanting bokongnya ke tempat duduk dengan wajah kesal .bu andini heran melihat tingkah mutiara .
"kamu kenapa sayang ."tanya andini yang melihat kekecewaan di wajah putrinya .
"ibu , apakah putrimu ini jelek ."tanya mutiara .
"tidak , kamu cantik kok ."ucap bu andini .
"tentu ibu bilang gitu , karena Tiara putri ibu . Nyatanya orang lain bilang , bilang kalau Tiara tidak cantik, jelek ."jawab mutiara semakin cemberut .
"kata siapa kamu tidak cantik ."tanya ibu andini .? Mutiara tidak menjawab pertanyaan ibunya . Ia semakin mengerucutkan bibirnya kecewa .
"kamu kenapa ,cerita sama ibu ."tanya bu andini .
"tapi ibu jangan marah ya ."ucap mutiara .
"loh kenapa ibu harus marah .memang kamu mau bilang apa , sampai ibu harus marah kamu ."ucap bu andini .
"Tiara menyukai Dimas ."ucap mutiara .
"loh wajarkan kalau kamu menyukai dimas , kalian tiap hari juga sering bersama terus masalah nya apa ."tanya ibu andini .
"Tapi sepertinya Dimas tidak menyukai aku , ibu ."ucap mutiara .
__ADS_1
" memang kamu tau dari mana kalau Dimas tidak menyukai kamu , apa kamu sudah tanya ke Dimas ."tanya bu andini . Bu andini pergi ambil air putih di gelas untuk mutiara .
"minum dulu , biar pikiran kamu juga jernih ."ucap bu andini . Mutiara menerima gelas dari ibunya dan meminum nya setengah .
"Dimas hanya menganggap aku sebagai seorang sahabat , tidak lebih ."jawab mutiara .
"tapi hubungan kalian baik baik saja kan , Dia terus ada untuk mu , mungkin dia tak ingin persahabatan kalian hancur hanya karena status pacaran ."ucap bu andini .
"kenapa begitu ."tanya mutiara .
"karena dalam persahabatan tak ada kata putus . Tapi dalam hububgan pacaran pasti akan ada kata putus ."jelas bu andini .
"Berarti Tiara salah ya bu , kalau berharap bisa pacaran dengan Dimas ."tanya mutiara .
"tidak salah juga .kamu berhak jatuhcinta ,tapi kamu juga tidak boleh egois , memutuskan semua keputusan , sesuai pemikiran sendiri . Mungkin Dimas punya alasan tertentu , makanya dia belum mengutarakan cintanya padamu . Atau dia punya teman dekat wanita lain selain kamu ." tanya bu andini .
Mutiara hanya mengeleng lemah , karena selama ini setahu mutiara Dimas tidak punya teman wanita selain dirinya .
"mungkin Dimas masih fokus dengan kuliahnya .atau fokus berkharir dulu . Dia tidak mau pacaran dulu ."jelas bu andini .
"Iya sayang , apalagi kamu sekarang sudah di percaya oleh Bos kamu , sebagai sekretarisnya .kamu harus bisa buat dia bangga , telah menganggkat kamu sebagai sekretarisnya . Meskipun kamu hanya tamatan SMK ." ucap bu andini .
"iya bu , makasih ya bu . Ibu sudah memberi pencerahan pada mutiara ." ucap mutiara .
"iya sayang ."ucap bu andini membelai kepala mutiara dengan lembut .
...****************...
\* 5 BULAN KEMUDIAN \*
Ardy telah berhasil menyelesaikan masalah yang telah melilit perusahaan nya selama ini . Atas kerja sama dan kerja kerasnya bersama karyawan setianya . Yang juga selalu mensuportnya .
" syukur alkhamdulilllah puji syukur kepada Alloh swt . Juga terimakasih banyak atas kerja sama dan kerja keras kita selama ini .kekompak kan kita dan kerja sama kita . Karena kita semua berhasil menyelesaikan proyek ini dengan bagus ..
Kita mendapatkan bayaran yang lebih mahal dari harga yang mereka tawarkan sebelum nya . Sekaligus sebagai bentuk dukungan kepada kita . Jadi saya di sini ,selaku pemilik perusahaan . Untuk gaji bulan ini , saya akan naikkan dua kali lipat . Dan gaji bulan kemarin yang tertunda juga akan saya lunasi hari ini juga ."ucap Ardy di ruang rapat .
"saya sangat terharu dengan kalian , mau kerja suka rela tanpa gaji . Selama hampir 5 bulan lebih . Selanjutnya gaji kalian akan rutin saya berikan tiap bulan . Terimakasih sudah mau bersabar bekerja sama dengan perusahaan ." ucap Ardy di depan ruang rapat , dengan para karyawan nya .
__ADS_1
Tepuk tangan meriah di ruang rapat itu , dari semua karyawan nya . mereka semua mengucap kan selamat pada Ardy, sambil berjabat tangan . Atas kebangkitan Ardy dari keterpurukan perusahaan selama ini .
Rapatpun telah usai .para karyawan telah meninggalkan ruang rapat . Tinggal lah Ardy dan mutiara yang masih di ruang rapat membereskan berkas berkas bekas rapat tadi .
"Tiara ."panggil Ardy .
"Iya pak ."jawab Mutiara menghentikan aktifitasnya sebentar .
"Kamu mau tidak temani saya ."ucap Ardy .
"temani kemana pak ."tanya mutiara penasaran .
"temani saya belanja ."jawab Ardy , entah benar belanja atau hanya alasan Ardy yang tak mampu mengutarakan isi hatinya .
"oo , cuma belanja saja pak ,boleh , kapan ."jawab mutiara yang memang polos tanpa ada perasaan curiga .
" jam pulang kantor bagaimana . Apakah Dimas akan menjemputmu ." tanya Ardy ragu dan berharap cemas .
"iya sih , tapi tidak apa apa . Nanti saya bisa kabari Dimas . Kalau saya akan pergi sebentar dengan bapak ."jelas Mutiara .
"Apa dia tidak akan marah ."tanya Ardy memastikan .
"kenapa harus marah , kita cuma teman biasa . Bukan pasangan kekasih yang harus marah atau cemburu , satu sama lain ."jawab mutiara .
"o ."jawab Ardy .
"ya sudah kalau begitu baiknya kita siap siap , dan bisa berangkat ."ucap mutiara .
"iya , ayok ."jawab Ardy sambil menyungingkan senyum .
Mutiara keluar dari kantor , setelah mengirim pesan ke pada Dimas . Ia menunggu Ardy di luar kantor sambil ngobrol bersama pak satpam .
"Bagaimana kamu sudah siap ." suara Ardy membuyarkan bincang bincang mutiara dan pak satpam .
"siap pakk ."jawab mutiara dengan hormat .
Ardy dan mutiara berjalan menuju taxsi pesanan Ardy yang telah menunggu sejak tadi .Ardy segera membukakan pintu untuk mutiara agar masuk ke dalam taxsi . Badan mutiara tegang melihat perilaku Bosnya .
__ADS_1