
"Mas perlukah aku temani kamu ."tanya Tiara .
"Tidak usah , aku tidak akan lama kok sayang , setelah memepelajari apa mau dia aku segera pulang ." ucap Ardy sambil mengacak lagi rambut Tiara karena gemes .
"Ya sudah mas hati hati di jalan ."pesan Tiara yang kawatir dengan Ardy yang pergi sendiri .
"Iya sayang ." ucap Ardy dan keluar begitu saja dari ruangan tiara .
Rani yang melihat Ardy pergi seorang diri ,ia swgera menghubingi Nagita .
"Lapor bu , pak Ardy sudah pergi keluar sendirian ." tulis pesan Rani kepada Nagita dan langsung di kirim .
Nagita segera membuka pesan dari Rani . Dengan tawa kemenangan nya , dan langsung menelpon orang suruhan nya untuk menjalan kan misi yang telah mereka susun sempurna .
Ardy melajukan mobilnya dengan santai sesekali.Ardy melihat jam di tangan nya , agar ia sampai di tempat tujuan tidak terlambat .tapi tiba tiba di depan jalanan yang ia lewati telah berjajar banyak motor motor yang sedang menyala di tepat . Asapnya mengepul menutupi pandangan Ardy , Yang sedang nyetir .
Ardy masih sabar menunggu motor motor itu pergi dari jalanan itu dan Ardy memilih untuk menghentikan mobil nya di belakang motor motor itu .
Sementara Tiara di kantor bangkit dari duduknya menuju ke lemari penyimpanan berkas berkas , tanpa sengaja Tiara menemukan berkas yang sudah ia siapkan untuk Ardybawa tidak terbawa oleh Ardy
"Loh kok ini ngak jadi di bawa , " tanya Tiara dalam diri sendiri . "Atau aku antar saja ya ke sana ." tambah Tiara .
"Sebaiknya aku susul saja dari pada terjadi sesuatu pada mas Ardy . Nanti jadi masalah dengan kerja sama klien nya , dan kerjasamanya jadi batal ." ucap Tiara sambil menyambar tasnya dan keluar dari dalam ruangan kerjanya .
Tiara menunggu taxsi di depan jalanan kantor Ardy , ia masih ingat dengan alamat yang akan di tuju Ardy tadi . Setelah dapat taxsi Tiara segera mengejar Ardy dari belakang
Sementara para geng motor itu sudah hampir sepuluh menit belum juga pergi . Semakin mengegas motor mereka masing masing membuat Ardy menekan klakson mobilnya berkali kali tapi mereka tetap acuh .
"Sedang apasih mereka tidak taukah ada orang yang lagi mau lewat , waktuku juga sangat mepet ."ucap Ardy ketus , sambil melihat jam di tangan nya Ardy melepas setbelnya dan pergi turun dari mobilnya .
Tiara yang sudah menemukan mobil Ardy pun sangat bahagia . Ia bisa menghela nafas lega dapat menemukan mobil Ardy . Tapi Tiara melihat Ardy turun dari mobil dan mendekati gerombolan geng motor itu .
"Tapi tunggu kenapa pak Ardy berhenti ,"gumam tiara dalam hati .
__ADS_1
"pak , kenapa semua mobil pada berhenti ."tanya Tiara kepada sopir taxsi .sambil melihat ke sekeliling .para pengguna jalan semua berhenti .
"sepertinya geng motor di kawasan sini berulah lagi mbak ." ucap sopir taxsi tersebut .
"Apa , geng motor ." tanya ulang Tiara dengan wajah kaget .
" iya mbak , mereka sangat berbahaya mbak , kejam sekali . Tidak ada yang berani menganggu mereka mbak ."jawab sopir taxsi .
"Loh kenapa tidak lapor polisi saja pak ." ucap Tiara .
"Mereka selalu berhasil kabur dengan motornya mbak ." jelas sopir kemudian .
Tiara tidak perduli ia hanya memikirkan keselamatan Ardy . Tiara segera mengeluakan ponselnya menghubungi kantor polisi .
"Hallo selamat siang pak ,"
"....."
" Saya mau laporan pak , di jalan mawar telah terjadi aksi geng motor pak , menghadang para penguna jalan ."lapor Tiara .
"....."
"Lo mbak kamu mau kemana ."tanya sang sopir taxsi yang melihat tiara mau membuka pintu mobil .
" maaf pak terimakasih ini ongkos nya . Saya harus segera menyusul Bos saya . Saya takut Bos saya kenapa napa ."ucap Tiara segera berjalan cepat menyusul Ardy yang sedang cekcok adu mulut dengan pimpinan geng motor .
"Apa urusan kamu hah . Aku mau ngembar ngember 24 jam di sini . Apa urusan kamu ." bentak kepala geng motor yang yang memakai helm hitam yang di penuhi stiker gambar tengkorak dan badan juga bertato .
"Saya sedang terburu buru . Dan pengguna jalan yang lain pasti juga terganggu , lihat antrian mobil dan motor di belakang saya , mereka juga pasti punya keperluan yang mendesak ." ucap Ardy yang tetap bersikeras agar kelompok geng motor pergi dari sana .
Anggota geng motor mulai turun dari motor mereka masing masing , dan mengelilingi Ardy yang masih bicara dengan bosnya .
"Kamu cari masalah dengan kita ," tanya salah satu dari anak buah mereka . Ardy menghela nafas kasar .karena mereka bukan nya menyingkirkan motornya , tapi malah mengepung dirinya di tengah jalan .
__ADS_1
Hingga ada salah satu anak buah geng motor yang lari dari belakang Aedy sambil membawa kayu balok ingin memukul Ardy dari arah belakang . Tiara yang melihat itu semua segera lari dengan cepat dan memeluk Ardy dari belakang dan ..
"Buug..." suara balok kayu yang mengenai punggung Tiara dengan hantaman yang kuat .membuat tiara langsung jatuh pingsan .
"aw.."teriak Tiara ,Ardy yang di kagetkan oleh pelukan masih belum sadar siapa yang memeluknya ,setelah mendengar jeritan kesakitan Ardy baru sadar , dan segera membalik kan badan nya melihat siapa yang telah menyelamatkan dirinya .
"Tiaraaa ." teriak Ardy langsung membawa kepala Tiara ke atas pangkuan nya . Bersama dengan kedatangan anggota polisi .
"Ada polisi ayo lari ."teriak salah satu geng motor .
"Cepat lari ." teriak dari kepala geng motor yang langsung tancap gas dan terjadilah kejar kejaran antara polisi dan geng motor .
" Sayang , sayang ...bangun ," panggil Ardy panik sambil tepuk tepuk pipi Tiara , Ardy segera menggendong Tiara ke mobil dan membawanya ke rumah sakit .
"Sial , kenapa perempuan kampungan itu lagi yang muncul tiba tiba , dan mengacaukan semua rencana aku ." geram Nagita yang ada di antara kemacetan pengguna jalan mengawasi Ardi dan geng motor suruhan nya .
Nagita ingin lihat Ardy babak belur dulu untuk melampiaskan kekesalan nya dan baru ia akan datang sebagai penolong Ardy . Tapi rencana tetap rencana , Tiara tetap penolong sejati Ardy .
Nagita segera pergi dari tempat itu , ia tidak mau ketahuan kalau dirinyalah , dalang di balik semua itu .
Ardy telah sampai di rumah sakit , ia segera membopong Tiara lagi masuk ke Ugd minta pertolongan .
"Dokter , Dokter tolong pacar saya ,tolong selamatkan dia ." pinta Ardy kepada Dokter tugas .
"Baik anda tenang dulu tunggu di luar ya ." Ardy menuruti ucapan Dokter dengan cemas .ia mondar mandir di luar ruangan Ugd .
"Ya Alloh maafkan saya , seharusnya saya yang melindungi dia . Bukan dia yang melindungi saya . Ya Alloh selamat kan dia .amin ." ucap Ardy dalam do'a .
Tak lama kemudian pintu Ugd terbuka . Ardy segera menyerang Dokter dengan pertanyaan pertanyaan .
"Bagaiana Dok keadaan pacar saya , dia baik baik saja kan Dok , Dia tidak Apa apa kan dok ." tanya Ardy dengan mata berkaca kaca .
"Tenang , anda tenang dulu . Kalau anda panik seperti ini . Anda tidak akan bisa mendengarkan kata kata saya ." ucap Dokter yang menangani Tiara , Ardy menarik nafas dalam dalam dan ia hembuskan pelan pelan .
__ADS_1
"Bagaimana sudah tenang , pacar anda tidak apa apa , dia sepertinya mengalami benturan yang amat keras di bagian punggung nya . Sehingga mengakibatkan dia kaget dan hilang keseimbangan nya ,akhirnya dia jatuh pingsan . Jadi dia hanya butuh waktu untuk mengumpulkan stamina tubuhnya saja . Sebentar lagi dia juga akan siuman ." jelas Dokter panjang lebar kepada Ardy