My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 89


__ADS_3

Aku merasakanmu , berada di dalam nadiku


Aku mendambakanmu ada di hatiku ,ada di hidupku .


Di seluruh dunia engkau yang paling aku cintai


Di seluruh dunia engkau yang mau aku miliki


Di seluruh dunia engkau hati yang paling berharga tak bisa kubayangkan aku kehilanganmu


Aku menempatkanmu ada di dalam darahku


Aku mengidamkanmu ada di hatiku ada di hidupku


...----------------...


"pak Ardy ."panggil Mutiara


"Iya kenapa ."sahut Ardy dengan cepat .


"Saya mau mengundurkan diri jadi sekretaris pak Ardy , dan kembali kerja sebagai OB . Sepertinya pekerjaan OB lebih cocok untuk saya ."ucap mutiara .


"kalau kamu berani mengundurkan diri dari pekerjaan mu sebagai sekretaris , saya tidak akan pernah mengaji kamu , walaupun kamu tetap bekerja sebagai OB . Dan jangan harap di luar sana kamu juga akan bisa dengan mudah untuk mendapatkan pekerjaan lagi ." ancam Ardy dengan santai .


Ardy sebenarnya tau ini akan membuat hati Mutiara sedih . Tapi hanya ini cara dia untuk tetap mempertahan kan mutiara , agar tetap bisa di samping nya .


"Tapi saya tidak bisa terus terusan bekerja sebagai sekretaris pak Ardy , saya sangat menghargai perasaan bu Nagita ." ucap mutiara .


"Ada hal yang tidak pernah kamu ketahui tentang siapa Nagita . Jadi kamu jangan punya pikiran aneh aneh untuk menghargai perasaan dia , putusnya hubungan saya dengan Nagita tidak ada hubungan nya dengan mu ." ucap Ardy .


"Tapi saya tidak nyaman tetap bekerja sebagai sekretaris bapak."jelas mutiara .


Ardy menatap lekat manik mata mutiara yang tepat duduk di depan nya . Membuat Mutiara segera menunduk kan wajahnya . Ia tidak bermaksud membuat ardy marah . Tapi ia juga tidak mau menyakiti perasaan Nagita .


Bagi mitiara mengkhianati perempuan lain sama saja dengan mengkhianati diri sendiri . Perempuan lain punya rasa sensitif begitu juga dengan dirinya sendiri .

__ADS_1


Suasana menjadi hening , sunyi dan senyap . Mutiara dan Arsy masih membisu tiada yang bersuara keduanya larut dalam pikiran masing masing . Saling menanti dan menunggu jawaban masing masing selanjutnya .


Masing masing saling menanti keputusan yang akan mereka keluarkan nanti . Tapi nyatanya mereka berdua tak bersuara hingga jam pulang kerja tiba .


Mutiara pulang naik angkutan , Ardy tetap membuntutinya hingga selamat sampai rumah . Setelah itu Ardy baru pulang dengan tenang ke rumah sendiri .


" kamu aman aman saja kan ,di perjalanan tidak terjadi sesuatu kan ."tanya mama khanza cemas , meneliti putra nya dari atas hingga bawah . Ingin memastikan Ardy tidak terluka ..


" tidak ma , tidak ada apa apa , memang kenapa . Mama kelihatan panik sekali ." tanya Ardy .


"ternyata Nagita itu licik Ardy , sangat licik ." ucap mama khanza sambil menarik nafas dalam dalam .


"mama tenang lah dulu , pelan pelan beri tau Ardy , apa yang telah terjadi ."ucap Ardy menenangkan mamanya yang telah menahan emosi sejak tadi.


"Tadi mama setelah menemui teman mama , bermaksud datang ke rumah Nagita . untuk membahas pernikahan kalian , saat mama sampai depan pintu , mama baru angkat tangan mau ketuk pintu ,mama dengar Nagita telepon seseorang buat rencana untuk mencelakai kamu , dan dia akan datang sebagai pahlawan penyelamat untukmu , agar kamu mau terima dia lagi .dan bodohnya mama tua mu ini , begitu mudahnya di tipu . Lebih parahnya lagi selama ini dia tidak keluar negri , dia menghindari kamu karena kamu bangkrut ." bola mata Ardy membola seketika .


" Kamu tidak percaya juga kan . Dia anggap kamu ATM berjalan dia sayang . Maafkan mama ya , mulai sekarang mama tidak akan ikut campur tentang hidupmu .maafkan mama ." Ardy memeluk mamanya dengan erat .


"tidak mama tidak salah . Mama lakukan ini juga karena mama takut Ardy salah memilih kan ."ucap Ardy .


"Sudah mama jangan salahkan diri sendiri , mama istirahat saja ya .pasti mama juga capek ."ucap Ardy . Tapi mama khanza masih setia menatap wajah Ardy .


Ardy menarik nafas dalam dalam untuk meredakan emosinya sendiri . Yang sudah memanas sejak tadi pagi .


"Ardy sebenar nya juga sudah ngerasa aneh dengan kepergian dia yang tiba tiba ma . Dan bodohnya Ardy ,Ardy percaya saja dengan ucapan pembantunya ,dan tidak cari tau kebenarannya ."ucap Ardy .


"la pembantunya dah kerja sama dia , oh iya mama baru ingat terakhir dia mencari mu , tepat di mana kamu pergi ke kantor di hari minggu , dan dia pergi menyusul kamu ." ucap mama khanza .Ardy berpikir keras ke masa masa awal dia bangkrut .


"Tapi dia tidak menemui ku ma , atau dia menguping pembicaraan aku dan sekretaris aku . Dan dia dengar Kalau perusahaan dah bangkrut , dan dia langsung menghilang ."ucap Ardy .


"ya mungkin juga , sudah jangan salahkan dirimu sendiri , jadikan ini sebagai pembelajaran .juga jadikan sekretaris lamamu juga sebagai pembelajaran , hati hati mencari cinta sejati dan orang kepercayaan ."ucap Mama khanza .


"iya ma , teri.akasih mama sudah banti Ardy buka gedok Nagita yang sesungguhnya ."ucap Ardy .


"sama sama sayang ...

__ADS_1


...----------------...


Mutiara tiba di tumah tidak mendapati ibunya . Mutiara segera menuju ke kamar ibunya . Di sana ibunya terbaring lemah .


"ibu Tiara pulang ," ucap mutiara .


"Bagaimana keadaan di kantor hari ini ." tanya bu andini .


"alkhamdulillah lancar bu ., ibu tidak usah cemaskan Tiara .semua baik baik saja ."jawab mutiara .


"alkhamdulillah kalau semua baik baik saja ."jawab bu andini .


"Ibu sakit lagi ya ."tanya mutiara yang melihat ibunya terbaring lemah di tempat tidurnya .


"Ibu tidak ap apa , kamu istirahat saja ." jawab bu andini yang memaksakan tersenyum untuk anaknya .


"Ibu sudah makan ."tanya mutiara lagi . Dan bu andini mengeleng .


"Sebentar ya biar Tiara ambilkan nasi dulu ." ucap mutiara dan bergegas pergi menuju dapur mengambil nasi untuk ibunya .


Mutiara segera masuk ke kamar ibunya dan langsung menyuapi ibunya dengan sabar dan telaten .


" Obat ibu masih ada kan ."tanya mutiara


"masih sayang ."jawab bu andini sambil mengangguk lemah . Bu andini droop kesehatan nya karena melihat mutiara di berondong oleh masalah secara bersamaan . Dan mencemaskan mutiara di jalan atau kantor di jahati oleh orang jahat .


Setelah selesai menyuapi ibunya dan menyelimutinya agar teras hangat . Karena suasana luar juga sedang hujan . Sehingga udara nya juga terasa dingin di tambah rumah mutiara juga rumah tua .


TOK ...TOK....TOK...


Tiba tiba ada orang yang mengetuk pintu rumahnya .mutiara segera bergegas pergi dari kamar ibunya .


" Siapa yang bertamu hujan hujan begini."gumam mutiara pada diri sendiri . mutiara membenahi jaket yang melekat di badan nya dan membenahi kancingnya sebelum ia membukakan pintu . Unyuk tamu nya .


"Dim .csapa mutiara saat melihat pemuda yang mengetuk pintu rumahny , dalam keadaan badan basah kuyup ,sambil mengusab usap lengan senfiri karena dingin , kena air hujan .

__ADS_1


__ADS_2