My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 146


__ADS_3

Tiara mengelus bahu Ardy agar Ardy bisa mengontrol emosi . Setelah tenang mereka kembali melihat apa yang di lakukan Rani , Rani memfoto kartu undangan dan mengetik sesuatu dan di kirim ke pada seseorang yang di pastikan oleh mereka , kalau orang yang di tuju adalah Nagita .


Berbagai sikap dan cara kerja Rani terekam jelas di CCTV , dia suka mengatur pegawai baru dan suka malas malasan .


"Aku harus memecatnya sekarang juga ." gertak Ardy . dengan geram dan langsung pergi dari ruangan CCTV .


"Mas Ardy ." teriak Tiara sambil mengejar Ardy dari belakang hingga berhasil meraih lengan Ardy dan merangkulnya .


"Tolong mas jangan marah marah dulu . Dengarkan aku ." lirih Tiara masih menahan Ardy agar tidak pergi mencari Rani .dengan tetap merangkul lengan Ardy .


"Kenapa Tiara , Biarkan aku mencari dia , dia sudah keterlaluan , berani.kurang ajar sama kita ,dia telah mencelakai kita terutama pada dirimu .aku tidak bisa biarkan semua ini terjadi begitu saja ." ucap Ardy.


"Mas , kamu tenangin dulu dirimu , ayo kita masuk dulu ke ruangan kamu .aku ingin bicara sebentar ." ucap Tiara dan membawa Ardy masuk ke dalam ruangan nya .mau tidak mau Ardy terpaksa mengikuti langkah Tiara .


:Katakan sekarang , kenapa kamu cegah aku , aku dah sering sebenarnya lihat kamu di zolimi sama dia . Aku ingin beri pelajaran sama dia , biar dia tau bagaimana rasanya kehilangan pekerjaan karena kelakuan nya sendiri ." ucap Ardy dengan muka memerah .


"Aku tau siapa Rani dan bagaimana kehidupan dia , Dia gadis miskin ,sama seperti aku .dulu dia sangat baik , dan kami berteman dengan baik seperti biasanya . Tidak ada permusuhan sama sekali ." ucap Tiara . Ia menarik nafas dalam dalam . Sambil menatap Ardy sedih .


"semenjak Mas angkat aku jadi sekretaris mas , dia berubah . Mungkin dia bersikap seperti itu karena dia melihat aku dengan mudahnya naik jabatan . Dan sekarang aku akan menikah juga dengan mas Ardy . Mungkin dia tidak bisa terima ini , karena aku dan dia sama sama seorang OB .


Kita butuh beri dia pengertian mas juga kesempatan , bukan di pecat ." ucap Tiara dengan sungguh sungguh .


" Tapi kamu naik jabatan karena kepandaian kamu , prestasi kamu , bukan karena perasaan mas padamu sayang . kamu naik jabatan murni karena kamu pintar , kamu gigih pekerja keras ." ucap Ardy dengan tegas .

__ADS_1


"Iya mas , aku tau . Karena itu beri dia kesempatan ,beri dia penjelasan . Mungkin mbak Rani salah paham dengan ini semua . Tolong maafkan dia beri dia kesempatan sekali saja ." bujuk Tiara lagi .


Ardy menghempaskan badan nya dengan kasar di sofa . Dengan kesal karena permintaan Tiara . Tiara duduk di samping Ardy , dan menceritakan semua tentang kehidupan Rani yang ia tau .


"Dia pernah cerita pada Tiara , Dia terlahir dari keluarga broken home , dan sekarang dia hanya hidup bersama neneknya . Karena kedua orang tuanya telah menikah lagi , punya kehidupan baru dengan pasangan yang baru . Hingga dia merasa kehadiran nya di dunia ini tidak di butuhkan lagi oleh kedua orang tuanya . Rani sama Tiara punya nasib tidak jauh berbeda mas . Dia juga cuma lulusan SMA , neneknya hanya jualan kue , di usia neneknya yang sudah tua tidak memungkin kan untuk tetap jualan . Sehingga dia bekerja jadi OB di sini ." Tiara menatap Ardy yang juga menatapnya .


"Mungkin karena nasib dan pendidikan yang sama , dan Tiara bisa naik jabatan sebagai sekretaris presdir tapi tidak dengan nya . Sejak itulah mbak Rani berubah sikap padaku , sering mengejek tapi aku tidak ambil pusing , aku tetap fokus pada pekerjaan aku . Jadi aku mohon jangan pecat dia " ucap Tiara sambil menangkupkan kedua tangan nya di depan dada .memohon pada Ardy .


" terbuat dari apa hatimu ha ...tapi aku tetap akan memberi peringatan padanya ." ucap Ardy sambil memeluk Tiara ke dalam dadanya . Akhirnya dia harus luluh oleh bujukan tunangan nya sendiri .


" Terimakasih pak Ardy sayang ." ucap Tiara manja dengan memeluk erat tubuh Ardy . Ardy semakin gemes di buat oleh Tiara . Ia kecup lembut kening calon istrinya . Ia merasa sangat bahagia dengan apa yang di miliki oleh Tiara .tapi ia juga sangat tidak rela bila calon istrinya di sakiti oleh orang lain .


...****************...


"Kamu tau kenapa saya suruh kamu kemari ." tanya Ardy pada Rani yang telah berdiri di hadapan nya .


Rani hanya berani mengelengkan kepala . Melihat raut wajah Ardy saja mampu membuat darah dalam tubuhnya membeku seketika , ia sangat gugup tak berani menatap wajah Ardy yang tidak senyum sedikit saja ke padanya .


Di dalam ruangan hanya ada mereka berdua , karena Tiara percaya Ardy akan memenuhi janjinya . Sehingga ia pergi tak ingin ikut campur , masalah pemilik perusahaan itu dengan karyawan nya itu .


"Sebenci apa kamu dengan Tiara ." pertanyaan Ardy sukses membuat jantung Rani seperti akan meloncat dari tempatnya .


"Sa... Saya tidak benci dengan Bu Tiara pak ." ucap Rani gemetar

__ADS_1


" kamu masih bisa bohong , kamu masih minat kerja lagi di sini atau tidak ." ucap Ady .


" saya tidak bohong pak , dan saya juga masih ingin kerja di sini ." jawab Rani .


"Baik , tapi bagaimana kalau aku bilang , kamu saya pecat hari ini ." ucap Ardy yang membuat Rani mengangkat wajahnya menatap ke arah Ardy .


"Salah saya apa pak , saya minta maaf , jangan pecat saya pak ,saya sangat butuh pekerjaan ini ." ucap Rani memohon pada Ardy .


"Karena kamu telah melakukan kesalahan yang sangat fatal , di kantor ini . Mungkin saya tidak yakin bisa mempertahankan kamu lebih lama lagi di sini ." ucap Ardy dengan wajah tegas .


"Saya minta maaf pak , saya akan lebih giat lagi bekerja ." ucap Rani yang mulai terisak .karena ia belum siap kalau harus di pecat sekarang ini .


"Kamu tau kesalahan apa saja yangvtelah kamu lakukan ." Rani hanya Diam tak menjawab .


"Kesalahan pertama kamu , tidak bisa terima keberhasilan orang lain , Dan sulit menerima kalau Tiara sebentar lagi , bukan hanya akan jadi atasan kamu , tapi jadi bu Bos kamu .!


Ke dua , Kamu telah bekerja sama dengan Nagita , yang telah menyebabkan Saya dan Tiara celaka .


Yang ke tiga , kamu bekerja sudah seperti Bos , suka mengatur pegawai baru , apa itu tugas kamu ." tanya Ardy .


"Maafkan saya pak , jangan pecat saya ,saya mohon . Saya benar benar minta maaf , saya janji tidak akan mengulanginya lagi ."ucap Rani dengan deraian air mata , ia benar benar shock Ardy bisa mengetahui kerjasamanya dengan Nagita .


"saya sadar, saya sudah sangat berdosa untuk perusahaan ini , tapi saya mohon jangan pecat saya , saya janji tidak akan mengulanginya lagi , saya sangat butuh dengan pekerjaan ini pak ," ucap Rani yang terus memohon pada Ardy .

__ADS_1


__ADS_2