
Ardy dengan terpaksa tersenyum ke arah kamera yang telah berjajar di depan nya . Di bidikan pertama Ardy segera menoleh ke belakang , di sana ia telah melihat Tiara berdiri dengan melipat kedua tangan nya di depan dada .menatap Ardy dengan wajah kesal , aslinya ia cemburu melihat Suaminya di kerubuti oleh cewek cewek seksi .
"eh sayang , kamu sudah selesai belanjanya ." tanya Ardy yang langsung pergi menghampiri Tiara , tidak memperdulikan wajah kecewa gadis gadis itu .
"Sudah punya pacar woi , lebih cantik dari kita kita ." teriak salah satu dari gadis gadis itu .
"Istri woi ." teriak Tiara sengaja di dengarkan untuk mereka para gadis gadis genit itu .
"Wah ,...Istrinya , masih kayak anak SMA , kalah dengan wajah kita yang baru tamat SMA ." sahut salah satu dari mereka .
"Sayang banget sudah ada yang punya ."
"Padahal tampan banget , kalau jadi milik aku , aku akan simpan di dalam kamar untuk aku tatap terus terusan ."
"Bukan rezeki kita ." jawab yang lain dan mengajak teman teman mereka pergi dari sana .
Perut Tiara terasa di gelitik setelah mendengar ucapan ucapan dari gadis gadis itu tentang suaminya , yang tampan nya tak ketulungan .tak tahan Tiara untuk tidak tersenyum .
"Nah gitu dong sayang , seyum . Kan tambah cantik kalau tersenyum , jangan cemberut aja nanti cepat tua ." ledek Ardy berbisik di telinga Tiara .
"Kamu benar benar genit , udah di bilangin jangan buka topinya tidak mau dengar , masih aja di buka ." ucap Tiara sambil mencubit kulit perut suaminya yang dempet dengan nya .
"hehe maaf sayang , kan mas mau beli yang bagus biar ngak bikin malu maluin kamu ,tadi mas lagi nyoba topi , ini juga ada buat kamu dan Nisa ." ucap Ardy mengulurkan topi yang senada dengan topinya hanya beda modelnya saja .Tiara tersenyum menatap topi itu .
"jangan jauh jauh dari aku , aku ngak mau kamu di kerubuti oleh cewek cewek kayak tadi ." ucap Tiara
__ADS_1
"Iya sayang , yuk lanjut belanjanya ," ucap Ardy sambil menarik kedua bahu Tiara . Ardy tersenyum kepada Istrinya , yang juga tersenyum padanya .
Ardy membantu Tiara memilih barang barang belanjaan nya . Tiara yang cuma setinggi bahu Ardy sangat membutuhkan bantuan Ardy saat ingin mengambil barang yang ada di atas rak paling tinggi .
Setelah berbelanja Ardy dan Tiara segera pulang dan menyiapkan semua keperluan yang akan di bawa keluar kecilnya jalan jalan . Ardy telah biasa di manjakan dengan masakan Tiara . Ia menjadi tidak selera makan tanpa masakan yang di masak oleh Istri tercintanya .
Tiara menyiapkan bahan bahan masakan nya di dapur . Ardy sedang mengendong Nisa yang mulai rewel ingin di gendong oleh bundanya .Ardy berjalan menuju ke dapur dengan Nisa di gendongan nya .
"Tu kamu liat tidak , Bunda sedang masak , masakan bunda enak sekali , nanti kalau Nisa sudah dewasa juga harus bisa masak seperti bunda ya ." ucap Ardy mengajak Nisa bicara untuk mengalihkan perhatian putrinya yang ingin di gendong bundanya .Tiara tersenyum oada Ardy .
"Mas ajak Nisa main di kamar saja . Nanti kalau kamu bawa ke sini yang ada aku ngak bisa cepat cepat masaknya ." ucap Tiara .yang sibuk mengupas bawang .
"Iya , sayang ." jawab Ardy .
"Iya princess nya bunda , hati hati ya kalau main . Nanti kalau Ayah hanya main ponsel . Cabut aja tu jenggot Ayah ya ." ucap Tiara yang juga ikut bercanda .
"oh Tidak mungkin main ponsel . Ini Ayah yang bertanggung jawab kok ." ucap Ardy yang membanggakan diri sendiri .
Tiara terswnyum mendengar jawaban Ardy . Memang benar apa kata Ardy selama mengasuh Nisa Ardy tidak pernah membawa ponselnya .
Ardy segera pergi meninggalkan Tiara di dapur seorang diri . Dan masuk ke dalam ruangan tempat bermain Nisa . Ruangan itu semua benda bendanya sangat lentur agar tidak menyakiti Nisa yang mulai merangkak .Ardy paling antusias kala mengasuh putrinya hingga terdengar suara teriakan dan jeritan Nisa .
Bu andini pergi ke dapur menemui Tiara .
"Nisa di mana , main dengan siapa ." tanya bu andini yang mengangetkan Tiara karena datang dengan tiba tiba .
__ADS_1
"Oh dia lagi bermain sama mas Ardy , di ruang main nya bu ." jawab Tiara .
"kalau begitu apa yang bisa ibu bantu , ibu bosan tidak ada yang di lakukan ." tanya bu andin , memang Ardy dan Tiara membatasi pergerak kan bu andini agar tidak kelelahan dan tetap menjaga kesehatan nya . Agar kesehatan nya tidak terganggu .
"hemm apa ya bu . Semua urusan dapur dan bahan bahan dah di siapkan oleh bibi ? Ini juga tinggal masak saja . Ibu duduk saja ya istirahat aja dulu , nanti sehabis makan siang kita akan pergi ke pantai , biar ibu nanti tidak kecapekan ."ucap Tiara memberi tau ibunya .
"Apa rantang untuk tempat bekal sudah di siapkan ." tanya bu andini yang kekeh ingin membantu .
"Itu biar bibi saja yang ambil bu , karena ada di bawah meja dapur ." jawab Tiara .
"Sudah ngak apa apa , kalau cuma itu saja ibu masih kuat untuk ngambel ." ucap bu andini.
Tiara tidak lagi melarang ibunya yang kadang sangat kekeh dengan apa yang ingin dia lakukan . Tiara hanya bisa berpesan kalau sudah lelah dan tidak sanggup harus istirahat .
Bu andini segera melakukan pekerjaan nya dengan cepat . Begitu pula Tiara segera memasak di bantu oleh para pembantunya , tapi tetap bu andini yang selesai lebih dulu .
"Tiara , kamu pergi ambil Nisa , biar ibu yang menjaganya . Takutnya suamimu ada pekerjaan kantor yang perlu di cek ." ucap bu andini .
"iya bu sebentar saya ambil Nisa dulu ." Tiara dan bu andini sama sama mencuci tangan nya dengan bersih sebelum memegang Nisa . Tiara segera menuju ke kamarnya .
"Loh kom sepi ya ? Kemana mas Ardy dan Nisa . Kok ngak ada di kamar ." gumam Tiara yang tidak mendengar kegaduhan seperti biasanya , setiap kali Ardy menjaga Nisa pasti gaduh .Tiara berjalan pelan pelan membuka pintu kamarnya .
"Astaqfirulloh di suruh jagain anak nya malah terlentang ngorok duluan ."gumam Tiara sambil merapikan mainan Tiara yang berserakan . Sementara Nisa masih aktif menendang nendang bola yang tergantung di atasnya .
"Sini sayang ." ucap Tiara merentangkan tangan untuk putrinya , Nisa tersenyum melambai lambaikan tangan nya .Tiara segera mengendong Nisa dan membangunkan Suaminya .ia tau Ardy pasti kecapekan menjaga putrinya yang mulai aktif .
__ADS_1