My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 166


__ADS_3

"Iya , kalau begitu saya kembali ke dalam lagi ." ucap Rio dengan cepat , yang mengetahui ke datangan Ardy . Dan lagi lagi tidak menyapa dan mencueki Ardy .


Belum sempat Tiara menjawab ,Rio telah menghilang . Baru setelah dekat Ardy ingat siapa pemuda itu . Ya laki laki sahabat kampus Tiara . Yang lagi lagi mengacuhkan dirinya saat ia mendekati istrinya sendiri .


"Kamu dekat dengan dia ." tanya Ardy menyelidik kepada Tiara .


"Tidak ,biasa saja . Cuma teman di kampus ." jawab Tiara santai .


"Tapi kamu kelihatan akrap sama dia , dan kamu ....? ,"Ardy menghentikan kata katanya .


"Kamu apa ." tanya Tiara .


" Kamu kelihatan kagum padanya ." jawab Ardy menunjuk kan kecemburuan nya .


"Ha ha ha apa an sih mas Ardy , mana mungkin aku kagum sama dia , oh iya mas Ardy mau ngapain di sini ." Tanya tiara karena itu adalah toilet perempuan .


"Mas nyusul kamu , mas takut terjadi sesuatu dengan kamu .." jawab Ardy sambil menyembunyikan rasa cemburu nya .


"Tenang saja mas , aku tidak akan terjadi apa apa , yuk kita ke dalam lagi ." ucap Tiara tenang sambil menarik tangan Ardy masuk ke dalam gedung hotel lagi .


Acara pun di mulai , seorang MC naik ke atas panggung , Dan MC itu tiada lain adalah Rio .Rio tampak gagah dan tampan berdiri di depan mikropon memulai mengatakan rakaian acara yang akan di lakukan .


Tanpa bertele tele Rio membacakan rangkaian acaranya .dan sesekali tersenyum saat melihat ke arah Tiara . Tiara juga membalas senyum Rio membuat Hati Ardy panas oleh rasa cemburunya .


Tapi Ardy tidak mungkin mengacaukan acara itu atau meninggalkan acara , atau mengajak Tiara pulang sebelum acara selesai . Hanya karena mereka membalas senyuman satu sama lain nya .

__ADS_1


Ardy terus menggenggam erat tangan Tiara yang takut kalau Tiara akan pergi menemui Rio . Rangkaian acara akhirnya sampai pada acara inti yaitu tukar cincin .


"Ya acara selanjutnya adalah tukar cincin . Kepada kedua mempelai kami persilahkan , untuk saling menukar cincin dan memasangkan kan ke jari pasangan nya , silahkan ." ucap Rio mempersilahkan Dimas dan putri .


Dimas dan putri naik ke atas panggung dan semua undangan tertuju kepada kedua mempelai . Seorang laki laki muda berdiri di tengah tengah kedua mempelai sambil memegang kotak cincin .


"Nona putri prameswari , NI YEN YI CAGEWO MA , TANG WOTE LOUBO , BEWO CO IPE CHE TE LU ." ucap Dimas dengan konsep mandarin yang pernah ia pelajari dari sahabatnya .


"WO YEN YI ." jawab Putri malu malu . Rio mengawali tepuk tangan untuk di ikuti oleh semua tamu undangan .


"Maaf ya para undangan semua , mungkin tidak ada yang tau dari arti ucapan kata kata mempelai . Karena tuan muda Dimas memakai kata kata lamaran versi mandarin .Dia mau jadi pendekar raja wali .kata katanya tadi artinya . NONA PUTRI PRAMESWARI , APA KAMU SETUJU MENIKAH DENGAN KU , JADI ISTRIKU ,MENEMANI LANGKAH SEUMUR HIDUPKU ." ucap Rio sambil menatap Tiara dan kemudian menatap sepasang pengantin yang sedang memasang cincin di jari pasangan mereka .


Sesekali putri menghapus ujung matanya yang basah . Ia terharu dengan kata kata Dimas .


"Terimakasih sayang ." ucap Dimas pada Putri.


"mereka romantis sekali ya ." ucap Tiara kepada Ardy . Mendengar ucapan Tiara bagai ada sesuatu yang menikam di ulu hati Ardy . Ardy ingat saat lamaran nya kepada Tiara ia tiada mengucapkan kata romantis untuk mengajak Tiara menikah .


"Ahh Mas Ardy aku juga mau dengar mas bicara romantis seperti itu padaku ,aku juga mau di spesialkan seperti itu ." rengek Tiara melihat Ardy tak merespon ucapan nya . Ardy juga hanya menjawab iya dan iya .


Jujur Ardy ta bisa merangkai kata kata romantis . Seperti kalimat yang di ucapkan oleh Dimas kepada putri tadi . Tapi Ardy bisa memperlakukan Tiara bak tuan putri seperti di dalam dongeng cinderella . Ia selalu menspecialkan istrinya itu . Bahkan dia tidak merelakan nyamuk satupun yang hinggap atau mengigit kulit mulus istrinya itu .


Acara terus berjalan . Hingga telah tiba para tamu undangan untuk mencicipi hidangan yang telah di siapkan oleh pihak hotel .


"Sayang mas seoertinya mau ke toilet dulu ,apa kamu mau ikut ." tanya Ardy pada Tiara .

__ADS_1


"Tidak mas , aku di sini saja ." jawab Tiara . Ingin rasanya Ardy memaksa Tiara untuk ikut , dia tidak ingin Tiara tinggal seorang diri di sana .ia juga t!k ingin Rio datang mendekati Tiara lagi saat dirinya tidak ada .


Tapi dirinya juga ingin ke toilet laki laki . Lebih tidak aman lagi untuk Tiara menunggunya di luar toilet pasti akan banyak mata lelaki memandangnya , di tambah istrinya hari itubberdandan sangat cantik . Akan banyak laki laki mesum yang ingin mengodanya .


"Ya sudah kamu di sini saja .mas ke toilet swbentar . Kamu jangan ke mana mana ." ucap Ardy memperingatkan Tiara .


"Iya mas .ya ampun kamu khawatir sekali seperti meninggalkan aku di tengah hutan saja . Kita ini lagi di pesta , banyak orang .aku tidak akan kenapa napa, aku pasti baik baik saja ." ucap Tiara sambil mencubit lengan Ardy dengan gemes .


Ardy tersenyum dapat perlakuan itu dari Tiara .Ardy segera pergi ke toilet dengan cepat . Dia tidak mau meninggalkan Tiara sendirian lama lama di tempat itu .


"Hai , kamu kok sendirian , suami kamu kemana ." tanya Rio yang melihat Tiara berdiri sendirian menikmati suasana pesta .


"Eh Rio , mas Ardy sedang pergi ke toilet ." jawab Tiara dengan senyum ramahnya .


"Sudah makan ." tanya Rio lagi


"Belum , nanti tunggu mas Ardy dulu ." jawab Tiara .


"Ah kamu itu , Kamu pasti sudah lapar , aku ambilkan minum dulu ya , kamu harus isi perut kamu sedikit makanan . Acara ini berjalan sudah sejak tadi kamu pasti juga sudah haus ." ucap Rio sedikit memaksa , karena ia tak ingin Tiara pingsan lagi seperti kejadian beberapa hari yang lalu di kampus .terulang lagi di tempat itu .


"Ya biar aku ambil sendiri ." ucap Tiara yang tidak mau merepotkan dia lagi .


"Tidak apa apa , biar aku ambilkan kamu duduk saja di sana , aku akan ambilkan minum untukmu ." ucap Rio sambil menunjuk meja kosong agar di duduk ki oleh Tiara .


Belum sempat Tiara menjawab , Rio telah pergi meninggalkan Tiara . Tiarapun pergi berjalan menuju meja yang di tunjuk Rio tadi .tak lama kemudian Rio datang dengan membawa segelas juice mangga dingin untuk Tiara .Rio meletak kan gelas di depan Tiara dan dirinya juga ikut duduk di depan Tiara .

__ADS_1


"Silahkan nyonya di minum juicenya ." ucap Rio bernada canda .membuat Tiara tertawa .


__ADS_2