
Dimas dan putri saling pandang iya menarik nafas lega hampir mereka mempunyai pikiran negatif karena ucapan yang di gantung oleh Tiara . ternyata Tiara tidak hanya menganggap teman baik bahkan telah menganggapnya sebagai saudara kandung .
Melihat percakapan Tiara dan Dimas , Ardy pun keluar dari persembunyiaan nya untuk ikut bergabung dengan istrinya .
"Terimakasih juga ya ra , karena kamu telah memilih aku jadi suamimu ." ucap Ardy yang tiba tiba membuat mereka bertiga menatap Ardy .Ardy mengedipkan mata pada istrinya yang harus mendapat kan cubitan di lengan dari Tiara .
"Sama sama mas , jangan bahas masa lalu tidak akan ada akhirnya ." ucap Tiara .
Dimas tertawa melihat Ardy dan Tiara
"Iya iya laki laki yang tangguh , selamat dapat memenangkan persaingan . Selamat berbahagia dan saya juga sudah move on karena wanita tangguh di samping aku ini ." ucap Dimas sambil melirik ke arah putri istri tercintanya . Membuat putri tersipu malu .
Dimas dan Ardy tidak lagi terhasut oleh persaingan .mereka telah adem ayem karena persahabatan istri istri mereka .lagian dimas juga sadar , walaupun ia terus mengejar Tiara juga tidak ada gunanya . Karena cinta dan hati Tiara hanya untuk Ardy . Rasa cinta tidak bisa di paksakan .dan ia juga tidak bisa memaksa Tiara untuk mencintainya .
"Mas , ngapain kamu bawa bawa kamera ." tanya Tiara kepada Ardy .
"Oh ini tadi mas lihat kamu dan putri semangat dan kompak ,mas hanya ingin mengabadikan momen itu .ngak tau kapan kalian akan bertemu lagi ." ucap Ardy sambil menunjuk kan hasil bidikan nya pada Tiara tapi Dimas dan putri ikut melihatnya .
"Wah selain jadi seorang CEO mas Ardy bakat juga jadi fotografer ,"ucap Dimas sambil mengangguk anguk kan kepala .
"Tunggu tadi mas Ardy bilang entah kapan lagi kita akan bertemu , kalian mau kemana ." tanya putri . Ardy dan Tiara saling pandang .
"Kami mungkin akan pindah ke singapura ." ucap Ardy .
"Kenapa apa karena kesehatan tante Andini ." tanya Dimas .
"ya itu yang utama .Ya sudah ayo kita foto foto bersama sebagai kenang kenangan ." ajak Ardy .
"Tapi di mana Nagita pergi ." tanya Dimas cemas dan masih panik akan Tiara .
"Jangan cemas .Nagita sudah menikah dwngan duda kaya anak 1 ,Di negri cina ."jawab Ardy .
__ADS_1
"kok bisa dia mau dengan duda , apa masih karena harta ." ucap Dimas .
"Huss kamu sukanya suuzdon aja . Itu karena mbak Nagita tidak bisa punya keturunan jadi dia menganggap anak suaminya sebagai anak nya sendiri .itu satu satunya jalan untuk menjadi seorang ibu yang juga ia rindukan ."ucap Tiara .
"Ya sudah jangan bahas itu .ayo kita foto sebelum berpisah ." ajak Ardy pada mereka .
"Boleh ide bagus ." ucap Dimas .Dimas berdiri berdampingan dengan Ardy yang masing masing merangkul istrinya .
"Wah kalian lagi asyik foto foto di sini , kita ikut dong ." ucap bu denada yang datang bersama mama khanza dan bu andini . Bu denada mengendong Dewangga dan mama khanza mengendong Nisa . Bu andini berjalan di samping mama khanza , karena kesehatan bu andini yang semakin menutun mereka tidak mengijinkan bu andini mengendong Nisa yang sudah semakin aktif .
"Boleh banget tante yuk ngabung sini ." ucap Tiara .
"iya ma , tante khanza dan tante andini sini ." ucap Putri juga .
Mereka mengambil foto bersama sama , dan terakhir mereka berfoto berenam . dan kemudian putri dan putri berdua sambil mengendong anak anak mereka .
"astaga Nisa tangan nya , ada magnetnya ya . Lengket banget ama tangan Dewangga ."ucap bu andini .
"Huss kamu ngomong apa . Nisa lebih tua dari Dewangga lo ." sahut bu denada .
"itu bukan halangan ma . Yang namanya takdir ,jidoh dan maut itu di tangan Alloh . Kalau.Alloh dah bilang kunfayakun apa yang tidak mungkin tetap saja jadi mungkin ." ucap Dimas kekeh .
Ardy dan Tiara hanya bisa saling lempar senyuman .
"Baiklah karena tangan mereka tak mau lepas kasihan tangan Dewangga kalau di paksa . Put taruh mereka di atas meja kita foto sebagai kenangan gimana ." ucap Tiara .
"Siap ." ucap putri dan meletak kan anak anak mereka di atas meja untuk di foto berdua saja .
TAMAT
PROLOG BENANG MERAH .
__ADS_1
Nisa Punya dendam dengan Dewangga , sepupu dari Bilyam laki laki yang pernah di jodohkan oleh orang tuanya .
Dan saat ia melihat pria itu berjalan dengan seorang wanita di salah satu mall di pusat kota , membuat Nisa tersenyum licik . Dia tidak pernah menyanggka kalau selera Dewangga adalah wanita yang lebih tua dari umurnya .
Nisa yang sedang menikmati jus mangganya berdiri dengan jus mangga di tangan nya .saat Dewangga dan wanita itu sudah sampai di depan nya , Nisa langsung menyiram wajah Dewangga dengan jus mangganya .
"Dasar pria brengsek , pria tidak bertanggung jawab . Setelah puas meniduri aku , sekarang kamu gandeng wanita lain !. Nisa rasanya ingin tertawa melihat wajah panik dan tegang Dewangga .
"Angga benar kamu lakukan itu ." wanita yang tadi di gandeng oleh Dewangga bertanya dengan wajah yang marah . Nisa tersenyum puas saat melihat Dewangga .dan Nisa menjulurkan lidahnya saat Dewangga menatapnya .
"Bukan begitu ma ." Dewangga ingin menyangkal .tapi ia urungkan saat melihat perubahan di wajah Nisa . Mungkin karena mendengar Dewangga memanggil wanita itu mama .
"Maafkan Angga ma ." bisik Dewangga tersenyum misterius .
Nisa yang tadi tersenyum puas jadi bingung . Dan kemudian berubah tegang saat mendengar Dewangga memanggil wanita itu dengan sebutan MA .
"Aku tidak salah dengarkan ." gumam Nisa dalam hati .
"Jadi anak aku memaksa kamu untuk melakukan itu .? ." tanya wanita yang di panggil mama oleh Dewangga dengan lembut .
"Eh .."Nisa jadi gelagapan tidak tau harus jawab apa .awalnya ia hanya ingin mempermalukan Dewangga ,tapi apa sekarang yang terjadi . Senjata makan tuan .
"Aku sebagai mamanya Dewangga minta maaf ya atas kelakuan putra saya . Dan sebagai bentuk pertanggung jawaban Angga , saya akan memintanya untuk menikahi kamu . Tolong beri tau keluarga kamu ,kalau besok kami akan datang melamar kamu ." ucap mama Dewangga .
"Tan tan te maa af ,se sepertinya saya salah orang ." jawab Nisa gugup .
"Tidak perlu takut , kalau Angga macam macam sama kamu , laporkan sama saya ,saya akan menegurnya ."ucap mama Dewangga .
Wajah Nisa jadi pias seketika .sementara Dewangga tersenyum penuh kemenangan .
Bagaimana penasaran kelanjutan cerita mereka .dan bagaimana reaksi orang orang tua mereka . Lanjutkan baca ke Benang merah .yang akan saya update nanti malam .
__ADS_1
Terimakasih kebersamaan nya selama ini , salam sahabat salam berjuang . Dan selamat menunaikan ibadah puasa .semoga disa dosa kita lebur di hari suci ini .