
"Masuk saja mas , saya tadi juga sudah mencarinya ke dalam tapi tak ada seorangpun di rumah ." ucap tetangga Tiara .
Ardy mengayunkan langkahnya dengan cepat menuju ke dalam rumah .
"Tiara , ibu ."teriak Ardy dan mencari ke setiap sudut ruangan , tapi nihil tidak bisa menemukan Tiara dan ibunya . Ardy terduduk lemas di kursi ruang tamu Tiara dengan perasaan cemas .
Ardy segera mengeluarkan ponsel cadangan nya untuk menghubungi mamanya .
" Hallo ma ," ucap Ardy .
"Bagaimana Nak ." tanya mama khanza .
"ma Tiara dan ibunya tidak ada di rumah , mereka menghilang ma ." ucap Ardy . Yang membuat mama khanza menarik nafas dalam dalam .
"mama sudah curiga , ini pasti ulah orang yang dekat dengan mu atau juga bisa orang yang dekat dengan Tiara . Salah satunya Nagita , karena sampai sekarang dia masih mengejar ngejar kamu ." ucap mama khanza yang tau akan kelicikan Nagita .
Mama khanza dah berulang kali memergoki Nagita berlalu lalang dengan laki laki kaya , padahal saat itu dia masih ingin mengejar Ardy .
Ardy yang mendengar cerita mamanya , jadi teringat kejadian semalam .
"bukan nya semalam yang nolongin aku Nagita , mama bilang kalau bukan orang terdekat aku ,mungkin orang terdekat Tiara , apa mungkin Dimas ." batin Ardy dengan wajah geram , Dia hampir tertipu dengan drama yang di buat oleh Nagita semalam .
"Ma , ya sudah nanti aku akan kirim bodyguard serta sopir sekalian buat mama ." ucap Ardy .
"baiklah kamu juga harus hati hati ."ucap mama khanza,
" iya ma , aku mau ke kantor sekalian ."ucap Ardy dan melangkah pergi meninggalkan rumah Tiara ,sepanjang perjalanan Ardy berpikir .
"Mungkinkah Tiara dan ibunya Dimas yang membawa pergi . Karena yang menyarankan dirinya dan Tiara jalan jalan juga Dimas . " batin Ardy .
__ADS_1
"Tapi mungkinkah Dimas dan Nagita kerja sama ." lanjut Ardy .
"Tuan sudah sampai ." ucap kang ujang .Ardy melihat ada mobil Nagita sudah terparkir di sana .
"kang ujang , kang ujang masih ingat Nagita ."tanya Ardy.
"Masih Tuan ." ucap kang ujang .
"Baiklah nanti harap kerja sama nya kang ." ucap Ardy sambil menepuk bahu Kang ujang . Dan segera turun dari mobil . Ardy ingin menyelesaikan semuanya , dengan cara yang seperti Nagita lakukan padanya,.
Ardy masuk ke dalam kantor dan tentu saja Ardy juga melihat Nagita sudah berdiri di depan pintu ruangan kerja nya , tapi Nagita tidak bisa masuk lagi .karena kunci cadangan miliknya yang pernah Ardy berikan sudah tidak dapat di gunakan lagi .
Sejak kejadian Ardy di keroyok preman dari geng motor , Ardy telah melengkapi cctv di semua ruangan dan sudut sudut kantornya . Kunci pintu ruangan kerjanya juga sudah ia ubah . Ardy tak ingin kan Nagita datang dan pergi semaunya sendiri .
"Ardy sayang , kamu sudah sampai ." ucap Nagita sambil menyingsing kedatangan Ardy . Seoerti kebiasaan nya dulu ia suka memegang kedua pipi Ardy .
"Ya kamu sudah lama di sini ." tanya Ardy dengan sikap ramah tanpa menyingkirkan tangan Nagita dari wajahnya .
" Oh iya kunci lama sudah macet kemarin tidak bisa di buka ," ucap Ardy sambil tersenyum .
"Wahh , pak Ardy dan Bu Nagita sudah balikan lagi ya . Romantis sekali , benar benar pasangan yang serasi ." ucap Rani dengan suara yang renyah . Dan bahagia melihat Ardy tidak bersama Tiara lagi .
Ardy tersenyum semanis manisnya ,membuat Nagita meleleh dan menyandarkan kepalanya di bahu Ardy . Dengan manja .
"Tidak sia sia perjuangan saya eehh ....akhirnya .."ucapan Rani membuat Ardy mengerutkan keningnya , Rani yang melihat oerubahan wajah Ardy segera menutup mulutnya yang hampir saja keceplosan .
Nagita segera melotot tajam ke arah Rani . Membuat Ardy tersenyum melihat gelagat dua manusia itu yang ia percayai kalau keduanya ada saling interaksi .
" Aku percaya mereka berdua punya hubungan , Karena selama ini hanya dia yang selalu ingin tau kemana aku dan Tiara pergi dan lakukan apa . Kalau sudah keluar berdua dari kantor . Kalian telah membangun kan singa yang telah tidur .kalian tidak tau apa akibat dari perbuatan kalian ini ." batin Ardy masih dalam posisi tersenyum manis pada mereka .
__ADS_1
Ardy masuk ke dalam ruang kerjanya di ikuti sama Nagita .
"Sekretarais kamu mana , jam segini kok belum muncul , tumben sekali ." tanya Nagita seakan ia tidak tau apa apa yang telah terjadi pada Tiara . Ardy menatap wajah Nagita sebentar, sambel mencebik . melihat Drama yang sedang di peran kan oleh Nagita .
"Entah lah , aku tidak perduli ." jawab Ardy cuek .
"Apa , ? Ardy tidak perduli lagi dengan perempuan kampungan itu . Apa ku bilang , benarkan kalau sebenarnya Ardy tidak cinta kepada dia , ini swmua hanya pelarian Ardy dari aku saja . Haa aku tidak salah dengarkan , ternyata begitu mudah menyingkir kan perempuan itu dari Ardy ." batin Nagita tersenyum puas .
Ardy juga ikut tersenyum dalam hati , melihat ekpresi Nagita mendengar kata kata tidak perduli untuk Tiara . wajah Nagita begitu ceria dan bahagia .
"O iya , karena ponsel aku saya semalam di ambel sama preman , ini aku punya nomor baru mau kamu simpan tidak ." tanya Ardy membuyarkan lamunan Nagita , sambil mengeluarkan ponselnya di depan Nagita .
"Boleh sayang , pantes saja aku telepon berulang berulang tidak kamu angkat ." ucap Nagita dengan suara yang seakan akan kecewa sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam tas nya . Nagita meletak kan tasnya di meja kerja Ardy .
Ardy mengejanya nomor telepon nya satu persatu untuk Nagita . Dengan cepat Nagita memasukkan nomor Ardy dan segera menyimpan nya . Dan kembali memasukkan ponselnya ke dalam tasnya .
"Aku ada sesuatu untukmu ." ucap Ardy yang membuat Nagita sangat penasaran .
"Apa itu ." tanya Nagita , ia berharap Ardy akan memberinya cincin pertunangan untuk dirinya dan mereka akan segera menikah .
"Tapi aku lupa membawanya ,barangnya masih ada di mobil , sebaiknya kamu ambil sendiri barang itu sebelum keburu di ambil sama tuyul ." ucap Ardy . Sambil bercanda , berharap Nagita segera pergi keluar dan meninggalkan ponselnya .
"Iya aku akan segera ambil ." ucap Nagita yang cepat cepat pergi tanpa menghiraukan tasnya yang tertinggal di ruangan Ardy .seperti yang Ardy harapkan .
"Dasar wanita matre ." gumam Ardy dan langsung mengunci pintu ruangan kerjanya . Setelah mengirim sms kepada Kang ujang .Dan segera mengambil ponsel Nagita .
Ardy mencoba membuka ponsel Nagita ." Sialan pakai kunci lagi , apa kodenya ." gumam Ardy berusaha membuka pakai tanggal lahir Nagita , ternyata gagal .
"Dia bilang cinta aku , aku coba pakai tanggal hari jadian kemarin ."gumam Ardy , dan ternyata berhasil .
__ADS_1
" hah... Persetan dia mau cinta atau tidak ,kemarin kemarin kemana aja ." gumam Ardy .