My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 127


__ADS_3

"Masuk saja mas , saya tadi juga sudah mencarinya ke dalam tapi tak ada seorangpun di rumah ." ucap tetangga Tiara .


Ardy mengayunkan langkahnya dengan cepat menuju ke dalam rumah .


"Tiara , ibu ."teriak Ardy dan mencari ke setiap sudut ruangan , tapi nihil tidak bisa menemukan Tiara dan ibunya . Ardy terduduk lemas di kursi ruang tamu Tiara dengan perasaan cemas .


Ardy segera mengeluarkan ponsel cadangan nya untuk menghubungi mamanya .


" Hallo ma ," ucap Ardy .


"Bagaimana Nak ." tanya mama khanza .


"ma Tiara dan ibunya tidak ada di rumah , mereka menghilang ma ." ucap Ardy . Yang membuat mama khanza menarik nafas dalam dalam .


"mama sudah curiga , ini pasti ulah orang yang dekat dengan mu atau juga bisa orang yang dekat dengan Tiara . Salah satunya Nagita , karena sampai sekarang dia masih mengejar ngejar kamu ." ucap mama khanza yang tau akan kelicikan Nagita .


Mama khanza dah berulang kali memergoki Nagita berlalu lalang dengan laki laki kaya , padahal saat itu dia masih ingin mengejar Ardy .


Ardy yang mendengar cerita mamanya , jadi teringat kejadian semalam .


"bukan nya semalam yang nolongin aku Nagita , mama bilang kalau bukan orang terdekat aku ,mungkin orang terdekat Tiara , apa mungkin Dimas ." batin Ardy dengan wajah geram , Dia hampir tertipu dengan drama yang di buat oleh Nagita semalam .


"Ma , ya sudah nanti aku akan kirim bodyguard serta sopir sekalian buat mama ." ucap Ardy .


"baiklah kamu juga harus hati hati ."ucap mama khanza,


" iya ma , aku mau ke kantor sekalian ."ucap Ardy dan melangkah pergi meninggalkan rumah Tiara ,sepanjang perjalanan Ardy berpikir .


"Mungkinkah Tiara dan ibunya Dimas yang membawa pergi . Karena yang menyarankan dirinya dan Tiara jalan jalan juga Dimas . " batin Ardy .

__ADS_1


"Tapi mungkinkah Dimas dan Nagita kerja sama ." lanjut Ardy .


"Tuan sudah sampai ." ucap kang ujang .Ardy melihat ada mobil Nagita sudah terparkir di sana .


"kang ujang , kang ujang masih ingat Nagita ."tanya Ardy.


"Masih Tuan ." ucap kang ujang .


"Baiklah nanti harap kerja sama nya kang ." ucap Ardy sambil menepuk bahu Kang ujang . Dan segera turun dari mobil . Ardy ingin menyelesaikan semuanya , dengan cara yang seperti Nagita lakukan padanya,.


Ardy masuk ke dalam kantor dan tentu saja Ardy juga melihat Nagita sudah berdiri di depan pintu ruangan kerja nya , tapi Nagita tidak bisa masuk lagi .karena kunci cadangan miliknya yang pernah Ardy berikan sudah tidak dapat di gunakan lagi .


Sejak kejadian Ardy di keroyok preman dari geng motor , Ardy telah melengkapi cctv di semua ruangan dan sudut sudut kantornya . Kunci pintu ruangan kerjanya juga sudah ia ubah . Ardy tak ingin kan Nagita datang dan pergi semaunya sendiri .


"Ardy sayang , kamu sudah sampai ." ucap Nagita sambil menyingsing kedatangan Ardy . Seoerti kebiasaan nya dulu ia suka memegang kedua pipi Ardy .


"Ya kamu sudah lama di sini ." tanya Ardy dengan sikap ramah tanpa menyingkirkan tangan Nagita dari wajahnya .


" Oh iya kunci lama sudah macet kemarin tidak bisa di buka ," ucap Ardy sambil tersenyum .


"Wahh , pak Ardy dan Bu Nagita sudah balikan lagi ya . Romantis sekali , benar benar pasangan yang serasi ." ucap Rani dengan suara yang renyah . Dan bahagia melihat Ardy tidak bersama Tiara lagi .


Ardy tersenyum semanis manisnya ,membuat Nagita meleleh dan menyandarkan kepalanya di bahu Ardy . Dengan manja .


"Tidak sia sia perjuangan saya eehh ....akhirnya .."ucapan Rani membuat Ardy mengerutkan keningnya , Rani yang melihat oerubahan wajah Ardy segera menutup mulutnya yang hampir saja keceplosan .


Nagita segera melotot tajam ke arah Rani . Membuat Ardy tersenyum melihat gelagat dua manusia itu yang ia percayai kalau keduanya ada saling interaksi .


" Aku percaya mereka berdua punya hubungan , Karena selama ini hanya dia yang selalu ingin tau kemana aku dan Tiara pergi dan lakukan apa . Kalau sudah keluar berdua dari kantor . Kalian telah membangun kan singa yang telah tidur .kalian tidak tau apa akibat dari perbuatan kalian ini ." batin Ardy masih dalam posisi tersenyum manis pada mereka .

__ADS_1


Ardy masuk ke dalam ruang kerjanya di ikuti sama Nagita .


"Sekretarais kamu mana , jam segini kok belum muncul , tumben sekali ." tanya Nagita seakan ia tidak tau apa apa yang telah terjadi pada Tiara . Ardy menatap wajah Nagita sebentar, sambel mencebik . melihat Drama yang sedang di peran kan oleh Nagita .


"Entah lah , aku tidak perduli ." jawab Ardy cuek .


"Apa , ? Ardy tidak perduli lagi dengan perempuan kampungan itu . Apa ku bilang , benarkan kalau sebenarnya Ardy tidak cinta kepada dia , ini swmua hanya pelarian Ardy dari aku saja . Haa aku tidak salah dengarkan , ternyata begitu mudah menyingkir kan perempuan itu dari Ardy ." batin Nagita tersenyum puas .


Ardy juga ikut tersenyum dalam hati , melihat ekpresi Nagita mendengar kata kata tidak perduli untuk Tiara . wajah Nagita begitu ceria dan bahagia .


"O iya , karena ponsel aku saya semalam di ambel sama preman , ini aku punya nomor baru mau kamu simpan tidak ." tanya Ardy membuyarkan lamunan Nagita , sambil mengeluarkan ponselnya di depan Nagita .


"Boleh sayang , pantes saja aku telepon berulang berulang tidak kamu angkat ." ucap Nagita dengan suara yang seakan akan kecewa sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam tas nya . Nagita meletak kan tasnya di meja kerja Ardy .


Ardy mengejanya nomor telepon nya satu persatu untuk Nagita . Dengan cepat Nagita memasukkan nomor Ardy dan segera menyimpan nya . Dan kembali memasukkan ponselnya ke dalam tasnya .


"Aku ada sesuatu untukmu ." ucap Ardy yang membuat Nagita sangat penasaran .


"Apa itu ." tanya Nagita , ia berharap Ardy akan memberinya cincin pertunangan untuk dirinya dan mereka akan segera menikah .


"Tapi aku lupa membawanya ,barangnya masih ada di mobil , sebaiknya kamu ambil sendiri barang itu sebelum keburu di ambil sama tuyul ." ucap Ardy . Sambil bercanda , berharap Nagita segera pergi keluar dan meninggalkan ponselnya .


"Iya aku akan segera ambil ." ucap Nagita yang cepat cepat pergi tanpa menghiraukan tasnya yang tertinggal di ruangan Ardy .seperti yang Ardy harapkan .


"Dasar wanita matre ." gumam Ardy dan langsung mengunci pintu ruangan kerjanya . Setelah mengirim sms kepada Kang ujang .Dan segera mengambil ponsel Nagita .


Ardy mencoba membuka ponsel Nagita ." Sialan pakai kunci lagi , apa kodenya ." gumam Ardy berusaha membuka pakai tanggal lahir Nagita , ternyata gagal .


"Dia bilang cinta aku , aku coba pakai tanggal hari jadian kemarin ."gumam Ardy , dan ternyata berhasil .

__ADS_1


" hah... Persetan dia mau cinta atau tidak ,kemarin kemarin kemana aja ." gumam Ardy .


__ADS_2