
"Assalamuallsikum Nak Tiara ."sapa mama khanza .
"Wa allaikum salam eh tante . Kok ngak bilang bilang kalau mau datang ." ucap Tiara sambil berusaha bangun .dengan cekstan Ardy membantu Tiara untuk bangun dan duduk bersandar di bahunya .
"Ardy bilang ponsel kamu tidak aktif , jadi tidak bisa hubungi kamu . Kamu tahu tidak wajah Ardy , ngak bisa hubungi kamu . Kayak bunga ngak di siram satu minggu . Jadi tante ajak saja dia kemari .sekalian tante juga ingin menjengukmu ." ucap mama khanza sambil tersenyum .
Bu andini masuk dengan membawa kursi untuk duduk mamanya Ardy . Ia sendiri duduk di tepi ranjang Tiara . Sedangkan Ardy masih setia duduk di samping Tiara , sebagai peyangga tubuh Tiara yang masih lemah .
"ponsel Tiara , sedang Tiara cas tante , lagian kepala tiara masih pusing , jadi belum pegang ponsel lagi ."ucap tiara .
" iya tante tau , tante mau juga ucapin terimakasih banyak , karena kamu sudah menyelamatkan Ardy . Tante juga bawa sedikit buah buahan nanti kamu makan ya biar cepat sembuh ."ucap mama khanza sambil meletakkan keranjang kecil berisi buah .
"Iya tante terimakasih banyak , sudah merepoti tante datang ke sini ."ucap Tiara .
"Kamu lagi makan ya ." tanya Ardy yang melihat piring nasi yang masih utuh di meja .
"Iya tadi baru ibu suapin satu suapan , biar nanti di lanjut lagi ." ucap bu andini .
"Biar saya saja yang suapi ya ." ucap Ardy yang membuat Tiara membulatkan mata .sambil berkedip kedip . Ia malu dengan orang ibunya dan mamanya Ardy .
"Ngak apa apa biar cepat sembuh ." jawab mama khanza sambil.tersenyum .
"mungkin kalian berdua ingin bicara , biar kami tunggu di luar , tapi ingat jangan macam macam ."pesan mama khanza ,membuat Tiara tersipu malu .
"Makasih ya ma sudah pengertian ." ucap.Ardy dengan nada bercanda membuat mama khanza mencubit lengan Ardy .
" Ihh mama sejak kapan kompak banget sama Tiara dikit dikit main cubit ."ucap Ardy .
"Ohh benar kah . Mungkin dia benar benar calon mantu mama ." ucap mama khanza sambil keluar di ikuti oleh bu andini yang hanya tersenyum melihat anak dan ibu yang begitu sayang dengan Tiara .
Tiara merasa canggung hanya tinggal berdua dengan Ardy di dalam kamarnya , Tiara hanya diam tak berani menatap wajah Ardy .
__ADS_1
"Aak sayang ."Ucap Ardy menyodorkan sendok berisi nasi ke depan mulut Tiara . Dengan perlahan Tiara membuka mulutnya menerima suapan dari Ardy . Dan menguyah dengan pelan
"Aku sangat rindu kamu , sayang . cepat sehat kembali ya ."ucap Ardy sambil mengenggam tangan Tiara membuat jantung Tiara berdetak lebih cepat . Ardy menyibak Rambut Tiara yang menutupi pipinya , membuat Tiara menjadi gugup .
"Sepertinya kamu butuh foto saya , untuk di pasang di kamarmu ya ." ucap Ardy yang membuat Tiara langsung menoleh ke arah Ardy .
"PD banget ." cebik Tiara mengejek Ardy .
"Jelas PD dong , biar kamu selalu ingat pada ku dan tidak berpaling ke laki laki lain ." ucap Ardy sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Tiara bahkan hidung mereka hampir bertabrakan . Walaupun Tiara memundurkan kepalanya ke belakang .
"ehemm ." suara mama khanza yang tiba tiba masuk membuat Ardy segera menjauhkan wajahnya dari Tiara .
"iihh mama , masuk kenapa tidak permisi dulu ." ucap Ardy dengan nada sewot .
"Mama sengaja , mau lihat Tiara biar tidak bisa di apa apain sama kamu . Jangan nakal kamu , Tiara masih sakit ." ucap mama khanza sambil memicingkan mata kepada Ardy . Dan mengabil tasnya yang tertinggal di kamar Tiara dan pergi keluar lagi .
Tiara tersenyum sambil menutupi wajahnya . Ardy masih memasang wajah betenya mendengar ucapan mamanya .
"Senang ya kalau bagian ngeledek saya ."ucap Ardy sambil mencubit hidung Tiara dengan gemes .
"Tadi panggil apa , pak Ardy ya ." tanya Ardy sambil menambah kan cubitan kecil di pipi Tiara , tiara mengeleng gelengkan wajahnya untuk menghindari cubitan dari Ardy .
"Bapak pacal ." ucap Tiara yang menirukan suara cadel anak kecil membuat Ardy tersenyum mendengar sifat humoris dari Tiara .
"Oh ya , besok kalau belum sanggup kerja tidak usah pergi ke kantor ya , kamu istirahat saja di rumah , tenang saja saya tidak akan pecat kamu kok ."ucap Ardy dengan nada bercanda .
"Insya alloh besok saya sudah sehat mas , asalkan mas Ardy , tidak ngerecoki saya yang lagi serius bekerja ." ucap Tiara sambil menaikan satu sudut bibir nya ke atas .
"Ngak bisa dong kamu penyemangat aku di kantor sayang . Kalau bisa kita kerja satu ruangan berdua ." ucap Ardy manja .
"Kita mau kerja apa pacaran mas ." ejek Tiara . Membuat Ardy kembali tertawa .
__ADS_1
"Cepat habiskan makananmu , atau kamu ingin aku lama lama di sini biar ngak pulang pulang ya ? Ingat kita belum nikah .belum bisa tidur bareng ." ucap Ardy mengoda Tiara . Yang sukses selalu membuat wajah Tiara seperti kepiting rebus .
Tiara mencubit lengan Ardy yang membuat Ardy mengaduh kesakitan .
"aawww sakit banget sayang . Tadi juga habis di cubit mama . Kalian tega ." ucap Ardy merajuk .sambil mengelus bekas cubitan Tiara .
"Makanya kalau bicara jangan suka ngawur . " jawab Tiara mencibir Ardy .
"I LOVE YOU sayang ." ucap Ardy sambil menatap manik mata Tiara .
"Sudah tau ." jawab Tiara santai membuat Ardy tertawa lagi .
"Masak kayak gitu jawaban nya ? Ya ampun kamu benar benar tidak bisa di ajak so sweet ." jawab Ardy sambil mengeleng gelengkan kepala nya . Tidak habis pikir dirinya bisa jatuh cinta pada gadis yang selera humorisnya tinggi , seperti Tiara .
Tiara hanya tersenyum nyengir sambil menguyah makanan di mulutnya . Dan Ardy kembali menyuapi Tiara .
"O ya kejadian tadi pagi sepertinya ada yang sengaja menjebak saya ." ucap Ardy sambil menyuapi Tiara .
"Maksudnya Mas Ardy , orang suruhan ." tanya Tiara sambil menautkan kedua alisnya tanda penasaran .
"Iya karena setelah kejadian itu nomor klien yang mengajak saya ketemuan , sudah tidak aktif lagi . Kan biasanya kalau kita kancel pertemuan tanpa pemberitauan , biasa klien akan marah marah sama kita . Karena kita tidak bisa kerja sama dengan baik .tapi ini tidak . Sampai sekarang nomor itu saya hubungi masih tetap tidak aktif ." jelas Ardy .
"Aneh juga ya ." jawab Tiara bingung .
"Pokoknya kamu tidak boleh kemana mana sendirian . Kalau ada apa apa , atau kamu mau kemana . kamu harus hubungi aku , aku akan kirim sopir atau bodyguard untuk menjaga kamu ." ucap Ardy membuat Tiara terkejut .
"Apa ? Bodyguard ? Hahaha Mas Ardy ada ada saja . Tidak akan ada orang yang mau jahatin aku mas , saya juga bukan siapa siapa kok ." ucap Tiara .
"kamu jangan keras kepala ." ucap Ardy sambil menjewer telinga Tiara .
" Aduh...aduh...Iya iya dech ." ucap Tiara dengan cepat agar Ardy cepat melepaskan jeweran nya
__ADS_1