My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 151


__ADS_3

Ardy dan Tiara menunduk malu mendengar penuturan kedua orang tuanya mereka berdua .


"Kalau begitu mari kita antar mereka sampai ke depan pintu kamar mereka yuk , mbak yu ." ucap mama khanza , sambil menarik tangan anak mereka masing masing .


Tiara dan Ardy mengikuti langkah kedua orang tua mereka , jangan tanya lagi gimana tangan Tiara yang sudah terasa dingin. Ia seperti baru keluar dari tempat pendingin.


Mereka berhenti mendadak karena kedua orang tuanya juga berhenti , ternyata mereka telah sampai di depan pintu kamar Ardy .


"Ardy , ibu titip Tiara ya , jaga tiara baik baik ,


Dan untuk kamu Tiara , sekarang Ardy adalah suami kamu , jadi mulai sekarang kamu harus berbakti dan mendengarkan semua perintah suamimu ."pesan bu andini kepada mereka berdua .


"Dengar pesan ibu mertuamu , jaga istrimu baik baik ya , jangan pernah sakiti istrimu ,dah sekarang mama dan ibu ke kamar kita masing masing ."ucap mama khanza . Sambil melangkah pergi dan mengandeng tangan bu andini .


Tiara dan Ardy menjadi canggung satu sama lain .Tiara terus menunduk sambil memainkan jarinya . Ardy sudah hafal dengan gelagat Tiara kalau lagi gugup . Dengan kebiasaan Tiara yang suka meremas jemarinya .


"Sayang ." ucap Ardy sambil mengenggam tangan Tiara .


Ardy merasakan , tangan tiara sudah dingin sedingin salju .


"Masuk yuk ."ajak Ardy yang hanya di angguki dan di ikuti oleh Tiara , Ardy dan Tiara sudah masuk ke dalam kamar , dan Tiara lebih memilih untuk duduk di ujung tempat tidur .


" Aduh grogi banget ya , enaknya ngapain biar ngak keliatan oleh mas Ardy ." ucap Tiara dalam hati sambil memandang ke sekeliling kamar Ardy .

__ADS_1


"kamu sedang cari apa sayang ." tanya Ardy yang melihat Tiara memandang sekeliling kamar Ardy .


"Tidak , tidak ada mas ,aku hanya merasa mencium ada sesuatu yang ngak enak ." jawab Tiara sambil menyuruh Ardy untuk sedikit minggir .Dia benar benar kehabisan ruang gerak untuk mencari alasan agar jauh dari Ardy .


"Oh iya saya belum manfi sayang , mas mandi dulu ya , sayang mau ikut mandi tidak ." tanya Ardy sambil mengoda Tiara .


"Aku sudah mandi ." ucap Tiara sambil nyengir .


"gugup ya ," bisik Ardy di telinga Tiara . Untuk Mengoda Tiara lagi .


"enggak biasa saja ." ucap Tiara pura pura santai.


"Tunggu mas selesai mandi dulu ya . Jangan kabur ya , bentar lagi kita kis kis ya ." ucap Ardy kembali membuat pipi Tiara merona .


"Iya iya , mas mandi dulu , ingat jangan kabur ."pesan Ardysambil terkekeh , sambil meraih handuk dan langsung masuk ke kamar mandi .


" huff ,! Akhirnya aku terbebas juga , aku harus cepat keluar dari sini . Biar ada alasan ," Tiara keluar dari kamar Ardy


"Tiara , kamu mau kemana ," tanya bu andini yang sedang berpapasan dengan Tiara .


"emm ibu , kenapa ibu di sini , ibu harus cepat istirahat hari sudah malam ."ucap Tiara yang terkejut melihat ibunya duduk santai tidak jauh dari kamar Ardy .


" Ibu mau pastiin , kamu tidak akan cari alasan dan kabur dari kamar Ardy ."jawab bu andini yang membuat Tiara tidak bisa bergerak lagi di tempatnya berdiri .

__ADS_1


"Sekarang cepat masuk ke kamar , jangan cari alasan lagi . Kamu sudah dewasa bukan anak kecil yang ibu paksa nikah ." ucapan bu andini membuat Tiara hanya bisa cegegesan .


" Iya ibu , ibu cepat istirahat ,Tiara masuk dulu ." ucap Tiara yang terpaksa masuk lagi ke dalam kamar Ardy dan segera mengunci pintu kamarnya dari dalam . Bertepatan dengan Ardy yang baru keluar dari kamar mandi . Dan membuat Ardy salah paham .


" sayang kamu habis dari mana ." tanya Ardy yang baru keluar dari kamar mandi dan hanya memakai handuk yang melilit di pinggang nya .


"Ih mas Ardy ," Teriak Tiara langsung menutup wajahnya dengan kedua tangan nya .


" Kenapa sayang ." tanya Ardy , sambil berjalan mendekat untuk menggoda Tiara .


"Pakai baju nya sana ." ucap Tiara yang masih tetap setia menutup wajahnya .


"Loh kamu kan sudah siap , bahkan kamu juga sudah mengunci pintu nya dari dalam kan ." ucap Ardy terkekeh .


"ih jangan macam macam mas ," ucap Tiara sedikit kaget .


"Loh kok macam macam gimana , kita sudah sah jadi suami istri lo ." jawab Ardy sambil tertawa .


Belum sempat Tiara menjawab ucapan Ardy . Ardy telah mendaratkan sebuah kecupan hangat di pipi Tiara , membuat Tiara kembali kaget setengah mati .


Ardy segera membopong dan merebahkan Tiara ke atas tempat tidur .


"Mas ." pekik Tiara melihat Ardy telah mematikan Lampu nya jadi lampu tidur yang sangat temaram .

__ADS_1


"Sayang kamu dah pernah bilang akan temani mas untuk bergadang , dan malam ini kesempatan kamu ." ucap Ardy , tak ada jalan lain karena memang ini juga sudah kewajiban Tiara .


__ADS_2