My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 111


__ADS_3

"Kamu kenapa , apa kakimu sakit karena ulah Nagita tadi ."tanya Ardy panik .


"Tidak pak , saya baik baik saja , tadi tidak sengaja sedikit terpeleset ."ucap Tiara .


"Apa , kaki Tiara sakit karena ulah Nagita ." tanya Dimas yang tiba tiba muncul di depan nya .Ardy dan Tiara .


"Dim kamu habis dari mana ." tanya Tiara .


"Aku tadi dari rumah sebelah , aku memang sengaja nungguin kamu di sana , biar aku bisa bertemu sama kamu , karena aku tau kamu tidak mau menemuiku . Kamu selalu menghindari aku untuk bertemu sama kamu ."ucap Dimas .


Ardy menarik nafas nya dalam , ia cemburu melihat Dimas datang menemui Tiara dengan pakaian terbaiknya .


"Jadi begini Dim , aku dan Tiara sudah pacaran ."ucap Ardy , karena Ardy tidak mau Dimas akan merayu atau melakukan cara apa pun untuk mendekati Tiara .


"Tapi aku tidak melarang kamu untuk tetap berteman dengan Tiara ,atau menemui Tiara . Tapi semua itu ada batasan nya . Kamu tidak boleh ngobrol dengan Tiara tanpa di temani oleh bu andini , ibunya Tiara ." Ucap Ardy dengan tegas .


Dimas sangat terkejut dengan apa yang barusan ia dengar barusan . Tapi ia harus tetap stay cool ,ia tidak mau gegabah dalam bertindak . Yang membuat Tiara semakin kecewa dengan nya .


"Tiara , kamu pacaran tidak bilang bilang sama aku .." ucap Dimas sambil memegang pundak Tiara .tapi Ardy dengan cepat menyingkirkan tangan Dimas dari pundak pacarnya .


" Jangan pernah menyentuh dia ," Ardy memberi peringatan .


" Kamu lihat Tiara , laki laki yang kamu pacari posesif sekali . Dia bahkan ingin memutuskan persahabatan kita , yang sudah terjalin sejak lama ." desis Dimas miris menatap ke arah Ardy .


"Jangan percaya dengan ucapan nya sayang , tadi kamu dengar sendiri kan , kalau aku tidak melarang kalian untuk berteman ," ucap Ardy dengan mencebikkan bibirnya ke arah Dimas .


"Sudah sudah saya mau masuk dulu ke dalam .kalian berdua kalau mau masuk silahkan ." jawab Tiara yang masuk ke dalam rumah sambil jalan sedikit pincang dan duduk di ruang tamu .


"Sayang , kamu sudah pulang ,! Kamu pulang Naik taxsi .? " tanya bu andini yang baru keluar dari dalam kamar .


" Sama pak Ardy bu ."jawab Tiara .

__ADS_1


"pak Ardy ." ulang bu andini dan melihat dua laki laki yang ikut masuk dan duduk di kursi ruang tamu . Siapa lagi kalau bukan Ardy dan Dimas yang duduk berjauhan ,sedangkan Ardy memilih duduk dekat dengan Tiara . Walau pun beda kursi .karena Tiara duduk di singgle kursi .


"Iya bu ,Tiara pulang dengan saya . Karena juga ada sesuatu yang ingin saya sampaikan sama ibu . jadi saya ikut masuk ke dalam rumah ." jawab Ardy dengan cepat .


Tiara tau Ardy akan membicarakan tentang hubungan mereka , tapi bagaimana dengan Dimas ?.


"Ah , Dim maaf aku telah menyakitimu , tapi aku juga tidak bisa menerima cinta kamu Dim .


Yang pertama aku dah berhasil membunuh rasa cintaku pada mu . Yang kedua , kamu harus menuruti kemauan mama kamu , yaitu menjauhi aku .." batin Tiara dengan wajah kecewa .


"Mau menyampaikan apa nak Ardy ." tanya bu andini lembut .


"Begini bu , saya dan Tiara sudah menjalin hubungan spesial , atau orang bilang kita berdua pacaran . Jadi saya titip Tiara sama ibu . Jadi tolong jagain calon istri saya sebaik mungkin ya bu . Saya tidak mau laki laki yang datang mengoda calon istri saya ini ." ucap Ardy sambil melirik kepada Dimas . Dengan ujung matanya .


Dimas membalas lirikan ujung mata Arsy dengan tajam , seakan mematahkan tulang tulang sendi Ardy . Hingga tidak tersisa lagi .


"Kalian benar sudah pacaran ." tanya bu andini kaget sambil menatap Dimas yang menekuk wajahnya .bu andini tau ada rasa kecewa di wajah Dimas yang teramat dalam di benaknya . Tapi ini juga bukan maunya bu andini , ia juga tidak bisa berbuat apa apa .


"eemm , tidak ibu semua , terserah pada Tiara saja ." jawab bu andini sambil tersenyum . Bu andini juga merasa Ardy lelaki yang baik . Tidak mungkin bu andini menilak Ardy jadi kekasih hatinya Tiara .


Ardy tersenyum puas dengan jawaban bu andini . Sedangkan Dimas masih mengatur ritme jantungnya agar tetap rileks .


"Bu , kalau begitu Ardy mohon pamit dulu ," ucap Ardy kembali sambil menyalami bu andini . Ardy yakin membiarkan Dimas masih mematung di rumah itu , Ardy percaya dengan Tiara dan bu andini .


"Iya nak Ardy , hati hati di jalan ." ucap bu andini .Tiara juga berdiri mengantar Ardy sampai terasnya ,Ardy berbisik .


"Jangan selingkuh ya sayang ." bisik Ardy di telinga Tiara sambil tersenyum .


"Iya sayang ." ucap Tiara sambil mengangguk .membuat ardy semakin gemes dengan wajah tegang Tiara , Ardy mengacak acak sedikit rambut Tiara membuat Tiara tertawa .


"Jangan , pak Ardy jahil banget ." ucap Tiara sambil merapikan rambutnya .

__ADS_1


"ILOVE YOU SAYANG ." ucap Ardy yang sudah berdiri di pintu mobil .


"LOVE YOU TO ." Tiara membalas dengan wajah bersemu .


Ardy segera masuk ke mobil dan melajukan mobilnya meninggalkan rumah Tiara .


Tiara tidak henti hentinya tersenyum oleh perlakuan Ardy . Hingga ia tidak sadar kalau Dimas juga ikut keluar dan berdiri di sampingnya .


"Tiara , kita perlu bicara berdua ." ucap Dimas dengan tatapan mata kosong . Tiara menatap Dimas .


" Kenapa aku seperti melihat ada luka yang menganga di dasar hatinya sana .Tapi kenapa , apa karena aku menerima cintanya pak Ardy . Tapi kenapa , bukankah di kampus dia juga ada wanita yang dia kasihi ." gumam tiara dalam hati .


"Boleh kita duduk di kursi ini aja ."ucap Tiara . Sambil mengajak Dimas duduk di kursi teras , mereka berdua di pisahkan oleh meja .


"Kamu mencintai pak Ardy ." tanya Dimas menatap lekat pada Tiara . Tiara menganggukan kepalanya hingga membuat Dimas menarik nafas dalam dalam sambil menatap ke arah plafon terss rumah Tiara .


Dimas mengusap wajahnya , untuk meyakinkan dirinya kalau ini nyata ,bukan mimpi semata .


" Dim , aku minta maaf ," ucap Tiara sambil menangkupkan kedua tangan nya di depan dada


"Kamu tidak perlu minta maaf , kamu tidak salah ." jawab Dimas dengan tetap menampilkan seyum yang di paksakan .


"Bukan nya kamu juga punya pacar ." tanya Tiara lagi.


"Pacar ." tanya Dimas sambil mengerutkan keningnya .


"Iya pacar , aku beberapa kali melihat kamu dekat dengan perempuan itu .aku pikir kamu punya pacar ." ucap Tiara .


"Tidak lah , aku tidak punya pacar ,karena aku selama ini ....." tiba tiba dimas diam


" ahh percuma aku katakan sekarang , kalau aku sudah sangat lama mencintai dia .yang terpenting sekarang adalah bagaimana caranya aku merebut dia dari pak Ardy , aku tidak rela melihat Tiara jatuh ke tangan orang lain .c batin Dimas dengan pikiran liciknya .

__ADS_1


__ADS_2