My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 194


__ADS_3

"Iya sayang sebentar ."ucap Ardy sambil melambaikan tangan nya kepada pelayan restoran . Pelayan datang sambil membawa buku catatan .mencatat apa yang di pesan oleh Ardy .Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang .


" Mulai sekarang kamu harus makan makanan yang bergizi , mas akan memperhatikan kamu agar tidak makan sembarangan .ini mas juga pesan juice Alpokat untuk kamu ." ucap Ardy sambil.menyodorkan juice itu kepada Tiara .


"Tiara tidak suka juice alpokat mas ," ucap Tiara sambil menutup mulut dan hidungnya kemudian berjalan cepat menuju ke toilet .


Ardy segera bangkit mengikuti Tiara , ia takut terjadi sesuatu dengan istrinya dan berhenti di depan pintu toilet perempuan . Ia tidak perduli dengan tatapan mata para perempuan lain .Tak lama kemudian Tiara keluar sambil mengelap mulutnya .


" Mas minta maaf sayang , sudah buat kamu mual ,Kamu tidak apa apa kan ." tanya Ardy penuh dengan kekhawatiran sambil mengelus kepala dan perut Tiara .


"Tidak apa apa mas , mas ke meja duluan singkirkan dulu juice nya dari hadapan Tiara ." ucap Tiara pada Ardy . masih dengan menutup hidungnya ,membayangkan saja Tiara masih merasa mual .


"Bukan nya itu salah satu juice favorit kamu ." ucap Ardy .


"Itu dulu mas , sebelum aku hamil . Mungkin ini keinginan anak kamu yang tidak suka jus Alpokat ." ucap Tiara .Ardy jadi teringat kejadian beberapa hari yang lalu , dengan kue kesukaan Tiara yang tidak ia suka , tapi tiba tiba ia jadi suka .


"Bisa gitu ya , Apa itu juga bisa terjadi sama Mas ." tanya Ardy .


"Bisa juga ,kalau mas juga ikut ngidam , memang apa yang terjadi mas ." tanya Tiara penasaran .


"Ee sebelum kamu pergi , kamu pernah beli kue tiramisu kan ."Tiara mengangguk .


"Iya waktu itu kepingin sekali , bibik belum pulang Ibu bilang Tiara pingsan . Saat Tiara bangun lihat kue itu sudah ngak selera , jadi Tiara suruh bibik bagi bagi ke yang lain ."Tiara tersenyum menatap Ardy yang juga tersenyum menatap nya sambil mengangguk .


"Maaf Mas tidak peka , ya sudah Mas masuk dulu singkirkan juice nya ." ucap Ardy segera pergi setelah memberikan kecupan di kening istrinya . Tiara malu di lihat para penguna toilet .


"loh ma ,ibu kemana juicenya ." Tara Ardy pada kedua orang tuanya ,yang sudah tidak melihat juice alpokat di mejanya .


"sudah mama habiskan ,biar Tiara tidak melihatnya lagi . Dan bikin dia mual mual ."ucap mama khanza .

__ADS_1


"Mama memang yang terbaik ." ucap Ardy mengacungkan kedua jempolnya pada Mama dan ibu mertuanya .


"Mama pernah merasakan ,Apa yang di rasakan Tiara sekarang , sama seperti saat mama mengandung kamu dulu . mama juga tidak suka juice alpokat . Sekarang giliran kamu , yang harus ngertiin dan ngejaga istri kamu . Karena semua makanan dan minuma, istrimu dulu belum tentu , sekarang dia masih suka . Ini kalau orang jawa bilang gawan bayi ." ucap mama khanza .


"Baik ma , Ardy akan ingat kalau begitu Ardy susul Tiara lagi , Agar dia bisa cepat makan ."ucap Ardy kembali menjemput istrinya . Kasihan sudah lama menahan lapar .


"yuk sayang , mama dah menolong kamu , juicenya dah di habiskan oleh mama ."ucap Ardy saat sampai di samping tiara .


"Terimakasih sayang ." ucap Tiara sambil mengusap pipi suaminya .


"Aww sakit sayang ." pekik Ardy tiara menekan pipi bagian yang lebam .


"hehehe maaf sayang , sengaja ." ucap Tiara sambil cegegesan .


"Ini semua karena ulah teman sinting kamu itu ." ucap Ardy sambil memanyunkan bibir nya mengejek Tiara .sambil mengusap sudut bibirnya yang sudah membiru . Tiara hanya tersenyum mendengar jawaban Ardy.


"Jangan pernah pergi lagi ya , jangan tinggalkan aku lagi , sesak di sini ." Ardy menepuk dadanya sambil merangkul bahu Tiara , dan membawa Tiara masuk ke dalam restoran .


Mereka telah sampai di meja makan .dan mulai makan semua pesanan mereka . Dengan telaten Ardy menyuapi Tiara ,dan menanyakan semua makanan yang akan di suapkan , iatrinya itu mau atau tidak .


"Alkhamdulillah ya Alloh , akhirnya menantuku sadar ,kalau anak ku tidak pernah selingkuh darinya . mudah mudahan ini cobaan terakhir mereka . Kalau lah masih ada mereka sanggup menghadapi dengan kedewasaan mereka ." batin bu andini sangat bahagia melihat perubahan Ardy .tapi tiba tiba dadanya terasa sesak .


"Aw ." pekik bu andini sambil memeganggi dadanya . Yang tiba tiba sesak dan jatuh pingsan .


"ibuu ." teriak Tiara melihat ibu nya pingsan di kursinya . Tiara berdiri menghampiri ibunya .


"Sayang jangan cemas , "ucap Ardy segera menganggkat tubuh mertuanya ke dalam mobilnya .


"mama tolong jalan pelan pelan bersama Tiara . Sayang kamu bersama mama dulu . Biar mas yang bawa ibu ke rumah sakit dulu ya ." ucap Ardy dan berlari keluar duluan dari restoran itu .

__ADS_1


"ibu .." rintih Tiara .


"Sabar ya sayang kita berdo'a semoga ibumu Tidak apa apa ." ucap mama khanza menenangkan Tiara .


Mobil yang di kendarai Ardy dan Tiara sampai di rumah sakit bersamaan . Ardy tetap membopong tubuh mertuanya lari masuk ke dalam rumah sakit di ikuti oleh Tiara .


" Hati hati sayang ." teriak mama khanza .


"Dokter ..dokter tolong selamat kan ibu saya ." ucap Tiara sambil menghampiri Ardy yang membaringkan tubuh ibunya di ranjang rumah sakit .


"Iya Dok , tolong ibu mertua saya , berapa pun biaya nya , berikan yang terbaik untuk nya ." ucap Ardy yang juga ikut panik melihat kecemasan istrinya .


"Akan kami usahakan ,silahkan tunggu sebentar ." ucap sang dokter dan mendorong ranjang rumah sakit ke dalam ruang UGD .


Mama khanza mengelus bahu menantu nya agar tenang .tidak panik kasihan anak yang ada dalam kandungan nya pasti akan ikut panik juga .


"Kamu jangan panik sayang , kandungan kamu lemah bisa bahaya ." ucap Mama khanza menginggatkan Tiara .


"Iya sayang , nas akan lakukan untuk kesehatan Ibu ya . Kasihan anak kita ." ucap Ardy dan meraih tubuh istrinya ke dalam pelukan nya .


Tak lama kemudian Dokter keluar dari Ruangan UGD .


"Bagaimana Dok .keadaan mertua saya ."tanya Ardy . Tiara sudah tak dapat bicara lagi .


" Maaf kita sudah berusaha ,karena dulu ibu andini pernah melakukan operasi jantung , dan kali ini ada kesalahan lagi di jantungnya , mungkin karena banyak nya pikiran dan terlalu lelah , jadi jalan satu satu kita harus bawa bu andini ke singapura , untuk operasi ke duanya ." ucap Dokter itu .


"ke singapura Dok ." ulang Tiara . Ia tau pengobatan ke luar negri pasti mahal . Dia tidak punya uang sebanyak itu .


"lakukan yang terbaik Dok . Urus secepatnya , Kami akan ikuti prosedur dari anda ."ucap Ardy .Tiara tidak bisa membantah ucapan suaminya lagi . Dokter langsung mengurus surat surat keberangkatan bu andini waktu itu juga , untuk segera mendapatkan penanganan .

__ADS_1


__ADS_2