
"Tiara mana tidak bersamamu ." tanya bu andini yang siap siap berangkat ke pesta pernikahan Dimas , dan sedang menunggu di ruang tamu bersama mama khanza,.
"Tiara tiba tiba mual mual Bu , tidak bisa bangun badannya lemas .jadi tidak bisa ikut aku juga ingin menemani nya saja , tapi Tiara bilang tidak enak sama keluarga Dimas kalau semua tidak datang ." ucap Ardy .
"Ya sudah kalau begitu ibu saja yang temani dia ." ucap bu andini .
"Jangan bu , tiara tidak akan setuju , ibu tidak usah khawatir , Ardy sudah suruh bibi temani Tiara di kamar , Ardy juga tidak akan lama di sana bu , Ardy akan segera pulang temani Tiara lagi jadi Ibu dan mama harus tetap pergi ." ucap Ardy pada bu andini .
"Ya memang kamu harus begitu sebagai suami. Selalu memastikan istrimu baik baik saja . walau kamu dalam keadaan sibuk ." ucap mama khanza , dan bu andini tersenyum karena isi hatinya dah di ucapkan oleh mama khanza .
"Baik ma , ibu ." ucap Ardy .
Ardy kemudian pergi sendiri ke pernikahan Dimas dan putri membawa kado yang jauh jauh hari telah Tiara siapkan .
Sementara bu Andini dan mama khanza pergi di antar oleh sopir pribadi mereka .
Sedangkan pembantu Ardy masuk ke dalam kamar Tiara setelah mendapat izin dari Tiara baru pembantunya berani masuk ke dalam kamar .
"Bu , apa ibuk butuh sesuatu , biar saya yang ambilkan atau saya pijitin kaki ibu , biar enakan sedikit " tanya bibi pelan pelan pada Tiara .
"Tidak usah bibi , bibik ke dapur saja masakan saya makanan . Sepertinya saya sudah lapar lagi ." ucap Tiara .
"Tidak bisa bu , saya takut , saya tidak boleh tinggalkan ibu di kamar sendirian . Untuk makan siang biar pembantu lain yang memasaknya ." ucap pembantu Tiara .
"Bibi kenapa kelihatan begitu takut ." tanya Tiara . Yang melihat ketakutan di wajah pembantunya dan enggan untuk pergi meninggalkan kamarnya dan pergi masak .
"Bukan apa apa bu , saya takut melanggar perintah bapak , saya kena pecat ." ucap pembantunya .
"mas Ardy bilang begitu sama bibi ." tanya Tiara yang di angguki oleh pembantunya , sambil menunduk dengan tangan nya yang memilin milin ujung bajunya .
"jangan suruh saya keluar bu , kalau Ibu lapar saya bisa panggil amel antar makanan ke sini ." ucap pembantunya dengan wajah memelas membuat Tiara tertawa .
__ADS_1
"Ya sudah terserah bibi gimana baiknya saja ." ucap Tiara tidak ingin mempersulit para pembantunya dengan hal hal kecil itu .
"Terimakasih bu ," ucap pembantunya dan mengeluarkan ponsel dari saku bajunya segera menghubungi teman nya untuk membuatkan makanan untuk Tiara , dan mengantar nya ke kamar Tiara .
"wah ponsel bibi canggih benar kenapa apelnya di gigit ." ucap Tiara bercanda setelah pembantunya selesai menghubungi teman nya .
"Ih ibu emang sengaja bu sebagai logo dari hp ini bu ." jawab pembantunya itu tersipu .
"ini juga anak saya yang belikan , katanya biar bisa vidio coll kalau lagi kangen ." jawab nya malu malu .
"oh biar bisa ngobatin rindu sama bibi mungkin ." ucap Tiara .
"Ahh dia mah bukan rindu sama saya Bu . Tapi kangen sama uang saya , tiap hari suruh ngisi pulsa katanya pulsa nya habis di sedot . Ya iyalah habis di sedot , wong tiap hari telponan sama pacarnya . " ucap pembantu Tiara yang membuatnya tertawa , kehadiran pembantunya di dalam kamar nya membuatnya terhibur , tidak merasa sepi lagi .mereka berdua asyik bercerita .
kadang pembantu Tiara sampai lupa kalau yang di ajak bicara adalah majikan nya , malah kebablasan bukan bercerita tapi malah curhat . Bagi Tiara tidak masalah pembantu juga sama dengan dirinya , manusia yang punya kekurangan dan kelebihan . Itu juga yang membedakan kedudukan dan status mereka .
Bagi Tiara pembantu juga patut di hormati ,karena sudah rela kerja di rumahnya meninggalkan keluarga .
"Selamat menempuh hidup baru semoga bahagia dan langgeng selama lamanya ." ucap Ardy sambil menjabat tangan Dimas dan melipatnya untuk putri .
"Amin.....amin..terimakasih sudah hadir ." ucap Dimas dan putri hanya tersenyum .
"Alkhamdulillah , maaf sangat di sesalkan , Tiara tidak bisa hadir di pernikahan kalian , menyaksikan kebahagiaan kalian . Karena tadi pagi tiba tiba dia merasa tidak enak badan ." ucap Ardy menyampaikan ketidak hadiran Tiara .
"Tidak apa apa ,bawaan ibu hamil , yang penting kesehatan dia , juga kebahagiaan kami ." ucap Dimas tidak mempermasalahkan ketidak hadiran Tiara .
"Kalau begitu , saya minta maaf tidak bisa lama lama di sini , dan saya harus pamit pulang takut terjadi apa apa sama Tiara ." ucap Ardy yang membuat Dimas kagum akan sikap Ardy yang sebenarnya terhadap Tiara .
"Silahkan , memang dia lebih butuh banyak pengawasan dalam keadaan nya sekarang ." jawab Dimas berbesar hati .
Ardy segera meninggalkan Dimas dan Putri . Putri juga kagum dengan perhatian Ardy kepada Tiara .
__ADS_1
"Suami mbak Tiara sangat perhatian ya ." ucap putri .
"Mas juga akan lebih perhatian padamu . Melebihi dia ." ucap Dimas yang tak mau pesonanya di kalahkan oleh Ardy di depan istrinya sendiri .
"harus kalau tidak aku akan bawa lari anak kita dari mas Dimas ." ucap Putri membuat Dimas tertawa .
"Anak kita yang mana , emang kita dah pernah buat anak ." ucap Dimas yang dapat cubitan dari Putri .
"aw sakit mas kan bercanda , memangnya kamu mau kita punya anak berapa ." tanya Dimas pada putri sambil membawa putri untuk dusuk di pelaminan .
"Dua anak saja cukup mas ." ucap Putri .
"Itu terlalu sedikit sayang ,mas maunya 6 atau 12 ." ucap Dimas .
"memangnya kita mau buat ajang perlombaan atau klub sepak bola ." ucap putri melotot pada Dimas . Membuat Dimas tertawa .
Ardy telah sampai di rumah . Ia langsung berlari ke kamar Tiara . Tepat saat itu Tiara di dalam kamar sedang makan dengan lahap .
Tok...tok...tok..
"Masuk ."jawab Tiara dari dalam kamar .Pembantu Tiara oergi membuka kan pintu ia terkejut melihat Ardy telah berdiri di depan pintu .
"loh Bapak sudah pulang atau ada yang ketinggalan ." tanya pembantu nya .
"Tidak ada , kamu sudah boleh pergi ke belakang ." ucap Ardy .
"Baik pak ." jawab pembantunya dan pamitan pada Tiara untuk pergi ke belakang . Kini tinggal lah Ardy dan Tiara yang ada di dalam kamar .
"Mas cepat sekali perginya , cuma 30 menit ." Tanya Tiara heran pada suaminya itu .laki laki yang tampan tapi otot otot badannya masih kelihatan kekar walau pakai kemeja .
"Mas kangen sama kamu , tidak bisa mas lama lama jauh darimu ." ucap Ardy ngegombal yang bikin Tiara tertawa terbahak bahak .
__ADS_1