My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 88


__ADS_3

Lelah ku sembunyi , di balik senyumku


Hanya karena tak ingin ada pertengkaran di antara kita berdua,


Lelah kumenanti , hilangnya tirani


Namun hatimu tak bernurani ,bak berharap hujan di terik sang mentari


Puaskanlah puaskanlah selangi nafas masih ada


sekarang , silahkan engkau pergi , kejarlah semua mimpi mimpi indahmu .


Terlalu lama ,terlalu banyak ,terlalu sering , kau sakiti hati ini , hanya karena ego diri .


Kasih akhirnya akhirnya ku tak sanggup mendampingi dirimu .


...----------------...


"tentu dong sayang , aku sangat menyayangimu , apa kamu masih meragukan itu ." tanya Nagita .


"kalau kamu sayang sama aku , tolong pergi dari ruangan aku sekarang juga . Aku tidak bisa kerja kalau kamu ada di sini ." pinta Ardy .


"Aku tidak mau ."protes Nagita


"Jadi kamu mau tetap di sini ."tantang Ardy .


"Ya aku mau pastiin kamu tidak dekat dekat dengan perempuan itu . Aku tidak sudi kamu di dekati dia ."ucap Nagita .


"Oke , kalau itu memang mau mu ." ucap Ardy menuju meja kerjanya . Ia merapikan berkas berkasnya dan laptop kerjanya .


" Kamu tetap mau di sini , silahkan ." ucap Ardy . Nagita tersenyum bahagia , dan pergi menuju sofa duduk di sana seperti biasanya . Nagita baru saja duduk , Ardy segera pergi keluar dari ruangan kerjanya itu .


"Ardy , kamu mau kemana ." panggil Nagita yang melihat Ardy pergi membawa laptop dan berkas berkas kerjaan nya . Tanpa perdulikan panggilan Nagita , Ardy masuk ke dalam ruangan kerja mutiara dan mengunci pintunya dari dalam .

__ADS_1


"pak Ardy , apa yang bapak lakukan ." tanya mutiara terkejut dan berdiri melihat kelakuan Ardy . Dengan membawa laptop dan berkas berkas ke ruangan kerjanya . Tergopoh gopoh mendekati Ardy .


"Sudah kamu diam aja , kerjakan tugas kamu . Saya ingin bekerja di ruangan ini ," jawab Ardy . Baru saja mutiara akan bicara . Terdengar suara pintu di gedor gedor .


"Ardy , Ardy buka pintunya . Kamu tidak boleh kerja satu ruangan dengan perempuan itu ."Teriak Nagita . Mutiara menoleh ke Ardy dan ke pintu bergantian


" kamu ngapain , udah jangan perdulikan dia ,kamu kembali kerja . Nanti leher kamu sendiri yang sakit . Anggap saja itu musik yang soundsistimnya lagi eror ."ucap Ardy . Yang kembali fokus ke arah laptopnya . Tanpa menoleh ke arah lain .


Mutiara mengambil earphone dan ia sematkan ke telinganya,. Dia masih butuh pekerjaan itu . Maka karena itu ia harus siap segala galanya dengan gangguan gangguan yang akan terjadi . Di hari kemudian .


"Ardy benar benar kurang ajar , Bahkan di depan aku dia terang terangan masuk ke dalam ruangan perempuan kampungan itu . " ucap Nagita yang semakin geram dengan ulah Ardy .


Nagita pun pergi meninggalkan kantor Ardy dan pulang ke rumahnya sendiri , sampai di rumah ia melemparkan tasnya dan melemparkan badan nya ke atas tempat tidur nya . Kesal dengan kelakuan Ardy .


"Nagaimana cara aku , agar Ardy tidak marah lagi dengan ku , dan hubungan kita bisa kembali lagi seperti dulu ." ucap Nagita mencari cara untuk menaklukan kembali hati Ardy .


Mama khanza yang baru pergi menemui teman arisan nya yang dulu ,berniat akan berkunjung ke rumah Nagita .


Mama khanza tau alamat tempat tinggal nagita,. Nagita tidak tinggal bersama orang tuanya . Karena orang tua Nagita tinggal berpindah pindah karena bisnis .


Mama khanza telah sampai di tempat tinggal Nagita . Pintu pagar rumahnya terbuka dan langsung saja mama khanza berjalan ke dalam . Dengan langkah pelan mama khanza sampai di depan pintu utama .saat akan mengetok pintu .


"Halloo.. Aku butuh bantuan kamu ."mama khanza mengurunkan niatnya untuk mengetuk pintu . maksud hati mama khanza ingin memberi beri kesempatan Nagita untuk menyelesaikan kepentingan nya bicara telpon bukan maksud untuk menguping .tapi Alloh telah berencana lain .


"Aku ingin kamu lakukan sesuatu kepada Ardy . Apa saja terserah kamu , yang pasti saat itu aku akan datang sebagai pahlawan penolongnya .c ucap Nagita yang membuat mama khanza membungkam mulut nya . Untung juga ia tidak memakai sepatu haigheels .


" ya iya dong , aku tak mau melepaskan laki laki itu . Apa lagi mamanya , sudah merestui hubungan aku sama dia , jadi mudah banget untuk aku masuk kembali , dalam kehidupan dia . Apa lagi mamanya percaya begitu saja .kalau selama ini aku pergi keluar negri . Pembantu aku juga top sandiwaranya . Hahaha ."lanjut Nagita dengan tertawa puas .


" Aku tidak mau dong ATM berjalan aku kepas begitu saja ,hahaha ."Nagita tertawa lepas ngobrol bahagia dengan temanya , tanpa menyadari kalau ada orang lain yang mendengarnya .


Mama khanza hanya bisa geleng kepala dengan mulut masih tertutup , perasaan nya tidak menentu karena sudah tertipu dan di bohongi oleh Nagita .


Mama khanza segera pulang tidak jadi menemui Nagita . Ia ingin segera pulang dan memberi tau Ardy , agar hati hati .karena Nagita akan mengirim seseorang untuk mencelakainya .

__ADS_1


Drtt drttt


Ponsel Ardy tiba tiba berdering memecah konsentrasi kerja Ardy . Mutiara juga hanya melirik sebentar saat Ardy mengambil ponselnya


"Mama ."gumam Ardy dan segera mengeser tombol hijaunya .


"Hallo Ardy ." panggil mama khanza di seberang


"iya ma ,ada apa .?" tanya Ardy dengan tangan masih mengetik di laptop .


"Sekarang mama tau siapa Nagita yang sebenarnya ."ucap mama khanza .


"Maksud mama ."tanya Ardy tidak paham maksud mamanya .


"Sudah pokoknya kamu sekarang , tidak usah dekat dekat lagi Nagita . Dia hanya ingin manfaati kamu . Dan satu lagi kamu harus hati hati ya , mungkin akan ada seseorang yang datang ngejahatin kamu , orang itu suruhan Nagita ."ucap mama khanza .


"Suruhan Nagita ma , mama tahu dari mana ." tanya Ardy semakin penasaran .


" itu nanti sampai rumah mama ceritain . Yang penting sekarang kamu hati hati jaga diri baik baik , jangan sampai kau kenapa kenapa ." pesan mama khanza .


"Iya ma ,"ucap Ardy sambil menutup sambungan telepon nya . Mutiara hanay melirik Ardy , tapi tak ingin banyak tanya soal pribadi Ardy .Nanti masalahnya akan semakin berkepanjangan dengan Nagita .


"Saya keluar sebentar ya ." ucap Ardy yang hanya di angguki oleh Mutiara .


Ardy segera mencari keberadaan Nagita di ruang kerjanya


"Alkhamdulilah , Ternyata dia telah pergi , tapi apa jangan jangan mama bertemu dengan Nagita di jalan ya ." hati Ardy bertanya tanya dari mana mamanya bisa tau niat jahat Nagita .


"Tapi syukur Alkhamdulillah mama sudah menyuruhku untuk menjauhi dia . Setidaknya aku tidak ada lagi beban dan tekanan dari mama , agar aku kembali lagi kepada nagita ." ucap Ardy sambil berjalan kembali lagi ke ruang kerja mitiara .


"loh kok kembali lagi ." tanya Mutiara , di mana dia tadi sudah mengucap syukur karena Ardy pergi dari ruangan nya .


"lohh suka suka saya lah ,kantor kantor saya ." jawab Ardy dengan jahil , ia ingin mengembalikan kembali kedekatan mutiara dan dirinya .

__ADS_1


__ADS_2