
Sudah satu minggu bu andini sadar dari komanya setelah mendengar ucapan Ardy .hati Tiara sangat bahagia melihat ibunya telah pulih kembali .
"Ibu tidak boleh lelah dan banyak pikiran lagi .jangan khawatirkan Tiara lagi . Mas Ardy sudah berjanji berulang kali pada ibu kan,Tiara dan mas Ardy tidak mau ibu kenapa napa lagi ."ucap Tiara sambil menyuapi ibunya .
"Ardy minta maaf ya ,bu . Karena Ardy telah gagal jadi menantu yang baik , sehingga membuat ibu mengabaikan kesehatan ibu sendiri , karena keegoisan Ardy . " ucap Ardy yang mengatakan penyesalan nya sambil duduk di samping bu andini , dengan tangan bu andini di genggaman nya .
"Ibu tau kamu sudah kembali.jadi menantu ibu yang baik . Kalau tidak kamu tidak akan membawa ibu sejauh ini untuk berobat . Ibu juga sudah memaafkan mu , jangan lagi merasa bersalah . Cuma satu ibu minta darimu , mulai sekarang jaga baik baik anak dan cucu ibu ."ucap bu andini .
"Pasti bu , Ardy akan menjaga mereka , karena mereka semangat hidup Ardy ." ucap Ardy dengan sungguh sungguh .Bu andini melihat kesungguhan itu dengan hati yang lega dan bahagia . Kesehatan bu andini pelan pelan telah pulih . Dokter juga sudah mengijinkan nya untuk kembali pulang ke indinesia .
Mama khanza sangat bahagia mendengar besan nya akan segera pulang ke tanah air . Mama khanza membuat acara syukuran penyambutan bu andini yang pulang dengan sehat dan selamat .Ardy dan Tiara juga tidak tau kejutan yang di buat oleh mama khanza .
Semua tamu menyambut kedatangan bu andini dengan ramah , membuat bu andininterharu dengan sambutan dan kejutan yang buat oleh besan nya .
"Terimakasih banyak , sudah repot repot membuat acara syukuran untuk saya , jeng ." ucap bu andini kepada mama khanza . Dan seluruh tamu yang telah memenuhi rumah itu
" sama sama mbak yu , kita adalah keluarga jadi mbak yu jangan terlalu sungkan . Jadi sudah selayak nya kami menyambutmu dengan syukuran kecil kecilan dan mengundang anak anak yatim . Bukan kah Tiara sangat menyukai anak yatim ." ucap mama khanza dengan tersenyum .
"Mas ," Tiara memanggil Ardy karena melihat Dimas dan Rio juga datang di acara syukuran itu .Tiara takut Ardy akan marah kembali .
"Iya sayang , ada sesuatu yang harus mas lakukan ." tanya Ardy yang datang menghampiri Tiara , Ardy baru saja berbincang bincang , dengan tamu yang hadir di acara syukuran itu juga .
__ADS_1
"Mas , ada Rio dan Dimas di luar , mungkin mama yang mengundang mereka ." ucap Tiara dengan hati hati , sambil memilin ujung bajunya tqkut kalau Ardy salah paham lagi padanya .
Ardy tersenyum melihat ketakutan Istrinya . Dan dengan lembut Ardy meraih tangan istrinya agar tidak memilin milin bajunya .
"Kenapa kamu gugup sayang . Apa karena gugup akan bertemu dengan Rio ." goda Ardy pada Tiara .tapi malah mendapat cubitan di perut oleh Istrinya .
"Aww sakit." Ardy melotot manja pada Tiara .
"Aku tu lebih takut kalau mas Ardy marah , ketimbang gugup untuk bertemu dengan Rio . Mereka tidak membawa efek untuk aku ." ucap Tiara dengan wajah cemberut .
"Iya iya sayang ..jangan cemberut dong . Mas percaya kok sama kamu , mas sudah buang jauh jauh rasa cemburu dan curiga itu sama kamu , mulai sekarang mas sudah percaya sama kamu , kamu tidak akan macam macam di belakang mas , cuma satu yang mas pinta darimu , jangan senyum genit kepada laki laki lain." ucap Ardy yang membuat Tiara melayang kan kembali cubitan ke perut suaminya .
"Aku ngak pernah genit ya mas ,sama laki laki lain .mas Ardy aja yang cemburunya kelewatan ."Gerutu Tiara yang membuat Ardy tertawa .
"Jadi gimana , mas mau temui mereka tidak , Tiara dengar mas Ardy dan Dimas sempat adu jotos saat di kantor . Apa itu yang membuat muka mas Ardy lebam lebam waktu itu ."tanya Tiara bernada mengejek kepada suaminya , karena wajahnya lebam beberapa hari lamanya .
Ardy berdehem dan pura pura merapikan jas nya .
" Oh itu dah biasa bagi laki laki ."jawab Ardy yang lagi lagi membuat Tiara memajukan bibir nya kedepan .
"Bibirnya bibirnya jangan bikin mas ingin menikmati itu , di sini banyak orang sayang ." bisik Ardy membuat Tiara segera membungkam mulutnya . bisa gawat kalau itu benar benar terjadi .
__ADS_1
"kalian berdua masih di sini . Dimas dan Rio sudah datang di depan . Cepat temui mereka , Ardy , walau bagaimana mereka berdua yang telah menjaga Tiara dan ibunya selama kesusahan ."ucap mama khanza yang membuyarkan candaan Ardy dan Tiara .
"Iya ma ." jawab Ardy dan Tiara yang langsung pergi menemui Dimas dan juga Rio .
"Selamat datang di acara sederhana kami ." ucap Ardy sambil menjabat tangan Rio dan Dimas bergantian .
"Terimakasih anda sudah mengundang kami berdua .sebuah kehormatan bagi kami bisa hadir di acara ini . Dan saya pribadi ingin minta maaf dengan apa yang telah saya lakukan waktu itu .Maaf kan saya , karena saya terbawa emosi ." ucap Dimas pada Ardy dengan canggung .
"Tidak masalah , saya malah sangat berterimakasih pada kalian berdua ,yang ternyata kalian berdua telah banyak menolong dan membantu istri dan ibu mertua saya ." ucap Ardy , Ardy tersenyum pada Rio sambil menjabat tangan Rio .
"Maafkan saya ya yang telah membabi buta , menuduh anda yang tidak tidak .saya benar benar minta maaf ." ucap Ardy sedikit membungkuk sebagai rasa hormatnya .
"Tidak apa apa , jangan di ambil hati , kesalah pahaman memang sering terjadi karena kurangnya miskomunikasi . Tapi kesalah pahaman jangan di biarkan berlarut larut , hanya akan semakin rumit ." ucap Rio dengan bijak .
"hemm , sejak kapan kamu jadi begitu bijak , jangan jangan karena bogem pak Ardy ." ejek Dimas pada Rio yang dia rasa sangat bijak mendapatkan permintaan maaf dari Ardy , Biasa dia bodoh amat terhadap sebuah masalah .
Ardy dan Tiara ikut tersenyum mendengar ucapan Dimas kepada Rio . Rio juga ikut tersenyum cengegesan .
"hehehe , semenjak aku tau , kalau dunia ini sebenarnya hanya selebar daun kelor ." jawab Rio sambil menebarkan pandangan nya ke semua tamu undangan yang semuanya berpasang pasangan .
"Selebar daun kelor kamu bilang , kamu nya aja yang sampai sekarang tidak menemukan orang yang bisa kamu ajak gandengan menghadiri perayaan ." ucap Dimas mengejek Rio .
__ADS_1
"Iya ya kayaknya . Sepertinya aku terlalu banyak bergaul dengan orang orang yang sudah berumah tangga , sehingga pikiran aku sekarang mulai galau , kalau melihat ada pasangan suami istri yang tertawa bahagia . Apa lagi melihat pasangan yang minggu depan akan melangsungkan pernikahan nya ." sahut Rio yang membuat Ardy dan Tiara tertawa .