My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 130


__ADS_3

Nagita segera melepaskan lengan Ardy . Ia menatap ke sekeliling ia baru sadar kalau sedang berada di sebuah perkampungan .


"Bukankah ini perkampungan Arungan tempat Tiara di sekap . Kenapa Ardy bisa ke sini ."batin Nagita bertanya tanya .


"Sayang , ngapain sih kita ke kampung kayak gini . Lebih baik kita pulang saja , aku ngeri lama lama berada di tempat seperti ini . Ini tempatnya kelihatan nya sangat serem dan angker ." ucap Nagita berharap Ardy mau kembali .


"Tidak apa apa , kita kan ada bawa bodyguard . Aku ingin tunjuki sesuatu ke kamu ."ucap Ardy .


"Ardy , aku mau pulang saja ." rengek Nagita yang ingin keluar dan berusaha membuka pintu mobil . Tapi percuma saja pintu mobil dan kaca mobil telah di kunci oleh kang ujang . Sesuai perintah Ardy sejak Awal .


" kita sudah hampir sampai , lagian kenapa sih kamu mau buru buru mau pulang , memangnya kamu tidak mau bermesraan dengan laki laki pilihan kamu selama ini ." ucap Ardy bernada sindiran .


"Maksud kamu apa sayang ." tanya Nagita tapi tidak di gubris oleh Ardy ., ia hanya tersenyum simpul penuh makna , hingga mobil mereka belok ke blok D , membuat Nagita semakin pucat .


"Jadi Ardy sudah tau kalau perempuan sialan itu ada di sini ." batin Nagita dengan wajah tegangnya .


"Aku mau pulang , hentikan mobilnya Ardy ." ucap Nagita setengah berteriak membuat Ardy memandangnya dengan wajah kesal .


"Kamu bisa diam tidak ." tanya Ardy ketus . Tapi belum sempat Nagita menjawab ,mobil yang mereka tumpangi sudah belok dan terparkir di depan rumah sederhana , tapi terasa nyaman untuk di tempati .


"Kita sudah sampai , turun ." ucap Ardy dengan menaikan intonasinya suaranya .


"Aku tidak mau Ardy , aku mau pulang ." ucap Nagita yang melepaskan tangan Ardy dari lengan nya dan hendak lari . Tapi percuma pengawal Ardy sudah menutup jalan dengan tubuh besar mereka .


"Ayo kita temui wanita yang kamu benci selam ini ." ajak Ardy sambil menarik Nagita hingga sampai ke depan pintu yang tempati Tiara selama ini .


TOK.....TOK....TOK


Ardy mengetuk pintu tanpa memberi salam . Ardy berharap agar Dimas yang akan membuka pintu tersebut .

__ADS_1


"Ardy ." lirih Dimas yang kaget melihat saingan nya telah berdiri di depan pintu , tepat di hadapan nya .


"Aku ingin bertemu dengan pacarku ." ucap Ardy tanpa basa basi .


"Anda gila , di sini tidak ada siapa siapa ." jawab Dimas yang menutup pintu dengan tubuhnya , agar Ardy tidak bisa melihat apa yang ada di dalam .


"Minggir ." ucap Ardy menarik tubuh Dimas ke samping dan masuk ke dalam rumah .


"Tiara , Tiara sayang ."panggil Ardy sambil berlari ke sana kemari mencari tiara ke segala sudut ruangan dan kamar kamar yang ada di situ .


"Tiara , itu sepertinya suara Nak Ardy ." ucap bu andini yang mendengar teriakan Ardy . Tiara masih terbaring lemah di tempat tidurnya .


Tiara yang juga mendengar suara Ardy , segera bangun dan keluar kamar dengan jalan tertatih di bantu bu andini .


"Mas Ardy ." lirih Tiara memanggil Ardy . Ia sangat bahagia melihat Ardy datang mencarinya . Di kamar depan .


"Tiara sayang ." jawab Ardy sambil menoleh ke arah suara dan menatap Tiara . Ardy segera berlari mendekati tiara dan memeluk tubuh Tiara dengan erat .


"Aku baik baik saja mas ." jawab Tiara yang sudah lupa dengan demam nya yang ia rasakan selama dua hari ini .


"Kamu sakit ." tanya Ardy sambil meletak kan punggung tangan nya di kening Tiara . Ia bisa merasakan hawa panas di badan Tiara saat Tiara berada dalam pelukan nya.


"Aku tidak apa apa sayang , aku hanya kangen sama kamu Yang ." ucap Tiara sambil membenamkan wajahnya di dada Ardy .


Dimas tidak sanggup menyaksikan kemesraan Tiara dan Ardy .mereka saling melepaskan kerinduan mereka dengan saling berpelukan dengan erat di depan matanya . Seolah olah mereka tak ingin di pisahkan .


"Ibu , ibu baik baik saja kan ." tanya Ardy pada bu andini setelah melepaskan pelukan Tiara . Tapi Ardy masih tetap merangkul bahu tiara .


"Ibu baik baik saja nak , ibu ingin pulang , ibu tidak betah tinggal di sini ." ucap Bu andini dengan mata berkaca kaca .

__ADS_1


"Ibu tenang saja , Ardy akan bawa ibu dan Tiara pulang selamat sampai tujuan . Tinggalkan rumah ini ."ucap Ardy menyakin kan mereka berdua .


"Tapi bagaimana dengan preman preman itu , mereka akan mencelakai ibu . Mereka mengacam aku akan membunuh ibu kalau aku dekat dekat dengan mas Ardy ."ucap Tiara sambil menekuk wajahnya dengan sedih .


"kejam sekali dia tega keluarkan ancaman seperti itu . Bukan nya dia bilang tidak pernah menyakitimu seujung kukupun ." ucap Ardy .


"Apa maksud mas Ardy ." tanya Tiara .


"Tidak ada apa apa . Cuma ada yang harus kalian ketahui . Yuk kita keluar , kita bicarakan di luar saja ."Ajak Ardy keluar .


Tiara dan ibunya pun ikut keluar seperti permintaan Ardy .Tiara berjalan pelan sambil di peganggi oleh ibunya .


Sementara di luar Nagita dan Dimas sedang berdebat saling menyalahkan satu sama lain .


"Kenapa , pak Ardy sampai bisa datang ke sini ." bentak Dimas kepada Nagita kesal sekakigus panik . Kalau sampai Ardy membeberkan semua ini kepada Tiara .kalau semua ini adalah rencananya . Maka hancur sudah hubungan nya bersama Tiara akan tinggal kenangan .


"Mana aku tau , tiba tiba saja dia mengajak aku ke sini ."ucap Nagita ketus karena di salahkan .


"Kalau sampai terjadi apa apa dengan hubunganku dengan Tiara , kamu tanggung sendiri akibatnya ." ancam Dimas dengan geram .


"Lah , ini semua kan ide gilamu ." ketus Nahita seakan angkat tangan dari semua yang sekarang sedang terjadi .


"Aarrhh ." erang Dimas dengan wajah kesal ,kecewa dan panik bercampur jadi satu .


Ardy , Tiara dan bu andini keluar dari dalam rumah . Mereka menghampiri dan bdrdiri di depan Dimas dan juga Nagita yang di kelilingi oleh 0ara pengawal Ardy .


Wajah Dimas terlihat pucat dengan merapatnya Tiara dan bu andini yang berdiri di depan nya .Dia menunduk pasrah dengan resiko yang telah ia lakukan .Meski hati kecilnya masih berharap Ardy Tidak akan membeberkan apa sebenarnya yang terjadi pada Tiara dan bu andini .


"Mas Ardy katanya ingin bicara sesuatu ."tanya Tiara yang menunggu apa yang akan di katakan oleh Ardy dengan rasa penasaran yang tinggi , membuat wajah Dimas dan Nagita berubah menjadi pucat . .

__ADS_1


"Tiara , ibu kalian berdua harus tau , apa sebenarnya yang terjadi kepada kita , semua karena perbuatan licik, dari dua manusia di hadapan kita ini ." ucap Ardy dengan tegas membuat Tiara shock mendengar penjelasan Ardy .


__ADS_2