My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 52


__ADS_3

Haruskah ku jalani saja , terluka karna untuk bartahan


Kau cari alasan , pergi meninggalkan ku sendiri


Teganya kamu begini


Beratku tuk ku melangkah ,pergi bawa derita


bukankah seharusnya kita bersama


Menjalankan hubungan kita berdua ,haruskah diriku terima segalanya


Sadarkah dirimu aku disini ,terasa diriku tak kau hargai


...****************...


Dimas merasa senang dan nyaman menjalani hubungan dengan mutiara tanpa ikatan status . Entah kenapa , setiap kali ingin mengatakan cinta , lidahnya terasa kaku . Dia jadi malu setengah mati kepada mutiara , mau menatap wajahnya pun ia tak punya keberanian .


"Maafkan aku Tiara ,nyaliku sangat ciut ,lidahku kelu untuk mengutarakan isi hatiku .aku bahagia tetap bersamamu ,memberimu perhatian yang lebih untukmu . Aku tidak perduli dengan status hubungan kita , Aku telah bahagia bisa memanggilmu sayang ."gumam Dimas dalam hati .


...----------------...


Jam pulang kerja telah tiba , mutiara sedang mempersiapkan diri untuk pulang . Tiba tiba pintu ruangan mutiara terbuka tanpa di ketuk lebih dulu .membuat mutiara hampir jantungan . Ternyata Ardy yang masuk ke dalam ruangan nya .


"Kamu mau pulang naik taxsi , atau saya antar saja ."ucap Ardy , yang membuat mutiara semakin kesal karena sudah mengagetkan nya .


"saya mau pulang pakai angkutan umum saja ,"ucap mutiara jutek .


"kalau begitu biar saya antar kamu pulang saja . Biar saya bisa memastikan kalau kamu aman sampai rumah ."ucap Ardy .


"Tidak perlu , saya bisa pulang sendiri ."ucap mutiara .


"Angkutan umum tidak aman untuk kamu ."ucap Ardy .


"Ya sudah , saya pulang sendiri naik taxsi saja .Bapak pulang saja dulu , Kalau masih ada pekerjaan untuk saya , bapak taruh saja di meja bapak , nanti saya akan ambil sendiri ."ucap mutiara dengan nada suara yang masih sama

__ADS_1


Ardy yang melihat mutiara belum bisa di ajak ngobrol dengan santai , Ardy pun pergi meninggalkan ruangan Mutiara , mutiara langsung menghembuskan nafas dengan lega tanpa ada Ardy di ruangan nya .


Mutiara segera keluar dari kantor saat di rasa tak melihat bayangan Ardy .Mutiara segera menyetop taxsi untuk pulang .


" O ya bagaimana kalau aku menyusul Dimas ke kamapusnya . Kan Dimas bilang masih lama di kampus nya . Mungkin sampai larut malam ."gumam Mutiara .


Mutiara segera menyuruh sopir taxsi membawanya ke kampus Dimas . Tak berapa lama mutiara telah sampai di kampus Dimas . Ia sengaja tidak mau memberi tau kedatangan nya pada Dimas . Mutiara ingin memberi Dimas sebuah kejutan .


Mutiara terus berjalan santai ke halaman belakang kampus .tidak ada lagi suara mahasiswa di kampus itu . Hanya terdengar suara cekikikan kecil dari benerapa mahasiswa di samping kampus .


"seoertinya dia dikantin ."gumam Mutiara .


"Mau cari siapa dek ." tanya satpam kampus yang tiba tiba datang mendekatinya .


"Oh saya mau mencari Dimas , apa dia masih ada di kampus atau sudah pulang ."tanya mutiara .


" Oh Dimas belum , sepertinya mereka sengaja mau pulang terlambat , katanya ingin menyelesaikan tugas nya ."ucap pak satpam .


"Boleh saya menemuinya ."tanya mutiara .


"makasih pak ."ucap mutiara .


"sama sama dek ."jawab pak satpam .


Mutiara segera menuju ke arah yang di tunjuk oleh pak satpam . Ia sudah pernah datang beberapa kali ke kampus Dimas . Karena Dimas pernah mengajak mutiara datang ke kampus untuk menemui teman Dimas . Sehingga Mutiara sudah sangat hafal dengan lokasi kampus Dimas .


Mutiara berjalan sambil menahan rasa canggung di lihat oleh mahasiswa lain. Kepalang basah mutiara telah sampai di kampus kalau tidak jadi menemui Dimas .


Langkah Mutiara terhenti seketika , dari jauh mutiara melihat Dimas duduk bersama teman teman nya ada laki laki dan perempuan . Yang membuat mutiara menghentikan langkah adalah , seorang gadis yang lebih muda dari Dimas duduk di sampingnya ,sambil mengupas buah jeruk dan menyuapi Dimas . Sambil ikut mengintip laptop Dimas dengan badan menempel . Hati dan mata mutiara terasa sakit .


"Kenapa hatiku terasa sakit , mereka bercanda begitu mesra , apa kedatangan ku di waktu yang salah atau benar . Apakah dia pacar Dimas , inikah yang membuat Dimas tak pernah menyatakan isi hatinya padaku .karena dia dah punya pujaan hati sendiri ." gumam mutiara .


Mutiara berjalan mundur secara pelan . Dan membalik kan badan dan pergi meninggalkan kampus Dimas tanpa menemui Dimas .


" Bagaimana dek ,sudah bertemu Dengan Dimas ."tanya pak satpam saat melihat mutiara keluar dari kampus .

__ADS_1


"sudah pak , terimakasih . Permisi ." ucap mutiara sambil membalik kan badan dan air matanya menetes begitu saja .pak satpam sempat merasa aneh melihat wajah mutiara , tapi ia tidak mau ikut campur dan menanyakan apa yang terjadi .


...----------------...


Sementara Dimas ia menyerahkan laptop di pangkuan nya ke teman perempuan yang ada di sampingnya yang di lihat oleh mutiara tadi .


"Ini tugasmu sudah selesai ."ucap Dimas .sambil menyerahkan laptopnya .


"Wah ...makasih kak Dim yang ganteng ."ucap perempuan yang di samping Dimas .


"Halah yuli , kamu mah kalau ada maunya saja . Baru mau nyuapin Dimas buah , kalau tidak ada boro boro ."ejek teman laki laki di samping dimas .


"Itu udah jadi hal biasa ."ucap Dimas cuek .


" Itu sebagai tanda terima kasih aku ."jawab yuli sambil tertawa .


" mana buah buahan aku , kamu lanjutkan dan pelajari aja itu yang udah aku tulis . Aku mau lanjut makan buah , aku sudah lapar banget ." ucap Dimas sambil meraih buah dan pisau kecil dari tangan yuli .


Dimas melanjutkan makan buah tanpa mempedulikan yuli yang sedang konsentrasi dengan pelajaran nya .


...----------------...


Sementara mutiara terus berjalan dengan cepat . Air matanya juga terus menetes .


"Apa Dimas memperlakukan semua wanita , seperti dia memperlakukan diriku .? Dia mesra kepada semua wanita . Sedangkan aku wanita bodoh ,yang dengan mudahnya jatuh cinta padanya .menaruh seluruh isi hati padanya ."ucap mutiara sambil menghapus air matanya . Dengan punggung tangan nya .


Hari sudah semakin gelap , mutiara menunggu taxsi ataupun angkutan ,tapi tak ada satupun taxsi atau angkutan yang lewat .


Rintik hujan pun mulai turun ,mutiara berlari mencari tempat berlindung , agar tak kehujanan . Sementara Dimas dan teman temannya juga memasuki kelas mereka .untuk melanjutkan tugas mereka .


"kenapa aku jadi perempuan harus bodoh . Sudah jelas jelas Dimas tidak mau menemui aku , kenapa aku tetap kekeh datang untuk menemuinya , bodoh , Tiara kamu bodoh ." teriak mutiara yang terus berjalan . Tak menghiraukan hujan dan air matanya berjatuhan .ia harus segera pulang agar tidak telat sampai rumah .


Mutiara terduduk lemas di pinggir jalan . hari semakin gelap jalanan juga sudah lenggang , karena jalan itu bukan jalan besar .mutiara menangis sambil merutuki kebodohan nya sendiri


" kenapa , kenapa aku harus mencintai Dimas , kenapaa..."teriaknya sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan nya .

__ADS_1


__ADS_2