My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 170


__ADS_3

"Sama sama . Tidak masalah kita jalan sekarang ya ." ucap Rio .


"Ya hati hati jalanan pasti licin , karena hujan ." Tiara menginggatkan Rio .


"Siap Bos ." jawab Rio untuk mencairkan suasana agar keduanya tidak terasa canggung .


...----------------...


Sementara Ardy di kantor nya , ia menatap ponselnya yang telah kehabisan baterai , sementara listrik di kantor telah padam satu jam yang lalu .


"Aku harus menjemput Tiara sekarang juga , sebentar lagi hari sudah malam ." ucap Ardy langsung menerobos gelapnya kantor dan derasnya hujan dan segera masuk ke dalam mobilnya .


Ardy segera melajukan mobilnya dengan hati hati karena jalanan pasti akan licin kena guyuran hujan , di tambah tembus pandang yang sangat buram . Sementara jarak ke kampus Tiara masih sangat jauh .


Ardy berusaha memaksimalkan ,berusaha untuk segera sampai ke kampus . Setelah sampai di kampus Ardy segera meraih payungnya dan masuk ke kampus mencari Tiara , karena akan menghubungi Tiara ponselnya juga lowbet .


"Mau cari siapa mas ." tanya seorang mahasiswa yang berpapasan dengan nya .


"Oh saya mau Cari Tiara , Dimana ya kelasnya ." tanya Ardy .


"Tiara ." tanya Mahasiswa itu yang tidak kenal dengan Tiara .


"Apa dia senja ." tanya mahasiswa yang lain .


"Iya Senja . Mutiara Senja ."jelas Ardy dengan cepat .


"Oh senja sudah pulang bersama Rio ." jawab mahasiswa .


"Apa , pulang bersama Rio ." tanya Ardy dengan terkejut dan penuh dengan kekecewaan .


"Iya , mereka baru saja pulang , mungkin baru setengah jam ." jawab mahasiswa itu .


"Mereka naik mobil apa , apa naik sepeda motor ." tanya Ardy yang tidak sabar ingin mendapatkan informasi tentang Rio .

__ADS_1


"Rio pakai mobil , mobil Rio berwarna merah ." jawab mahasiswa itu dengan santai , beda dengan Ardy yang sudah merah menahan marah .


"Mobil berwarna merah , bukan nya tadi mobil itu berpapasan dengan mobil aku di pintu gerbang , tapi kenapa Tiara tidak minta berhenti dan pulang dengan aku , tapi malah memilih pulang di antar oleh laki laki lain ."gumam Ardy dalam hati .


"Oh baiklah terimaksih atas informasinya , saya pamit dulu ." ucap Ardy buru buru untuk pulang dari sana .


Ardy buru buru masuk dan menginjak gas mobilnya dengan cepat . Untuk mengejar mobil Rio . Yang telah di ceritakan mahasiswa tadi .


Derasnya hujan membuat Ardy kesusahan mencari mobil warna merah , yang mengantar istrinya pulang .Tapi Ardy percaya Rio tidak akan mengendarai mobilnya secepat itu dalam keadaan hujan deras .Ardy tidak menyerah ia sedikit mempercepat mobilnya .


"itu mereka ."gumam Ardy ia segera mempercepat laju mobilnya kembali ,tapi tiba tiba mobil merah yang di naiki oleh Tiara berbelok ke lain arah , yang berlawanan ke arah rumah Ardy . Ardy tetap mengikuti kemana arah mobil merah itu berhenti .pikiran Ardy makin berkecamuk .Mobil merah yang di ikuti oleh Ardy berbelok ke sebuah rumah .


"Sial ,bukan mereka ." pekik Ardy sambil memukul setir . Ternyata mereka bukan Tiara atau Rio yang ia kira . Mereka pasangan lain yang kebetulan punya warna mobil yang sama .Ardy benar benar kesal karena telah membuang buang waktunya , membuntuti mobil yang salah .


Ardy kembali melajukan mobilnya dengan harapan masih bisa menemukan Tiara dan Rio di tengah jalan , dan membawa Tiara pulang ke rumah dengan mobilnya sendiri .


Sementara Rio telah memarkir mobilnya di halaman rumah Ardy dan Tiara .


"Kuat kok ." sahut Tiara .


"Aku tidak yakin , kamu tunggu dulu ya biar aku bukain pintunya dulu ." ucap Rio dan segera turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Tiara , sambil membawa payung .


Tiara turun dengan hati hati sambil berlindung di bawah payung yang di pegang oleh Rio .


"Aduh ." rintik Tiara tiba tiba .


"Hati hati ." ucap Rio yang reflek langsung merangkul bahu Tiara yang hampir terpeleset karena lantai yang ia injak licin .


" saya tidak apa apa ." Tiara berusaha menepis tangan Rio yang ada di bahunya , tapi Rio kekeh tak mau melepaskanya . Takut terjadi sesuatu kepada Tiara lagi .


"Kamu masih sakit , aku takut kamu terpeleset ,ini lantai licin sekali ." ucap Rio sambil tetap berjalan dengan Tiara .


Ardy yang juga baru sampai melihat Tiara di rangkul begitu mesra di mata Ardy . Membuat darah Ardy berdesir panas .

__ADS_1


Ardy memarkirkan mobilnya dan menutup pintu mobilnya dengan kasar . Ia berlari mengejar Tiara dan menarik tangan Rio dari bahu Tiara .


"Kurang ajar ." teriak Ardy .


BUGK..Ardy memukul wajah Rio hingga Rio tersungkur ke tanah .


"Mas Ardy ." pekik Tiara yang langsung membantu Rio bangun . Dan mengusap darah yang berada di sudut bibir Rio karena ulah Ardy .


"Lepaskan tangan kamu dari lelaki itu , aku suamimu . Kamu malah selingkuh di belakang aku ." ucap Ardy setengah berteriak , dengan wajah yang memerah , Sambil menarik tangan Tiara agar menjauh dari hadapan Rio .


"Siapa yang berselingkuh , mas . Kita tidak punya hubungan apa apa ." jelas Tiara pada Ardy .


"Kamu pikir , kamu bisa bohongi aku ." teriak Ardy mereka bertiga masih ada di tengah pelataran dengan guyuran hujan yang menguyur badan mereka bertiga .


" jangan salah paham dulu , kami berdua tidak punya hubungan apa apa ." ucap Rio sambil memegangi ujung bibirnya yang terasa perih .


"Sudah Rio , kamu pulang saja . Terimakasih telah mengantar saya pulang , dan saya juga minta maaf atas kekacauan ini ." ucap Tiara yang merasa tidak enak kepada Rio atas perlakuan Ardy .


Rio mengangguk dan melangkah pergi dan langsung masuk ke dalam mobil , kemudian melajukan mobilnya meninggalkan rumah Ardy .


"Mas kamu kenapa sih , pulang pulang langsung pukul orang tanpa tanya apa sebenarnya yang terjadi , kamu itu salah paham , mas ." ucap Tiara yang merasa kecewa dengan sikap suaminya .


"Aku tu dah lama curiga dengan hubungan kalian berdua , dan untung malam hari ini aku bisa memergoki kalian berdua . Secara langsung ." jawab Ardy dengan sarkastis .


"memergoki apa sih mas , kalau kami benar benar selingkuh , tidak mungkin kami berani melakukan di rumah kamu ." ucap Tiara .


"Tentu saja kalian berani . Karena kamu lakukan ini di rumah ku agar aku tidak mencurigai hubungan kalian berdua ." ucap Ardy dengan nada suara yang tinggi . Membuat satpam dan Art rumah mendengar . Mereka mencari arah asal suara , dan mencari tau apa sebenarnya yang terjadi .


setelah mereka tau kalau Ardy yang sedang bertengkar dengan Tiara mereka segera pergi . Tak ingin mereka di katakan lancang menguping atau ingin tau urusan majikan mereka .


Tiara masih bisa berpikir dengan jernih , ia tak ingin melihat kehadiran kedua orang tuanya , dan mengetahui perdebatan mereka , tiara tidak mau terus meladeni suaminya .


"Aku lelah mas , aku mau masuk dulu ." ucap.Tiara dan melangkah masuk melewati Ardy .

__ADS_1


__ADS_2