My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 119


__ADS_3

Tiara terdiam dengar kata kata manis Ardy pagi pagi .


"Masih pagi Mas , ada yang penting ." jawab Tiara yang mengatur nada suara nya biar kedenganran jelas . Tidak serak seperti orang yang baru bangun tidur .Ardy hanya tersenyum mendengar itu .


"Kamu hari ini tidak usah ke kantor dulu ya ." ucap Ardy yang membuat Tiara terbelalak mendengar Ardy melarang nya pergi ke kantor .


"Tapi mas Tiara kan sudahbilang kalaau akanke kantor pagi ini ." ucap Tiara , kalau tidak pergi kerja ia pasti akan bosan tinggal di rumah .


"Jangan bandel sayang . Mas sebentar lagi ke rumahmu antar sarapan , jadi kamu tidak usah bangun masak ya ." ucap Ardy dan langsung menutup telepon nya , ia tak mau dengar protesan dari kekasihnya itu .


"Aneh banget orang mau kerja malah di larang ." gerutu Tiara dan bangkit untuk pergi mandi.


Ardy sudah Rapi dengan pakaian kerjanya , dan siap siap untuk keluar .


"Bi , mama sudah bangun atau belum ." tanya Ardy kepada Artnya .


"Sudah Tuan , bahkan nyonya menyuruh saya masak banyak sekali ." jawab Artnya , Ardy mengerutkan keningnya menatap ke arah meja makan , benar saja telah tertata banyak masakan .


"Masak banyak sekali . .emang akan ada acara apaan ."tanya Ardy .


"Kalau itu saya kurang tau tuan , tuan coba tanya sama nyonya ,"jawab Artnya . Ardy pun menuruti ucapan Artnya , ia pergi menuju kamar mamanya dan mengetuk pintu sebelum masuk .


Tok...Tok...Tok...


"mama .."panggil Ardy .


"Ya masuk ."jawab mama khanza . Ardy masuk setelah di persilahkan oleh mamanya . Walaupun itu kamar mamanya Ardy tetap mempunyai sopan dan santun .


"Mama masak sekali mau ada acara apa ." tanya Ardy sambil duduk di tepi ranjang mamanya .


"Oh mama suruh bibik masak banyak , sekalian kamu bawa untuk Tiara . Tiara kan belum sehat betul , ibunya juga tidak boleh terlalu capek kan . Jadi sekalian ke kantor kamu antar untuk Tiara ."ucap mama khanza sambil menatap putra nya .


"Terimakasih ma , Ardy dah bertanya tanya , mama buat pesta kenalkan Ardy sama anak teman mama ." gurau Ardy sambil tersenyum memeluk mamanya .

__ADS_1


"Kalau begitu Ardy suruh bibik buat bungkus ma ," ucap Ardy dan melangkah pergi meninggalkan kamar mamanya . Mama khanza geleng kepala melihat kepergian putranya .


"Bibik tolong sarapan nya di masuk kan ke rantang ya . Saya mau bawa ke rumah Tiara ."ucap Ardy .


"Baik tuan ."jawab Art Ardy .


Setelah semua sudah siap Ardy pamitan ke pada mamanya .Ardy segera meluncur bersama mobilnya menuju ke rumah Tiara .


"Assalamu allaikum ." salam Ardy saat sampai di depan pintu rumah Tiara .


"Wa allaikum salam , eh Nak Ardy masuk ."ucap bu andini yang membukakan pintu .


"Ibu , ini ada titipan sarapan untuk Tiara dan ibu dari mama ." ucap Ardy sambil menyerahkan rantang kepada bu andini .


"Sampaikan ucapan terimakasih ibu pada mamamu . ibu dan Tiara sudah merepotkan ." ucap bu andini .


"Tidak repot bu ." ucap Ardy .


"Ya sudah kalau begitu kita sarapan bersama , Nak Ardy pasti belum sarapan juga kan ." tebak bu andini . Ardy hanya tersenyum dan mengikuti langkah bu andini menuju ruang tamu .


"Tidak apa apa bu .Biarkan dia cepat sembuh dan banyak istirahat di rumah . Saya minta izin melihat Tiara dulu bu ." ucap Ardy pada bu andini .bu andini hanya mengangguk memberinya izin .


"Selamat pagi putri yang cantik ." sapa Ardy sambil membuka pintu kamar Tiara . Dari suaranya dan langkah kakinya . Tiara tau kalau itu Ardy . Sehingga dia sudah mempersiapkan diri untuk mengerjai Ardy .


"Pagi juga om om galak ." jawab Tiara sambil tercanda .


"Pagi pagi , Mau minta di cubit ya ." gerutu Ardy yang tidak terima di panggil om .


"Hehehe tidak sayang ,aku cuma bercanda , kita ngobrol di ruang tamu saja ya ." ajak Tiara dan menarik tangan Ardy untuk keluar dari kamar .


"Tapi kamu jangan banyak gerak dulu , biar cepat sehat ." ucap Ardy yang menahan badan Tiara agar tidak keluar dari kamar .


"Aku sudah sehat pak Ardy bawel ." jawab Tiara sambil mendongak kan wajahnya untuk menatap wajah Ardy .

__ADS_1


Ardy melihat bibir Tiara yang mengerucut . Sebagai laki laki normal gairahnya terpancing .


"Kamu benar sebaik nya kita di luar saja ." ucap Ardy kemudian . Dan menarik tangan Tiara untuk keluar dari kamar . Membuar Tiara merasa aneh dwngan sikap Ardy .


"Oh apa kalian mau sarapan di meja makan saja ." tanya bu andini melihat Ardy dan Tiara berjalan keluar menuju dapur .


"Iya bu kita makan di meja makan saja ." jawab Ardy


"Mas Ardy ke sini benar benar bawa sarapan ." tanya Tiara saat melihat ibunya membawa dua piring lauk ke meja makan .


"Iya , masak mas bercanda . Ini mama yang menyuruh bibik masak ." ucap Ardy sambil membantu bu andini menghidangkan makanan ke meja makan .


"Tante yang suruh , mas sampaikan terimakasih Tiara sama tante ." ucap Tiara dengan mata berkaca kaca . Ia sangat bahagia di perhatikan oleh orang yang sangat ia sayangi .


"Iya sama sama sayang ,nanti mas sampaikan , ibu tadi juga titip ," ucap Ardy sambil mengelus kepala.Tiara . Membuat Tiara semakin nyaman di samping Ardy . Bu andini tersenyum dalam hati melihat Ardy begitu sayang pada putrinya .


"Ya sudah , yuk makan dulu , bercandanya di sambung nanti lagi ." ucap bu andini pada dua insan yang di landa cinta itu .


"Iya bu ." ucap Tiara .


"Nak Ardy kan juga harus ke kantor tepat waktu , biar nanti kerjaan nya tidak keteteran ,nanti bukan ngerjain pekerjaan malah nambah masalah . Karena datang ke kantor tidak di siplin ." ucap bu andini menginggatkan Ardy , Ardy hanya tersenyum . Karena apa yang di katakan bu andini ada benarnya juga .


Rasanya Ardy tidak ingin menyudahi momen sarapannya bersama Tiara . Ia ingin selalu di sisi Tiara yang kelihatan sangat cantik dan menggemaskan di matanya .


Bahkan ia baru sadar kalau Tiara lebih cantik dari Nagita , hanya saja dulu Tiara pergi ke kantor hanya berdandan apa adanya . Bahkan tidak ada apa apanya dengan dandanan Nagita .Merekapun menyudahi sarapan bersamanya .


"Bu kalau begitu Ardy pamit ke kantor ya ,bu ."ucap Ardy sambil menyalami bu andini .


"Iya Nak kamu hati hati di jalan ."pesan bu andini .


Tiara mengantar kepergian Ardy sampai di teras depan rumah .


"Kamu jangan banyak kerja dulu . Banyak istirahat ya . Nanti aku kesini lagi , saat pulang kerja nanti ." ucap Ardy sambil memandang wajah manis kekasihnya itu .

__ADS_1


"Iya sayang ." jawab Tiara sambil tersenyum .


Melihat bibir ranum Tiara , ingin rasanya Ardy membawa nya ke dalam pelukan nya dan merasakan bibir ranum kekasihnya sepuas hatinya .


__ADS_2