My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 154


__ADS_3

Ardy sebenarnya juga berpikir haruskah , ada anak tiada anak bagi nya itu rejeki dari Alloh . Tanpa Anak dalam rumah tangga nya ia akan tetap mencintai istrinya itu .


"Haruskah kita lakukan itu sayang , kalau hasilnya di antara kita ada yang bermasalah , apa kamu akan kecewa , seumpama diriku ." Ardy terkejut tiba tiba Tiara mengecup bibirnya sambil geleng kepala .


"Pikirkan matang matang sayang , mungkin bisa juga kamu belum hamil , kalau Alloh belum memberi kita anak , karena kita belum pantas di beri amanah itu , anak kan amanah dari Alloh yang harus kita jaga , dan mungkin kita masih sibuk dengan masalah duniawi .Mas juga masih menikmati kebersamaan ini .jadi jangan buru buru sayang .kita juga baru nikah belum lama ." tutur Ardy .


"Bukan begitu , kalau memang di antara kita ada salah satu yang bermasalah , kita bisa pengobatan lebih awal ." jelas Tiara .yang sebisa mungkin dia keluarkan kata kata yang mungkin tidak akan menyinggung perasaan Ardy .


"Ya sudah , sebentar lagi kita pergi untuk cek kesuburan ." ucap Ardy tersenyum sambil mengelus kepala Tiara ,


Tiara membalas senyuman Ardy sambil memeluknya dari samping .


"Apapun yang terjadi Mas maukan berjanji padaku , untuk tetap saling menyayangi dan mencintai satu sama lain ." ucap Tiara sambil mendongak menatap wajah suaminya . Yang masih ia peluk dengan erat , Ardy juga membalas pelukan Tiara .


"Pasti sayang , mas akan tetap menyayangi dan mencintaimu , Mas mencintaimu bukan karena ada apa dan tidak ada apa nya ." ucap Ardy sambil mengecup puncak kepala tiara yang masih ada dalam pelukan nya .


setelah sholat magrib Ardy dan tiara pergi untuk mengecek kesehatan ke rumah sakit .Dokter yang mendengar alasan nya mereka hanya tersenyum . Karena pasangan Ardy dan Tiara bukan pasien pertama yang pernah ia tangani .


"Bapak dan ibu jangan cemas . Usia pernikahan kalian juga masih dini .satu minggu lagi hasil tes akan keluar .silahkan anda datang ke sini lagi ." ucap sang dokter .


"Terimakasih Dok , kalau begitu kami pamit dulu ." ucap Ardy dan Tiara ,segera pamit kepada dokter tersebut .


Ardy dan Tiara saat pergi ke rumah sakit tidak sempat pamit kepada kedua orang tuan nya , hanya titip pesan kepada Artnya . Mama khanza dan bu andini telah menunggu kepulangan mereka di ruang tamu .


"Bagaimana kata dokter ." tanya mama khanza yang juga mewakili isi hati bu andini pada Tiara dan Ardy .


"hasilnya harus nunggu satu minggu lagi ma ." jawab Ardy .mama khanza hanya mengangguk .


"Apapun hasilnya nanti . Kalian tidak boleh menyalahkan satu sama lain . Jika yang keluar tidak seperti apa yang kalian harapkan . Pernikahan bukan hanya persoalan punya anak atau tidak . Tapi pernikahan itu juga untuk meraih surganya Alloh ." ucap mama khanza yang di dengarkan dengan seksama oleh mereka berdua .

__ADS_1


Setelah mendapat wejangan dari kedua orang tuanya Ardy dan Tiara kembali masuk ke dalam kamar mereka .


"Sebenarnya mas sudah siapkan tiket honeymoon untuk kita berdua , sepertinya waktunya tidak tepat ya ."ucap Ardy swdikit kecewa dan duduk di tepi ranjang .


"Loh memangnya kenapa Mas , kita kapan akan berangkat ." tanya Tiara .


"Besok ." jawab Ardy membuat Tiara terkejut .


"kemana ." lanjut Tiara .


"keluar negri , kemungkinan kita di sana bisa semingguan , tapi kalau kita pergi sekarang , kita tidak ada waktu untuk kembali ke dokter untuk mendengarkan hasil pemeriksaan kita tadi tepat waktu ." ucap Ardy kepada Tiara .


"Ya tidak masalah mas , kita bisa minta tolong ke dokter untuk menyimpan dulu , karena kita ada halangan datang di hari itu ." ucap Tiara .


"ya sudah kalau memang kamu setuju , kita berangkat besok ." ucap Ardy .


:Ya tadinya mas pulang mau langsung beri tau kamu sebagai kejutan , tapi malah kamu duluan yang beri mas kejutan , periksa kesuburan ke rumah sakit .hehehe maaf ayo sekarang mas bantuin siap kan barang barang nya ." ucap Ardy sambil mengacak rambut tiara .


Ardy dan Tiara telah nenyiapkan semua barang keperluan yang akan di bawa keluar negri . Setelah semua barang telah siap mereka pergi menemui kedua orang tuanya untuk memberitahu rencannya agar mereka besok tidak terkejut .


Tiara dan Ardy sudah siap untuk berangkat ke luar negri .para Art mereka membantu membawakan koper mereka masuk ke bagasi .


"Sayang kamu ke mobil dulu , mas sepertinya ketinggalan sesuatu di kamar , mas ambil dulu ya ." ucap Ardy segera kembali ke kamarnya .


Tiara yang baru ingin tanya apa yang ketinggalan tak jadi , karena Ardy pergi bagai angin topan .melesat begitu cepat .


"Ini dia , jangan sampai ketinggalan ini , biar bulan madunya semakin bergairah dan benar benar puas ."ucap Ardy sambil tersenyum penuh semangat mengambil beberapa bungkus herbal .dan ia masuk kan ke dalam saku jasnya .


Sementara Tiara memilih menunggu Ardy bersama kedua orang tuanya yang juga ingin mengantarkan kepergian mereka . Hingga Tiara mendengar satpam bicara dengan seseorang di luar pintu gerbang . Memancing perhatian Tiara .

__ADS_1


"Maaf banget ya bu , tidak ada ." ucap satpam sambil mengusir seorang wanita dengan mengendong seorang bayi .


"Ada apa pak ." tanya Tiara dari jauh dan berjalan mendekati satpam nya .


"Tidak ada apa apa bu , semua aman ." ucap satpam sambil mengacungkan jempolnya . Tapi Tiara tidak puas dengan jawaban satpam nya .Tiara berjalan menuju ke pintu gerbang .


C kamu mau ke mana sayang ," tanya Ardy yang sudah keluar dari kamarnya dan melihat Tiara berjalan keluar pintu gerbang .


"sebentar mas ." jawab Tiara tetap berjalan .


"Kita sudah mau terlambat sayang ." ucap Ardy yang tidak di gubris oleh Tiara .


"Apa ada yang minta sedekah pak ." tanya Tiara pada satpam nya .


"Eh ibu kok tau , iya tadi ada ibu ibu minta sedekah sambil mengendong bayi , dan saya bilang tidak ada ." ucap pak satpam .


"Mana sekarang orangnya pak ." tanya Tiara sambil tengok kanan kiri .


"Sudah bu jangan di cari , biasa pengemis hanya cari simpati .belum tentu dia pengemis beneran ." ucap satpam .


Tiara tidak perduli dengan ucapan satpam nya , Tiara tetap mencari hingga melihat seorang ibu ibu yang mengendong seorang bayi .


"ibu ...ibu tunggu sebentar ," panggil Tiara sambil berlari kecil .


Ardy sedikit kesal melihat Tiara mengurusi hal lain ,bukan memikirkan kalau dirinya harus segera berangkat agar tidak ketinggalan pesawat .


Pengemis yang Tiara panggil pun menghentikan langkahnya .


"Ibu memanggil saya ." tanya seorang pengemis dengan jilbab yang lusuh dan sobek di beberapa bagian membuat hati tiara nyeri . Apalagi dengan seorang bayi yang ada di dalam gendongan ibu itu yang sangat mengemaskan di mata Tiara ..

__ADS_1


__ADS_2