
Wajah Tiara bertambah pucat dengan baju basah yang melekat lama di tubuhnya . Tiara segera masuk ke dalam kamar .
Ardy masih tetap mengikuti Tiara masuk ke dalam kamar yang masih dalam keadaan di kuasai oleh perasaan cemburu buta .
"Sudah berapa lama kamu selingkuh dengan dia ." Tanya Ardy kembali kepada Tiara . Tiara tau kamar nya kedap suara maka ia berani meladeni semua ucapan Ardy .
"Aku tidak pernah selingkuh ." ucap Tiara dengan tegas . Ia langsung menyambar handuknya dan masuk ke dalam kamar mandi , tidak lupa ia mengunci pintu kamar mandi dari dalam . Tiara tidak mau ardy menyusulnya ke dalam kamar mandi , untuk melanjutkan pertengkaran nya .
Ardy mengusap wajah dan kepala dengan kasar dan frustasi . Dan ia lampiaskan semuanya dengan menendang guci berharganya hingga hancur berkeping keping .Tiara yang sudah selesai mandi dan berpakaian segera keluar dari kamar manadi .karena mendengar suara barang yang pecah .
"Mas , kamu jangan bertindak kekanak kanak an dan bodoh seperti itu ." tegur Tiara sambil menatap Ardy . Ia lihat Ardy menghancurkan guci kesayangan nya .
"Ya memang aku kekanak kanak kan , sehingga kamu puaskan selingkuh di belakang aku , kamu puas kan dapat laki laki yang lebih baik , lebih muda dan tidak mandul seperti aku kan ." sahut ardy .
Tiara menarik nafas dalam dalam , ia berusaha tidak terpancing emosinya karena ulah Ardy .
"Cepat ganti bajumu dulu , setelah itu kita makan malam bersama , aku dah lapar sejak tadi siang aku belum makan ." ucap Tiara dengan lembut .
"Tidak usah kamu memperdulikan aku , urus saja dirimu sendiri ." ucap Ardy yang segera meraih handuk dan pergi ke dalam kamar mandi . Ardy membanting pintu kamar mandi dengan keras membuat Tiara terkejut. Tapi Tiara hanya bisa mengelus dada saja . Ia ingin pertengkaran ini segera berakhir .
Tiara segera keluar dari kamarnya dan menyuruh artnya cepat cepat membersihkan kamarnya selama Ardy sedang mandi .sementara Tiara sendiri ia menyiapkan masakan untuk makan malam .
"Kalian sudah pulang nak ." tanya bu andini .pada Tiara yang baru keluar dari kamar nya .
Tiara bersyukur kedua orang tuanya tidak sempat melihat pertengkaran nya dengan Ardy .
" Sudah ibu , apa ibu sudah makan ."tanya Tiara .
__ADS_1
"Sudah tadi . Kami semua sudah makan , tinggal kamu dan nak Ardy saja yang belum makan . Di mana nak Ardy panggil dia untuk makan bersama ." ucap Bu andini .
"Iya bu ," jawab Tiara dan segera menuju ke kamarnya untuk memanggil Ardy untuk makan malam . Sampai di kamar ia melihat Ardy telah membaringkan badan nya di tempat tidur .
Tiara tidak mau menganggu Ardy , ia pun keluar lagi dan mengambil makanan nya dan ia bawa ke kamar untuk Ardy .
"Mas makan dulu ,nanti mas sakit kalau tidak makan ." ucap Tiara lembut sambil mengelus lengan Ardy .
" Kamu tidak usah pura pura manis padaku . Kalau kamu lapar makan saja sendiri ." jawab Ardy dengan ketus .dan kembali melanjutkan tidurnya .
"Mas salah paham . Aku tadi mau kepleset , karena itu Rio memegang bahuku , biar aku tidak jatuh . Aku dan dia tidak ada hubungan apa apa ."ucap Tiara ia tau Ardy masih marah padanya , tapi ia tetap mencoba untuk menjelaskan nya .
" jangan sebut nama dia di depanku ." ucap Ardy yang langsung tidur membelakanginya .Tiara hanya bisa menghela nafas berat , seberat dia membuka ikatan benang yang ruwet di otak Ardy .
Tiara mengambil piring nya dan segera makan sebdiri , karena ia sangat lapar sekali , untuk meladeni salah paham Ardy .
Selesai makan Tiara juga membaringkan badan nya di samping Arsy , tapi Ardy tetap tidak mengubrisnya hingga pagi tiba .
Tiara segera bangun dan membersihkan diri ke kamar mandi . Setelah semua selesai ia segera keluar dari kamar dan ia mendapati suaminya ada di meja makan mengoles selai di atas roti untuk sarapan nya .
Ardy juga sudah kelihatan Rapi , tidak seperti biasanya , harus tiara bangunkan dan siapkan semua baru bisa rapi .
"Maaf ya mas , aku bangun terlambat . Mau makan apa biar aku siapin ." tanya Tiara yang berdiri di samping Ardy .
"Lelah ya , kemarin bersenang senang seharian di kampus ." ucap Ardy yang bagaikan petir menyambar hatinya Tiara .
"Jadi kesalah paham jemarin , masih mas permasalahkan ." tanya Tiara tidak habis pikir . Bagaimana ia bisa meyakin kan suaminya itu . Supaya percaya padanya .
__ADS_1
"Apa dia lelaki yang tepat , yang sudah kamu temui ." tanya Ardy bernada menyindir membuat Tiara mengerutkan keningnya .
"Mas , kamu ini bicara apa sih ." tanya Tiara yang di buat pusing oleh tingkah laku Ardy pagi pagi .
Ardy bangkit dari duduknya . Ia mencengkeram erat kedua bahu Tiara . Dan tatapan nya tajam ke arah manik mata Tiara .
"Bukan kah kamu ingin anak , kenapa pagi ini kamu tidak siapkan aku makanan yang sehat pagi ini ,? Seperti pagi sebelum sebelum nya ." tanya Ardy pada Tiara .
"Mas kamu kenapa ." tanya Tiara dengan suara bergetar .
"Aku tau kamu tidak siap kan menerima keadaan aku , kamu tidak siap punya suami seperti aku , kamu tidak siap kan punya suami yang tidak subur , kamu juga tidak siap bilang kepada semua orang , kalau suami kamu ini tidak bisa memberi kamu anak ." ucap Ardy yang mencengkeram erat bahu Tiara yang membuat Tiara meringgis kesakitan .
"Ada apa ini Ardy ." tanya mama khanza yang baru keluar dari dalam kamar karena mendengar keributan di dalam rumah .
Bu andini yang juga mendengarnya pun ikut keluar dan mendekati anak dan menantunya dengan hati hati .
Ardy melepaskan cengkraman tangan nya dari bahu Tiara . Melihat ke dua orang tuanya mendekatinya di meja makan .
"Mama tanya sendiri kepada dia ." ucap Ardy sambil duduk kembali dan meminum kopi buatan pembantunya tadi .
" Ada apa ini Tiara ." tanya mama khanza menjadi binggung .
"Tidak ada apa apa ma , cuma mas Ardy salah paham sama Tiara ." ucap Tiara lembut dengan nada memohon agar mama mertuanya percaya pada dirinya .
"hahaha , salah paham .? Kamu bilang saja terus terang pada mama dan ibu kamu . Kalau aku tidak bisa beri kamu anak . Dan kamu sedang berusaha mencari laki laki lain yang lebih sempurna , untuk bisa memberimu anak ." potong Ardy yang membuat mama khanza dan bu andini terkejut .
"Mas Ardy , aku tidak seburuk apa yang kamu tuduhkan ." ucap Tiara dengan cepat membantah tuduhan Ardy .
__ADS_1
"O ya , terus bagaimana dengan tatapan dan senyuman . Yang tanpa sepenglihatan aku yang kamu tunjuk kan pada laki laki lain . Seolah olah kamu sangat mendambakan nya ."..
"Mas Ardy ...