My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 16


__ADS_3

"Sudah jadi hal biasa bu , memang pacar pak Ardy orang nya tempramental . Masak cuma karena bajunya basah , karena tanpa sengaja tersenggol oleh kami , Dia teriak teriak merendahkan kami dan usir kita untuk keluar dari tempat itu . Kejam dan arogan sekali dia sebagai seorang perempuan ."ucap mutiara tak berani bilang kalau dirinya di katakan lagi sebagai pelakor .


"hus , jangan bicara begitu , mungkin dia lagi ada masalah ." sanggah bu andini .ia tau sifat mutiara bila kesal pada seseorang iya akan terus berceloteh tiada berhenti . Sampai kesal hatinya berkurang .


"Memang itu kebiasaan dia tante , kalau di kantor ada masalah dengan karyawan pak Ardy . Dia langsung mencari pembelakan sama pak Ardy , agar karyawan yang punya masalah dengan nya segera di pecat ."ucap Dimas .


"ya ampun ." bu andini menutup mulutnya .


"jadi kalian sedang terancam untuk di pecat ."tambah bu andini .


"ibu......, ibu tenang saja .kalau memang rezeki kita tidak akan kemana . Kalaupun nanti Tiara di pecat , Tiara percaya Alloh pasti siapkan pekerjaan baru di tempat lain .yang lebih baik dari ini , jadi ibu tenang saja ." ucap mutiara menenangkan ibunya .


"ibu cuma kasihan padamu , harus cari kerjakan kesana kemari ."ucap bu andini .


"Sudah ibu jangan pikirkan itu , yang penting , yang harus ibu pikirkan itu kesehatan ibu saja ."ucap mutiara .


"benar tante , maaf kalau masalah ini buat tante kepikiran , tapi benar apa kata Tiara .tante jangan khawatir aku akan cari cara agar kita tetap bisa bekerja di situ .yang penting do'a tante ."ucap dimas .


"benar kata Dimas bu .Do'a ibu adalah restu Alloh .Dan kami akan perjuangkan agar tetap bisa bekerja di situ ."jawab mutiara penuh dengan semangat sambil tersenyum pada dimas . Ia teringat dengan ucapan Dimas yang belum sempat iya katakan .


"O iya Dim .Tadi di sana kamu bilang ada yang ingin kau sampaikan, kamu mau katakan apa ."tanya mutiara yang membuat Dimas salah tingkah .


Tidak mungkin Dimas mengatakan hal yang sebenarnya di depan ibunya mutiara .ia tidak punya keberanian itu ,untuk mengungkapkan isi hatinya ,di saksikan oleh bu andini .


"bukan apa apa , mana sendok aku , aku dah sangat lapar ."ucap Dimas untuk .mengalihkan pertanyaan mutiara .


"ini ."ucap mutiara sambil menyodorkan sendok pada dimas .


"mari tante , kita makan dulu mumpung masih hangat ," ucap Dimas pada ibu mutiara . bu andini tersenyum mengangguk .


"bagaimana kuliah kamu Nak ,"tanya ibu mutiara tiba tiba .


"alkhamdulillah lancar tante , tinggal nyusun skripsi ," jawab Dimas .

__ADS_1


"gunakan waktumu sebaik baik nya , tante tidak punya uang ,tidak bisa menyekolahkan mutiara lebih tinggi . Untuk tante bisa makan saja , tante harus bergantung pada mutiara ."ucap bu andini sambil menyuapkan nasi ke mulutnya .


"ibu , kenapa ibu bicara seperti itu , mutiara ikhlas jadi tulang punggung , asal ibu terus bersama mutiara ."ucap mutiara .


"iya , sudah kalian cepat habiskan makan nya,dan cepat istirahat ,biar besok ada tenaga lagi untuk kerja lagi ."ucap bu andini yang dapat anggukan dari Dimas dan mutiara .


Mereka menghabiskan makan nya sambil berbincang bincang .setelah semua selesai Dimas pun mohon diri . Karena kebetulan besok dia juga ada tugas dari kampus untuk mengadakan penelitian di luar kota . Bersama teman nya .


"bakklah Nak.hati hati di jalan ya ."ucap bu andini .


"Baik terimakasih tante ."ucap Dimas .Mutiara mengantar Dimas samapai teras rumah .


"Hati hati ya ."pesen mutiara . Mutiara melambaikan tangan nya saat motor Dimas pergi.meninggalkan pelataran rumahnya .


Mutiara menutup pintu rumahnya ,ia melihat ibunya telah masuk ke kamar istirahat .mutiara segera masuk ke dalam kamar sendiri .


Bep..Bep..Bep


"siapa sms aku ? Apa mungkin Dimas sambil naik motor main hp ."gumam mutiara berjalan ke atas nakas untuk ambil hpnya .


mutiara mengambil hp dan menyalakan hpnya , sebuah email dari pak Ardy .


"ya ampun bos , masak jam segini suruh aku kerja atau jangan jangan.. ."hati mutiara gamang untuk membuka email Ardy .ia segera membuka email itu dengan hati deg degan , kalau kalau dugaan nya benar akan di pecat ,tapi hati yang lain berharap tidak .


"Bismillah ." mutiara membuka laptop kantor yang dia bawa pulang , atas perintah Ardy . Untuk mempermudah pekerjaan nya .


Mutiara menarik nafas dalam dalam dan membuka emailnya dan membaca dengan serius .


"Alkhamdulillah Ya ALLOH bukan surat pemecatan ."ucap mutiara dan segera mengambil hpnya untuk membalas pesan Ardy . Belum sempat mutiara mengetik pesan Ardy sudah masuk kembali ke kotak masuk nya .


"kamu kerjakan itu secepatnya dan segera kirim kembali ke saya ." pesan Ardy .


"Baik pak ."balas mutiara dan segera mengerjakan pekerjaan nya dari Ardy.

__ADS_1


TOK ....TOK....TOK


Mutiara berdiri membuka pintu setelah mendengar ketukan pintu ..


"Ibu ...,kok belum tidur ."ucap mutiara , saat melihat ibunya berdiri di tengah pintu kamarnya .dengan membawa secangkir cokelat hangat untuk dirinya


"belum , ibu bosan tidur terus."ucap bu andini .


"ibu tidak boleh bicara kayak begitu .ibu harus banyak istirahat ."ucap mutiara .


"kamu sendiri lagi ngapain , masih juga belum tidur ,masih sibuk dengan laptop mu ."tanya bu andini .


"itu bu , tiba tiba Pak Ardy mengirimiku pekerjaan lewat email .harus aku selesaikan sekarang juga ."ucap mutiara sambil menunjuk laptopnya yang masih menyala .


"Dia tidak marahkan denganmu , soal kejadian tadi ."tanya bu andini .


"entahlah bu , dia tidak menyinggung masalah itu , cuma chat ngabari Tiara kalau dia kirem email ."jawab Mutiara .


"kok bisa kamu dapat pekerjaan seperti seorang sekretaris BOS .padahal pekerjaan kamu yang sesungguhnya hanya seorang OB ."ucap bu andini .


"tidak tau bu . Hanya untuk sementara Tiara memegang tugas sekretaris pak Ardy , karena sekretaris pak Ardy sedang cuti . Tapi bukan berarti Tiara jadi sekretaris di sana . Kalau sekretarisnya dah kembali kerja , Tiara juga kembali kerja seperti semula sebagai OB , ibu ."ucap Mutiara menjelaskan .


"iya itu tidak masalah . Malah ada berkhah di balik kerjaan sementaramu , akan memberimu ilmu baru juga pengalaman baru ."ucap bu andini .


"benar bu , aku jadi tau apa saja kerjaan seorang sekretaris ."ucap mutiara sambil tersenyum.


" ya sudah teruskan kerjaanmu , jangan lupa coklatnya di minum .malam ini ibu mau tidur di sini saja , di kamar kamu :ucap bu andini .


"baiklah , tapi apa ibu bisa tidur ,Tiara mau mengetik pasti ada suara berisik ."ucap Mutiara.


"tidak masalah , lanjutkan saja ,jangan keluar kamar , ibu berbaring tidur dulu ."ucap.bu andini .


"siap ibuuu ."ucap mutiara , ia tau ibu sedang ingin bermanja dengan nya . Ia sadar ibu nya pasti kesepian . Sejak ayahnya meninggal ibu mutiara bekerja keras untuk menghidupi dirinya . Dan tak mau menikah lagi .

__ADS_1


__ADS_2