My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 37


__ADS_3

"Pakkk , seharusnya saya yang bukain pintu untuk bapak . Saya sekretaris bapak ,bukan bapak yang bukain pintu untuk saya ." ucap mutiara setelah mereka berdua duduk di dalam taxsi .


"mungkin Masnya mau ngasih DP ke mbak ."jawab sang sopir .


"DP , saya tidak sedang jualan pak ."ucap mutiara .


"DP . Tidak berlaku pada jual beli saja kok mbak ."ucap sopir yang membuat mutiara heran . Ardy cuma tersenyum mendengar ucapan sang sopir taxsi dan sekretarisnya .


"Jalan pak , kita mau ke butik Camelia beauti ."ucap Ardy .


Sang sopir segera melajukan taxsinya menuju ke alamat yang diberikan oleh Ardy . Sesampainya di butik Ardy dan mutiara turun bersamaan menuju ke dalam butik .


Nagita yang kebetulan juga ada di dalam butik itu , datang bersama pacar barunya segera bersembunyi saat melihat kedatangan Ardy dan mutiara .


"Kok bisa bisanya Ardy datang ke butik ini , bukan nya dia sudah jatuh miskin . Ngapain juga dia bawa bawa gadis cupu itu , masuk ke butik mahal ini ."gumam anagita di tempat persembunyian nya .


Sementara pacar Nagita menunggunya di tempat tunggu , yang lumayan jauh dari tempat Nagita bersembunyi .


Ardy dan mutiara menuju ke tempat baju . Di mana Nagita bersembunyi . Membuat Nagita menahan nafas agar tak kedengaran oleh Ardy dan mutiara . Tidak mungkin ia keluar menemui Ardy .


"Aku tak boleh muncul di depan nya , bisa bisa dia mengajak aku menikah . Aku tak mau hidup miskin dengan nya . Untung saja aku dah dapat banyak uang darinya , selama jadi pacarnya dia telah membelikan aku sebuah mobil , untungnya dah aku tukar dengan mobil yang baru atas namaku , kalau tidak dia bisa ambil lagi aku tidak mau ."gumam Nagita .


Benar mobil pemberian Ardy telah ia tukar dengan mobil baru ,sehingga Ardy tidak mengetahui bahwa selama ini Nagita berkeliaran di sampingnya .


"kamu suka yang mana ."tanya Ardy pada mutiara .


" loh pak , kok saya pak . Bukan nya tadi pak Ardy bilang . Bapak yang akan belanja ." ucap mutiara dengan tatapan heran ..


"ini tuh hadiah dari saya , karena kamu selama ini rela bekerja di perusahaan saya , tanpa saya gaji tiap bulan ." ucap Ardy .


Nagita yang mendengar ucapan Ardy melotot sambil menutup mulutnya , tak percaya .

__ADS_1


"Apa perempuan cupu itu rela bekerja di perusahaan Ardy tanpa di gaji ." batin Nagita tidak habis pikir .


"Tidak usah pak , saya jadi tidak enak sama bapak ." tolak mutiara .


"Ambil saja memang saya sengaja mau membeli baju untukmu ." bujuk Ardy kembali .


Akhirnya mutiara tak tega terus menolak , dan mengambil sepasang baju , lengakap dengan paduan sepatu mewah nya .


"kamu coba sekarang ya ." pinta Ardy .


"Tapi pak ."ucap mutiara yang meminta Ardy agar tidak menyuruhnya mencoba di tempat . Tapi Ardy telah lebih dulu memanggil karyawan butik .


"Tolong dandani dia ya . Rubah dandanan dia secantik mungkin , sesuai keahlian kalian merias ."ucap Ardy .


Mutiara kaget dengan ucapan Ardy pada karyawan butik itu . Ardy langsung meletak kan telunjuk jarinya di bibir . Saat melihat mutiara ingin protes . Mutiara pun terpaksa jalan mengikuti karyawan butik itu .


Nagita yang masih bersembunyi di belakang Ardy juga ikut terkejut . Mendengar permintaan Ardy pada karyawan untuk Mutiara .


"Untuk apa Ardy menyuruh perempuan cupu itu dandan . Ardy ada ada saja . Apa dia sebegitunya patah hati karena aku tinggal . Jadi dia sampai gila atau buta dalam memilih pasangan . Sampai sampai dia memilih wanita cupu itu , untuk jadi pasangan nya . Hahh ." senyum Nagita dalam hati mencemooh Ardy .


"sayang , ngapain kamu ngumpet di situ ."tanya pacar Nagita yang mencari carinya sejak tadi .dan kebetulan melihat Nagita keluar dari belakang manekin baju baju yang di gantung .


"Siapa yang ngumpet kamu ada ada saja . Aku tadi tidak sengaja menjatuhkan baju . Dan aku memungutnya kembali saja kok . Bukan ngumpet kok ."bantah Nagita dengan cepat .


"Ya sudah , bagaimana , belanjaan mu sudah selesai belum ." tanya pacar Nagita .


"Sudah ,yuk kita pulang ."ucap Nagita dengan cepat menarik pacarnya pergi , tak ingin Nagita bertemu dengan Ardy . Dan ketahuan Ardy bila selama ini dia tidak benar benar tinggal di luar negri .


Mutiara telah selesai di dandani oleh karyawan butik . Dengan sedikit polesan , dan rambut mutiara yang di biarkan terurai . Menambah aura kecantikan nya keluar dengan natural .


"kenapa mbak , tidak kenal dengan diri mbak sendiri . Itu mbak lo , cantik kan ."tanya sang karyawan butik .

__ADS_1


"maaf mbak , saya tidak pernah dandan seperti ini , jadi terasa aneh ."ucap mutiara .


"cantik mbak , aneh dari mana , tinggal mbak biasain aja pasti nyaman kok ."jawab karyawan butik .


Mutiara menghela nafas , mau tidak mau harus terima kenyataan harus berdandan karena itu permintaan Bosnya .


Mutiara kembali menatap ke cermin .cantik sih , karena ini pertama kalinya ia berdandan . Tapi ia binggung kenapa ia di dandani seperti ini .


"memangnya p!k Ardy mau ngapain sih dandani aku seperti ini ."ucap mutiara dalam hati .


" Bagaimana mbak , suka ."tanya karyawan butik .


" Bukan saya yang minta kalian dandani aku , jadi saya tidak bisa komentar ."ucap mutiara


"Oh iya , pacar mbak ya tadi yang minta ."ucap karyawan butik itu .


"Ehhhh , itubukan pacar saya , Dia hanya Bos saya ." Bantah mutiara dengan cepat .


"Yuk keluar mbak , kaita tunjukkan ke Bos mbak ."ajak karyawan itu .


Mutiara menarik nafas sebentar sebelum mengikuti langkah karyawan itu .


"Bagaimana Bapak , suka dengan gaya rambutnya ."ucap karyawan butik , membuyarkan lamunan Ardy yang sedang memainkan ponselnya .


Ardy segera mengangkat wajahnya . Dan tatapan mata langsung tertuju ke wajah cantik mutiara , yang berdiri tepat di depan nya . Berlahan Ardy berdiri dan pandangan nya tidak lepas dari wajah mutiara .


"ternyata benar , di balik penampilan cupunya , dia punya wajah yang cantik dan perfec . Bahkan kecantikan Tiara bisa mengalahkan kecantikan Nagita . Ahhh kenapa aku jadi teringat lagi dengan perempuan itu . Dia sudah pergi ninggalin aku , Tidak mungkin dia akan kembali . Mungkin saja dia di sana sudah ketemu pacar baru , yang lebih ganteng dan tajir dari aku ." gumam Ardy yang masih mbengong di depan Mutiara .


" Pak , bagaimana ."tanya mutiara sambil mengoyang tangan nya di depan wajah Ardy . Tapi Ardy tidak merespon nya .


" Pak Ardy ."panggil mutiara sedikit keras . Hingga membuat Ardy kaget dan tersadar dari lamunan nya .

__ADS_1


"Bapak kenapa ."tanya mutiara .


"Tidak , tidak ada apa apa , ya pakai ini saja sudah bagus . Kamu tunggu saya di luar , saya bayar dulu ."ucap Ardy meninggalkan mutiara menuju ke tempat kasir .


__ADS_2