My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 145


__ADS_3

Bu andini memalingkan wajahnya . Membuat Ardy dan Tiara saling pandang dan merasa tidak enak hati .


"Ibu , maksud mas Ardy baik kok . Mas Ardy hanya takut kita akan di celakai orang jahat lagi , seperti waktu itu . Dan akan berdampak pada kelangsungan pernikahan aku dan juga mas Ardy ." ucap Tiara berusaha menjelaskan pada ibunya .


Benar saja , setelah mendapat penjelasan dari Tiara , bu andini segera memalingkan wajahnya kembali berlahan lahan menatap Tiara dan Ardy .


"Ya sudah Ibu ngikut aja ap kata kalian , yang penting semua aman dan berjalan lancar ." ucap bu andini .


"Alkhamdulillah bu , terimakasih banyak ya bu . saya janji akan menjaga ibu dan Tiara dengan baik ." ucap Ardy yang merasa kan kebahagiaan luar biasa .


"Sama sama Nak , Ibu juga berterimakasih kamu sudah mau mengorban kan waktumu untuk merawat ibu di rumah sakit ."ucap bu andini .


"itu sudah kewajiban saya ibu ,sebentar lagi saya dan Tiara akan menikah , jadi ibu sudah seperti ibu saya sendiri ." ucap Ardy .membuat hati bu andini adem .


Ardy telah membawa bu andini pulang . Mama khanza menyambutnya dengan ramah dan senyum manisnya , sebagai tanda selamat datang di rumahnya . Sebagai keluarga bukan sebagai besan atau orang asing. Sama seperti ia menerima Tiara .


Tiara telah membawa ibunya masuk ke dalam kamarnya . Ada rasa haru di dalam hati bu andini melihat luas dan mewahnya kamar yang mereka berikan .


"Ibu , bolehkah aku mengundang Dimas ke pernikahan aku ." tanya Tiara pada ibunya .


"Untuk apa sih kamu undang dia , dia sudah jahat sama kita , dan juga telah bohongi kita bertahun tahun . Mamanya juga telah menghinamu ." ucap bu andini dengan emosi sambil meluruskan kakinya di atas tempat tidur .


"Ibu , memang Dimas pernah berbuat jahat kepada kita , tapi itu dulu dan semua telah berlalu , dan hari ini mereka telah berubah .buktinya Dimas yang telah menangkap Bu Nagita dan menyerahkan nya ke kepolisian ." jawab Tiara memberitau ibunya .


"Dimas menangkap Bu Nagita ." tanya bu andini mengerutkan keningnya tak percaya .

__ADS_1


"Iya Bu , Dan dimas sepertinya juga sudah punya teman dekat , tidak mungkin dia akan menyakiti dan berbuat jahat lagi pada kita . Bahkan Dimas menunggui Ibu saat di rumah sakit , karena mas Ardy harus ke kantor polisi mengurus Bu Nagita ." jelas Tiara .


"Benarkah itu ." tanya bu Andini yang sedikit menyesal karena telah menuduh Dimas sebagai laki laki jahat .


"Benar Ibu , kalau ibu tidak percaya ibu bisa tanya kan ke mas Ardy , bahkan mamanya Dimas juga datang menunggui ibu , ibu keluar dari ruang operasi mereka baru pulang . Dan gadis yang menolongnya saat Dimas jatuh ke sungai itu , juga datang menunggui ibu di rumah sakit . Karena selesai operasi dokter tidak boleh izinkan banyak orang masuk , menganggu istirahat ibu . jadi mereka tidak bisa temui ibu .setelah tau keadaan ibu baik baik saja , baru mereka pulang , jadi hanya titip salam untuk ibu ." jelas Tiara .


Bu andini menarik nafas dalam dalam . " Ibu jadi merasa bersalah pada nak Dimas , telah jadi orang yang tak tau balas budi . Baiklah undang keluarga Dimas sebagai tamu spesial .Ibu juga ingin bertemu dengan mereka untuk minta maaf dan berterima kasih pada mereka ." ucap bu andini . Penuh dengan semangat karena mendengar perubahan mereka .


Tiara juga tersenyum lega , ibunya berubah dapat menerima Dimas dekat lagi seperti dulu .


...****************...


Ardy dan Tiara datang ke kantor untuk yang terakhir kali nya sebelum hari pernikahan mereka .mereka harus menyelesaikan pekerjaan yang sudah mendesak dan sangat penting , yang tak dapat ia tunda sampai setelah mereka cuti .


"Tidak bisa , aku biarkan mas kerja sendirian .biar aku bantu dengan begitu mas juga bisa cepat istirahat ." ucap Tiara .


"Terharu ." ucap Ardy sambil mengecup kening tiara .


Itulah drama yang terjadi sebelum mereka berangkat ke kantor .kini mereka sedang berada di ruangan Ardy .


TOK TOK TOK ..


"Pak Ardy ." panggil karyawan Ardy ." Kami sudah menemukan siapa orang yang telah kerja sama dengan Bu Nagita selama ini ." lanjut karyawan Ardy , yang bekerja dalam ke amanan kantor .


"Maksud kamu ." tanya Ardy yang tidak mengerti .

__ADS_1


" Begini pak Ardy , kami ikut prehatin dengan apa yang telah menimpa ibunya bu Tiara dan mamanya pak Ardy . Kami sedang mencari tau dari mana Bu Nagita tau kalau Pak Ardy akan bertunangan . Pasti ada orang kantor yang memberikan kartu undangan pada Bu Nagita , sehingga bu nagita bisa membuat kartu undangan palsu , untuk menghadiri acara pertunangan pak Ardy . Untungnya pengawal di sana sangat teliti , tau kalau kartu undangan itu palsu ." jelas karyawan .


"Lalu siapa yang kalian curigai , atau sudah ketemu orangnya ." tanya Ardy .


"Iya siapa dia ." tanya Tiara yang juga ikut penasaran .


"Lalu kami orang satu kantor inisiatip untuk mengungkap ini , siapa sebenarnya yang telah memberi tau Bu Nagita , dan kita mendapatkan semua bukti itu lewat cctv ." ucap karyawan Ardy .


"Memang nya siapa pelakunya , kurang ajar sekali dia , sangat berani dia mencari masalah dengan saya ." ucap Ardy dengan geram .


"Kita ke ruangan CCTV saja 0ak ,Biar lebih jelas ." Ajak karyawan itu . Ardy segera bangkit dari tempat duduknya . Langsung menuju ke ruangan CCTV . Tiara mengikuti langkah Ardy ia tak mau Ardy lepas kendali setelah tau siapa pelaku nya .


Mereka mulai membuka CCTV Terekam jelas siapa orang yang melakukan itu . Seorang wanita berpakaian seragam OB . Berjalan Terburu buru sambil mengetik setelah Ardy baru saja keluar dari kantor .


"Sebentar , ini kejadian kapan ." tanya Ardy pada petugas keamanan . Sambil mengingat ingat waktu itu dan apa yang terjadi .


"ini kejadian saat pak Ardy keluar tak lama kemudian Bu tiara juga pergi , ternyata di tengah jalan pak Ardy di hadang oleh geng motor . Dan Bu Tiara kena pukulan untuk menyelamatkan bapak saat itu ." ucap karyawan bagian ke amanan .


" Jadi benar orang yang telepon saya ,bilang ingin bertemu dan berbisnis dengan saya hanya sebuah pancingan Agar saya keluar dari kantor . Dan kalau Tiara tidak datang mungkin Nagita akan keluar sebagai penyelamat saya , dari geng motor itu . Iya saya sekarang tahu motif dan tujuan dari kejadian itu ." ucap Ardy .


Lalu mereka memutar kembali CCTV dimana Tiara sedang membagikan kartu undangan kepada karyawan OB .


Ardy menatap wajah Rani yang selalu mencebik dengan raut wajah yang tidak senang , di setiap kali Tiara bicara .


"Siapa Dia , kurang ajar sekali , apa dia tidak tau siapa Tiara di kantor ini ." ucap Ardy dengan geram .

__ADS_1


__ADS_2