
Ardy meraih sendok dari tangan Tiara untuk mengalehkan perasaan nya .
"Kamu juga harus makan , kamu juga harus jaga kesehatan kamu , bentar lagi kita mau bulan madu ,biarkamu nanti ada tenaga ,kuat terus ." ucap Ardy yang semakin tak bisa mengontrol diri dan ucapan nya untuk terus menggoda istrinya membuat wajah Tiara merona .
Tiara mencubit paha Ardy karena suaminya itu sukses , membuat wajah Tiara seperti kepiting rebus.
"Ihh kok main cubit cubit sih , kan aku bilang kuat bukan kuat itu , maksud aku kuat jalan jalan , kuat ini itu dan kuat bergadang semalaman dengan mas , di ranjang ." ucap Ardy yang akhirnya tetap menggoda istrinya .Tiara kembali malu dan menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan nya karena malu .
Ardy tau kelemahan Tiara .saat Tiara mampu mengombali Ardy hingga terbang melayang ke awan awan . Maka Ardy akan mengunakan aktivitas ranjang , mereka berdua Tiara akan segera diam , karena dia akan malu sendiri .
Dengan begitu Ardy akan merasa menang dan tidak akan lagi merasa melayang oleh pujian pujian Tiara tetap bisa membuatnya salah tingkah meskipun di hadapan istri sendiri .
Selesai menggoda Tiara Ardy tertawa jahil membuat Tiara kembali mencubit bahu Ardy .
Makanan yang di bawa oleh Tiara telah habis di makan oleh mereka berdua . Setiap kali Ardy makan masakan tiara ,ia tidak pernah menyisakan sedikitpun masakan yang di masak oleh Tiara , karena masakan Tiara sangat cocok dengan lidah nya . Maka karena itu , Tiara selalu menyem0atkan diri masak untuk suaminya walaupun tidak enak badan .karena ia lakukan semua itu ingin melihat suaminya bisa makan dengan lahap dan kenyang juga sehat .
Jangan kaget bila Ardy dalam sebulan telah naik lima kilo , hanya karena masakan dari Tiara . Sehingga ardy mengimbangi semua nya dengan rajin olah raga , selain untuk menjaga kesehatan juga untuk menjaga agar tubuhnya tetap ideal .
Bagi Tiara bagaimanapun bentuk Ardy , mau ideal gendut atau buncit tidak masalah yang penting Ardy sehat .itu sudah cukup .
"Mas Tiara pulang dulu , ya . Tiara harus memfoto copy beberapa berkas untuk di setor ke kampus besok ."ucap Tiara sambil membereskan kotak makan mereka .
"Iya sayang , jangan pulang telat ya , mas kangen . Ingin pulang nanti di sambut olehmu di rumah ." ucap Ardy .
"iya sayang ,bawel banget sih ," ucap Tiara sambil menjawil hidung Ardy .
"cium dong ,"rajuk Ardy sambil memoyongkan bibirnya .
Tanpa ragu Tiara langsung memberikan ciuman kepada Ardy di pipinya .
"Terimakasih sayang , bidadariku yang cantik ."sahut Ardy tersenyum menatap istrinya penuh cinta .
"Sama sama mas , Tiara pergi dulu ya ."pamit Tiara
__ADS_1
"Iya sayang hati hati ya di jalan ." jawab Ardy tersenyum menatap punggung istrinya yang berjalan meninggalkan ruangan kerjanya .
Ardy kembali melanjutkan pekerjaan nya . Ia merasa dapat suntikan energi dari istrinya setelah dicium oleh Tiara .
Tiara keluar meninggalkan kantor Ardy menuju ke toko foto copy di antar oleh sang sopir .
"ehh non Tiara kok baru nampak kemana ja neng ." tanya ibu ibu penunggu di toko itu bersama suaminya .
"Tidak kemana mana bu , hanya sedikit sibuk di rumah ." ucap tiara .
"sudah nikah ya ." tanya ibu itu lavi .
"Alkhamdulillah sudah bu ." jaqab Tiara .
"Berapa lama ."tanya nya lagi .
"Sekitar lima bulan bu ." sahut Tiara .
"Oh sudah lama juga ya , suaminya pasti orang kaya , neng Tiara ke sini saja naik mobil , pakai sopir lagi ." ucap ibu itu lagi sambil menatap mobil yang tadi Tiara tumpangi . Tiara hanya tersenyum .
"Iya bu makasih ." ucap Tiara .
"Neng jangan di ambil hati ucapan istri saya ." ucap laki laki pemilik toko itu .
"ih benar ning buktikan saja ." ucap ibu itu .
"iya bu , tapi semua juga butuh proses . Percaya sama Alloh neng dekatkan diri pada Alloh ." ucap laki laki itu .
"Terimakasih pak . saya permisi dulu . " ucap Tiara karena berkas berkas yang dia foto copy sudah selesai semua .Tiara segera masuk ke dalam mobil .
"kita jalan pulang pak ." ucap tiara kepada sopirnya .
"iya nyonya ." sang sopir mengerutkan alisnya melihat wajah murung majikan nya tapi ia tak ada hak untuk bertanya .
__ADS_1
Tiara meraba perutnya yang sampai sekarang belum ada tanda tanda kalau dirinya sedang mengandung bayi yang lucu dan mengemas kan .
"mungkin benar Aku dan mas Ardy harus honeymoon lagi , biar aku dan mas Ardy ada waktu berduaan tidak ada yang menganggu ."batin Tiara yang cemas sampai sekarang ia belum juga hamil .
Sampai di rumah Tiara segera menemui ibunya di kamar , bu andini sedang mengaji di kamarnya .
"Ibu ,boleh Tiara bertanya sesuatu ." ucap Tiara . Mendengar ucapan Tiara bu andini menyudahi ngajinya , ia segera menutup al-quran nya
" Mau tanya apa sayang ?." tanya bu andini .
"Dulu ibu menikah berapa lama hamil abang ." tanya Tiara .
"Dulu kalau tidak salah menikah satu bulan ibu langsung hamil , kenapa sayang .."tanya bu andini semakin penasaran .
"Apa sebaiknya Tiara dan mas Ardy periksa ke dokter ya bu , karena sampai sekarang Tiara belum juga hamil ." ucap Tiara jujur pada ibunya .ia khawatir karena belum juga di kasih momongan .
"Boleh , tidak salah kamu juga ajak Ardy untuk periksa ,biar tau masalah di mana dan pada siapa , tapi ibu di'akan semoga kalian berdua sehat , hanya Alloh belum memberimu amanah jadi seorang ibu ." jelas bu andini .
Tiara mengangguk angguk ia sudah tidak sabar menunggu Ardy pulang dari kantor untuk merundingkan masalah itu .
Ardy pulang dari kantor langsung masuk ke dalam kamar , sudah rutinitas Ardy pulang dari kantor Tiara sudah menyiapkan baju untuk Ardy agar swgera mandi setelah seharian kerja di kantor lelah dan penat , setelah mandi semua rasa lelah dan penatpun hilang menjadi rasa rileks dan segar .
." Mas ." Tiara mendekat dan duduk di samping Ardy sambil merapikan pakaian Ardy . Dengan perasaan ragu .
"Iya sayang ." jawab Ardy sambil menoleh ke arah Istrinya .
"ee kita pergi cek kesuburan ke dokter ya ." ucap Tiara penuh permohonan di matanya menatap ke arah Ardy yang juga sedang menatapnya .
"Bukan apa apa , Tiara cuma ingin memastikan saja ," tambah Tiara .
"Cek kesuburan , untuk apa sayang ." tanya Ardy penasaran .
"Tiara ingin segera punya baby ." jawab Tiara penuh harap .
__ADS_1
"Oh itu ," jawab Ardy yang tidak mengiyakan atau menolak .
"bagaimana ," tanya tiara kembali .