My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 76


__ADS_3

Mutiara menatap wajah Ardy dengan terkejut .


"Kenapa pak Ardy bicara begitu , apa jangan jangan kejadian malam hujan waktu itu ,bukan sebuah kebetulan . Tapi memang pak Ardy mengikuti aku ." gumam mutiara dalam hati . Ardy menebarkan tatapan matanya . Dan memetik ibu jarinya di depan wajah mutiara , membangunkan lamunan mutiara .


" Saya ingat , apa malam hujan waktu itu . Kebetulan akunmelihatmu di jalanan dekat dengan area kampus ini . Apa kamu juga melihat momen itu ." tebak Ardy .


"Jangan asal nebak pak , kenapa jadi bapak yang suka nebak pikiran orang ." ucap mutiara .


"Bukan saya yang asal nebak . Kenapa sekarang apa kamu patah hati . Oh benar bagai kaca jatuh menimpa batu , hancur hancur rasa hatiku . " Ardy mendesah pelan .


"Maaf itu perasaan saya , saat saya terpuruk tapi orang yang ku cintai malah pergi entah kemana rimbanya . Dan kamu yang bukan siapa siapa saya tetap setia menemani saya untuk membangkitkan kembali saya dari keterpurukan aku , jadi mulai detik itu saya berjanji akan sama sepertimu . Bagaimana Mau kabur apa tetap di sini . Saya pergi beli air minum dulu ya . Baik baik di sini jangan kabur ."ucap Ardy


"Kenapa pak Ardy aneh sekali ." gumam Mutiara .tak lama kemudian Ardy kembali dengan air agua di tangan nya


"Kamu melamun lagi ."ucap Ardy sambil menyodorkan air minumnya . Mutiara mengambilnya dan kangsung meneguknya untuk membasahi kerongkongan nya yang terasa kering .


"Apa benar kamu cemburu pada Dimas ."tanya Ardy terang terangan .


"ha oh terimakasih pak airnya . " ucap mutiara untuk membuat moodnya membaik dulu . Karena gelagatnya tercium oleh Ardy .


"Cemburu , siapa yang cemburu . Saya dan Dimas itu hanya teman biasa . Kami berteman sejak duduk di SMK ." ucap mutiara untuk membuang penasaran di hati Ardy .


" jangan sampai pak Ardy tau . Kalau aku memang menyukai Dimas . Mau di taruh di mana muka aku ,kalau sampai pak Ardy tau , kalau aku berteman dengan Dimas bukan murni persahabatan . Aku akan malu banget . " gumam mutiara sambil membuang nafas kasar tanpa sengaja .


"lagian kenapa aku percaya diri sekali mencintai laki laki yang terang terangan hanya menganggap ku sebagai sahabat baik saja ." lagi lagi mutiara menghembuskan nafas kasar .

__ADS_1


Ardy hanya tersenyum melihat tingkah mutiara dan mengikuti sandiwara yang di buat oleh mutiara .


"Baguslah kalau begitu , karena persyaratan menjadi sekretaris saya , tidak boleh pacaran atau menikah selama menjadi sekretaris saya ." Ardy kembali mengingatkan mutiara .


"Kok pak Ardy semakin lama kok ngeselin sekali sih . Sudah tau kalau aku patah hati , dia malah memberitahu aku peringatan peraturan konyol itu ." gumam mutiara dalam hati . Ia kesal sekali dengan Ardy , ia buang tatapan wajah nya dari Ardy biar tak di lihat oleh Ardy kalau dirinya sedang kesal .


"O ya setelah pulang dari sini , kita pulang ke rumah saya ya ." ucap Ardy tiba tiba , membuat mutiara menautkan kedua alisnya , hingga bertemu menjadi satu .


"untuk apa ."tanya mutiara tanpa menoleh


"Untuk memastikan saja . Apa perabotan rumah itu masih tetap utuh atau berpindah tempat tidak .atau masih tetap dalam keadaan di mana saya dan mam saya tinggalkan dulu ."ucap Ardy .


Mutiara mengangguk paham . Apa yang di maksud oleh Ardy , Karena banyak sedikit mutiara pernah mendengar cerita dari Ardy . Kenapa dia masih menginginkan rumah itu . Kembali lagi pada dirinya dan mamanya .


"Tiara ." tiba tiba Dimas datang menatapnya . Dengan raut wajah yang bahagia .


"eemm .....itu ." mutiara yang tiba tiba gagap akan menjawab . Terpaksa Ardy yang membantunya menjawab .


" Saya mengajaknya minum sebentar sebelum menemui kamu ."jawab Ardy yang membuat Dimas terkejut dan sadar kalau mutiara datangbbersama Ardy .


Dimas sangat cemburu tapi ia tak mau memperkeruh suasana .


"kamu ke sini bersama pak Ardy ." tanya Dimas basa basi .


"Iya , dia datang bersama saya . karena saya tidak akan ijinkan Tiara naik taxsi sendiri ke sini . Dia sekretaris saya , jadi saya harus memastikan keselamatan nya . Dan sebentar lagi kita juga ada seqecul untuk pergi ke suatu tempat ." jawab Ardy dengan cepat sebelum kedahuluan mutiara .

__ADS_1


"Sudah , ayo cepat kita foto foto ." ajak mutiara . Sambil menarik lengan Dimas menuju ke tempat pemotretan . Meninggalkan Ardy seorang diri yang pergi duduk di tempat mutiara tadi duduk .


Ardy tidak mempermasalahkan mutiara dan Dimas untuk foto bersama . Ia siap siaga memantau jangan samapi ada adegan ungkap dan mengungkap isi hati mereka .


"Aku benar benar sudah tertarik dengan sekretaris cupuku itu .ah ..cupu itu dulu , sekarang aku sudah menyulap dia menjadi wanita yang paling cantik di kantorku , bahkan paling cantik di antara mantan mantan aku ." gumam Ardy dalam hati , dengan mata tetap mengawasi mereka berdua .


"Apa kabar nya Nagita ya . "tiba tiba Ardy ingat dengan Nagita , yang masih terbersit kerinduan kepada Nagita . Ada sedikit rasa bersalah yang menolak ajakan nagita untuk jalan jalan keluar negri , sehingga Nagita memutuskan pergi sendiri sehingga sampai sekarang dia tak dapat di hubungi .


"Aku pulang dulu ya , aku harus melanjutkan kerja ." ucap mutiara yang merasa dah cukup.ia mengambil foto bersama Dimas .


Dimas meraih kedua tangan mutiara dengan lembut . yang kebetulan mutiara berdiri tepat di depannya . Ardy yang masih duduk di kursi terperanjat melihat itu semua


Ardy segera bangkit , ia dah tau pasti akan ada kejadian itu . Ardy hanya ijinkan mutiara dan Dimas untuk foto bersama tidak ada acara yang lain nya .


Mutiara menatap wajah Dimas dingin . Dimas melangkah mendekat ke hadapan mutiara . Mutiara merasa panas dingin di perlakukan begitu lembut oleh Dimas . Sampai Dimas mendekatkan bibirnya di dekat telinga mutiara .


"Aku ..


"Bagaimana , apa kalian sudah selesai foto fotonya ." ucap Ardy yang cuek dengan suasana itu, yang mengangetkan mereka berdua . Ardy pura pura menatap dan membenahi jam tangan nya . Mutiara segera menjauhkan tubuhnya dari Dimas .


"Pak Ardy ..su...sudah kok pak ." jawab mutiara terbata bata .


"Kenapa , apa aku menganggu , masih ada yang belum selesai ." tanya Ardy pura pura bertanya .


"Anjir ...ngapain sih makluk ini muncul . Apa jangan jangan dia sengaja membuntuti Tiara . Karena dia tau kalau aku mau menembak Tiara, kurang ajar ."umpat Dimas kasar dalam hati .

__ADS_1


"Padahal aku baru saja ingin mengungkapkan isi hatiku pada tiara . Kenapa Ardy mengacaukan semuanya . Aku juga tidak bisa mengatakan cinta pada Tiara di depan publik ." gumam Dimas kesal .


Semua teman Dimas kebanyak kan sudah tau , Dimas lahir dari kalangan orang kaya , walau tidak semua teman teman nya tau . Tapi Dimas tidak ingin mutiara mengetahui siapa dirinya yang sesungguhnya lewat orang lain .


__ADS_2