My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 200


__ADS_3

Tiara duduk di meja riasnya dengan ATM milik Dimas yang masih ada di tangan nya dan belum sempat ia kembalikan . Sudah banyak uang Dimas yang dia pakai selama ia ada di luar tanggung jawab Arsy .


Tiara memutar mutar kartu ATM itu .sambil berpikir bagaimana caranya ia mengembalikan uang Dimas yang telah ia pakai .


"Apa aku harus buka usaha lagi ya ,? tapi usaha apa .? Dan bagaimana dengan mas Ardy .Aku tidak yakin mas Ardy akan memberiku izin , apa lagi aku sedang hamil ." gumam Tiara yang masih memutar mutar kartu ATM yang ada di tangan nya . Hingga tanpa ia sadari kalau Ardy sudah masuk ke dalam kamar .


"Kamu ....sedang apa sayang ."tanya Ardy tiba tiba membuat Tiara terkejut .Tiara ingin menyembunyikan ATM di tangan nya tapi terlambat karena Ardy sudah melihat semuanya . Dan tidak mungkin Tiara sembunyikan di tambah Ardy telah mengetahuinya .


"ehhhmm tidak mas , Tiara hanya berpikir bagaimana caranya ,agar bisa mendapatkan uang , walau Tiara duduk di rumah ."ucap Tiara,.sambil tersenyum


Ardy sudah tau sifat Tiara . Dari gelagatnya ia percaya kalau istrinya menyembunyikan sesuatu darinya .


"Kamu butuh uang ,? butuh berapa ." tanya Ardy pada Tiara .


"Oh tidak ,kok mas ." ucap Tiara dengan gugup sambil melwtak kan kartu ATM Dimas ke sampingnya agarnya Ardy tidak fokus lagi dengan ATM di tangan nya .Tapi semua sia sia . Ardy telah melihat semuanya , dan Ardy mengerutkan keningnya .


"Coba mas lihat ," ucap Ardy yang membuat Tiara semakin gugup . Dengan hati hati Tiara menyodorkan kartu ATM itu pada Ardy . Ardy mengambil kartu ATM itu dan mengamatinya .


" Seingat mas kamu tidak punya kartu ATM seperti ini .milik kamu sendiri atau milik orang lain ." tanya Ardy .


Tiara menarik nafas dalam , ia tidak ingin Ardy kembali curiga dan salah paham lagi , perlahan Tiara menjelaskan nya .


"Waktu Tiara dan ibu pergi meninggalkan Rumah kemarin itu . Tiara minta bantuan sama Dimas untuk modal dan Dimas memberiku kartu ATM ini . Dimas menyuruh aku pakai sepuas aku , setelah aku melahirkan aku bisa kembalikan padanya secara mengannsurnya , tapi sekarang kan Tiara sudah kembali tinggal sama mas Ardy ."ucap Tiara sambil menatap wajah suaminya yang juga menatapnya .

__ADS_1


"Aku berniat untuk mengembalikan uang Dimas yang telah aku pakai , Tapi Tiara tidak punya uang untuk membayar semua ini , jadi Tiara berinisiatif untuk mencari kerja untuk membayar utang Tiara sama Dimas ." lanjut Tiara .


Ardy meraih kedua bahu Tiara dan menatap ke arah manik matanya . Tiara takut mendapatkan tatapan seperti itu dari suaminya . Dia takut kalau suaminya akan marah dan salah paham lagi padanya .


"Sayang , maafkan Mas . Mas minta maaf atas kejadian di dalam rumah tangga kita belakangan ini . Tapi percayalah , perasaan mas sampai sekarang tidak ada yang berubah sama kamu , mas masih sangat mencintaimu malah semakin mencintaimu , dan selama nya mas akan terus mencintai kamu ."..


Kamu dan Ibu adalah tanggung jawab Mas . Seandainya waktu itu mas mencegah dan tidak membiarkan kamu dan ibu pergi , tanpa membawa uang sepeserpun , mungkin kamu tidak akan punya hutang seperti ini .tapi mas egois , mas terlalu berburuk sangka padamu , mas benar benar menyesal , mas minta maaf ." ucap Ardy sambil mengecup kening Istrinya .


"Kartu ATM ini tanggung jawab mas , kamu tidak perlu pusing mikirin ,dari mana cari uang untuk mengembalikan uang ini . Tugas kamu sekarang istirahat jaga diri baik baik juga anak kita ." ucap Ardy sambil mengecup perut Tiara .


"Tapi mas , apa ini semua tidak akan memberatkan mas Ardy ." tanya Tiara yang merasa tidak enak kepada Suaminya .


"Tidak sayang , lagian berapa sih nominal yang kamu habiskan . Mas percaya paling kamu cuma menghabiskan tidak lebih dari dua digit . Dan itu tidak seberapa dengan apa yang telah mas lakukan padamu dan anak kita . Lagian perusahaan mas bisa bangkit dan sukses kembali juga karena dukungan kamu . Apa kamu lupa dengan perjuangan kita ." tanya Ardy pada Tiara .


Tiara tersenyum simpul ,ia masih sangat ingat perjuangan nya dengan Ardy , kesana kemari mencari perusahaan yang mau kerja sama dengan perusahaan Ardy yang telah bangkrut waktu itu .Hingga mereka memenang tender besar sehingga mereka mampu mengelola pemasukan perusahaan dengan stabil .


"Tidak perlu berterimakasih sayang . Ini sudah tugas nya mas sebagai suami dan kepala keluarga ." ucap Ardy sambil mengecup kepala istrinya dan mengelus perutnya juga .


...----------------...


Ardy pergi menghubungi Dimas untuk mengadakan pertemuan , Ardy menunggu Dimas di cafe dekat perusahaan Dimas


"Maaf pak Ardy , sudah lama menunggu , " ucap.Dimas yang datang tergopoh gopoh , Ardy cuma tersenyum menyuruh Dimas duduk dan minum air putih .

__ADS_1


"terimakasih , o iya ada apa pak Ardy ingin bertemu dengan saya dengan tiba tiba di sini ." lanjut Dimas setelah meneguk air minum .


Ardy menyodorkan kartu ATM ke meja depan Dimas


"Terima kasih banyak , selama ini kamu telah membantu istri dan ibu mertuaku selama ini . Aku sangat banyak berhutang budi padamu ." ucap Ardy dengan tulus .


"hutang budi di bawa mati pak . Saya ikhlas menolong Tiara dan ibunya . Bukan apa apa , aku juga tidak berharap yang lain dari Tiara , saya hanya ingin dia hidup tidak kekurangan .tapi apa saya gagal membujuk nya , dia menolak pemberian dari saya dengan cuma cuma . Saya pantau pengeluaran dia dari ponsel saya . Saya.hanya bisa geleng geleng kepala ." Dimas kembali meneguk airnya .


"Dia tidak berfoya foya dengan uang di ATM itu , dia benar benar sangat hemat dalam pengeluaran nya . Akhirnya saya pergi menyelidiki ,dan benar benar membuat saya tidak bisa berkata apa apa . Dia berjualan keliling untuk memenuhi kebutuhan dia sehari hari . Sampai suatu hari dia jatuh pingsan di jalan ." lanjut Dimas .


Alan menarik nafas berat mendengar cerita dari Dimas . Ardy merasa benar benar menyesal .


"Terimakasih banyak telah menyadarkan saya , sudah menyadarkan saya kalau Tiara istri yang baik dan setia ." ucap Ardy .


"sama sama , semoga rumah tangga kalian bahagia dan langgeng selamanya ." do'a dari Dimas untuk rumah tangga Ardy dan langgeng .


"Aminnn , sekali lagi terimakasih banyak ,Nanti isi ATM ini biar saya ganti ." ucap Ardy .


"Tidak usah pak , nominalnya tidak seberapa ." ucap Dimas .


"saya Tidak ingin menanggung hutang budi , karena harus di bawa sampai mati ." ucap Ardy .


"kalau memang itu ada hutang budi di antara kita , biar Alloh yang mengembalikan nya ." ucap Dimas .

__ADS_1


"Dengan cara apa , jangan buat aku penasaran ."ucap Ardy .


"Siapa tau benang merah yang pernah terputus anatara aku dan tiara bisa tersambung kembali ." ucap Dimas . Membuat Ardy mengetatkan rahangnya .


__ADS_2