
"Rasa cintaku saja belum kamu balas lo , bagaimana kamu bisa bahas yang lain .heemm bagaimana aku pakai bahasa inggris tak kamu jawab , CING AITHE NI AI WO MA 💘 (SAYANG KU APA KAMU CINTA PADAKU ) YOU PU YOU TANG WOTE NI BENGYU ( MAU TIDAK KAMU JADI PACAR AKU )." tanya Dimas pakai bahasa mandarin .
Putri tersenyum ," Apa pun yang kamu katakan , WO AI NI ." jawab putri malu malu sambil menunduk . Ia akui memang sejak jumpa Dimas pertama kali ia sudah jatuh cinta pada Dimas .
"Alkhamdulillah , Terimakasih sayang , pulang dari kencan kita ini , besok pagi kamu akan melihat foto kamu akan terpajang besar sekali di kamar aku , begitu juga di laptop aku ." ucap Dimas menyakin kan putri .karena Dimas sudah menyiapkan semuanya , tinggal memastikan jawaban dari putri saja .
" Bagai mana sayang ." Dimas bertanya lagi karena mendapati putri malah melamun . Bukan malah menjawab pertanyaan nya .
"Terserah kamu saja sayang ."jawab putri sambil menekuk wajahnya .
"Kamu masih cemburu dengan Tiara ." tanya Dimas mendekati tempat duduk Putri .putri masih diam membisu .
"Aku kan sudah bilang beberapa kali , padamu sayang , aku dan dia sudah tidak ada perasaan apa apa . Aku sekarang cuma cinta sama kamu , dan sayang sama kamu . Tapi kenapa saya ingin mengundangny . Itu karena kita berteman sudah begitu lama , kalau sekarang tiba tiba kita putuskan hubungan silahturohmi begitu saja , apa orang tidak akan memandang kita aneh ." ucap Dimas .
"sementara mereka menikah kita juga di undang kan . " tambah Dimas .
"Maafkan aku , yang masih kekanak kanak an .yang selalu cemburu pada mu ." ucap Putri sambil meraih tangan Dimas , Dan mengelus punggung nya .
"Iya sayang , aku senang kamu cemburu , itu tandanya kamu benar benar mencintaiku , kamu juga takut kehilangan aku kan ." sahut Dimas sambil mencubit gemes hidung Putri .
"Kok di cubit sakit tau ." ucap putri sambil mengelus hidungnya .
"Terus mau aku cium gitu ." ngoda Dimas .
"Modus , ya sudah , beri mbak Tiara undangan sama suaminya ." ucap Putri yang berusaha membuka hati dan pikiran nya .
" Iya sayang , terimakasih ." ucap Dimas yang mencantumkan nama Tiara dan Ardy , ke deretan nama nama para tamu yang akan di undang nanti di hari pernikahan mereka .
...----------------...
Undangan pertunangan Dimas dan putri telah di sebar dan sampai ke tangan Tiara juga .
__ADS_1
"Undangan dari siapa sayang ,"Tanya Ardy .
"Ini undangan pertunangan Dimas dan putri sayang , tiga hari lagi mereka akan tunangan ."jawab Tiara yang masih membaca isi dari undangan itu .
"Dimas dan putri mau tungan ." tanya bu andini .
"Iya bu , apa ibu dan mama mau ikut ." tanya Tiara .
"Ibu tidak usah ikut , badan ibu kurang sehat , takut nya nanti ibu kelelahan malah ngrepoti . Ibu di rumah saja ." sahut bu andini .
"Sepertinya mama juga tidak bisa ikut . Kebetulan mama ada acara dengan teman teman , biasa teman arisan sebulan sekali ." sahut mama khanza .
"Baiklah mama dan ibu tidak bisa ikut , bagaimana dengan mas Ardy , Bisakan temani aku ke sana hari minggu nanti." tanya Tiara pada suaminya yang duduk di sampingnya .
"Bisa sayang ." ucap Ardy sambil tersenyum pada istrinya yang penuh dengan tatapan permohonan .
Pagi itu Ardy kembali mengantar Tiara ke kampus , tapi Ardy melihat wajah Tiara sangat pucat .
"Sayang apa kamu sakit , wajahmu pucat sekali ." tanya Ardy pada Tiara yang kelihatan agak lesu .
"Sudah jangan di tebali lagi . gitu saja sudah cantik kok , semakin tebal nanti semakin banyak yang suka , mas gimana ." ucap Ardy yang dapat senyuman manis dari Tiara .
Tiara segera menyimpan lipsgross dan menutup ponselnya dan memasuk kan nya ke dalam tasnya .
"Ih mas Ardy , lagian siapa yang mau nebalin lipstik." ucap Tiara yang malu dengan ucapan Ardy .
"Nanti jangan dekat dekat dengan cowok lain ya . Mas bisa cemburu lo ." ucap Ardy .
"Ihh mas Ardy , masak aku harus ngejauh kalau ada orang tanya . Nanti di kira Tiara orang sombong lagi ." jawab Tiara .
"Ya maksudnya bukan ngejauh ngak mau jawab pertanyaan cowok . Maksudnya jangan dekat dekat sampai jadi sahabat baik ." ucap Ardy .
__ADS_1
"Iya mas , mas tenang aja . Nanti Aku cari teman ngobrol cewek saja biar mas bisa tenang ." ucap Tiara bernada mengejek Ardy .
Ardy tertawa renyah dengar jawaban Istrinya . Dalam hati ia bahagia karena memang itu yang ingin ia mau .Tiara menjauhi laki laki lain .
cNanti kalau mas tidak bisa jemput Tiara , biar di jemput pak sopir saja . Biar mas Ardy tidak bolak balik kantor jemput Tiara , begitu mas akan kecapekan sekali ." ucap Tiara bernada serius . Mengkhawatirkan kesehatan Ardy .
"Iya sayang , nanti mas suruh pak sopir jemput kamu . Karena hari ini mas juga sibuk . Harus ngecek ke kantor cabang juga ." jawab Ardy tetap fokus memandang ke depan karena masih menyetir .
"Tidak masalah mas , nanti Tiara sampai rumah akan kabari mas Ardy kok ." jawab Tiara .
"Makasih sayang , atas pengertian nya ." ucap Ardy .
"Sama sama sayang ." sahut Tiara .
Tiara telah sampai di kampusnya , Ardy juga langsung menuju ke kantornya . Hari ini kerjaan Ardy sangat padat .
Saat Tiara memasuki ruangan kelas ada seseorang menyapanya .
"Hai senja , kamu juga baru sampai , apa kamu di antar oleh suamimu ." tanya seorang pemuda yang tiada lain adalah Rio . Yang telah duduk dengan santainya di ruangan nya .
CIya ," jawab Tiara singkat sambil tersenyum . Ia masih ingat pesan Ardy . Agar tidak dekat dekat dengan laki laki lain . Ia juga tidak mau membuat suami nya itu sakit hati karena cemburu .
"Mau makan ." tawar Rio yang mengeluarkan dua bungkus roti dan minuman kaleng . Dari dalam tasnya sepertinya Rio belum sarapan .
Katena merasa tidak nyaman hanya berduaan di dalam kelas . Di tambah Rio yang ingin sekali mengajak nya bicara terus . Tiara mencari alasan untuk keluar dari ruangan kelas .
"Tidak terimakasih , Tadi saya di rumah sudah sarapan , maaf saya permisi dulu ." ucap Tiara
"Mau kemana ." tanya Rio yang seakan ingin menghalangi niat Tiara . Tiarapun diam membeku dan akhirnya ia mengatakan tujuan nya .
"Maaf , aku ada hajat ingin segera ke toilet ." ucap Tiara dengan enggan seakan Rio terlalu kepo ingin selalu tau urusan nya .
__ADS_1
"Oh saya kira kamu mau ke kantin . Saya mau nitip kopi , biasa obat biar nanti tidak ngantuk ." ucap Rio lagi sok akrap .
" Oh bukan , saya mau ke lain tempat saya pergi dulu ." ucap Tiara dan segera pergi dengan meninggalkan ruangan kelas .