My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 157


__ADS_3

Ardy merebahkan kepalanya di pangkuan Tiara setelah menyimpan hpnya sendiri di meja


"Sudah simpan dulu hpnya sayang ," ucap Ardy , Tiara pun menuruti apa kata Ardy , ia letak kan hpnya dekat dengan hp Ardy


Tiara tersenyum sambil memainkan jari jemarinya di antara rambut rambut suaminya itu .Tatapan mata mereka bertemu semakin dalam , tangan Tiara meraba bibir Ardy .


"Love u sayang ." ucap Tiara lirih . Kata kata Tiara bagai sebuah dawai yang mengetarkan getaran cinta di hati Ardy , hangat menjalar ke seluruh sendi badan nya .


Ardy bangkit dari pangkuan Tiara , dan duduk tepat di depan Tiara , sambil meraih ke dua pipi Tiara dengan lembut .


"Love u to sayang ," ucap Ardy dengan pelan dan memejam kan matanya Ardy mendekatkan bibirnya ke bibir Taiara .


Ardy mulai memainkan hasratnya yang telah terpancing oleh kata kata manis Tiara dan di dukung oleh minuman yang ia minum .Ardy bermain di bibir ranum istri sahnya , sah menjadi miliknya .Malam pengantin baru serasa terulang lagi pada pasangan pengantin baru itu .


...****************...


Sesuai.dengan jadwal yang sudah di tentukan oleh dimas . Pagi itu ia dan Putri terbang ke Batam untuk meninjau tempat kuliner yang akan dia beli .


Dimas merasa tempat itu benar benar sangat strategi , dan ia putuskan untuk langsung membelinya hari itu juga . Setelah selesai pembayaran , Dimas langsung terjun menuju ke restoran menemui para karyawan dan manager restoran itu .


"selamat siang semuanya . Perkenalkan ini bapak Dimas dan ibu putri prameswari pemilik baru dari restoran ini ." ucap pemilik lama restoran .


"Bapak Dimas , terimakasih atas bantuan nya , dan sekarang restoran ini dan seluruh karyawan dan stap , saya serahkan pada bapak Dimas , saya mohon diri dulu ." ucap pemilik restoran lama


Dimas menjabat tangan pemilik restoran lama. setelah pemilik lama pergi Dimas mulai membuka meeting pertemuan pertama nya dengan karyawan barunya .


"selamat siang semuanya , saya di sini tidak akan merubah pekerjaan dan kedudukan kalian , saya hanya ingin merubah cara kinerja dan gaji kalian , Mungkin saya akan menambah gaji kalian walau tidak besar . Dan satu yang saya minta , kejujuran , saya akan datang sebulan sekali untuk adakan meeting dengan kalian ." ucap Dimas pada para karyawan nya .


Sementara Ardy dan Tiara bangun setelah matahari sudah tinggi , sementara Ardy masih nyenyak bergulung dengan selimutnya dan juga terasa masih enggan untuk bangun bila tak di bangun kan .

__ADS_1


Tiara bangun untuk meneguk air hangat untuk membasahi tengorokan nya . Di tong sampah di bawah meja , samping Ardy terbaring Tiara melihat bungkus kopi yang membuatnya penasaran .Tiara mengambilnya dan membaca khasiat dari kopi herbal itu .


"Astaqfirulloh Mas , pantas saja yang kamu maksud dengan stamina itu ini to , ini mah bukan stamina manusia . Pinggangku hampir patah ." gumam Tiara .


"Mas , mas suami bangun ." panggil Tiara .


"eemh ," jawab Ardy yang masih enggan membuka matanya .karena masih terasa mengantuk .


"Oh jadi ini yang mas maksud kopi herbal semalam ," ucap Tiara sambil membolak mbalikan bungkus kopi nya . Ardy membuka ekor matanya dan melirik ke arah tiara .yang dia lihat begitu cantik walau belum cuci muka dan meukuap .


"Apa ." tanya Ardy .


"Stamina mas , semalam kaya kuda liar ." ucap Tiara polos , sepolos orangnya .


Ardy tertawa mendengar ucapan istrinya , dan meraih Tiara untuk kembali berbaring di sampingnya .


"Apa kamu masih ingin bermain lagi dengan kuda liar ini ." bisik Ardy .


"Tapi kata katamu ,pujian kamu udah bikin mas melayang lagi ." ucap Ardy dan meraih tengkuk Tiara .


"mas , "panggil tiara tapi apa daya tenaga Tiara tak sekuat tenaga Ardy yang harus berakhir melayani sisa sisa stamina herbal Suaminya kembali .


...****************...


Sementara Dimas dan putri akhirnya mereka memutuskan untuk jalan jalan di Batam dalam beberapa hari .mereka menuju ke hotel . Tapi walau pikiran dan ucapan Dimas yang absurt ia tetap memesan dua kamar untuk mereka .


Dimas sangat menjaga kehormatan Putri yang telah di tanamkan oleh kedua orang tua putri , sehingga sampai menjalin cinta dengan Dimas putri sebelumnya tidak pernah pacaran .


Setelah selesai jalan jalan Dimas mengantar putri kembali ke hotel sampai di deoan pintu kamarnya .

__ADS_1


"aku tidak boleh masuk nih sayang ." tanya Dimas .


"Tidak aku takut kamu lihat itu ranjang bukan bibirmu saja yang absurt ."ucap Putri sambil menutup pintu kamarnya ,putri menyandarkan badan nya di pintu sambil menempelkan telinganya di pintu . Putri meraba dadanya sambil tersenyum .


"bohong bila hanya sekedar ciuman saja aku tak ingin , tapi inilah pesan orang tua yang harus ku jaga ." gumam putri .bertepatan ia mendwngar suara tawa Dimas di luar pintu ,yang juga menempelkan telinganya di pintu .


"mimpikan aku ya sayang , emmmuach selamat malam ." ucap Dimas .


...----------------...


untuk makan malam Tiara terpaksa keluar sendiri untuk beli karena Ardy masih juga belum bangun .


saat Ardy bangun ia tak mendapati Tiara di samping nya ia terkejut . Ingin Ardy menelpon Tiara tapi percuma Tiara pergi tanpa membawa ponselnya .


"Ah kemana dia ." gumam Ardy dan bergegas bangun dan pergi mandi membersihkan dirinya .saat ia selesai mandi dan keluar dari kamar mandi Tiara juga baru saja masuk dengan tentengan penuh di kedua tangan nya .


"kamu sudah bangun sayang ." ucap Tiara . Tiara terkejut dan berdiri kaku tiba tiba Ardy memeluknya dengan erat .


"Lain kali jangan pergi sendirian , ini negri orang bukan negara kita sendiri .Aku takut tak menemukan mu , aku tak mau kehilangan kamu ." rentetan gumam Ardy sambil memeluk erat tubuh Tiara .


"Maaf , Mas kelihatan lelah sekali aku tidak tega bangunin mas , lagian aku turun cuma beli makanan saja ." ucap Tiara sambil menenteng barang di tangannya . Ardy melepaskan pelukan nya .


"Kalau aku lelah apa kamu tidak lelah ." tanya Arsy sambil tersenyum .


"Selelah apa pun , aku istri mas , aku juga harus menjaga dan perhatikan kesehatan mas juga ," ucap Tiara .


"Makasih sayang sudah perhatian dan cinta juga sayang padaku ."ucap Ardy , Tiara memberanikan diri mengecup bibir suaminya .


"semua itu tidak mudah dan gratis mas ." ucap Tiara sambil jalan menuju ke sofa .

__ADS_1


"Maksudnya apa sayang ." tanya Ardy dag dig der .


"Sayang , ibu pernah bilang kehidupan pacaran dan rumah tangga itu sama , banyak cobaan dan godaan , jadi aku sekarang dan seterusnya , akan tetap sayang dan cinta pada mas ,tapi satu yang aku pinta , apapun yang terjadi kita harus tetap saling percaya kalau ingin cinta dan rumah tangga kita , abadi ." ucap Tiara menatap wajah Ardy yang duduk di samping .Ardy mengangguk dan memeluk kembali Tiara .


__ADS_2