My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 172


__ADS_3

"Dannn ..heh.. Bagaimana dengan kejadian semalam . Kalian berdua bermesra mesraan saat turun dari mobil ." lanjut Ardy yang membuat lidah Tiara terasa kelu karna suami yang dia cintai selama ini , begitu kejam nya tega melontar kan tuduhan dan kata kata serta fitnah yang sekejam itu .


"Mas kamu ..."Tiara benar benar telah kehabisan kata kata ,untuk membela diri nya sendiri . walau dirinya tau tidak bersalah .


"Kenapa ,? Apa dia sudah memberimu jaminan , kalau dia benar benar bisa memberimu anak , sehingga kamu tidak lagi perduli dengan rumah tangga ini , sehingga kamu memilih bersenang senang dengan nya ." ucap Ardy yang membuat Tiara semakin pusing dan BRUG..


Tiara sudah tidak tahan lagi dan jatuh pingsan ke lantai saat Ardy masih fokus pada cangkir kopi di tangan nya .


"Tiaraaa." teriak mama khanza juga bu andini yang langsung menolong Tiara . Membopong Tiara bersama sama pembantunya . Sementara Ardy yang melihat itu hanya Diam tak bergeming dari tempatnya duduk .


Mama khanza sudah hafal dengan sifat anak nya , kalau sudah marah ia akan tetap mempertahan kan egonya . Ia tak mau jatuh harga dirinya .


"Ardy kamu itu ya ,berubah lah kamu tidak lihat istri mu pingsan ." mama khanza memarahi Ardy .


Ardy baru bangkit dari tempat duduknya ,dan membopong badan kecil Tiara ke dalam kamarnya dan membaringkan nya begitu saja dan pergi keluar lagi . Dan membiarkan mamanya dan ibu mertuanya yang merawat istrinya .


"Maafkan sikap anak saya ya mbak yu andini ."ucap mama khanza .yang merasa tidak enak dengan bu andini .


"Ya tidak apa apa jeng , pertengkaran dalam rumah tangga itu sudah biasa jeng . Semoga masalah mereka segera cepat terselesaikan ."jawab bu andini .


"amin ." jawab mama khanza .


Bu andini memberikan aroma minyak kayu putih ke depan hidung Tiara , pelan pelan Tiara mulai sadarkan diri dan membuka matanya .

__ADS_1


"Kamu sudah sadar nak ." tanya Bu andini .


"Mas Ardy mana bu .? Mama dan ibu percaya kan pada aku , kalau aku tidak selingkuh dari mas Ardy ." ucap Tiara pada ibu dan mama mertuanya .


"Iya , mama percaya kok . Tapi mama masih binggung dengan ucapan Ardy tadi , yang bilang kalau dirinya tak bisa punya anak , apa itu vonis dari dokter beberapa bulan lalu ."tanya mama khanza .


"Iya ma , tapi Dokter hanya bilang kalau kesuburan mas Ardy terganggu ,dan itu masih bisa di obati ma . Dan Tiara juga sudah berusaha memberi mas Ardy makanan yang sehat dan bergizi . Agar mas Ardy tidak perlu melakukan pengobatan . Karena Tiara tau mas Ardy sangat sibuk di kantor ." sahut Tiara sambil.menunduk .


"ya sudah nanti mama bicara sama Ardy . Mungkin dia merasa berkecil hati atau minder sama kamu , atau karena ia merasa tidak berharga . Karena tidak bisa segera mempunyai anak secepatnya ."ucap mama khanza sambil mengelus bahu Tiara agar lebih sabar lagi menghadapi Ardy .


"Apapun vonisan dari dokter untuk mas Ardy , Tiara tidak akan meninggalkan mas Ardy , Ardy sudah sangat mencintai dan sayang sama mas Ardy ma ." ucap Tiara yang dapat respon anggukan dan senyuman dari Mama khanza .


"ya sudah hari ini kamu tidak usah kuliah , kamu kelihatan kurang sehat , atau mama panggilan dokter ." ucap mama khanza .


" Baiklah kalau begitu kamu istirahat saja .mama keluar dulu temui Ardy ." ucap mama khanza , dan pamit keluar dari kamar tinggalkan Tiara dan ibunya berdua di dalam kamarnya .


CYang sabar ya , nak . Rumah tangga memang selalu banyak cobakaannya di banding saat masih pacaran ." ucap bu andini pada Putrinya . Sambil mengelus lembut kepala Tiara .


"Iya ma Tiara tau , tapi Tiara tidak mau mas Ardy salah paham begini ."ucap Tiara sambil menghapus air matanya yang sudah jatuh membasahi pipinya .


"Kamu tidak boleh putus asa begini . Suamimu butuh keyakinan dari kamu ." sahut bu andini memberi dukungan pada Tiara .


"Iya bu ." jawab Tiara .

__ADS_1


Mama khanza yang mencari Ardy mendapati Ardy berada di teras rumah sedang memakai sepatunya siap untuk berangkat kerja .


"Ardy , mama tidak suka kamu seperti ini menyelesaikan masalah rumah tangga . Mama sudah pernah bilang , rumah tangga tidak hanya karena rasa cinta . Kalau kamu ada masalah dengan istrimu , bicara kan baik baik . Bukan dengan cara membentak bentak seperti itu ." ucap mama khanza kecewa terhadap putranya .sambil duduk di kursi sebelah Ardy .


"Tapi dia telah merendah kan Ardy ma ." ucap Ardy .


"Merendahkan bagaimana , mama selama ini masih melihat dia selalu menghormati mengurus juga melayani kamu dengan baik ." ucap mama khanza tidak mengerti maksud Ardy .


"Sudahlah ma , jangan mama membela dia lagi , Dia sudah membohongi mama juga , kalau kesuburan Ardy baik baik saja . Dia tidak siap dan malu mengakui kalau Ardy tidak bisa memberi dia seorang anak . Dan sekarang dia terang terangan berselingkuh dengan sahabat Dimas ."sahut Ardy dengan emosi .


"Siapa bilang kamu tidak bisa kasih dia anak , kamu cukup menjalani pengobatan , nak . Kalau kamu pengen punya anak ." ucap mama khanza ingin menenangkan pikiran putra nya .


"Tapi tetap saja ma , Tiara sudah berbohong dan selingkuh di belakang aku dengan sahabat nya Dimas ma ." kekeh Ardy membela egonya sendiri .


"Sahabat Dimas , sahabat yang mana ." tanya mama khanza mengerutkan keningnya .


"Sahabat Dimas juga sahabat kampus Tiara . Aku dah lama merasakan keanehan di diri Tiara belakangan ini . Kemarin mau ke pesta pertunangan Dimas , Tiara pura pura suruh aku pilihkan baju setelah baju satu lemari tak ada yang dia suka , setelah aku pilihkan dia tetap menolak ternyata dia ingin tampil cantik di depan laki laki itu . Dimana laki laki itu juga hadis di pesta pertunangan Dimas , ya memang mereka cocok ." jawab Ardy .


Mama khanza mencerna semua ucapan anaknya , dia tak mau salah mengomentari jawaban putranya yang hanya akan mempersulit hubungan anak dan menantunya dalam menjalani kehidupan rumah tangga nya .


"Dan kemarin mama tau , Ardy bela belain jemput dia ke kampus walau hujan badai . Setelah Ardy sampai di kampus , apa yang Ardy dapatkan . Dia sudah pulang dengan laki laki lain , laki laki itu , sahabat Dimas . Ardy berusaha mengejar nya , Tapi mereka telah sampai di rumah ini , dan aku melihat dengan mata kepala aku sendiri ma , laki laki itu merangkul bahu Tiara untuk memasuki rumah ini ." Ardy menatap wajah mamanya yang masih mendengarkan .


"Apa pantas dia melakukan itu ma , apa itu dia tidak keterlaluan . Di rumah ini saja dia berani lakukan itu ,apa lagi di luaran sana ma , pantas saja dia menyuruh aku memecat semua bodyguard , dwngan alasan ia bisa jaga diri sendiri , Dia hanya ingin biar bebas di luar sana lakukan hal yang memalukan ini ,dengan laki laki lain ." ucap Ardy .

__ADS_1


__ADS_2