My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 180


__ADS_3

Dimas memijit keningnya ,perempuan di depan nya benar benar telah di butakan oleh cintanya kepada Ardy . Sedangkan Ardy dengan kurang ajarnya dia menuduh istrinya berselingkuh dengan kaki laki lain . Rasanya Dimas ingin memberi Ardy pelajaran biar dia tau bagaimana caranya menghargai seorang perempuan .


"Apa benar kamu hamil ." tanya Dimas .


"Darimana kamu tau aku hamil ." tanya Tiara balik


"Rio memberitau aku semua masalah kalian bertiga . Dia pemuda sebodoh itu saja tau ciri ciri perempuan hamil . Dia sebagai suami tidak peka dengan perubahan istri sendiri ." ucap Dimas yang benar benar kesal dengan Ardy .


"sudah lupakan itu , aku suruh kamu ke sini untuk memberi aku pekerjaan , aku sangat butuh pekerjaan , karena aku butuh uang , aku takut tabungan aku tidak cukup untuk di pakai sampai lahiran nanti ." ucap Tiara dengan wajah di tekuk .


"Kamu pakai ini , nanti PIN nya aku sms ke hp kamu ." ucap Dimas sambil menyodorkan kartu debit keoada Tiara .


"Dim , bukan ini maksud aku . Aku mau menerima uang darimu . kalau kamu memberi aku pekerjaan . Kalau tidak , maaf aku tidak bisa terima ini , aku tidak mau di kasihani ." ucap Tiara sambil mendorong kembali tangan Dimas dari hadapan nya .


Dimas menarik nafas dalam , perempuan di depan nya ini benar benar keras kepala . Dari dulu hingga sekarang ia tidak mau menerima bantuan dari orang lain dengan cuma cuma .


"Ambil lah , siapa yang mengasihimu , aku juga tidak mungkin memberimu uang cuma cuma , anggap saja aku memberimu pinjaman , tapi aku maunkamu bayar semua ini setelah kamu melahirkan bukan sekarang ." Ucap Dimas dengan kata kata lembut dan memohon . Ia tidak tega menyuruh perempuan di depan nya itu untuk bekerja dalam keadaan hamil .


Tiara memikirkan ucapan Dimas sambil menerima Kartu debit dari Dimas .


"Sudah jangan banyak berpikir , cepat simpan kartunya , Dan ayo aku antar kamu belanja keperluan kalian , atau kalau perlu aku akan sewakan apartemen untuk kalian tempati . " ucap Dimas .

__ADS_1


"Tidak perlu Dim , ibu tidak akan setuju , aku mungkin akan pakai uang kamu , untuk merehab atap rumah yang bocor ." ucap Tiara


"Pakai lah , kamu bisa pakai untuk apa.saja , sepuas kamu ." sahut Dimas .


"Terimakasih Dim , sampai sekarang kamu masih mau membantuku ."ucap Tiara .


" Sama sama Ya sudah , ayo aku antar kamu belanja , keperluan kamu ." ucap Dimas .


Tiara pergi belanja kebutuhan sehari hari .ia memilih masak di rumah dari pada beli makanan siap saji , agar ia bisa mengatur pengeluaran finansialnya .


Setelah mendapat telepon dari Tiara Dimas benar benar melupakan janjinya untuk bertemu dengan putri suatu tempat .


Di tempat janjian nya dengan Dimas putri merasa betek , karena Dimas tak datang datang di telpon tidak aktip .


putri segera pergi meninggalkan tempat menuju ke kantor Dimas , untuk mencari Dimas tanyakan apa maksud dia janjian untuk bertemu tapi tidak datang . Tapi saat putri sampai di kantor ia tidak menemukan Dimas malah menemukan Rio di sana .


"Mas Dimas kemana sih ." ucap Putri dengan muka betek langsung menghempaskan pantatnya di kursi samping Rio .yang spontan membuat Rio terhenyak karena kaget .


" Astaqfirulloh ,udah kayak mbak kun aja .datang ngak beri kabar . Kamu cari Dimas , sama aku juga tidak tau dia dimana dan kemana . Aku sampai sini sudah tidak ada batang hidung nya .memangnya dia tidak bilang sama kamu dia mau kemana ." tanya balik Rio .membuat putri mendengus kesal sama sepupu Dimas satu itu .


"Kamu juga aneh . Kalau aku tau mas Dim di mana . Aku juga ngak akan tanya sama kamu bambang sepupu ." jawab putri ketus.

__ADS_1


"Iya iya tuan putri yang terhormat , tapi tidak juga marah marah begitu juga sama aku , aku kan juga tidak tau Dimas kemana , aku kan bukan kekasih Tuan Dimas , bagaimana saya tau keberadaan Tunangan tuan putri berada ." jawab Rio bernada mengejek putri .


"Habisnya aku kesal sama mas Dimas , Dia udah janjian mau ketemu sama saya siang ini . Tapi aku tunggu lama sekali tak datang datang . Ponsel juga tidak bisa di hubungi . Aku sudah nunggu satu jam lebih , siapa yang ngak kesal ." protes putri pada Rio . Dengan wajah cemberut .


"Iya tapi jangan marah marah gitu , nanti cepat tua lo .masak calon penganti wajahnya berkerut . Pergi spa sana jangan perdulikan Dimas . Atau mau nunggu Dimas di sini ,mungkin bentar lagi dia pulang , mau minum kopi biar aku suruh OB buatkan ." ucap Rio panjang lebar untuk menenangkan putri .


"malas udah keburu Betek aku , nanti kalau mas Dimas pulang katakan padanya , lain kali tidak usah janji untuk ketemu ketemu lagi ." ucap putri sewot .


Rio terperanggah dengan ucapan putri . Tapi Ia tau perempuan itu sedang emosi sesaat . Dia tidak akan serius mengatakan itu . Bagaimana mungkin dia mengatakan itu . Sedangkan dia sangat mencintai Dimas sepenuh hatinya . Setahu nya Sehari putri tidak bertemu Dimas saja sudah galau tingkat dewa .


Putri pergi meninggalkan Rio sendirian di ruang kerja Dimas . Ia tidak tau entah kemana putri akan pergi . Rio segera mengambil ponselnya dan menghubungi Dimas , tapi Dimas tidak menjawab panggilan nya , seperti ucapan putri ponsel Dimas tidak aktif , di luar jangkauan .


"Aduh Dim , Kamu dimana sih Dim , aku tidak mau ikut campur urusan kamu, menyelesaikan masalah kamu dengan jantung hatimu .nanti kalau dia ngambek baru kau tau rasanya , gimana susahnya ngebujuk dan meluluhkan hati perempuan yang dah ngambek ." ucap Rio yang seakan akan dah berpengalaman menangani masalah perempuan . Padahal punya pacar aja tidak pernah 😄😄😄


Dimas dan Tiara sudah selesai belanja , Dimas membantu mengangkat belanjaan Tiara beberapa plastik besar .


"sudah semua ini yang kamu butuhkan ." tanya Dimas pada Tiara .


"Sudah cukup , sekarang tinggal mencari angkot ." ucap Tiara .


"Untuk apa cari angkot ,? Terus apa gunanya aku bawa mobil , biar aku antar kamu pakai mobil sampai ke rumah kami ." ucap Dimas yang keberatan Tiara harus naik angkot padahal dirinya membawa mobil .

__ADS_1


"Tidak Dim , akan lebih baik aku naik angkot saja , ini juga akan lebih baik untuk menjaga status aku , walau bagaimana pun , aku tidak mau ada orang yang berpikir yang tidak tidak kepadaku . Aku tetap harus menjaga nama baik aku sendiri juga nama baik kamu . Apalagi sebentar lagi kamu akan menikah . Aku tidak mau karena aku pernikahan kamu gagal ." jawab Tiara yang tau akan posisinya sekarang ini .


__ADS_2