
Ardy ingin membantu Tiara memijat tengkuk nya . Saat melihat Tiara ingin memuntahkan isi perutnya . Tapi ia kembali teringat kalau anak yang di kandung Tiara bukan lah anak kandungnya .
Di dalam hatinya sebenarnya ia menginginkan momen ini , Tiara yang sekarang sedang hamil dan muntah muntah di depan nya . Tapi Bolehkah ia mengatakan Alloh tidak adil padanya , hingga dirinya tak mampu mempunyai keturunan , karena kesuburan nya bermasalah . sehingga istrinya tega menyelingkuhi dirinya , hingga dia punya anak dengan laki laki lain .
Ardy akhirnya pergi dari samping Tiara . Tiara sempat bahagia melihat ke khawatiran di wajah suaminya , tapi terlalu sulit melunak kan hati suaminya karena kesalah pahaman itu .
Tiara meneteskan air mata nya melihat kepergian Ardy . Ia juga lelah tak ingin mengejarnya lagi . Ia butuh hasil yang akurat , ia butuh tespeck . Tiara pergi ke dapur memanggil pembantunya .
"Bi ." panggil Tiara yang telah sampai di dapur .
" iya bu , ibu ingin makan kue nya sekarang , maaf tadi saya tidak berani panggil ibu , untuk menyerahkan kuenya . karena saya lihat ibu dan bapak sedang bertengkar ," tanya pembantu yang tadi ia suruh beli kue tadi
"Bukan bik , saya mau minta bantuan bibik lagi . Untuk belikan saya tespeck . Bisakah bik ." tanya mutiara .
"Wah ibu hamil , selamat ya bu . Bapak pasti senang kalau mengetahui ibu hamil.dan pasti bapak dan ibu tidak akan bertengkar lagi , wanita hamil itu tidak boleh stres dan kecapekan ibu ." ucap pembantunya Tiara . Tiara memijit pelipisnya melihat perlakuan pembantu satunya itu .
"Ini uangnya bik , tolong belikan yang paling bagus kualitasnya ya ';ucap Tiara sambil mengulurkan uang kepada pembantunya .
"Baik bu , baik ." ucap pembantunya dan segera pergi keluar membelikan pesanan Tiara .
Tiara berjalan menuju ke meja makan . Ia ambil tiramisu pesanan nya tadi siang sebelum pingsan . Tiara mencoba memotong sedikit dan memakan nya , tapi tak lama kemudian Tiara memuntahkan nya lagi ke tong sampah .
Tiara membersihkan mulutnya entah kenapa ia jadi tidak menyukai lagi kue kesukaan nya itu . Mama khanza yang kebetulan lewat melihat Tiara sedang mengelap mulutnya dengan tisue . Juga bersikap dingin tak menyapa lagi .
__ADS_1
"ma , apa mama mau makan kue ini , dulu ini kue kesukaan Tiara . Tapi entah kenapa sekarang Tiara jadi tidak suka ." ucap Tiara dengan lemah lembut kepada ibu mertuanya itu .
Tapi mama khanza dengan sikap dingin hanya mengelengkan kepalanya dengan senyim tipis yang di paksanya . Dan pergi meninggalkan Tiara seorang diri , di ruang makan itu .
Tiara menatap pilu kepergian mertuanya . Ia juga tidak akan pernah berpikir kalau mama mertuanya juga akan bersikap dingin kepadanya .
"mama juga bersikap dingin padaku , apa karena masalah aku dan mas Ardy , atau ada masalah yang lain ." gumam Tiara dalam hati .
Tiara menoleh saat mendengar langkah kaki yang tergesa gesa ke arahnya .
"Ini bu tespecknya , saya sengaja jalan dengan cepat agar cepat sampai di rumah . Dan ibu segera tau hasilnya . Tidak kebayang kalau ibu hamil , ibu cantik dan bapak juga ganteng, saya penasaran bagaimana anak ibu dan bapak nanti ." ucap pembantunya dengan terengah engah . Sambil menyerahkan tespeck kepada Tiara .
Tiara hanya tersenyum getir mendengar ucapan pembantunya .
"Wah makan kue mahal ni ." ucap pembantu Tiara sambil memotong sesuai jumlah teman mereka . Dan ia hidangkan ke dalam piring .
Ardy yang datang ke dapur menghampiri pembantunya .ia merasa lapar padahal ia di kantor sudah makan bersama temannya .
"itu apa bik ." tanya Ardy pada pembantunya yang di pasrahi kue oleh Tiara .
"oh ini kue bapak mau makan biar saya taruh ke piring ." ucap pembantunya .
"Tidak perlu ,saya ambil ini saja ." ucap Ardy yang mengambil kue yang masih ada dalam kotak kue .sisa potongan dari Tiara tadi .
__ADS_1
Ardy memakan kue pesanan Tiara tadi dengan lahap . Membuat pembantu yang berdiri di sampingnya itu menelan ludahnya dengan berat .karena itu adalah pemandangan langka , Ardy makan seperti orang yang kesurupan dan mengambil makanan dengan tangan nya sendiri .
Ardy menghentikan gerakan tangan nya . Saat lidahnya merasakan rasa kue yang ia makan .
"Bukan kah ini , kue kesukaan Tiara . Kenapa aku malah doyan makan ." gumam Ardy dalam hati .
" Bapak lapar ." tanya pembantunya yang membuyarkan lamunan Ardy . Karena Ardy telah menghabiskan setengah dari kue itu .
"Emm tidak , saya sudah kenyang . Sekarang buatkan saya kopi hitam ." ucap Ardy dan pergi ke halaman belakang . Ia duduk di sana danqqql! memikirkan apa yang telah ia lakukan di depan pembantunya . Sungguh Itu bukan mencerminkan wibawa seorang pemimpin perusahaan besar , dan seorang yang sangat di segani oleh siapa saja orang yang tau siapa dirinya .
Di dalam kamar Tiara menatap tespeck yang ada di tangan nya . Matanya berkaca kaca melihat dua garis merah terlihat sangat jelas di tespecknya .
Seharusnya kehamilannya ini menjadi sebuah kabar membahagiakan bagi dirinya dan Ardy .Tapi karena dirinya yang memaksa Ardy , untuk ikut cek kesuburan membuat hal itu jadi bumerang untuk dirinya sendiri .
Ardy di vonis kesuburan nya bermasalah , membuat jiwa lelakinya hancur .Tiara tidak menyangka kalau semua itu akan mempengaruhi mental suaminya begitu kuat .
Tiara keluar dari kamarnya , ia ingin membangkitkan kembali mental suaminya yang telah downd . Ia juga ingin mengembalikan kepercayaan Ardy bahwa dia masih bisa memberinya anak . Tiara ingin bertanggung jawab karena telah menghancurkan mental Ardy .
Di ruang tengah Tiara melihat ibu mertuanya berdiri di depan jendela menatap rintik hujan di luar sana .
"ma ," sapa Tiara dengan lembut . Mama khanza cuma menoleh ke arah suara dan kembali menatap ke luar jendela lagi .
"Ma , Tiara mohon , cukup mas Ardy saja yang ragu dengan kehamilan Tiara ini . Ini semua juga salah Tiara , tidak seharus nya Tiara paksa mas Ardy untuk pergi cek kesuburan .hingga membuat mas Ardy tidak percaya diri . Kalau mas Ardy sebenarnya bisa memberi anak untuk Tiara . Jadi Tiara mohon , Agar mama tidak meragukan nya . anak Tiara adalah cucu mama .Tiara tidak pernah selingkuh dari mas Ardy , mama juga tau Tiara sangat mencintai mas Ardy . Bagaimana mungkin Tiara selingkuh dengan laki laki lain sampai hamil . Itu tidak mudah bagi Tiara untuk lakukan , Di saat Tiara sudah mendapatkan kepuasan nafkah lahir dan batin dari suami yang sangat Tiara cintai , itu tidak mudah ma ." ucap Tiara dengan lembut tapi sangat tegas .
__ADS_1
Tiara ingin menjelaskan kepada mama mertuanya . Bahwa seorang wanita akan setia pada suaminya , saat nafkah lahir dan batin nya terpenuhi dengan sempurna .