My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 67


__ADS_3

Mutiara hanya mencibir mendengar ucapan Dimas , dan diam tak menjawab lagi . Sesekali mutiara menatap wajah Dimas yang ia rasa semakin tampan dengan model potongan rambut barunya .


Hoodie berwarna biru yang di padukan dengan celana jeans , menambahnya semakin keren . Wajah dan kulit yang putih dengan kumis tipis , siapa yang memandangnya tidak akan tertarik .


"Apa lagi diriku ini , yang apa adanya saja aku dah tertarik , tapi kalau dengan ada apa apanya dia , seperti dia anak orang kaya , apa kah aku yang apa adanya ini masih akan tetap dia tatap ." gumam mutiara dalam hati . Hati mutiara semakin galau .


"Kenapa Dimas tampan sekali ya , ahh ada apa dengan ku . Bego bego bego ..apa kamu ingin nangis lagi ."gumam mutiara lagi . Tanpa melihat mutiara menyodorkan es krim nya .


"ehh kamu dendam sama aku ya ." ucap Dimas kaget sambil menjauh dari es krim , tapi terlambat es krim telah mengotori hidungnya .


"ehh maaf maaf , aku tidak sengaja ." mutiara sendiri kaget es krim di tangan nya telah membuat lukisan abstrak di hidung sebelah Dimas . Mutiara swgera mengambil tisue dan membersihkan es krim yang ada di hidung Dimas .


"pelan pelan dong bersihin nya , yang lembut gitu kenapa , kamu ngak takut kulitku lecet tampan nya hilang ." gida Dimas dengan manja . Yang memang ingin lama lama di manja oleh mutiara .


Mutiara telah selasai membersihkan es krim di hidung Dimas, bersih seperti semula .


"ini es krim masih mau di makan tidak ."tanya mutiara .


"ngak mau ah , udah kena upil ."jawab Dimas . Membuat mutiara tertawa dengan lepas .


"omongan kamu jorok sekali . Ngak mau makan bilang aja ngak mau . Napa bilangnya di jelasin beneran , aku kan juga ikut geli ."ucap mutiara sambil membuang es krim ke dalam kantong plastik sampah .


"eh bagi dong ."ucap Dimas yang melihat mutiara masih makan es krim nya .


"ih jangan dong tinggal sesuap ."ucap mutiara .


"tidak itu buat aku ." ucap Dimas .


"kenapa begini ,"gumam Mutiara . Ia meraih tisue dan mencomot bagian atasnya .


"eh kenapa di lap ." tanya Dimas .

__ADS_1


"Ngak sopan bekas gigitan Aku ." ucap mutiara saat Dimas buka mulut ingin bicara , mutiara segera menyuapkan es krim nya ke dalam mulut Dimas .


"Gagal deh mau makan es krim sebatang berdua ."gumam Dimas dalam hati .ada raut sedikit kecewa di wajah Dimas . Tapi ia sembunyikan dari mutiara .


Mutiara telah tiba di rumah . Seperti biasa Dimas tak pernah mampir dan langsung pulang .


"Aku lasung pulang ya , soalnya sudah magrib juga ." ucap Dimas sebelum mutiara turun .


"ya kamu hati hati di jalan."ucap mutiara .


Mutiara melangkahkan kakinya menuju tanaman bunga nya yang baru kemarin iya beli .


"masuk dulu cepat mandi . Bunganya besok saja lihatnya ."ucap bu andini yang baru saja keluar .


"eh ibu ."ucap mutiara dengan tersenyum .


"Tiara ." panggil tetangga sebelah nya bu dwi .


"kamu tadi pulang dengan siapa ."tanya bu dwi yang suka gosip .


"sama Dimas bu ."jawab Mutiara .


"lo kamu tidak pulang sama pak Ardy ."tanya bu andini .


"Bukan bu andini , itu bukan mobil pak Ardy , beda . Dimas sudah lama lo ngak datang ke sini . Datang datang dia sudah bawa mobil aja .. Pasti kamu ya , larang dia datang karena tak punya mobil . Dan kamu pilih pulang pergi kantor dengan pak Ardy yang kaya raya itu kan ." ucap bu dwi .


"Dia sibuk kuliah bu ."jawab mutiara jujur .


"allah ngaku aja , kamu ingin bersama pak Ardy yang kaya raya itukan . Pak Ardykan Bos kamu , pasti tajirkan .mobilnya aja beda jauh sama Dimas ."ucap bu dwi . Sambil menyindir mutiara .


Mutiara dan bu andini saling pandang , satu sama lain . ia tidak tau maksud ucapan dari bu dwi apa .

__ADS_1


"Tiara kamu pergi masuk sana , cepat mandi . Kamu pasti dah lelah bekerja seharian ." ucap bu andini . Bu andini tidak mau ucapan bu dwi menjadi toxin di hati putrinya . Baru saja dia berhenti dari bulyan orang orang , kini datang bulyan baru .


"Baiklah bu , bu dwi saya masuk ke dalam dulu . "pamit mutiara dan segera masuk meninggalkan bu dwi dan ibunya berdua saja .


"maaf bu dwi , saya juga mau masuk dulu , tadi sudah wudhu mau sholat magrib , keburu batal ."ucap bu andini dan peegi begitu saja meninggalkan bu dwi .


Bu dwi mengepalkan tangan nya . Karena ejekan nya tak dapat perlawanan dari mutiara dan ibunya . Bu dwi menghentak kan kakinya ke tanah tanda kesal . Dan akhirnya pulang menuju rumahnya yang sebelahan dengan rumah mutiara .


Selesai mandi mutiara menemui ibunya menyatakan maksud ucapan bu dwi .


" Bu , apa maksud ucapan bu dwi tadi ."tanya mutiara pada ibunya . Dengan binggung .


"tidak ada apa.apa , tidak usah kamu dengarkan . Tidak usah kamu pikirkan ucapan bu dwi barusan ya . Kamu juga tau sendirikan , bu dwi orang nya gimana kamu sendiri tau kan , suka sebar gosip ."ucap bu andini menenangkan hati mutiara .


Mutiara tidak menjawab ucapan ibunya . Ia mencerna ucapan dari bu dwi . Seakan akan bu dwi menilai dirinya , mau berteman dengan Dimas , karena Dimas punya mobil .mutiara segera melangkah ke kamarnya . Dengan menghela nafas berat .


Dimas telah sampai ke rumah temannya untuk menukar mobilnya kembali .


"terimakasih ya , sudah mau pinjami aku mobil ."ucap Dimas sambil menyerahkan kontak mobil Rio teman dimas .


"Sama sama . Tapi kamu aneh , Orang lain berlomba lomba beli mobil mewah seperti kamu hanya untuk pamer . Sedangkan dirimu , malah meminjam mobil tua aku , untuk apa sih ."tanya Rio penasaran .


"untuk menakluk kan hati seorang bidadari yang sangat aku cintai ." jawab Dimas apa ada nya .


"ehh kamu apa lagi salah minum obat , atau obatnya sudah kadaluarsa . Mana ada mau naklukan hati bidadari pakai mobil buntut aku yang udah tua gini ." ucap Rio heran .Dimas hanya tertawa .


"ya sudah aku pulang dulu , sudah malam nanti mama aku nyari lagi . O iya , soal aku tukar mobil.dengan mu . Jangan bilang ke orang lain , terutama mama aku ya ."pesan Dimas pada Rio


"Siiip semua aman bersamaku ."ucap Rio.


"Ya udah aku pamit pulang dulu ." Dimas segera melajukan mobil mewahnya ke rumah nya . Mama denada yang duduk di teras menunggu kepulangan Dimas . Bangkit dari duduknya dan tersenyum bahagia menyambut Dimas . Senyum yang jarang ia berikan pada Dimas . Karena Dimas selalu melawan , dengan apa yang di inginkanya . Dan dimas juga hanya ingin melakukan apa yang ada di dalam otak nya .

__ADS_1


"kamu baru pulang dari kuliah ."tanya mama denada .


__ADS_2