My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 09


__ADS_3

Ardy terus berbincang bincang dengan pak gondo .membahas perkembangan proyek yang sedang ia bangun .wanita yang bersama dengan pak gondo memandang sinis kepada mutiara .


"Maaf Pak Ardy , ini sekretaris pak Ardy ."tanya wanita itu , memandang mutiara dari ujung kaki , sampai ujung rambut dengan ekor matanya .Mutiara menunduk kan kepalanya dengan sedikit takut , karena berdiri di antara orang orang yang berkelas .


"Iya , memang kenapa ."tanya Ardy ketus .


"Maaf ya pak maaaaf sekali ya .? Kalau pak Ardy punya asisten seperti dia , aku jamin klien bapak , pada pergi dan batalkan kerja sama dengan bapak ."ucap wanita itu dengan angkuh .


Darah muda mutiara mendidih mendengar ucapan wanita itu . Dia menahan diri untuk tidak lepas emosi . Agar tidak membuat malu Ardy di depan klien nya .


"Sepertinya penilaian saya dan anda berbeda , jadi saya mohon anda diam ."ucapan Ardy membawa angin sejuk di hatinya .reflek ia menutup mulutnya agar tak terbahak bahak .


Jawaban Ardy membuat wanita itu menahan geram ,dan meremas jemarinya .


"Kalau saya tau sekretaris lama bapak tidak datang , lebih baik saya tidak ke sini sia sia saya datang ."ucap wanita itu dengan judes dan melangkah pergi .


"ooo jadi dia pengemar setia sekretaris lama . Ngak tau apa kalau dia dah punya istri .apa ."cibir mutiara pelan .


"Kamu dengar tidak ,apa yang aku katakan ."gertak Ardy .yang membuat mutiara kaget .


"eh iya pak , ada apa pak ." tanya mutiara yang sejak tadi diam terhanyut dengan pikirannya sendiri .


"kamu catat semua yang di katakan oleh mandor , aku tunggu kamu di dalam mobil ."ucap Ardy dan melangkah pergi .


"Ba ...baik pak ."ucap mutiara antar ragu dan yakin .


Mutiara segera mencatat semua ,yang di katakan oleh mandor dengan cepat .


Sedang Ardy berada di dalam mobil untuk istirahat sebentar .tak lama kemudian mutiara datang mengetuk kaca mobil .


TOK TOK TOK .Ardy menurunkan sedikit kaca mobilnya,.


"masuk ."ucap Ardy .


Mutiara segera masuk.dan duduk di ujung kursi yang sama dengan Ardy .


"ini pak data data yang bapak inginkan ."ucap mutiara dengan menyodorkan kertas putih dengan coretan tinta hitam hasil coretan tangan mutiara .

__ADS_1


"bagus , nanti masuk rekap kedata komputer dan kirimm kan ke imail saya ,kamu bisakan .?"ucap Ardy


"Iya , bisa pak ."jawab mutiara mendengarkan ucapan Ardy dengan seksama .


"ya sudah pak ,kita langsung ke restoran saja , saya dah lapar banget ."ucap Ardy kepada sopirnya .


"Baik pak ,"jawab sang sopir dan segera meluncur ke jalanan dengan kecepatan standar . Mutiara melihat ke jalanan .


"Wah ,bukan nya ini jalan menuju ke rumah aku , aku bisa beli nasi buat ibu makan siang ."ucap mutiara dalam hati .yang kepikiran dengan ibunya .tiba tiba mobil berhenti , mutiara terkejut melihat restoran mewah di depannya .


"Ayo turun ,kita makan dulu ."ucap Ardy datar .


"Tapi pak ." ucap mutiara yang tidak punya nyali untuk memasuki restoran mewah .


"Ada apa ." ucap Ardy ketus .


"Saya makan di sana saja ya ."ucap Mutiara menunjuk warung sederhana di pinggiran jalan seberang .


"Kamu itu harus jaga kesehatan ,terutama makanan kamu , jangan makan sembarangan ."ucap Ardy .


"Ahahaha bapak ini lucu sekali .itu makanan di jamen bersih sehat higinis .tidak hanya makanan di restoran yang bersih sehat dan higinis . Jadi makanan di sana dah pasti aman ,di jamin bapak akan ketagihan ."ucap mutiara yang membuat mata Ardy akan keluar , menatap mutiara .


"Bapak tidak percaya ,coba saja di jamin bapak pasti akan ke tagihan .bukankah bapak pernah bilang lihat sesuatu jangan lihat luarnya saja ."ucap mutiara .


Ardy melihat warung makan itu bergantian dengan melihat mutiara .ia seakan tertarik dengan ucapan mutiara .ia juga melihat banyak orang keluar masuk beli makanan .


Dengan ragu ragu Ardy mengikuti mutiara turun dari mobil , dan mengekori mutiara menuju ke dalam warung itu .


"Kamu yakin mengajak saya makan di sini .kamu tidak akan bikin saya sakit peruntukan ."ucap alan sambil menghentikan langkah mutiara . Dengan menaruh tangannya di depan mutiara.


"Tidak pak ,percaya sama saya , bapak tenang saja saya dah biasa makan di sini . Makanan di sini menunya lebih enak dan lebih murah ."ucap mutiara dan mulai melangkahkan kakinya memasuki warung yang di ikuti oleh Ardy dengan terpaksa .


Mutiara terkikik mendengar penghuni perut Ardy yang sudah demo .gara gara mencium wangi harum nya bumbu masakan di warung itu .Mutiara segera memanggil pelayan warung .


"Mbak ."panggil Mutiara .


"iya mbak ,pesan seperti biasa ayam bakar bumbu spesial ."tanya pelayan warung yang sudah jadi langganan mutiara .sehingga hafal dengan kesukaan mutiara .

__ADS_1


"Ah mbak tau aja selera saya .pak Ardy mau pesan apa ."tanya mutiara melihat Ardy yang masih terpesona dengan dekorasi dalam warung itu, dari luar kelihatan sederhana , tapi di dalam nya penuh nuansa keraton .berbagai macam ukiran terpajang di sana . Walau dinding warung terbuat dari anyaman bambu yang sangat unik .tempatnya sangat rapi dan bersih .


"Pak Ardy ."panggil mutiara yang menyadarkan Ardy kembali ke dunia nyata nya .


"Ah iya ada apa ."tanya Ardy . Dengan ekspresi kangum dengan ukiran di tiang penyangga warung itu .


"Bapak mau pesan apa ."tanya mutiara lagi .


"Ada menu apa saja di sini ."tanya Ardy .


"Di sini banyak menu pak , ini daftar menunya ."ucap sang pelayan sambil menyodorkan buku menu pada Ardy .


Ardy hanya membilak balik buku menu tidak tau mau pesan apa .


"Kamu pesan apa ."tanya Ardy pada mutiara .


"Saya tadi sudah pesan pak ." jawab mutiara .


"Iya saya tau , kamu sudah pesan , Tapi kamu pesan apa ."tanya Ardy lagi .


"saya pesan Ayam bakar bumbu spesial ."ucap mutiara .


"Ya udah , berati sama .saya juga pesan itu saja ."jawab Ardy .


"Lah ...kenapa bapak pesan menu sama dengan saya ."tanya mutiara mengeryitkan alisnya . Mendengar Ardy pesan menu seperti dirinya .


"Sudah jangan banyak tanya ."jawab Ardy membuat mutiara tidak berani protes lagi .


Sambil menunggu pesanan datang , Ardy memain kan ponselnya . Sedangkan mutiara dusuk merenung di depan Ardy .


"Apa kamu tidak kuliah ."tanya Ardy dengan mata tetap melihat ke arah ponsel .sehingga mutiara tidak menjawab pertanyaan nya .dan Ardy mengulanginya lagi .


"Apa kamu tidak kuliah ." suara Ardy sedikit keras .karena tidak mendapat jawaban dari Mutiara .


"Bapak bicara dengan saya ."tanya mutiara sambil menunjuk ke diri sendiri .


"Memang di sini ada orang lain selain kita berdua ."tanya Ardy kesal .melotot pada mutiara .

__ADS_1


"hehehehe , saya kira bapak bicara sama ponsel ......


__ADS_2