My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)

My Sweet Wife OB (Cinta Tiada Tara 1)
MSW OB 109


__ADS_3

Mama khanza menatap Tiara dari ujung rambut sampai ujung kaki, yang sejak tadi hanya menunduk kan kepalanya , tak berani menatap wajah mama khanza . Ia telah mendengar cerita siapa Tiara , perempuan cupu dan kampungan .ya dari siapa lagi kalau bukan Nagita .


" saya Tiara tante ." ucap Tiara memberanikan diri . Walau sebenarnya ia merasakan seperti ada segumpal batu gunung yang menindih jantung dan hati . Uluran tangan nya kepada mama khanza juga tidak di sambut . Mama khanza malah melihat Tiara kembali dari atas hingga bawah .


Tiba tiba mama khanza merentangkan kedua tangan menyambut kedatangan Tiara . Tiara bisa rileks melihat sambutan mama khanza untuk nya . Mama khanza memeluk dan mencium pipi kanan dan kiri Tiara .


"Oh jadi ini sekretaris Ardy di kantor ." tanya mama khanza .


"Iya ma , ya sudah ma Ardy ke ruanga kerja dulu . Ardy mau ambil berkas berkas penting dulu ." pamit Ardy dan melangkah menuju ke ruangan khusus untuk Ardy kerjakan pekerjakan kantor .


"Ayo sini duduk dulu ." ajak mama khanza pada Tiara . Dengan ramah dan keduanya segera duduk di sofa ruang tamu .


"Bibik . Tolong buatkan minum ." panggil mama khanza pada art nya .


" Oh iya , tante sudah pernah cicipi masakan kamu , memang enak sekali . Pantes saja Ardy sering menghilang kalau waktunya makan ." ucap mama khanza .


"Tante bisa aja mujinya ." jawab Tiara tersipu malu .


"O ya kapan kalian jadian . Ardy tidak pernah bilang ke tante . Tante malah tau dari orang lain kalau Ardy punya hubungan special dengan mu ."tanya mama khanza .


"Baru tadi tante ." jawab Tiara malu malu.


"Tante senang kalau Ardy sudah mau membuka hatinya untuk orang lain .ngomong ngomong kamu lulusan universitas apa ." pertanyaan mama khanza membuat Tiara diam seribu bahasa .


Perasaan Tiara kembali di hantui oleh sikap kasar mamanya Dimaz , yang menghinanya habis habisan .


Mama khanza masih menatap Tiara menunggu jawaban darinya . Darah Tiara sepertinya sudah berhenti mengalir .


"Tiara tidak kuliah ma , Dia hanya lulusan SMK , tapi kinerjanya sangat bagus , kita baru saja closing proyek besar ." jawab Ardy yang tiba tiba muncul sambil membawa beberapa lembar berkas di tangan nya .

__ADS_1


"Oh begitu , kamu hebat ya . Pastinya kamu juga sangat pinter , Tante makin yakin Kalau Ardy tidak salah memilih perempuan calon pendampingnya ." ucap mama khanza sambil menepuk nepuk punggung tangan Tiara , sambil tersenyum.


Tiara bisa bernafas lega dengan kemunculan Ardy , tepat waktu dan membantunya bicara .


"ya sudah ma ,kita kembali ke kantor lagi ya ,yuk sayang ." ucap Ardy .


"Tante kita ke kantor lagi ."ucap Tiara pamit kepada mama khanza . Dan menyalami mama khanza dengan sopan .


"iya sayang , kalian berdua hati hati ya ." pesan mama khanza kepada mereka berdua . Ardy membawa Tiara keluar dari rumahnya dan menuju ke dalam mobil .


"Terimakasih ya ."ucap Tiara di dalam mobil .


" Terimakasih untuk apa ." tanya Ardy .


"Terimakasih karena sudah mengatakan yang baik baik tentang saya di depan tante ." ucap Tiara .


Ardy meraih kedua tangan Tiara , lalu mengenggam nya dengan erat .


Tiara tersenyum bahagia . Ia bisa merasakan kesungguhan Ardy dalam menyatakan cintanya untuk nya .


"Oh ya , saya mau terang terangan dengan hubungan kita ini di depan para karyawan ya ." ucap Ardy .


Tiara sedikit terkejut mendengar ucapan Ardy . Tapi ia juga tidak dapat menolak. Setidaknya dengan mereka memperlihatkan pada umum kalau mereka punya hubungan . Dimas juga akan berhenti mengejarnya . Dan akan menuruti keinginan mamanya .


" baiklah , ku dengarkan kamu ." ucap Tiara sambil tersenyum . Senyuman Tiara melahirkan kehangatan di relung hati Ardy .


Mereka melajukan mobilnya menuju ke kantor .sampai di kantor Ardy langsung menggandeng tangan Tiara masuk ke dalam .


Karyawan ardy yang melihat kedekatan mereka saling senggol satu sama lain .

__ADS_1


"Kalian semua kumpul dulu ." tegas Ardy . Sambil menghentikan langkah kakinya di depan para karyawan nya . Dan semua karyawan pun mendekat juga Rani .


"Di sini saya ingin kabarkan satu hal . Dengar baik baik . Mulai hari ini saya dan Tiara telah berpacaran . Jadi mulai sekarang kalian juga harus menghormatinya ." tegas Ardy .


"Baik pak , selamat semoga langgeng ."ucap para karyawan yang mendukung mereka , ada juga yang biasa saja antara mendukung dan tidak , cari aman dalam hidup mereka . Beda dengan Rani yang semakin benci pada Tiara mendengar kabar ini . Dan hanya tersenyum simpul .


"Dasar cewek matre ."gumam Rani dalam hati ..


"Ya sudah . Kalian semua bisa kembali lagi kerja . Hari ini ini kita closing proyek lebih besar lagi , nanti saya akan kirim , pekerjaan kalian ke email kalian masing masing, selamat bekerja ."ucap Ardy dan berjalan mengandeng tangan Tiara kembali ke ruangan kerja masing masing .


"Selamat bekerja ya sayang ." ucap Ardy yang mengantar Tiara sampai depan pintu .


"Iya sa ....sayang ." ucap Tiara kikuk pakai panggilan itu , selain itu juga takut kedengaran karyawan lain .


...----------------...


"Wah sekarang Tiara ehh maksudnya bu Tiara jadi Bos kita ya.." ucap karyawan OB di perusahaan Ardy .


"Malas sekali panggil dia bu . Lagian pak Ardy sepweri tak ada wanita lain saja ."ucap Rani ketus .


"Seharusnya kamu bangga lah Ran , punya Bos seperti pak Ardy . Berarti dia tidak memandang status seseorang untuk di jadikan pasangan nya , atau jangan jangan kamu cemburu ,ya ." goda teman Rani .


"Iih siapa juga yang cemburu , aku ngak cemburu , aku cuma ngak habis pikir saja , apa sih yang menarik dari Tiara , sampai sampai pak Ardy jatuh cinta sama dia ." ucap Rani .


Rani tidak cemburu dengan hubungan Ardy dan Tiara . Tapi ia cemburu saat Tiara mendapatkan jabatan sebagai sekretaris pribadinya Ardy .karena gaji Tiara tak seberapa di banding dengan gajinya yang hanya.jadi seorang OB .


"wah Rani seharusnya mata kamu di rukiyah .Tiara itu cantik sekali , natural di banding dengan bu Nagita . Sopan santun nya juga masih sopan an Tiara di banding Bu Nagita .Bisa bisa juga masih pintaran Tiara dalam hal perusahaan , bu Nagita mungkin cuma bisa manja manjaan saja . ya ngak ." ucap teman yang lain nya .mereka mengangguk setuju .


"Seharusnya kamu juga bangga , Ternyata orang dari kalangan kita masih bisa dapat jodoh seorang pengusaha . Jadi pekerjaan kita bukan rendahan .." sambung teman lain nya.membuat Rani makin betek .

__ADS_1


"Ah aku ngak percaya , kalau ada kata cinta di antara mereka berdua . Palingan ada udang dibalik batu ."kekeh Rani untuk memojokan Tiara .


"Ah kamu jangan berburuk sangka dulu sama orang .ayok kerja lagi ."ucap teman Rani yang tak mau lama lama meladeni Rani yang tidak menyukai Tiara .


__ADS_2