
Dimas berpikir keras kemana ia akan membawa putri pergi untuk memperingati hari pernikahan nya dengan putri . Dokter pernah melarang putri bepergian jauh karena pernah terjadi flek dalam kehamilan nya .
"Apa aku bawa saja dia ke tempat di mana pertama kali kita bertemu . Pasti dia juga sudah merindukan anak anak itu ."ucap Dimas yang berpikir untuk mengajak putri ke panti di desa di mana dia dulu pernah menyekap Tiara dan ibunya . Desa yang bahagia untuk putri , Tapi desa penuh duka untuk Dimas .
Dimas menarik nafas dalam , dan memutuskan demi kebahagiaan istrinya .Dimas segera menyusul istrinya ke alam mimpi dan akan memberi tau putri besok tentang rencananya .
...----------------...
Pagi hari pun tiba , putri bangun lebih awal karena merasa sangat lapar ,ia tidak memperdulikan Dimas .putri segera menuju ke dapur dan membuka kulkas .
"Nyonya , apa nyonya lapar ." tanya pembantunya yang baru akan masak .
"Iya bi , aku lapar sekali , di kulkas tidak ada makanan ya bi ." yanya putri .
"Tidak ada nyonya , nyonya mau makan apa biar saya masak kan ."ucap pembantu nya .
"Buat kan saya nasi gireng saja bi ." ucap putri .
"Baik nyonya , nyonya tunggu sebentar ya biar saya buatkan dulu ." pembantu putri dengan cekatan segera menyiapkan bahan bahan yang ia butuhkan . Sementara putri menunggunya di meja makan .
Setelah selesai mengoreng nasi .pembantu putri dengan cepat menghidangkan nasi goreng buatan nya ke hadapan nya putri .
"sudah nyonya , silahkan di nikmati ." ucap pembantu putri .
"Terimakasih bi ." jawab putri dan langsung menyantap nasi goreng buatan pembantunya itu .putri menyantap makanan nya dengan lahap hingga tiba tiba ada tangan yang nenyentuh bahunya dengan pelan . Putri menoleh ke arah samping .
"Loh mas udah bangun ." tanya putri .pada Dimas yang duduk di kursi yang ada di samping nya .
"hem , mas ngak menemukan kamu di samping mas lagi . Jadi mas ngak bisa lanjut untuk tidur lagi ." ucap Dimas . Putri mencibir .
"Pagi pagi sudah ngegombal ." ucap Putri .
" Loh serius kok di bilang ngegombal sih ." ucap Dimas tidak terima . Sambil merangkul bahu putri . Putri yang sedang menyendok nasi dan akan menyuap kan ke mulutnya malah masuk ke mulut Dimas karena ulah Dimas .
"Ihh mas Fimas , kok di makan sih nasi aku , aku lagi lapar tau , mas kalau lapar minta buatin sama bibi sana ." ucap putri sambil ngambek .
" Lagi pengen di suapin saja sama kamu ." ucap Dimas yang merasa tidak bersalah . Sambil mencium pipi Putri . Yang menurut dia sangat mengemaskan .
Putri hanya manyun . Tidak menjawab lagi ucapan Dimas ia melanjutkan makan nya , agar cepat habis .
__ADS_1
"HAPYY ANNIVERSERY sayang . Semoga kita trrus langgeng dan bisa menua bersama ." ucap Dimas dan kembali mengecup pipi dan bibir putri .
"I LOVE YOU ." lanjut Dimas .
"LOVE YOU TO ." jawab putri sambil tersenyum .
"O ya , mas sudah dapat planing kemana kita akan jalan jalan ." ucap Dimas .
"jalan jalan kemana mas ." tanya putri .
" Kita pergi ke desa di mana pertama kali kita bertemu . Bagaimana kamu suka ." tanya Dimas
"Suka banget mas , aku juga sudah rindu dengan anak anak ." jawab putri dengan merangkul erat lengan Dimas , yang menanda kan dirinya sangat bahagia dengan rencana suaminya .
" Baiklah besok kita ke sana ." ucap Dimas .
"Iya sayang ." jawab putri bahagia .
Keesokan harinya Dimas dan putri berangkat ke desa di sambut meriah dan bahagia oleh anak anak panti dan ibu panti . Mereka bermain dan mandi di sungai bersama anak anak panti .
Hampir dua jam mereka berada di sungai hingga Putri merasa perutnya lapar .
"ya sudah kita naik makan dulu ."ajak Dimas .
"ajak anak anak juga mas ." ucap putri .
"baiklah ." Dimas mengajak anak anak untuk segera naik . Ibu panti membagi kue kue satu anak dapat satu potong ..
Menjelang sore Dimas dan putri berpamitan untuk pulang ke kota .
"Ya sudah hati hati di jalan , jaga kansungan kamu baik baik , ibu dan anak anak hanya bisa do'akan , semoga di beri kelancaran dalam persalinan kamu nanti ."ucap ibu panti .
"Terimakasih bu ." ucap Dimas dan putri bersamaan.
Hari HPL putri telah tiba dan putri melahirkan dengan selamat Di rumah sakit bersalin .
...----------------...
"Sayang ." panggil Tiara pada Ardy yang sibuk dengan laptop nya .
__ADS_1
"Iya sayang ada apa ." tanya Ardy .
"Aku mendengar katanya putri sudah lahiran . Apa tidak seharusnya kita ke sana menjenguknya sebentar . Mumpung Nisa tidur , kalau ngajak Nisa bisa ribet ." ucap Tiara .
"Baiklah boleh , sekarang kita ke sana , tapi jangan lupa titipkan Nisa ke oengasuhnya dulu ."ucap Ardy .
"Iya mas ." ucap Tiara dan pergi menemui putrinya di kamar nya . Nisa sedang aktif aktifnya jadi tidak bisa bepergian dengan membawa Nisa tanpa membawa pengasuhnya . Saat Tiara masuk ke dalam kamar ia lihat putrinya sudah tidur di boxnya .
"mbak ." panggil Tiara pada pengasuh Nisa yang sedang membereskan baju baju Nisa di lemari baju .
"Iya Bu ,ada yang bisa saya bantu ." ucap pengasuhnya .
"Saya mau peegi sebwntar , titip Nisa ya ." ucap Tiara .
" iya bu ."
Tiara segera pergi menemui ibu dan mama mertuanya .
"Kamu mau pergi kok udah rapi sekali ." tanya Mama khanza .
"Iya ma , kami mau pergi jenguk putri istrinya Dimas yang sudah lahiran ma . Rencana nya Tiara dan mas Ardy mau menjenguk nya ke rumah sakit swbwntar ,mumpung Nisa tidur ma ." ucap Tiara .
"Oh begitu , ya sudah kalian hati hati di jalan ya ,Nisa biar kita yang awasi ." ucap mama khanza .
"Iya , ibu titip salam buat mereka ."ucap bu andini .
"Baik ma ,ibu . Kami pergi dulu titip Nisa sebentar . Kita langsung pamit ya .ma ,bu " ucap Tiara . Sambil menyalami ibu dan mertuanya .
Tiara pergi ke depan menunggu Ardy sambil main ponsel . Ardy segera menganti baju santainya dengan kaos hitam pendek dengan celana jeans menambah kesan ketampanan nya . Selesai menganti bajunya Ardy segera menemui istrinya .
"Ayuk sayang , kita berangkat mas sudah siap ." ucap Ardy membuat Tiara menoleh ke arah suaminya . sambil mematikan ponselnya .
Tiara menatap penampilan Ardy dari atas sampai bawah . Ardy diam menunggu reaksi dari Istrinya mengenai penampilan nya .
"Mas ganteng sekali ." puji Tiara yang hampir membuat Ardy salah tingkah . Padahal ia sudah lama menikah dengan Tiara . Tapi Ardy masih saja grogi bila mendapat pujian dari istrinya mengenai penampilan nya .
"Oh tentu dong , kalau mas tidak ganteng , mana mungkin kamu mau menikah dengan mas .iya kan ." ucap Ardy mengejek Tiara .
"Enggak tu , aku mau nikah dengan mas Ardy itu . Karena mas Ardy sudah ngebet ingin nikah , Tapi tidak tau.mau nikah sama siapa , jadi aku kasihan . Dari pada mas bingung ngak tau mau nikah sama siapa , ya udah ,nikah sama aku saja ,kan nyenengin orang lain kan dapat pahala ." sahut Tiara yang ikut ikutan mengejek Ardy .membuat Ardy seperti di skamat oleh istrinya .
__ADS_1