Nona Louisa Dari Lembah Angin

Nona Louisa Dari Lembah Angin
Dendam Empat Kehidupan (2)


__ADS_3

"Dan ini...." kata Louisa merapal mantera.


"punho de vento..!"teriak Louisa.


"Untuk kematian ibuku yang tragis...hiks..." tanpa sadar Louisa terisak dan tubuhnya ambruk.


Sebuah tinju angin raksasa terbentuk dan mengarah langsung ke dada Jhon Muel. Tapi saat tinju itu hampir mengenai Jhon Muel, sebuah bayangan bergerak secepat kilat menyambar tubuh Jhon Muel, membuat ia selamat dari maut.


"Louisa...." teriak seseorang dan masih dalam kondisi setengah sadar Louisa masih dapat merasakan jika tubuhnya ditangkap seseorang sebelum segala nya terasa gelap .


"Ketua" teriak lebih banyak lagi suara dan pada akhirnya semua hanya gelap dan sunyi.


*****


"Kenapa kau menyelamatkannya!" teriak Marco dengan marah kepada Shadow.


Shadow hanya diam tidak menjawab. Benar, dialah yang menyambar tubuh Jhon Muel di detik terakhir sebelum tinju angin raksasa Louisa mengenai Jhon Muel.


"Aku yang meminta Shadow melakukannya" jawab Shine tenang.


"Kenapa senior? Brengsek itu memang pantas mati!" kata Marco tidak terima.


"Kau tidak mengerti Marco. Kematian yang cepat terlalu menyenangkan bagi pria bajingan sepertinya. "


"Maksud senior?"


"Kau pasti pernah mendengar pengakuan ketua tentang kematian nya sebelumnya kehidupannya yang sekarang."


"Aku tahu senior. Dan aku tahu jika pria ini adalah pelakunya"


"Tapi cerita sebenarnya lebih dari itu?"


"Lebih dari itu? Apa ada kisah lainnya?"


"Kita semua kecuali Deep, telah pernah terhubung dengan kehidupan Louisa sebelumnya. Hanya saja tidak semua kita memiliki ingatan tentang masa lalu kita"


"Darimana senior tahu?" tanya Marco bingung.


"Marco, senior Shine ingat semua. Termasuk keterlibatan kita semua" jawab Shadow.


"Shadow sendiri apakah ingat semua? Aku kapan terlibat dikehidupan ketua? Dan ketua, apakah beliau mengingat kita semua?" tanya Marco bertubi tubi.


"Bising! Nanti kita bicarakan itu. Sekarang kita kumpulkan dulu semua penjahat itu. Ketua, biar aku yang jaga" potong Light.


"Iya nyonya.." kata Marco dan mulai bergerak.


Semua anggota Bear Arrow mulai dikumpulkan disatu tempat. Yang masih sadar disuruh berjalan, sementara yang pingsan..


"Deep... jangan diseret.Tidak bisa kah kau lebih..."


"Lebih apa? Berbelas kasih? Mereka hanya penjahat. Sudah berapa banyak nyawa orang yang tidak bersalah hilang ditangan mereka." kata Deep tidak peduli dan terus menyeret Zaine ketempat yang ditentukan.


"Biarkan saja, mungkin dia masih kesal" kata Shine.


Setelah semua terkumpul Shadow merapal dan mengurung mereka dalam formasi sihir sehingga tidak bisa melarikan diri.


"Sekarang..." kata Shine sambil melemparkan ke udara sesuatu dan tercipta semacam mercon yang meledak diudara.


Duar...duar....duar...


"Apa itu senior?" tanya Marco


"Pemberian Raja Tezja. Itu semacam sinyal keberadaan kita agar nantinya mudah dilacak tim prajurit kerajaan Fatma"

__ADS_1


"Tapi untuk apa?" tanya Marco lagi dengan bodohnya.


"Memangnya kau mau memanggul penjahat itu pulang ke kota Malwa?" tanya Deep.


"Tidak...tidak..."


"Light bagaimana keadaan ketua?"


"Ketua baik baik saja. Hanya saja belum sadar"


"Sebenarnya apa yang terjadi?"


"Sepertinya itu berhubungan dengan ingatan masa lalu ketua. Kita sebenarnya bisa tahu dari Jhon Muel. Apa yang memicu kemarahan ketua"


"Biar aku membawanya kemari" kata Deep.


"Nanti saja. Ada yang ingin aku beritahukan pada kalian. "


"Baik" kata mereka serempak.


Shine menghirup napas panjang, sebentar memejamkan matanya.


"Kita ber enam diangkat tuan Bruswick menjadi pelatih juga pelindung Louisa. Mungkin dari kita ada penjelasan yang berbeda beda alasannya. Tapi alasan yang sebenarnya karena kita telah terhubung dengan kehidupan Louisa sebelumnya."


"Tapi senior, mengapa aku tidak ada ingatan apapun tentang itu?" tanya Marco.


"Tadi bukannya senior bilang aku tidak ada hubungannya dengan ketua sebelumnya? Mengapa sekarang jadi ada?" tanya Deep ikutan bingung.


"Sewaktu Louisa menjadi selir agung, dia memiliki lima pelindung. Sama seperti sekarang. Dan empat diantara nya adalah kita, kecuali Deep"


"Jika bukan Deep, kenapa sekarang dia ikut sebagai salah satu pelindung?"


"Karena yang satu lagi adalah Waukee, ayah Deep"


"Tuan Bruswick melakukan perdagangan diseluruh dunia untuk mencari para pendukung serta yang terlibat dengan Louisa dikehidupan sebelumnya. Itulah alasan beliau bisa ayahmu di kerajaan Kite."


"Tapi ayah ku...?"


"Ayahmu sudah meninggal saat tuan Bruswick tiba. Dan keluarga mu mengatakan kau lari dari rumah setelah kematian ayah mu"


"Bagaimana kalian menemukan ku waktu itu? Bukankah senior ikut saat itu?"


"Aku kurang tahu akan hal itu Deep. Aku ingat hanya diminta ikut untuk menjemput anggota terakhir"


"Mengapa tuan Bruswick tahu, jika kita akan berenkarnasi sama dengan ketua?"


"Karena kalian bersumpah darah didepan tuan Bruswick jika dikehidupan yang akan datang kalian akan tetap menjadi pelindung Louisa"


"Kami? Bagaimana dengan senior?"


"Aku telah melakukan nya jauh sebelum nya dan bukan didepan tuan Bruswick. Tapi didepan orang tua pertama nya"


"Sebenarnya sudah berapa kehidupan yang dilalui ketua?"


"Setahu ku ini kehidupan Louisa yang keempat"


"Apa yang sebenarnya terjadi pada kehidupan ketua yang pertama, sehingga ia harus berenkarnasi berulang kali? Dan sayangnya dia tidak menemukan kebahagiaan nya."


"Raja Peter adalah suaminya dikehidupan pertama nya. Sama seperti yang sekarang, dia dikhianati. Dan Diana Cornor yang sekarang adalah selingkuhan Peter juga di masa lalu. Dan Jhon Muel adalah sahabat Diana Cornor waktu itu"


"Apa! Mengapa bisa begini? Apa ketua sudah menyadari itu, sehingga pingsan?"


"Kukira mengenai Jhon Muel di kehidupan pertama nya, Louisa sudah tahu dan sadar sejak lama. Menurut perkiraan ku, ini berkaitan dengan kehidupan nya yang lain. Sesuatu yang mungkin Louisa samasekali tidak menduga sama sekali"

__ADS_1


"Aku akan membawa Jhon Muel kemari" kata Deep


"Iya" jawab Shine.


"Sewaktu ketua menyatakan dirinya adalah selur agung Louisa Balley, bukankah kau ikutan mengatakan mengetahui nya juga Marco. Mengapa sekarang kau bilang tidak ingat apapun?"


"He..he.. aku tahunya dari tuan Bruswick. Beliau mengatakan jika nona Lorine adalah reinkarnasi dari Selir Agung Louisa Balley"


"Huh..kukira kau sudah ingat."


"Tapi senior, bagaimana dengan nyonya Ren?"


"Soal itu, aku belum bisa mengatakan nya pada kalian. Karena aku sendiri tidak begitu yakin jika Reneisme ingat dengan kehidupan nya bersama Louisa" kata Shine pelan.


"Apakah begitu rahasia senior?" tanya Light.


"Bukan rahasia, hanya saja biarkan mereka saling mengenal satu sama lain."


"Jika senior tahu dari awal Raja Peter bakal menghianati Ketua, kenapa anda membiarkannya? Kenapa anda tidak memberi tahukan kepada tuan Bruswick agat membatalkan pertunangan mereka? Setahuku, keluarga Valley juga kebanyakan menentang waktu itu"


"Karena Louisa harus menghadapi dirinya sendiri agar terlepas dari takdir yang mengikatnya. Jika dia mencoba lari, maka perputaran renkarnasi ini tidak akan pernah berhenti. Ia akan kembali diseret ke situasi yang serupa dimasa yang akan datang"


"Maksudnya?"


"Ia harus mematahkan sumpah darah dan dendam yang telah mengikat nya. Jika ia berhasil, baru ia akan mendapatkan kebahagiaan nya"


"Mengapa aku semakin tidak mengerti senior?" kata Light


"Menurut kalian, mengapa Louisa yang telah hidup dimasa yang akan datang bisa kembali ke jaman sekarang?"


Mereka menggeleng kan kepalanya


"Karena ia dipaksa menyelesaikan sumpah dendamnya. Jika ia gagal sekarang, ia akan kembali berenkarnasi dan bertemu Peter lagi, dan sekali lagi jatuh cinta pada nya untuk disakiti lagi."


"Kapan semua itu akan berakhir?"


"Ketika ia telah betul betul setulus hati merelakan semua yang terjadi kepadanya"


"Menurut ku untuk saat ini ketua telah berhasil setengah langkah"


Saat mereka asik membahas tentang Louisa...


"Aku telah mengatakan semuanya kepada Louisa. Ampun... jangan siksa aku....aku akan mengatakan nya... mau dibawa kemana aku" terdengar suara mendekati mereka.


"Diamlah .... masih ribut kusumpal nanti mulutmu!" ancam Deep.


"Senior ini dia" kata Deep membawa Jhon Muel kehadapan Shine.


"Aih... bagaimana kabarmu Muel?"


Jhon Muel melihat kearah Shine dan mukanya berubah pucat. Teringat ia akan perkataan Louisa sebelumnya, jika akan diurus oleh anak buahnya.


"Tuuaann muda.... Maxi..." katanya dengan keringat dingin mengalir di dahinya..


..


.... penasaran ngga siapa sebenarnya Shine? cek di episode berikutnya.


.... Halo readers sekalian... *Maaf ya beberapa waktu belakangan ini update-nya semakin tidak menentu. Beberapa minggu belakangan kesehatan authornya agak terganggu. Nyeri pada punggung, membuat sulit beraktifitas. Begitu sembuh, pekerjaan yang terbengkalai sewaktu sakit sudah menumpuk yang harus dikejar.


.... Jadi nya sering tidak sempat menulis. Tapi author akan usahakan tetap update setiap hari.


...... Tetap dukung author. Jangan lupa like dan komentar kalian. Sampai jumpa di Chapter berikutnya*

__ADS_1


__ADS_2