
Malam harinya di istana Lembah Angin.
Louisa, Raja Landen, Lark, Jendral Lucky, menteri Matt, dan juga Teola sedang membahas tentang pertemuan keluarga besar Valley sebelumnya.
"Aku tidak habis pikir, bagaimana informasi itu bisa bocor keluar istana" kata Lark.
"Berarti ada mata mata didalam istana" kata Teola.
"Menurutku tidak juga. Hanya menurutku, pekerja kita yang kurang profesional." kata menteri Matt.
"Aku setuju dengan paman Matt. Mungkin ada beberapa orang yang bekerja di istana, tidak mengerti jika hal hal yang terjadi diistana tidak boleh bocor keluar." kata Louisa.
"Jadi apa solusinya?"tanya Lark
"Membuat aturan tertulis untuk semua pekerja istana." kata Louisa.
"Apa itu akan efektif?" tanya Raja Landen.
"Aku kira itu cukup efektif paman. Mengapa aku mengatakan demikian? Karena, keberadaan puteraku tidak diketahui orang luar. Artinya mereka cukup patuh, jika itu sudah diperingatkan kembali" kata Louisa.
Memang untuk kelahiran pangeran Lucio, istana Lembah Angin dan rumah leluhur Valley sudah jauh jauh hari memberi peringatan untuk semua pekerja jika hal itu tidak boleh tersebar keluar.
"Jadi apakah kita tidak perlu melakukan pemeriksaan ulang untuk semua pekerja kita?" tanya Lark.
"Tetap akan kita lakukan pangeran Lark. Dan setiap pekerja baru harus menghapal aturan yang berlaku di istana. Mereka akan kita observasi selama sebulan, jika lulus maka menanda tangani surat pernyataan kerahasiaan istana" kata Teola.
"Jika kita melakukannya pemeriksaan secara tiba tiba, apakah tidak akan mengakibatkan kehebohan didalam istana?" tanya raja Landen.
"Kita melakukannya secara halus dahulu Yang Mulia. Biar hal ini, saya yang akan bertindak." kata menteri Matt.
"Maksudnya bagaimana paman Matt?" tanya Lark.
"Saya akan beralasan untuk pendataan ulang semua pekerja dan prajurit. Juga bertepatan dengan kenaikan upah pekerja istana. Saya yakin semua akan dengan senang hati menerimanya"
"Jika ternyata ada pekerja yang memiliki hubungan kekerabatan dengan seseorang dari kerajaan lain, apa yang harus kita lakukan?"
"Jika ia mempunyai prestasi yang bagus dan tidak melakukan kesalahan sebelumnya, satu yang mungkin bisa kita lakukan agar tidak menimbulkan gejolak. Memindahkannya menjadi pekerja di distrik satu dengan posisi yang setara dengan posisi yang ditempatinya sebelumnya."
__ADS_1
"Jika ada pekerja yang terbukti melakukan kesalahan berkaitan dengan kasus informasi yang keluar bagaimana?"
"Tentu saja dihukum. Hanya saja tergantung tingkat kesalahannya. Jika pelaku adalah penduduk Lembah Angin sendiri, mungkin kita bisa memberikan hukuman berupa pemotongan upah. Jika dia memiliki hubungan kekerabatan dengan kerajaan lain, dengan terpaksa kita memproses secara hukum dan memberhentikannya sebagai pekerja."
"Bagaimana jika ia malah membocorkannya kepihak musuh kita segala informasi yang diketahuinya"
"Aku akan menanganinya" jawab Louisa.
Meskipun mereka tidak tahu bagaimana cara Louisa menangani hal tersebut, tapi mereka memutuskan percaya kepadanya.
"Karena masalah kebocoran rahasia kerajaan sudah didapat solusinya, saya ingin kita membahas satu masalah penting. Ini juga merupakan salah satu rencana jangka panjang yang ingin saya kerjakan sebelumnya" kata Louisa.
"Masalah apa lagi Lorine?" tanya Raja Landen.
"Masalah perbatasan" jawab Louisa.
"Apa ada kerajaan lain menyerang perbatasan kita, kak?"
"Belum ada, tapi bukan berarti tidak ada. Prediksi Lorine waktu membahas masalah proyek pertambangan benar adanya. Kita sudah melihat apa yang dilakukan kerajaan Lingkar Angin hanya karena tambang desa Tov yang bahkan belum beroperasi setahun. Sampai sampai berusaha memecah keluarga besar Valley. Bagaimana reaksi kerajaan lainnya jika kita membuka tambang tambang lainnya?" tanya Jendral Lucky.
"Mungkin kita akan diserang kerajaan disekitar kita" jawab Lark.
"Bagaimana kesiapan prajurit kita saat ini ayah?"
"Prajurit kerajaan saat ini berjumlah sekitar tujuh ribu orang dan pengawal kota sekitar tiga ribu orang. "
"Tujuh ribu orang untuk empat distrik utama. Artinya hanya sekitar seribu tujuh ratus lima puluh orang, bahkan tidak sampai dua ribu orang untuk tiap distriks. Masih sangat kurang" kata Louisa
"Yang menjalani pelatihan saat ini sekitar dua ribu orang" kata Jendral Lucky lagi
"Tetap masih sangat kurang ayah.. paling tidak setiap distrik dijaga sekitar empat ribu orang tapi idealnya lima ribu orang. Artinya sekitar enam belas ribu orang prajurit."
"Jika demikian kita melakukan perekrutan besar besaran Lorine" kata Raja Landen.
"Hasilnya tidak akan maksimal juga Landen. Paling juga hanya kwalitas pengawal kota yang bisa kita dapatkan" kata Jendral Lucky.
"Jika ayah membandingkan dengan anggota the power of night, terdapat di lapisan berapa kemampuan prajurit kita"
__ADS_1
"Setengah lapisan enam, dua ribu orang lapisan lima setengah, lima ratus lapisan lima, lima puluh lapisan empat setengah. Dan sisanya dibawah lapisan enam."
"Tingkatkan kemampuan mereka, setidaknya setengah lapis. Untuk yang lima puluh orang, kirim mereka ke desa Alma. Aku akan memberikan pelatihan khusus untuk mereka"
"Tapi Lorine, mereka adalah kapten. Jika mereka pergi, bagaimana dengan anak buah mereka?"
"Deep akan memilih seratus orang dari lima ratus orang dari lapisan empat setengah. Aku akan mengirim empat anggota lainnya untuk membantu Deep" kata Louisa.
"Terus masalah pembangunan tembok perbatasan bagaimana? Saat ini, kita juga sedang membangun gudang gudang penyimpanan seperti yang kau minta. Dan itu juga membutuhkan dana yang tidak sedikit."
"Untuk urusan itu, biar saja paman Will pusing mengaturnya. Ha...ha.." kata Louisa .
Tiba tiba ..
"Salam Yang Mulia. Maaf hamba terlambat" kata menteri Will yang muncul tiba tiba.
"Tidak mengapa menteri Will. Karena kami baru membahas tentang keuangan" jawab Raja Landen.
"Jika kerajaan membangun tembok perbatasan mengelilingi seluruh wilayah kerajaan, apakah keuangan kita tersedia menteri Will?"
Wajah menteri Will Donzen pucat seketika.
Tapi Louisa malah tertawa melihatnya..
"Lorine..." tegur Jendral Lucky.
"Paman Will, tidak usah setakut itu. Kita tidak akan serentak melakukannya. Prioritas kita adalah yang berbatasan langsung dengan kerajaan kita serta mempunyai resiko penyerangann yang lebih tinggi"
"Perbatasan dengan kerajaan mana yang kita utamakan tuan Puteri?"
"Kerajaan Lingkar Awan"
"Mengapa sepupu?"
"Apa yang dilakukan paman Sidney sewaktu pertemuan keluarga besar Valley merupakan hasil bujuk rayu pangeran Hurex. Dia menjanjikan posisi tabib istana juga pertunangan saudara Nest dengan Puteri Willow"
"Sebesar itukah dendamnya karena kau menolak lamarannya Lorine?"
__ADS_1
"Itu tidak ada hubungannya dengan lamaran yang kutolak, paman. Bahkan mungkin, lamaran itu hanya kamuflase untuk menguasai Lembah Angin."