
"Kepala Pengawal Jack, bisakah anda buat pengumuman untuk perekrutan calon prajurit kerajaan? Pelatihan akan mulai dilalukan tiga hari lagi bagi yang memenuhi syarat."
"Apa saja persyaratannya Nona?"
"Usia minimal Enam belas tahun. Maksimal empat puluh lima tahun. Berbadan sehat. Hanya itu saja"
"Bagaimana dengan jumlah gaji yang kita tawarkan nona?"
"Hemm... begini saja. Kita ke balai kota saja sekarang. Ini harus didiskusikan dengan kepala departemen keuangan dan paman Landen"
Mereka berjalan ke balai kota, dan masuk ke dalam ruangan kepala departemen keuangan.
Tok..tok...
"Nona, tuan tuan... silahkan masuk. Mari kita duduk disana" kata Willi Donzen ramah.
"Ada yang bisa aku bantu nona?"
"Benar paman. Tapi tunggu sebentar, kita menunggu paman Landen" kaya Louisa.
Sebelum masuk ke dalam balai kota, Louisa telah meminta kepada seorang pengawal untuk memanggil Landen yang sedang dilatih oleh Reneisme.
Tok..tok...
"Tuan Landen silahkan duduk"
"Terimakasih. Apa ada sesuatu yang terjadi?" katanya bingung tiba tiba di minta menuju ruang departemen keuangan.
"Tidak juga paman. Sebelum kemari, tadinya kami sudah membahas tentang pengawalan selama upacara di rumah leluhur. Menurut kepala pengawal Jack, jumlah pengawal kita hanya dua ratus orang. Dan menurut kami itu tidak akan cukup, mengingat masyarakat yang akan berkumpul mungkin ribuan orang."
"Jadi kami sudah membahas tentang penambahan jumlah pengawal dengan melakukan perekrutan besar besaran. Setelah selesai upacara, nantinya para pengawal ini akan benar benar ditempa menjadi prajurit kerajaan. "
"Sebagian akan ditempatkan diperbatasan perbatasan kerajaan, sebagian lagi dijadikan pengawal beberapa kota lainnya. Yang menjadi prajurit kerajaan, upahnya tentu dibuat oleh kerajaan, dan yang menjadi pengawal kota upahnya dibayar oleh kota yang dikawalnya"
"Yang menjadi pertanyaan kami sehingga kami datang kemari untuk berdiskusi, berapa kisaran upah yang pantas yang kita tawarkan" jelas Louisa panjang lebar .
"Selama ini gaji para pengawal berapa paman Jack?"
__ADS_1
"Kami digaji dengan upah pekerja kasar nona, kecuali untuk para komandan dan saya sendiri"
"Gaji rata rata untuk buruh kasar perharinya dua puluh lima sampai tiga puluh lima koin perunggu. Jadi satu bulan sekitar tujuh ratus lima puluh sampai seribu lima puluh koin perunggu Atau tujuh setengah sampai sepuluh setengah koin perak perbulannya"kata Willi Donzen.
"Jadi jika kita ambil jalan tengah, delapan koin perak perbulannya untuk gaji sementara, apakah ada kendala dari keuangan paman Willi?"
"Berapa kira kira jumlah prajurit yang direkrut nona?"
"Sekarang pengawal yang ada dua ratus orang. Kita membutuhkan empat ratus sampai lima ratus orang lagi"
"Sebanyak itu ya.. delapan ratus orang kali delapan koin perak berarti enam puluh empat koin emas setiap bulan. Belum lagi untuk komandan... Berarti harus disediakan tujuh puluh koin emas. Untuk sementara tidak masalah nona."
"Sebagian nanti akan kita kirim ke kota lainnya seperti kataku tadi paman. Jadi kedepannya biaya itu bisa kita kurangi"
"Untuk gaji anggotamu sendiri bagaimana Lorine" tanya Landen sambil melihat Light dan temannya.
"Untuk semua anggota the Power of night aku sendiri yang akan menanggungnya. Karena mereka tidak terikat langsung dengan kerajaan, tapi terikat denganku. Mungkin jika keadaan Lembah Angin sudah benar benar seperti yang kuharapkan, baru mereka akan kuserahkan kepada kerajaan."
"Maksudnya ?Apakah dulu waktu di kerajaan Gordon juga mereka tidak terikat dengan istana Gordon?"
"Tidak kepala Jack. Kami the power of night adalah anggota tersembunyi ketua Lorine. Kami sudah terbentuk, bertahun tahun sebelum ketua Lorine menjadi permaisuri. Dan soal gaji, untuk saat ini Lembah Angin belum mampu membayar kami."
"Sudah, jika memang sudah disepakati seperti itu. Jack, kau urus soal itu. Tempel beberapa pengumuman di tengah kota dan juga kota sekitar. Sebab jika kita mengambil dari kota yang jauh akan memakan waktu yang lama"
"Seandainya disini sudah ada pengirim pesan yang bisa segera sampai seperti waktu aku masih hidup. Ntah ponsel, atau lebih kebelakang merpati pos mungkin. Ah...merpati pos...kukira aku bisa melatihnya disini. Untuk saat ini, itu solusi terbaik"batin Louisa.
"Deep, Light, Shadow, Marco kalian pergi dengan kepala Jack. Latih para pengawal yang sudah ada. Buat mode pelatihan prajurit kerajaan. Mereka sudah memiliki dasar yang baik, hanya perlu ditingkatkan lagi. Dan cari bibit bibit unggul yang mungkin selama ini tidak terlihat untuk dibentuk menjadi komandan pasukan nantinya"
"Baik ketua."jawab mereka serempak dan pergi keluar ruangan dengan kepala pasukan.
"Jika begitu, paman juga pergi. Ternyata Renesime cukup mengerikan untuk seorang guru"kata Landen berbisik ditelinga Louisa.
Louisa tertawa.
"Lebih mengerikan lagi paman Maxim paman."
"Apa??"
__ADS_1
"Sudah pergi paman, sebelum dijemput ibu Ren kemari"
"Iya..ya ... aku pergi." katanya cepat cepat melangkah meninggalkan ruangan itu.
"Nyonya Reneisme kelihatan lemah lembut nona. Kenapa tuan Landen sampai takut begitu?"
"Ibu Ren memang lembah lembut, tapi jika bertindak sebagai guru, ia adalah orang yang sangat tegas. Mungkin ibu Ren satu satunya orang selain ibu suri yang berani memarahi raja Peter karena berani bercanda sewaktu kami berlatih"
"Bahkan kepada Raja Peter pun nyonya Ren berani. Wah ..." kata Kepala Willi menggelengkan kepalanya.
"Bagi ibu Ren, waktu beliau menjadi guru atau pelatih ia adalah pusat komando. Tidak peduli siapapun itu, harus mengikuti aturan beliau"
"Pribadi yang sungguh mengagumkan. Oh ya, ada lagi yang bisa saya bantu nona?"
"Paman, apa Paman tahu dimana saya bisa mendapatkan hewan hewan atau burung yang bisa dilatih?"
"Hemm...jika di Sky city saya tahu ada banyak nona. Karena saya berasal dari sana. Hewan apa yang anda inginkan rupanya nona?
"Mungkin burung elang atau burung hantu?"
"Ada banyak disana nona. Perjalanan dari kota Hinom ke Sky city butuh waktu empat hari. Jika nona mau, nanti saya tulis surat untuk saudara saya agar membawa beberapa hewan saat perayaan nanti. Jadi nona bisa memilihnya sendiri"
"Terimakasih paman. Sebenarnya aku ingin pergi kesana, tapi untuk sementara waktu kita masih sangat sibuk disini. Bantuan paman sangat kuhargai"
"Paman berapa posisi keuangan kita saat ini?"
"Sebentar nona. Ini adalah buku catatan keuangan distrik. Ini posisi keuangan kita saat ini. Ini pendapatan kita perbulannya, dan ini jumlah pengeluaran kita perbulannya."kata kepala Willi sambil menunjukkan angka angka pada sebuah buku.
"Berarti dengan tambahan beban prajurit yang saya ajukan sebelumnya, keuangan kita sangat tipis."
"Benar nona. Tapi bagaimanapun juga, sebuah kerajaan memang harus memiliki prajurit yang tangguh. Dan tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit. Bahkan sebenarnya biaya yang kita keluarkan masih sangat sedikit dibandingkan negara lain"
"Aku tahu Paman, bahkan upah mereka tidak ada seperempat dari upah the power of night."
"Apa?? Sebesar itukah upah mereka nona?"
"Tapi kinerja mereka beberapa kali lipat lebih tinggi dari orang lain paman. Segala sesuatu itu bukankah harus sebanding antara kerja keras dan upah paman?"
__ADS_1
>
"