Nona Louisa Dari Lembah Angin

Nona Louisa Dari Lembah Angin
Permintaan Bantuan


__ADS_3

Setelah periode hujan dan panas berlangsung selama hampir satu tahun, perubahan cuaca perlahan terasa diseluruh benua tengah.


Hembusan Angin kencang seolah membawa semua pergi kelembapan udara dan hanya meninggalkan udara yang terasa lebih kering. Jika di disiang hari udara lebih panas, membuat siapapun enggan keluar rumah jika tidak ada keperluan penting.


Beberapa kerajaan sudah mulai merasakan dampaknya termasuk kerajaan Lembah Angin. Kontur tanah yang berpasir, membuat kelembapan tanah lebih mudah kering.


.....


Di istana Hinom


"Bagaimana keadaan wilayah kerajaan secara umum?" tanya Raja Landen.


"Lapor yang Mulia. Sekitar sepuluh persen wilayah kerajaan sudah mulai mengalami kekeringan terutama wilayah distrik empat yang paling terdampak. Sedangkan wilayah lain masih cukup normal" jawab menteri pertanian Sano Lue


"Sepuluh persen hanya dalam waktu dua bulan? Ini lebih parah dari perkiraanku" kata Louisa


"Bukankah ini sudah dimulai dari tahun yang lalu Tuan Puteri?"tanya menteri Pertanian Sano Lue bingung


"Tidak menteri Sano. Tahun lalu belum termasuk bagian bencana. Dua bulan terakhir ini baru masuk bencana dimulai dengan berhentinya hujan terakhir" kata Louisa


"Jika begitu, hanya bisa berharap kekeringan tidak terlalu cepat menyebar ke wilayah lainnya" kata menteri yang lain


"Paman Mark, bagaimana dengan pasokan air kita?"


"Sejauh ini belum ada keluhan Tuan Puteri. Untuk bendungan bendungan kita, belum ada penurunan yang berarti. Mungkin dipengaruhi karena sumber sumber air yang berasal dari tempat yang sangat rendah, justeru memberi sedikit keuntungan. " kata Menteri Mark


"Syukurlah jika begitu." kata Louisa penuh kelegaan. "Tapi tetap pantau ya paman Mark"

__ADS_1


"Pasti Tuan Puteri"


"Paman ada yang mau disampaikan?" tanya Louisa melihat Raja Landen yang terlihat sedikit berpikir


"Tentang distrik empat. Mungkin kita harus sedikit lebih perhatian terhadap distrik empat. Kita tahu, distrik empat merupakan distrik tergersang dari semua distrik. Bahkan dari dahulu, saat kita merupakan distrik sembilan kerajaan Gordon. Dan merupakan tempat termiskin dengan sebaran penduduk paling sedikit waktu itu karena keringnya tempat itu. Sekarang walaupun sudah begitu banyak kota kota baru di sana, itu karena pembukaan tambang tambang yang tersebar. Walaupun tambang tambang itu memberi kita pemasukan yang sangat besar untuk kerajaan, tapi juga tambang tambang itu juga turut mempercepat pengeringan tanah yang lebih cepat" jelas Raja Landen


"Jadi apa solusi yang Paman inginkan?" tanya Louisa


"Aku belum bisa memutuskan karena ini memiliki untung dan rugi. Aku berencana tambang sementara ditutup sampai bencana kemarau selesai. Tapi sebelum itu, aku ingin mengundang kepala distrik empat datang kemari." kata Raja Landen


"Bagaimana menurut pendapat putera mahkota?" tanya Louisa pada pangeran Lark


"Seperti kata ayahanda, menutup tambang mungkin mengurangi sedikit laju dampak bencana. Tapi terlepas dari kurangnya pemasukan kerajaan, lebih dari itu puluhan ribu penduduk akan kehilangan mata pencarian. Dan itu akan menjadi masalah baru lagi" kata pangeran Lark


"Ada pendapat dari lain?" tanya Louisa sambil memandang para menteri yang hadir.


"Maaf Yang Mulia, tapi apa yang disampaikan putera mahkota memang benar. Banyak penduduk yang selama ini bergantung pada pekerjaan ditambang akan kehilangan mata pencarian" jawab salah menteri


"Para pekerja kira sebagian besar adalah pekerja kasar, sebagian bisa kita alihkan untuk membantu percepatan pembangunan tembok perbatasan dengan Kerajaan Gordon" kata menteri Mark


"Aku setuju dengan menteri Mark, sisanya ke sektor lain. Seperti perdagangan" kata menteri Willi


"Tapi perdagangan juga akan mengalami kelesuan karena bencana ini. Dan tidak akan cukup pekerjaan untuk menampung lebih banyak pekerja" kata pangeran Lark


"Jika begitu, kita ciptakan lapangan kerja baru" kata Louisa


"Ada usul Tuan Puteri ?"

__ADS_1


"Selama ini kita telah mengenal penyulingan untuk mendapatkan wewangian yang menjadi salah satu produk unggulan kita. Aku melihat, disekitar distrik empat terdapat banyak pohon kayu putih. Dengan bahan dasar daun kayu putih, kita bisa melakukan penyulingan untuk mendapatkan minyak kayu putih. Dan ini masih sejalan dengan dasar kerajaan kita sebagai penghasil obat obatan herbal" kata Louisa


"Berapa banyak tenaga kerja yang akan terserap jika ini dikembangkan, Lorine?" tanya Raja Landen


"Ini termasuk dalam industri padat karya. Artinya tenaga kerja yang dibutuhkan akan cukup banyak. Bahkan kelak jika kemarau sudah berhentipun, industri ini tetap menjanjikan. Yang menjadi persoalan bagaimana penanganan lapangan kerja baru ini? Apakah kita serahkan ke pihak penduduk, Kepala kota yang berkoordinasi dengan Kepala desa, ataukah ini diambil alih oleh kerajaan sebagai pengelola tanaman obat dan herbal?" tanya Louisa


"Menurut pendapat saya Tuan Puteri, karena obat dan tanaman herbal menjadi hak eksklusif keluarga besar Valley, ada baiknya dibicarakan dalam rapat besar keluarga Valley saja dahulu." Kata Menteri Sano Lue berusaha bijaksana


"Bagaimana pendapat yang lain?" tanya Louisa


"Sebenarnya ini tidak wajib dibawah pengelolaan keluarga Valley. Karena apa yang akan dikerjakan belum pernah dikelola keluarga Valley sebelumnya. Tapi bisa kita diskusikan dengan kakek Franklin terlebih dahulu, jika menurut beliau ini masih dalam jangkauan hak istimewa keluarga Valley, bisa diadakan rapat keluarga karena memang produk akhirnya obat herbal, berbeda dengan penyulingan bunga yang walaupun bisa sebagai aroma terapi, tetapi tujuan utamanya sebagai wewangian. " usul pangeran Lark


"Jika begitu kita sepakat. Lorine, Lark tugas kalian membicarakan ini dengan kakek Franklin. "


"Baik ayahannda"


"Baik paman"


"Karena kita menunggu jawaban, nanti malam kita lanjutkan rapatnya setelah ada keputusan dari kakek Franklin sebagai tetua keluarga Valley" kata Raja Landen


"Baik Yang Mulia " jawab serentak semua yang hadir.


Setelah itu, Raja Landen keluar dari ruang pertemuan diikuti Louisa dan pangeran Lark yang langsung menuju kediaman leluhur untuk membicarakan hal itu.


Hasil keputusan dari kakek Franklin menyerahkan pengelolaan kepada keluarga Valley yang bekerja sama dengan pihak Kepala kota. Dan menggunakan kesempatan ini untuk memanggil pulang anggota keluarga Valley yang berada di luar kerajaan Lembah Angin.


Satu tahun lagi berlalu, dampak kemarau panjang semakin terasa diseluruh benua tengah. Kerajaan kerajaan mulai saling melirik tetangga mereka. Berusaha mencari bantuan untuk mengatasi kelaparan dari Kerajaan sekitar mereka.

__ADS_1


Tidak terkira banyaknya surat permintaan bantuan datang ke istana Hinom. Begitu juga permintaan bantuan pada istana Gordon.


Dengan adanya komunikasi antara Peter dan Louisa, mereka sepakat agar Lembah Angin maupun Gordon berusaha mengirimkan bantuan "sedikit" ke tiap masing masing kerajaan yang meminta bantuan. Mereka hanya mengirimkan sekitar empat puluh persen dari total permintaan tiap tiap kerajaan. Disertai alasan jika banyak kerajaan yang meminta bantuan, dan mereka juga harus melihat kesediaan pangan untuk rakyat mereka.


__ADS_2