
"Tapi karena saya membayar ganti rugi, beberapa petinggi di kota Hilton malah menuduh saya melakukan tindakan korupsi" kata menteri Zake Valley dengan nada sedikit kesal.
"Apakah pencatatannya kurang jelas paman?"
"Menurut saya sudah cukup bagus puteri"
"Bisakah saya melihatnya?"
"Tentu...Ini dia Puteri" kata menteri Zake sambil menyerahkan sejumlah kertas tulis.
Louisa memeriksa laporan pengeluaran itu, dari sana dia dapat mendapat sebuah kesimpulan.
"Paman, ayo kita jumpai kepala kota.. Saya ada sebuah ide, tapi saya butuh persetujuan paman dan kepala kota. Lagi pula, sedang apa paman ditenda darurat ini?"
"Sebelumnya tenda ini adalah tempat persediaan bahan pangan serta peralatan Puteri. Tapi tadi pagi sudah dipindahkan ke lokasi yang baru. Hanya saja karena saya harus menyelesaikan beberapa pencatatan maka saya masih berada disini. Bagaimana Puteri tahu saya didalam tenda?"
"Tadi Shine melihat kuda paman ditambatkan disamping tenda, makanya kami yakin paman ada didalam"
"Begitu rupanya. Puteri, semua telah selesai , kita bisa berangkat sekarang"
"Tendanya tidak dibongkar paman?"
"Nanti ada pekerja yang datang membongkarnya. "
Louisa dan menteri Zake keluar tenda. Diluar Shine dan lainnya masih menunggu dekat kuda masing masing.
"Kita berangkat" kata Louisa sambil menunggangi kudanya.
Semua rombongan segera melakukan hal yang sama. Mereka memacu kudanya dengan cepat meninggalkan debu berterbangan diudara.
Satu jam kemudian mereka tiba di balai kota. Pegawal yang bertugas menjaga balai kota memperlakukan mereka dengan hormat.
Salah seorang penjaga langsung berlari masuk kedalam balai kota memberitahukan kedatangan Louisa dan menteri Zake kepada kepala kota.
Dengan tergesa kepala kota berjalan keluar menyambut kedatangan mereka.
"Nona Louisa, selamat datang di kota Hilton. Tuan menteri serta tuan dan nyonya mari silahkan masuk" kata kepala kota dengan ramah.
Walaupun ia memanggil Louisa dengan sebutan Nona, tetapi ia sebenarnya tahu jika itu adalah Puteri Lorine. Tapi karena permintaan Louisa seperti pada semua kepala kota yang ditemuinya, dia dipanggil dengan sebutan Nona Louisa.
Selain Louisa lebih nyaman dengan dipanggil dengan nama sendiri, ini juga berguna menghindari masalah yang tidak perlu.
Bagaimanapun, sebagai seorang Puteri kerajaan sekaligus pendiri ulang Kerajaan Lembah Angin, pasti ada saja yang tidak senang dengan tindakannya dan mungkin berusaha mencelakakannya.
__ADS_1
Terutama beberapa raja dan pangeran yang lamarannya ditolak oleh Louisa sebelumnya.
"Silahkan duduk Nona, tuan dan Nyonya" kata kepala kota yang membawa mereka keruang pertemuan.
"Terimakasih tuan Tork."
"Ada masalah penting apa sehingga Nona datang kemari dengan tuan Zake?"
"Tuan Tork, saya langsung saja kepermasalahannya. Anda pasti tahu tentang perbaikan jalan yang dilakukan kerajaan. Baik itu jalan kerajaan, maupun jalan daerah"
"Saya tahu Nona"
"Tadi saya telah berbincang dengan tuan Zake. Beliau mengatakan, jika tindakannya membayar ganti rugi tanah maupun bangunan masyarakat yang terkena bahu jalan malah dituduh sebagai tindakan korupsi. Sebenarnya apa persoalannya,karena saya yakin ada masalah lain yang melatarbelakangi timbulnya isu itu"
"Maafkan saya Nona. Apa yang anda katakan memang benar. Itu semua ulah paman saya, Don. Selama ini semua proyek diwilayah Hilton memang beliau yang mengambil alih.. Tapi karena perbaikan dan pelebaran jalan ini merupakan bagian dari proyek kerajaan walaupun menggunakan dana daerah, membuatnya tidak memiliki kesempatan mengambil alih"
"Dan sengaja menyebarkan isu itu?"
"Benar Nona. Hal ini sebenarnya sering dilakukannya pada pejabat yang lain, agar mereka mundur dari sebuah proyek yang ada"
"Apa anda tidak pernah menegur tindakannya?"
"Sudah Nona, berulang kali. Tapi ia tidak peduli, bahkan Ia bahkan sering mengancam mengambil alih posisi saya sebagai kepala kota"
"Dengan kekayaannya yang melampaui saya, ia mendapat dukungan dari keluarga besar kami yang cukup banyak sehingga saya tidak bisa berbuat banyak."
Louisa terdiam sejenak.
"Jika kita membawa masalah ini keranah hukum, maka hubungan tuan Tork dan keluarga besarnya pasti terganggu, Nona" kata menteri Zake.
"Paman benar. Begini saja paman, dan tuan Tork. Kita melelang proyek ini. Ini juga akan meringankan pekerjaan paman Zake."
"Maksud anda Nona?"
"Setiap perbaikan jalan diseluruh kerajaan kita akan lelang. Paman Zake mempersiapkan data data jalan yang akan diperbaiki dan dilebarkan, termasuk perkiraan panjang dan lebar jalan yang kita inginkan"
"Kita akan mengumumkan lelang ini diseluruh wilayah kerajaan Lembah Angin, juga ke kerajaan tetangga. Siapapun yang bisa memberikan penawaran dengan harga terendah dan waktu tercepat penyelesaian, akan mendapat proyek itu."
"Bagaimana dengan tanah atau bangunan masyarakat yang terkena dampak Nona?"
"Itu menjadi tanggung jawab kepala kota untuk merembukkannya dengan masyarakat. Bisa berupa ganti rugi berupa koin, atau bisa juga pemindahan tempat pengganti kerugian"
"Pemindahan tempat? Maksud nona, kita memindahkan penduduk yang terkena dampak ketempat yang baru?"
__ADS_1
"Benar. Kita bisa membangun sebuah rumah untuk mereka ditempat yang ditentukan kepala kota. Atau jika jumlah mereka lebih dari sepuluh kepala keluarga, kita bisa membuat desa baru. Ini juga berguna untuk pengembangan pembangunan wilayah kerajaan."
"Jika begitu, apakah ini tidak harus mendapat persetujuan dari menteri wilayah dan kependudukan?" tanya kepala kota Tork.
"Tentu saja tuan Tork. Bahkan juga menteri yang lain yang terkait dengan wilayah, pajak, dan perekonomian. Yang terpenting semua kepala kota menjalankan tugasnya, sedangkan urusan yang lain akan ada yang mengurusnya"
"Baik nona saya mengerti. Dan sekarang tentang lelang proyek bagaimana nona?"
"Akan kita adakan sebulan lagi di kota Hinom. Semua kepala kota atau perwakilannya harus hadir untuk menghadiri acara lelang. "
"Nona, menurut hemat saya jangan langsung semua wilayah kita lelang nona"
"Mengapa paman?"
"Untuk memudahkan pengawasan dan juga untuk mendapatkan pemenang proyek yang berkwalitas. Jika kita melakukan sekali lelang, maka mungkin kita akan melepaskan banyak peluang itu, sebab tidak mungkin seorang pemegang tender dapat melakukan banyak pekerjaan sekaligus." jelas menteri Zake.
"Ah...iya. Paman ada benarnya juga. Baiklah, jika begitu kita mengubah lokasi lelangnya perlokasi saja. Untuk wilayah Hilton, acara lelangnya di kota Hilton dan diadakan tiga Minggu lagi."
"Jika begitu, selesai mengurus pembayaran upah pekerja, saya akan langsung pulang ke Hinom untuk mempersiapkan segala sesuatunya nona"
"Baik paman. Saya akan mengirim pesan ke setiap kepala kota untuk memasang pengumuman lelang ini. Jadi semua orang memiliki kesempatan yang sama"
"Setelah ini nona mau kemana?"
"Saya mau pergi ke kota Rock, saya ingin memastikan sesuatu disana.. "
Note: *Yang dimaksud dengan jalan kerajaan, adalah jalan utama yang menghubungkan wilayah kerajaan dengan kerajaan lainnya.
Sebagai contoh, jalan yang harus dilalui Louisa saat memasuki wilayah Lembah Angin mulai dari perbatasan Gordon sampai kekota Hinom. Baik itu perbaikan maupun perawatan jalan, menjadi tanggung jawab kerajaan.
**Sedangkan jalan daerah, adalah jalan yang menghubungkan satu wilayah kewilayah lainnya tapi bukan merupakan akses kekerajaan lain.
Contohnya, jalan yang ditempuh Louisa saat dari kota Mountain ke kota Yuritz.
.
.
.
.
. Sttt....jangan lupa like dan comment
__ADS_1