Nona Louisa Dari Lembah Angin

Nona Louisa Dari Lembah Angin
Enam Puluh dan Empat Puluh


__ADS_3

Malam baru beranjak. Di istana Lembah Angin tengah diadakan pertemuan tertutup raja dan para menteri. Dalam pertemuan itu juga hadir Louisa, Putera Mahkota Lark, Jendral Lucky dan Climb.


"Karena semua sudah datang, maka kita mulai pertemuannya. Yang Mulia silahkan memimpin pertemuannya" kata Teola.


Raja Landen berdiri dan memandang semua yang hadir.


"Selamat malam semuanya. Terimakasih karena sudah hadir pada pertemuan ini. Malam ini kita akan membahas dua masalah." kata Raja Landen berhenti sejenak.


"Pertama tentang proyek perbaikan dan pengembangan instruktur jalan di seluruh wilayah Lembah Angin. Dan yang kedua, tentang proyek pertambangan di desa Tov, wilayah Hilton"


"Untuk yang pertama akan kita bahas adalah tentang pengembangan instruktur jalan. Untuk itu kepada menteri Zake kami persilahkan" kata Raja Landen.


Menteri Zake Valley berdiri.


"Terimakasih kepada Yang Mulia dan saudara sekalian. Pengembangan instruktur jalan telah mulai berjalan sejak tiga bulan yang lalu. Dimulai dari desa Batas, perbatasan wilayah Kerajaan Lembah Angin dengan kerajaan Gordon."


"Untuk perbaikan dan pelebaran jalan kerajaan sampai di kota Hilton semua telah berjalan lancar. Tapi untuk pembangunan jalan daerah kami mengalami sedikit kendala "


"Permasalahannya ada pada kecemburuan beberapa pihak yang merasa pekerjaan yang mereka kerjakan selama ini diambil alih oleh kerajaan."


" Sedangkan menurut kepala kota Hilton, selama ini mereka sudah sering melakukan markup harga sehingga merugikan pemerintahan kota. Tapi karena pihak ini memiliki pengaruh yang cukup kuat, pemerintah kota tidak bisa berbuat banyak"


"Dari sebab itu, setelah berdiskusi dengan Puteri Lorine dan juga kepala kota, kami mengambil suatu keputusan yang juga akan kita terapkan untuk seluruh proyek diseluruh wilayah kerajaan."


"Keputusan itu adalah melakukan lelang untuk setiap jalan yang diperbaiki dan dilebarkan. Untuk data datanya telah saya persiapkan sebelumnya. Disini kami meminta pendapat Yang Mulia, dan juga semua saudara sekalian. Terimakasih" kata Menteri Zake sambil mengedarkan kertas surat yang berisi data data jalan.


Semua mempelajari data data itu, sehingga terjadi keheningan untuk sesaat.


"Baik, karena semua telah mempelajari data datanya silahkan berikan pendapat kalian untuk masalah ini."kata Raja Landen.

__ADS_1


"Yang Mulia, saya setuju untuk diadakan lelang. Karena jika semua jalan harus dikerjakan langsung oleh kementerian pembangunan dan penataan wilayah, akan memerlukan waktu yang sangat lama. Dengan membuat lelang kepada pihak lain, kementerian hanya perlu melakukan pengawasan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana" kata menteri Dave.


"Saya juga setuju Yang Mulia. Tapi saya lebih melihat dari segi keuangannya. Dengan mengadakan lelang, pihak pengembang akan berlomba untuk membuat harga proyek semurah mungkin agar bisa memenangkan lelang. Dengan demikian markup harga bukan masalah lagi" kata Menteri Will Donzen.


"Saya setuju Yang Mulia. Dengan mengadakan lelang kejadian seperti yang terjadi Hilton tidak akan terulang. Sebab saya yakin walaupun tidak muncul dipermukaan, sikap beberapa penguasa kota atau kerabat kepala kota pasti ada yang seperti itu"


Semua menteri menyatakan kesetujuannya dengan lelang yang akan dilakukan.


"Jika semua telah setuju, saya akan mengeluarkan keputusan tentang lelang ini." kata Raja Landen.


"Semua yang berkaitan dengan lelang proyek perbaikan dan pelebaran jalan saya serahkan ke pada menteri Zake."


"Terimakasih Yang Mulia" kata Menteri Zake.


"Sekarang kita masuk ke masalah yang kedua. Ini tentang proyek pertambangan di desa Tov. Puteri Lorine, silahkan"


"Terimakasih Yang Mulia. Proyek pertambangan untuk kerajaan Lembah Angin adalah hal baru. Karenanya saya membawa seseorang yang sangat berpengalaman di bidang pertambangan. Beliau ada disebelah saya. Kakak silahkan memperkenalkan diri" kata Louisa.


"Terimakasih kepada Yang Mulia Landen dan juga kepada tuan tuan sekalian. Perkenalkan nama saya Climb, saya berasal dari kota Topaz, wilayah Gems."


"Saya sudah menekuni dunia pertambangan sejak masa muda saya.. Mengenai desa Tov, saya memperkirakan proyek itu bisa berlangsung antara tiga puluh sampai tujuh puluh tahun. Dengan luas jangkauan sekitar lima puluh kilometer."


"Jika demikian, bukankah desa Gers yang merupakan daerah pelatihan dan percontohan akan terisolir?" tanya menteri Mark.


"Tidak paman. Untuk masalah itu sudah kami atasi paman, dengan mengaktifkan kembali jalan pintas yang digunakan penduduk selama ini"


"Jika begitu, apa lagi yang menjadi permasalahannya?" tanya menteri Mark.


"Sebuah proyek, tentu membutuhkan dana awal yang tidak sedikit. Apakah kita dapat mengatasinya?"

__ADS_1


"Tuan Puteri, berapa kira kira dana awal yang harus dipersiapkan?" tanya menteri Will.


"Seratus ribu keping emas paman Will" jawab Louisa santai yang membuat semua menahan napas.


"Tuan Puteri, itu dana yang sangat banyak. Walaupun saat ini, kerajaan sudah mempunyai uang pengaman lebih dari itu, tetapi terus terang saya tidak berani melepas uang sebanyak itu sekaligus"kata Menteri Will.


"Saya juga agak keberatan tuan Puteri. Proyek perbaikan infrastruktur jalan akan memerlukan dana yang tidak sedikit. Kita juga harus menyediakan dana cadangan jika terjadi dana diluar perkiraan kita ditambah dana rutin kita setiap bulan" kata Dave.


"Jika demikian apa ada solusi lain?" tanya Louisa yang memang memancing pendapat mereka.


Semua diam. Tidak ada yang berkata kata lagi.


"Jika tidak ada solusi dari kalian, maka saya akan menyerahkan kepada kakak Climb"


"Maksud Puteri ? Dan satu lagi puteri, mengapa anda selalu memanggil saudara Climb dengan panggilan kakak"


"Baiklah, saya akan memperkenalkan kak Climb sekali lagi. Saudara Climb, sudah saya angkat menjadi saudara beberapa tahun yang lalu sebelum saya menjadi permaisuri di Gordon "


"Kalian pasti pernah mendengar penyanderaan semua karyawan tambang di kota Topaz beberapa tahun yang lalu dan aku bernegosiasi dengan penyandera. "


"Persoalannya waktu itu, karena pendudukk lokal telah terlebih dahulu menambang disana, kemudian diambil alih pihak kerajaan. Yang membuat mereka kalah dari pihak kerajaan karena mereka mereka tidak tahu prosedur dan peraturan yang harus ditaati"


"Karena proyek telah diambil alih, maka waktu itu saya menawarkan mereka pertambangan ditempat yang lain dengan dana awal dari saya termasuk pengurusan administrasi ke pihak kerajaan. Dan disaat itulah saya mengangkat kak Climb sebagai saudara angkat" cerita Louisa panjang lebar.


"Climb, jika proyek ini diserahkan kepada anda, bagaimana dengan pembagian hasil tambang?"


"Enam puluh dan empat puluh persen Yang Mulia. Enam puluh untuk penambang, empat puluh untuk pemilik tambang"


"Jika tadi dana awal dari kami, berapa persen untuk kami?" tanya menteti Will

__ADS_1


"Lima puluh lima puluh tuan Will. Peraturan ini berlaku diseluruh kawasan benua tengah, termasuk kerajaan Gordon"


__ADS_2