Nona Louisa Dari Lembah Angin

Nona Louisa Dari Lembah Angin
Serakah (1)


__ADS_3

Setelah berlangsung sukses, tiga minggu kemudian lelang kedua kembali dilaksanakan untuk perbaikan jalan di distrik di dua.


Proyek pertambangan mulai berjalan. Dalam radius sembilan puluh kilometer keliling bukit berbatu, dibangun tembok yang mengelilingi bukit itu. Beberapa gedung baru juga mulai dibangun.


Sesuai dengan kesepakatan antara Louisa dengan Climb, Louisa memberi modal awal untuk proyek itu sebesar dua ratus ribu koin emas. Dan sebagai gantinya, Louisa akan mendapat sepuluh persen dari keuntungan yang diperoleh tambang.


Hari hari baik berjalan di kerajaan Lembah Angin.


Balai pelatihan sudah didirikan disetiap kota. Setiap anak yang berumur delapan tahun, wajib mengikuti pelatihan dasar untuk belajar menulis dan membaca. Karena sebelumnya masih banyak penduduk terutama dipedesaan yang tidak bisa membaca sama sekali.


Kerajaan juga menawarkan pelatihan untuk pertanian, ketrampilan, dan juga ilmu pengobatan dasar.


Sedangkan untuk anak laki laki yang berumur dua belas tahun, harus mengikuti pelatihan keprajuritan selama setahun..Setelah setahun, mereka akan diberikan kebebasan untuk tetap menjadi prajurit kerajaan atau kembali ke keluarganya.


Pertanian di kerajaan juga mengalami perkembangan yang luar biasa. Hampir seluruh distrik sudah bisa memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri.


Delapan bulan setelah tambang dibuka, pertemuan keluarga besar Valley kembali dilakukan di rumah leluhur.


Suasana terlihat lebih ramai dari tahun tahun sebelumnya. Hal ini karena utusan dari berbagai keluarga cabang juga lebih banyak yang datang.


Pertemuan kembali dipimpim oleh kakek Franklin.


"Selamat datang kembali di rumah leluhur kepada saudara saudara sekalian. Tahun ini kita akan membahas tentang pelatihan pengobatan yang sudah berjalan."


"Selama ini, khusus untuk pelatihan pengobatan, kerajaan hanya menyediakan pelatihan dasar untuk kalangan umum."


"Sedangkan untuk keluarga Valley sendiri, tersedia pelatihan tingkat menengah dan tingkat tinggi. Menurut pendapat saudara sekalian, apakah kita bisa mengadakan pelatihan tingkat menengah untuk umum?" tanya kakek Franklin.


"Tetua, saya keberatan jika tingkat menengah juga diajarkan untuk umum. Bagaimanapun ilmu pengobatan adalah rahasia keluarga Valley." kata seorang pria tua


"Saya juga tidak setuju tetua. Anggota keluarga Valley sendiri cukup banyak. Lebih baik kita melatih generasi muda keluarga Valley sendiri saja terlebih dahulu."kata yang lain.


Semua orang mengutarakan pendapatnya masing masing. Sebagian besar tidak setuju dengan ide itu, karena merasa itu rahasia keluarga Valley.


"Saudara sekalian, seperti yang kita ketahui, Kerajaan Lembah Angin mengalami perkembangan yang luar biasa. Banyak kota kota baru terbentuk. Tentu tenaga kesehatan juga yang diperlukan semakin banyak. Bagaimana solusi kita tentang hal itu?" tanya kakek Franklin lagi.


"Tetua, anggota keluarga Valley cukup banyak. Jadi menurut saya kita lebih baik menarik semua generasi muda keluarga Valley yang ada diluar untuk pulang ke kota Hinom. Biar mereka bisa mengikuti pelatihan sampai tingkat tinggi" kata Kremlin

__ADS_1


"Saudara Kremlin, aku rasa usul anda sangat baik. Dan aku juga yakin , semua saudara yang hadir disini juga setuju akan hal itu. Tapi kita ada persoalan" kata Raja Landen.


"Apa itu Yang Mulia?"


"Apa mereka bersedia ditempatkan bekerja dikota kota kecil diwilayah kerajaan Lembah Angin?"


Semua terdiam, tidak ada yang bersuara.


"Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah agar semua wilayah di Kerajaan Lembah Angin mendapat akses kesehatan yang memadai"


"Yang Mulia, bukankah dengan pelatihan dasar saja sudah cukup?"


"Yang mendapat pelatihan dasar ditujukan untuk ditempatkan didesa desa. Sedang untuk pelatihan tingkat menengah untuk kota kecil. Dan untuk pelatihan tingkat tinggi untuk kota besar. Jadi bagaimana pendapat saudara sekalian?"


Diskusi itu berlangsung panjang dan sedikit alot. Karena ada beberapa orang yang tetap dengan keras kepala keberatan.


Karena sudah menemui jalan buntu, dan tidak selesai juga akhirnya Louisa berbicara.


"Paman, bibi dan saudara sekalian. Jika kita terus bertahan dengan pendapat kita masing masing, pertemuan ini tidak akan selesai selesai"katanya.


"Tuan Puteri, sebagai kepala keluarga cabang kota Agriba saya menjamin semua cucu saya akan bersedia"


"Saya juga menjamin keluarga cabang di kerajaan Fatma akan bersedia mengirim generasi mudanya tuan Puteri. Saya tidak keberatan jika semua cucu saya kembali untuk bersama sama membangun Lembah Angin. Tapi saya ada permintaan tuan Puteri"


"Apa itu paman?"


"Satu orang cucu saya, setelah mengikuti pelatihan tetap kembali ke kerajaan Fatma untuk meneruskan balai pengobatan yang disana. "


"Tentu paman. Setiap keluarga cabang, tetap akan kami kirimkan kembali satu orang untuk meneruskan balai pengobatan keluarga"


"Dan setiap orang yang akan ditempatkan di kota yang akan ditunjuk, ia akan menjadi kepala balai pengobatan disana. Bagaimana pendapat saudara sekalian?"


Terlihat wajah gembira di setiap keluarga yang hadir.


"Jadi yang membangun balai pengobatannya nanti siapa tuann Puteri?"


"Semua fasilitas akan diberikan kerajaan. Sampai mereka benar benar mandiri secara finansial, kerajaan akan membayarkan upah untuk mereka. Besaran upahnya ditentukan nanti saja"

__ADS_1


Terdengar pembicaraan disana sini. Semua sibuk berdiskusi dengan orang disebelahnya.


"Yang Mulia, saya punya dua orang putera dan keduanya sudah berkeluarga. Jika pihak kerajaan membutuhkan, saya bersedia mengirim salah seorang putera saya untuk ditempatkan dikota yang membutuhkan" kata salah satu orang pria paruh baya.


Mendengar itu, semua sedikit terkejut. Tapi sejurus kemudian, semua mengatakan hal yang sama. Ingin mengirim anggota keluarganya yang sudah dewasa.


Kakek Franklin menghela napas berat. Raja Landen bingung. Louisa menggelengkan kepalanya..


"Saudara sekalian, yang kita bahas disini tentang pelatihan tingkat menengah dan tingkat tinggi. Kita selesaikan dahulu tentang itu baru jika ada usul baru nanti kita bicarakan lagi"


Seketika suasana menjadi hening.


"Kita tarik dahulu kesimpulannya. Pertama, pelatihan tingkat menengah dan tingkat tinggi hanya diberikan kepada keluarga Valley. Setuju?" tanya kakek Franklin dengan suara keras.


"Setuju" semua menjawab serempak.


"Kedua, setiap keluarga cabang akan mengirimkan anggota keluarga generasi muda dengan usia maksimal dua puluh tahun untuk mengikuti pelatihan tingkat tinggi dan maksimal tujuh belas tahun untuk pelatihan tingkat menengah. Untuk pelatihan tingkat tinggi, diijinkan anggota keluarga yang sudah menikah, dengan anak maksimal dua orang"


Nampak beberapa wajah agak kecewa.


"Kenapa anak maksimal dua orang anak?"


"Karena kerajaan hanya menyediakan rumah untuk ukuran empat orang. Dan biaya hidup juga ditanggung maksimal untuk empat orang. "


Disaat semua sudah setuju dengan hal itu, dan kakek Franklin ingin menutup acara, tiba tiba seorang pria usia empat puluhan berdiri.


"Maaf tetua. Ada yang ingin saya tanyakan, tapi ini diluar pokok bahasan kita sebelumnya."


"Selama itu berhubungan dengan keluarga Valley, silahkan nak Sidney" kata kakek Franklin.


"Tetua, saya telah mendengar tentang pembukaan tambang batu mulia di kota Rock. Yang ingin saya tanyakan, kenapa tambang sepenting itu diserahkan kepada orang Gordon? Kenapa itu tidak diserahkan kepada keluarga Valley saja. Saya punya seorang kenalan dari kerajaan Black Rose, dan beliau bersedia membantu kita mengelola tambang itu" katanya dengan nada meyakinkan


.


.


.. Jangan lupa like dan comment ya.

__ADS_1


__ADS_2