Nona Louisa Dari Lembah Angin

Nona Louisa Dari Lembah Angin
Diba Renzo


__ADS_3

"Berambut coklat kemerahan berarti berasal dari.." kata Raja Clould terhenti ketika menyadari sesuatu


"Iya.. dan aku juga mendengar jika kalian mencari buronan seorang perempuan bernama Diba Renzo"


Raja Clould terkejut, dan memandang leluhur Kendrick dengan serius.


"Bagaimana bisa begitu kebetulan? Sebenarnya jika paman Kendrick tidak datang, kami ingin mengirimkan surat permohonan untuk melakukan pencarian ke Kerajaan Gordon. Kami telah mencari di lima kerajaan sekitar Kite. Tapi selain jejak di Mordan , tidak ada kabar yang kami temukan."


"Sebenarnya siapa dia. Diba Renzo?"


"Cerita tentang dia sedikit rumit paman. Paman pasti tahu, jika di kerajaan kami masih ada yang namanya sistem perbudakan"


"Iya aku tahu" kata leluhur Kendrick


"Kakek dan nenek Diba sebelah ibunya merupakan budak dari Count Enland, yang merupakan saudara sepupuku. Dalam sistem budak, anak yang dilahirkan juga merupakan milik majikan. Dia adalah ibu Diba. Aku tidak tahu apa yang ada dipikiran nenek Diba sehingga ia membunuh suaminya yaitu kakek Diba menggunakan racun. Waktu itu ibunya Diba yaitu Coti masih kecil berumur sekitar tiga tahun. "


"Penyebab kematiannya sempat kami duga karena sakit, sampai dua tahun kemudian seorang budak pelayan yang sempat melarikan diri tertangkap kembali. Rupanya alasan dia melarikan diri karena takut dengan ancaman nenek Diba, karena ia melihat nenek Diba memasukkan racun kedalam minuman kakek Diba."


"Karena itu kasus kematian kakek Diba diselidiki kembali dan pemasok racun untuk nenek Diba diinterogasi dan dinyatakan tidak bersalah karena menurutnya, nenek Diba mengaku disuruh majikannya yaitu Count Enland untuk memesan racun, sehingga ia tidak mengkorfimasi kembali"

__ADS_1


"Akhirnya nenek Diba mengaku memang ia yang meracun suaminya karena suaminya selalu memarahinya setiap kali sedikit saja berbuat salah. Tapi pengakuannya bertolak belakang dengan kesaksian beberapa budak lain, yang mengatakan jika justeru nenek Diba lah yang sering marah dan mengamuk kepada kakek Diba. Oleh karena itu, ia dijatuhi hukuman mati"


"Coti kecil kemudian diasuh sampai remaja oleh seorang pelayan bebas, dan dilatih menjadi pelayan kediaman utama. Karena perangainya yang lembut dan wajahnya yang cantik, Count Enland bermaksud baik dengan memberikannya kepada seorang budak kesayangannya yaitu Renzo. Renzo merupakan budak terbaik di kediaman Count Enland, dan merupakan budak bebas. Artinya dia sebenarnya sudah dibebaskan dari kedudukan seorang budak, tapi ia tetap memilih menjadi budak agar tetap bisa melayani Count Enland"


"Rupanya pengaturan itu tidak memuaskan hati Coti. Karena dibesarkan oleh pelayan bebas, ia lupa kedudukannya sebagai seorang budak. Dan merasa kedudukan Renzo yang seorang budak tidak cocok untuknya, apa lagi ada seorang bangsawan tua yang pernah berkunjung ke kediaman Count Enland ingin menjadikannya sebagai gundik. Dan ia mengulangi kesalahan yang sama seperti ibunya, membunuh Renzo suaminya ketika Deba berumur enam tahun."


"Apakah menggunakan racun juga?"


"Tidak paman. Menggunakan belati ketika Renzo tidur dimalam hari . Dan pagi harinya dia mengaku telah membunuh suaminya kepada Count Enland dan menjelaskan alasannya. Ia merasa jijik melihat suaminya karena menganggap mereka tidak setara. Count Enland tentu saja sangar murka, dan mengatakan memang kedudukan mereka tidak setara. Renzo adalah orang merdeka, sementara Coti hanyalah anak budak belian yang dibesarkan olehnya"


"Coti yang sudah lupa siapa dirinya, kembali diingatkan akan orang tuanya. Entah menyesal melakukan kesalahan atau tidak, Yang jelas ia bunuh diri didepan Count Enland menggunakan belati yang sama yang digunakan untuk membunuh suaminya"


"Karena sayangnya Count Enland kepada Renzo, beliau mengambil Deba kecil dan mendidiknya seperti seorang Puteri bangsawan. Kecantikannya memikat hati cucu count Enland. Dan memintanya kepada kakeknya."


"Tapi mereka menahan kecurigaan mereka, lagi pula siapa yang mau mengganggu pengantin baru? Sampai besok malamnya pelayan melaporkan jika belum juga ada pesanan makanan, barulah pengawal mulai curiga terjadi sesuatu."


"Mereka mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban dari dalam, dan seperti yang bisa anda duga paman. Dimitri, cucu Count Enland ditemukan sudah meninggal dalam keadaan telanjang. Sementara Diba Renzo menghilang"


"Dibunuh menggunakan racun atau.."

__ADS_1


"Racun.. Dan sampai saat ini, kami tidak menemukan apa motif Diba melakukannya. Count Enland hanya memiliki tiga cucu laki laki, sehingga beliau sangat menyayanginya. Dan kematian Dimitri merupakan pukulan yang berat untuk Count Enland dan keluarga." jelas Raja Clould panjang lebar.


Mereka kembali terdiam. Leluhur Kendrick juga terkejut dengan cerita tentang Diba Renzo. Tidak menyangka jika kisah keluarganya begitu tragis dengan kematian yang terus mengintai. Dan sedikit gelisah, takut jika hal itu juga akan terjadi di istana Gordon.


"Paman, apa paman menduga jika Diba Renzo yang kami cari sama dengan selir ketiga di istana Gordon?"


"Iya. Seharusnya orangnya sama. Ini ada informasi yang berhasil dikumpulkan informan kami tentang Diana Cornor. Anda bisa membuat perbandingan, dan juga ada dijelaskan alasan kemungkinan mengapa kalian sangat sulit mencari jejaknya" kata leluhur Kendrick sambil memberikan gulungan kertas yang diperolehnya dari Tuan Muesa.


Raja Clould membaca gulungan kertas itu dengan serius.


"Jika informasi ini benar, berarti semua yang dilakukan Diba Renzo sudah direncanakan sejak lama. Membuat jalur pelarian, identitas palsu, dan menjebak orang agar membawa juga melindunginya. Dan kebetulan, Peter yang terkena sialnya" kata Raja Clould


"Inilah yang membuat saya buru buru kemari. Saat mendapatkan informasi tentang kemungkinan keduanya adalah orang yang sama, kami takut jika nantinya terjadi kesalahpahaman antar dua kerajaan.. Nanti dianggap kami melindungi buronan kerajaan Kite dan membuat hubungan baik yang terjalin selama ini menjadi putus" kata leluhur Kendrick dengan senyum kecut.


"Hah, paman. Mungkin saja itu terjadi. Oh ya, paman.. Ada yang membuat Saya sedikit bertanya.."


"Ada apa?"


"Selain alasan yang paman sebutkan tadi, apakah ada alasan lain kenapa tadi paman diawal menyebutkan ada masalah di istana Gordon ? Dan informasi sedetail ini, jika boleh saya tahu paman peroleh dari mana?"

__ADS_1


"Iya. Perempuan itu selalu membuat pertengkaran dengan selir utama. Tanpa tahu malu meminta posisi selir utama digantikan olehnya. Padahal berdasarkan hukum kerajaan manapun, seharusnya dia mendapat hukuman mati karena berani menipu dan menjebak Raja. Tapi mengingat akar persoalan berasal dari sini, biarlah kami membiarkan istana Tapis yang menanganinya"


"Terima kasih paman. Ini akan sangat berarti kepada Count Enland. Dan mengenai puterinya, bagaimana menurut paman?"


__ADS_2