Nona Louisa Dari Lembah Angin

Nona Louisa Dari Lembah Angin
Alasan Lorine (2)


__ADS_3

"Kamu belum mengenal kakak iparmu dengan baik sayang. Sifatnya sama dengan paman Lucky, yang jika diberi langit dan bumi sekalipun tidak akan mau menjadi raja"kata Sola


"Maksudmu isteriku?"


"Paman Lucky yang seharusnya menjadi kepala distrik tapi ia tidak mau dan menyerahkannya pada ayah. Beliau ditawari menjadi Jendral besar, tapi ia malah menyerahkannya pada jendral Nico. Dan kakak sepupu betul betul putrinya.."


Norbert menggelengkan kepalanya melihat Louisa.


"Kenapa adik ipar? Atau kamu saja yang jadi raja?" tanya Lark


"Tidak .... tidak... Kakak Lark saja. Itu bukan jabatan main main. Mengurus kota Choco saja membuatnya menjadi lebih baik sudah tanggung jawab yang besar bagiku. Dan aku tidak berniat lebih"


"Terima saja sayang. Biar nanti aku jadi permaisuri"kata Sola tersenyum kepada Norbert.


"Tidak istriku, bukankah kamu sudah menjadi permaisuri di istana Choco?"ucap Norbert bercanda.


"Tapi kan cuma kamu yang memanggilku permaisuri, yang lain hanya memanggilku nona muda" kata Sola cemberut membuat yang lain tertawa melihat sikapnya yang kekanak kanakan.


Tiba tiba datang seorang pelayan menghadap mereka.


"Tuan, Nyonya semua tamu undangan telah hadir. Jamuan makan malam sudah bisa dimulai"


"Baik, ayo keruang perjamuan"kata Franklin.


Di ruang perjamuan terlihat para tamu telah memenuhi ruangan. Ada tujuh meja besar yang telah terisi, masing masing meja terdiri dari sepuluh orang. Dan tersisa satu meja yang terletak paling depan yang ditujukan untuk keluarga Franklin selalu tuan rumah.

__ADS_1


"Nenek ... Tadi nenek bilang mengundang beberapa orang. Tapi ini..?"bisik Louisa kepada nenek Eliz yang duduk disampingnya.


Tapi belum sempat nenek Eliz menjawab, kakek Franklin berdiri.


"Terima kasih kepada undangan yang telah bersedia datang pada perjamuan malam ini. Acara perjamuan ini kami adakan, sebagai ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mengawal perjalanan keluargaku dari Gordon city khususnya cucuku Lorine Bruswick Valley hingga tiba di rumah ini. Terima kasih.. Sekarang perjamuan makan malam ini kita mulai. Silahkan menikmati makanannya"


Sekarang Louisa mengerti, yang merupakan tamu undangan hanya beberapa orang saja. Karena ada beberapa wajah wajah baru di ruangan itu. Walaupun dari ingatan Lorine wajah itu sepertinya pernah bertemu dengan Lorine, tapi tetap saja Louisa tidak begitu mengingat siapa mereka.


Selebihnya hanya anggota rombongan yang ikut menemani perjalanan mereka dari Gordon city. Mulai dari kusir kereta, pelayan, maupun pengawal dan anggota the power of night tidak ada yang ketinggalan.


Ketika hidangan yang tersedia telah habis, semua yang hadir suatu persatu mulai meninggalkan ruangan setelah mendapatkan diri kepada pemilik rumah. Dan yang tertinggal hanya beberapa tamu undangan, kelima anggota utama the power of night, Reneisme dan keluarga Franklin.


"Karena yang lain sudah pulang kita pindah keruang pertemuan" kata Franklin.


Semua yang hadir berjalan keruangan yang ada disebelah ruang perjamuan.p


"Terimakasih ayah. Terimakasih kepada undangan kami para kepala departemen beserta wakilnya yang telah bersedia hadir malam ini. Adapun tujuan utama pertemuan kita, membahas tentang peresmian Kerajaan Lembah Angin, serta alasan bergabungnya dua distrik lainnya. Untuk itu, Lorine silahkan lanjutkan."


"Salam jumpa kepada semua yang hadir. Karena semua kepala departement telah hadir, serta ada juga Tuan muda Norbert dari kota Choco maka kita akan membahas beberapa hal. "


"Pertama, yang menjadi pertanyaan banyak orang. Mengapa aku meminta penyatuan tiga distrik menjadi kerajaan Lembah angin? Dan dimana kondisi ketiganya merupakan wilayah sulit. Disini saya jelaskan, sebenarnya waktu sidang saya hanya meminta dua wilayah distriks. Yaitu distrik sembilan yang merupakan asal leluhur saya, dan distrik delapan yang merupakan distriks yang bersebelahan dengan distrik sembilan juga mengingat persaudaraan yang terjadi antar a dua wilayah karena pernikahan sepupu Sola dengan tuan muda Norbert. Sedangkan untuk distrik dua puluh, murni inisiatif dari raja Peter sendiri yang tidak mungkin saya tolak. Disini paman Landen merupakan salah satu saksi akan hal itu sebagai anggota dewan penasehat kerajaan Gordon yang hadir"


"Itulah alasan pertama. Alasan yang kedua, kenapa distrik delapan? Toh sama sama miskin.. Apakah tidak akan jadi beban? Justru karena sama sama miskin, aku ingin dua wilayah ini kelak sama sama kaya dan maju. Bagaimana caranya? Ini akan kita bahas pada pertemuan dengan semua keluarga besar Valley yang akan diadakan dua hari lagi. Sejauh ini ada yang ingin ditanyakan?"


"Arduchess Lorine.."

__ADS_1


"Cukup nona Lorine saja paman"


"Nona Lorine, perkenalkan saya Matt Valley kepala departemen wilayah dan pendudukan. Bagaimana dengan distriks dua puluh, apakah akan kita abaikan saja? Apalagi disana masih kental dengan perang antar suku"


"Untuk distrik dua puluh, akan kita tangani secara perlahan setelah dua distrik lebih stabil, baru kita selesaikan persoalan perang disana."


"Sekarang bahasan yang kedua. Tentang upacara peresmian Kerajaan Lembah Angin yang tinggal dua puluh sembilan hari lagi. Acara ini hendak dibuat seperti apa? Dan berapa lama? Silahkan ajukan pendapat kalian? Dan untuk itu silahkan Paman yang memimpin"


"Maaf sebelumnya Nona Lorine. Perkenalkan nama saya Zake Valley, kepala departement pembangunan dan penataan wilayah. Terus terang saya dan juga rekan rekan saya ini dari awal penasaran, siapa yang akan diangkat menjadi pemimpin kerajaan. Nona Lorinekah yang menjadi Ratu atau tuan Landen yang menjadi Raja. Maaf kan saya sebelumnya nona"


Kakek Franklin tiba tiba tertawa, membuat yang hadir kecuali keluarga intinya heran.


"Maafkan sikap kakek Franklin paman paman. Ini karena sebelum jamuan makan malam tadi, kami juga membahas hal yang sama. Yang jelas saya tidak akan menjadi ratu, saya hanya akan dikukuhkan sebagai Putri kerajaan. Fungsi utama saya adalah sebagai penasehat untuk raja yang memimpin. Dan yang menjadi raja tentu saja paman Landen. Untuk itu beberapa hari kedepan, beliau dan bibi Sofia akan mendapat bimbingan khusus dari ibu Reneisme dan Paman Maxim "Shine" mengenai aturan hidup seorang raja dan permaisuri serta tanggung jawab masing masing. Dan dalam hal ini sepupu Lark akan ikut didalamnya sebagai bagian pelatihan untuk seorang pangeran mahkota"


"Hah...aku ikut juga?" tanya Lark terkejut.


Dan hanya dijawab senyum oleh Louisa.


"Sekarang kita lanjut tentang acaranya.."


"Saya mengusulkan diadakan selama tujuh hari dengan acara semewah mungkin" kata Sola.


"Tidak bisa Sola, itu terlalu mubajir"


"Bagaimana jika dua hari saja nona. Perkenalkan saya Willi Donzen kepala departemen keuangan. Karena jujur saja keuangan kita walaupun stabil tetapi masih sangat terbatas"

__ADS_1


"Saya setuju dengan usul tuan Willi nona. Perkenalkan saya Mark Valley kepala departemen pendapatan dan pajak. Tidak usah terlalu mewah dan jika bisa melibatkan banyak pihak."


"Saya juga setuju nona. Perkenalkan saya Dave Valley kepala departemen perekonomian dan pertumbuhan wilayah. Jika memungkinkan kita melibatkan masyarakat untuk merangsang pertumbuhan ekonomi.."


__ADS_2