Pelabuhan Hati Sang Duda Keren

Pelabuhan Hati Sang Duda Keren
eps 103


__ADS_3

Rima dan Rere duduk di ruang keluarga,sedangkan Revan dan Baby twins sudah tidur siang di kamarnya.


"Re gimana kalo kita belajar make upnya dari ponsel saja,kan banyak tu video tutorial tentang pake make up" kata Rima.


"Betul juga tuh,kok aku bisa nggak kepikiran ya"ucap Rere.


"Dari dulu kamu kan emang lemot kalo urusan mikir,tapi kalo urusan silat aja cepet" oceh Rima.


Hahaha...


Rere dan Rima pun tertawa bersama.


Rere membuka aplikasi yang ada diponselnya lalu menonton tutorial make up bersama Rima.Dengan sangat Serius mereka menonton sampai tidak sadar kalo Mama Sofia dan Bunda Sintya sudah berada di belakang mereka.


"Lagi lihat apa sih serius amat?" kata Bunda Sintya.


"Ya Ampun Bunda,kapan datang? Bikin kaget aja"seru Rere.


"Kalian berdua terlalu sibuk nonton orang pake make up,sampai sampai kami ngucap salam kalian nggak dengar" tutur Mama.


"Rere lagi belajar pake make up ni Mah,hehee..." ucap Rere sambil cengengesan.


"Wah bagus itu,sebagai wanita kita harus pinter merawat wajah,nggak cuma merawat mirs v dan tubuh saja" tutur Bunda.


"Mana alat make up mu Re?" tanya Mama.


"Ini Ma" jawab Rere sambil mengeluarkan semua alat make up dari dalam tasnya.


Mama dan Bunda melihat make up milik Rere.


"Siapa yang menyarankanmu pakai semua ini Re?" tanya Bunda.


"Mbak Neti Bunda,sekertaris Elang di kantor" jawab Rere.


"Neti sahabatnya Elang? Dia sangat pintar memilih make up yang bagus" ucap Mama.


"Mbak Neti sahabatnya Elang Ma?" tanya Rere.


"Iya Re,apa kamu tidak tau?" Mama bertanya.


"Nggak Ma,kalo mereka sahabatan kenapa mereka terlihat kaku sekali?" ucap Rere.


"Di saat jam kerja mereka selalu begitu,tapi coba kalo di luar jam kerja mereka seperti anjing dan kucing" tutur Mama.


"Sejak kapan mereka bersahabat Tante?" tanya Rima.


"Sejak Smp atau Sd ya Mama juga lupa,yang pasti mereka berempat Elang,Edo,David dan Neti sudah berteman sejak kecil.Sebenarnya mereka berlima tapi salah satu dari mereka sudah meninggal" tutur Mama.


"Terus Mama kenal nggak sama Wildan?" tanya Rere.


"Wildan mantannya Silvy ya?" tanya Mama.


Rere mengangguk.


"Kenal sih tapi tidak terlalu,Mama lebih mengenal dia baru-baru ini karena dia bergabung sama kita untuk menjebak Silvy" tutur Mama.


"Oya Re,Revan sama kembar mana dari tadi Bunda nggak lihat mereka?" kata Bunda.


"Mereka sedang tidur di kamar Bunda" jawab Rere.


Mama mengambil alat make up lalu menjelaskan pada Rere dan Rima,Mama juga mengajarkan Mereka cara pakainya.


"Jangan terlalu tebal,poleskan tipis-tipis saja" pesan Mama.


Rere mulai memoleskan satu persatu alat make up ke wajahnya,begitu juga dengan Rima.


Pfttt...


Mama dan Bunda menahan tawa mereka.


"Kenapa Bun?" tanya Rere.


"Terlalu tebal lipstiknya,kalo yang lainnya sudah pas" jawab Bunda.


"Besok beli lipstik yang warna kalem aja Re,jangan yang ngejreng begini"saran Mama.


"Iya Ma" jawab Rere.


"Punya Rima bagaimana?" tanya Rima.


"Kok jadi kayak ondel-ondel gitu,itu blush onnya ketebelan sayang, hapus dulu trus coba pake lagi" kata Mama.


Rima menuruti perkataan Mama Sofia,dia menghapus make up di wajahnya kemudian mengulanginya lagi dari awal.


"Nah ini baru pas" kata Bunda dan Mama bersamaan.


"Rima belum punya alat make up?" tanya Mama.


"Belum Tante,rencananya kalo sudah bisa baru mau beli,sementara waktu pake punya Rere dulu" jawab Rima.


"Bagaimana kalo kita pergi belanja,sekalian Rere beli lipstik yang baru" kata Mama.


"Boleh tu Mbak,sekalian Rima juga beli alat make upnya dan kalian beli beberapa helai pakaian.Jadi besok ketika para suami pulang kalian sudah beda penampilan" kata Bunda.


"Ayo lah,mumpung bocil pada tidur" kata Mama.


Rere,Rima,Bunda dan Mama beranjak dari duduknya lalu keluar dari rumah dan langsung masuk ke dalam mobil.


"Trus siapa yang nyetir?" tanya Mama saat mereka sudah berada di dalam mobil dan melihat bangku supir yang kosong.


"Rere lupa,tunggu sebentar Rere panggil Pak Harun dulu" ucap Rere lalu keluar dari mobil.Rere melangkah ke halaman yang ada di samping rumahnya.


"Pak Harun anterin kami ke mall yuk" kata Rere.


"Mau pergi lagi?" tanya Pak Harun.

__ADS_1


"Mama sama Bunda yang ajak" jawab Rere.


"Kedua Nyonya besar ada disini?"tanya Pak Harun.


"Iya...ayo Pak" ajak Rere.


Pak Harun mengikuti Rere ke mobil,Rere masuk dan duduk di bangku depan di samping Pak Harun.Sedangkan Bunda,Mama dan Rima duduk di kursi belakang.


"Ketempat kemaren ya Pak Harun,tempat Rere ketemu sama Mbak Neti" pinta Rere.


"Emang di mall yang mana?" tanya Mama.


"Yang di dekat bandara Nyonya" jawab Harun.


"Jauh sekali,kita ke mall yang di dekat sini saja Re.Kalo disana ada berarti disini juga ada" tutur Mama.


"Jadi kita kemana ni?" tanya Harun.


"Ke mall yang dekat sini saja Pak Harun yang di dekat kantor ya Ma?" ucap Rere.


"Disitu juga boleh" kata Mama.


"Sekalian kita ke kantor Elang rame-rame Tante,kita labrak tu resepsionis yang kurang ajar" kata Rima berapi-api.


"Resepsionis kurang ajar gimana maksudnya Rima?" Mama tidak mengerti.


"Tadi pagi Rima sama Rere kan datang tu ke kantor Elang,Rere sudah janjian sama Mbak Neti mau belajar make up tapi kita nggak jadi masuk karena nggak boleh sama resepsionis yang ada di lobi.Kita juga di bilang wanita jalang yang mau menggoda Elang" tutur Rima.


"Kenapa kalian nggak bilang sama Bapak?" kata Pak Harun sambil mengemudikan mobilnya.


"Biar saja Pak Harun,biar dia puas menghina kami bila perlu Rere datang lagi kesana besok saat Elang sudah pulang" ucap Rere sambil menyeringai.


"Jangan menyeringai gitu ah Re,serem wajahmu.Kayaknya semenjak nikah sama Elang kamu jadi ikut-ikutan sadis" ucap Rima.


Hahaha


Mama,Bunda,Pak Harun tertawa mendegar ucapan Rima,sedangkan Rere hanya tersenyum saja.


Setelah menempuh perjalanan cukup lama akhirnya mereka sampai di mall.Mama,Bunda,Rere dan Rima turun dari mobil dan langsung masuk kedalam mall,sedangkan Harun memarkirkan mobilnya sambil menelpon Elang dan melaporkan kejadian tadi dikantor.


πŸ“ž"Ada apa kamu menelponku Harun?" tanya Elang di sebrang telpon.


πŸ“ž"Sepertinya resepsionis yang baru cari masalah Tuan" jawab Harun.


πŸ“ž"Aku sudah tau,kita biarkan saja dia.Aku lebih suka dengan rencana istriku" ucap Elang.


πŸ“ž"Anda mengetahui rencana Rere,Tuan?"tanya Harun.


πŸ“ž"Tentu saja aku tau,kamu tenang saja.Lusa aku sudah pulang dan rahasiakan kepulanganku dari Rere" ucap Elang lalu memutuskan panggilan dari Harun.


Mama membawa Bunda,Rere dan Rima ke tempat penjual make up,Rima memilih make up untuk dirinya sedangkan Mama dan Bunda membantu Rere memilih lipstik.


"Habis ini kita ke toko sebelah sana ya" kata Mama sambil menunjuk toko yang menjual dalaman wanita.


"Beli dalaman untuk kamu Re" Bunda yang menjawab.


"Punya Rere banyak di rumah dan masih baru belum Rere pake sama sekali" tutur Rere.


"Kita beli yang lain" kata Mama.


Setelah mendapatkan apa yang mereka cari,merekapun pergi ke toko yang tadi di tunjuk oleh Mama.


"Rere sama Rima pilih mana yang kalian suka,nanti Mama yang bayar" kata Mama sambil menunjuk deretan lingerie yang terpajang disana.


"Untuk apa baju ini Tante?" tanya Rima.


"Iya Ma untuk apa baju-baju ini,Rere punya beberapa di rumah itupun Elang yang membelinya" kata Rere.


"Kalian ini bagaimana sih...ini baju untuk kalian pake di dalam kamar.Kalian masih muda masih panas-panasnya,apalagi kamu Re kamu harus ekstra berdandan dan mempercantik diri.Jangan jadikan kembar sebagai alasan untuk kamu bermalas-malasan.Udah nurut aja sama Mama,buruan ambil nanti Mama yang bayar" kata Mama.


"Elang belikan kamu warna apa Re?" tanya bunda.


"Warna ungu,merah sama lavender Bunda" jawab Rere.


Mama mengambilkan beberapa lingerie untuk Rere.


"Kamu itu masih muda Re,kamu harus selalu tampil seksi kalo sedang berdua sama Elang.Jangan sampai Elang beranggapan bahwa kamu sudah tidak peduli lagi dengan kebutuhannya.Begitu juga dengan Rima kalian masih pengantin baru,masih fresh.Walaupun suami kalian berdua itu tipe suami yang setia,bukan berarti kalian cuek bebek begitu saja"tutur Mama.


Mama juga mengambil beberapa lingerie untuk Rima.


"Ini punya Rere dan ini punya Rima" ucap Mama sambil menyerahkan lingerie pada Rere dan Rima.


"Terima kasih Ma"


"Terima kasih Tante"


Ucap Rere dan Rima bersamaan.


Setelah selesai melakukan pembayaran merekapun keluar dari toko.


"Sudah jam empat sore,kita shalat dulu ya" kata Bunda.


Mama mengajak Bunda,Rere dan Rima ke mushala yang ada di mall itu.Mereka langsung berwudhu dan shalat ashar bersama.Setelah shalat mereka langsung turun ke lantai bawah.


"Kita langsung pulang ya Ma,kasian Baby twins dari tadi Rere tinggal" ucap Rere.


"Tapi sebelum itu antar Rima pulang ke rumah Papa ya" pinta Rima.


"Kamu menginap saja di rumah Rere,Bunda dan Mama juga malam ini menginap di rumah Rere" kata Bunda.


"Betul tu kata Bunda,sekalian kita lanjut belajar make upnya"tutur Rere.


"Boleh deh,ayo" kata Rima.


Mereka berjalan menuju parkiran dan langsung masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Kita langsung pulang Harun" kata Mama.


"Baik Nyonya"


Harun mulai mengemudikan mobilnya keluar dari parkiran mall.


Drtt


Ponsel Bunda bergetar,Bunda langsung mengambil ponsel dari dalam tasnya dan membaca pesan yang masuk.


πŸ“₯Sari


"Mereka berdua sudah datang"


Bunda memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas.


"Re,orang yang akan membantu Sari sudah datang.Mereka sekarang sudah di rumah" kata Bunda.


"Orang yang akan menjaga Baby twins Bunda?" tanya Rere.


"Iya" jawab Bunda singkat.


"Elang sama Edo rencananya disana berapa hari Re?" tanya Mama.


"Sekitar satu mingguan Ma" jawab Rere.


"Tapi kalo pekerjaannya cepat selesai,dia akan cepat pulang" kata Rere lagi.


"Anak itu masih saja terus mengembangkan usahanya,padahal walau mereka cuma ongkang-ongkang kaki saja kalian tidak akan kekurangan uang"ucap Mama.


Semua hanya terdiam mendengar ucapan Mama Sofia.Tidak ada satupun yang berani berkomentar.


"Kita sudah sampai Nyonya dan Nona" ucap Harun.


Mereka berempat langsung turun dari mobil,sedangkan Harun memasukkan mobil ke garasi.


"Mommy" Revan menyambut Rere.


"Wah anak Mommy sudah tampan dan harum,Revan sudah mandi?" kata Rere.


"Sudah Mommy,mandi sama adik kembar" jawab Revan.


"Hallo Oma,Hallo Nenek"Revan menyapa Mama dan Bunda.


"Ma,Bunda Rere mandi dulu ya udah gerah banget nih" kata Rere.


"Jangan lupa make upnya di pake ya" kata Mama.


Rere menganggukkan kepalanya,lalu pergi ke kamarnya bersama Revan.


"Mommy Revan tunggu disini saja ya" ucap Revan sambil duduk di sofa.


"Iya,Mommy mandi dulu ya sayang" ucap Rere.


Rere menuju lemarinya untuk mengambil handuk dan baju ganti,lalu dia masuk ke kamar mandinya.Selesai mandi Rere mamakai bajunya lalu keluar dari kamar mandi.


Rere menuju meja rias dan mulai memoleskan make up ke wajahnya,Rere juga memakai lipstik yang baru saja di belinya.


"Mommy pake apa?" tanya Revan.


"Ini namanya lipstik sayang,hanya perempuan yang boleh pake" jawab Rere.


"Jadi Revan nggak boleh pake ya" ucap Revan.


Rere mengangguk lalu membelai rambut putranya itu.


"Nanti malam Revan boleh bobok sama Mommy lagi nggak?" tanya Revan.


"Tentu saja boleh dong sayang"jawa Rere sambil mencolek hidung Revan.


"Ayo kita lihat adik kembar"ajak Rere.


Revan mengenggam tangan Rere sambil berjalan menuju kamar Baby twins.


"Adik kembar tidur terus Mommy" ucap Revan.


"Mereka kan masih kecil,jadi hanya bisa tidur dan minum susu saja" kata Rere.


Cukup lama Rere dan Revan berada di kamar Baby twins,sampai tidak terasa waktu sudah mulai malam.


"Kita ke kamar Mommy yuk shalat maghrib habis itu makan malam sama Oma dan Nenek" kata Rere.


Rere dan Revan kembali ke kamar Rere untuk melaksanakan shalat maghrib,setelah selesai shalat Rere kembali memoles make up ke wajahnya lalu setelah itu dia mengajak Revan turun ke bawah untuk makan malam.


"Wih kayaknya Nyonya Elang udah mulai pinter pake make up" celoteh Mama.


"Nggak terlalu menor kan Ma?" tanya Rere.


"Udah pas kok,kita tinggal lihat punya Rima" jawab Mama.


Tidak lama Rima pun muncul dan tidak memakai make upnya.


"Kenapa nggak di pake make upnya Rima?" tanya Bunda.


"Rima masih bingung mau pake yang mana Bunda,tadi Rima ambil beberapa macam jenis make up" jawab Rima.


Mereka mengambil makanan yang ada di hadapannya lalu mulai menyantapnya.


"Re,hari ini Elang ada telpon kamu nggak?" tanya Rima disela-sela makannya.


"Nggak ada Rima,mungkin dia sibuk jadi lupa untuk menghubungiku" jawab Rere.


"Kalian doakan saja mereka semoga pekerjaan mereka di lancarkan dan dimudahkan agar mereka bisa cepat pulang" kata Bunda.


Mereka melanjutkan kembali makan malamnya,setelah selesai mereka pergi ke kamar masing-masing.Rere membawa Revan ke kamarnya dan Revan langsung berbaring di kasur,mata sudah mulai mengantuk.Rere naik kekasurnya dan tidur sambil memeluk Revan,hari ini tubuhnya terasa sangat lelah sekali.

__ADS_1


__ADS_2