Pelabuhan Hati Sang Duda Keren

Pelabuhan Hati Sang Duda Keren
eps 134


__ADS_3

Kita intip David sama Sari yukk!!!😁😁


Sari sedang berdiri di kamarnya sambil menatap keluar jendela,suasana malam sangat indah di lihat dari kamarnya.


"Sayang kamu belum tidur?" tanya David yang baru selesai mandi.


"Aku belum ngantuk" jawab Sari lesu.


"Apa yang mengganggu pikiran istriku yang cantik ini hemmmm?" tanya David sambil memeluk tubuh Sari dari belakang.


"Pakai bajumu dulu,nanti kamu masuk angin" kata Sari.


"Beri tahu aku dulu apa yang mengganggu pikiranmu cintaku" desak David.


"Aku tidak sedang memikirkan apa-apa honey,aku hanya sedikit lelah saja" alasan Sari.


"Hemmm...sepertinya aku harus menaruh chip di kepala dan hatimu sayang,supaya aku bisa tau apa yang sedang kamu pikirkan" goda David.


"Sekalian aja pasang chip di kakiku,agar kamu tau kemana aku berjalan,pasang di mataku agar kamu bisa melihat apa yang aku lihat.Jadi gak cemburuan terus" Sari mengomel.


"Hahaha...itu karena aku terlalu mencintaimu sayang.Aku takut kehilanganmu" kata David.


"Kalo gitu rantai saja aku di kamar ini agar aku tidak bisa kemana-mana" kata Sari sambil membalikkan tubuhnya lalu mengalungkan tangannya di leher David.


"Cintaku yang akan merantaimu sehingga kamu tidak sanggup melangkah pergi jauh dariku" ucap David.


"Pakai bajumu,setelah itu kita turun dan makan malam" kata Sari.


"Baik Tuan Putri" kata David sambil membungkukkan tubuhnya.


Hihihi...


Sari tertawa cekikikan melihat tingkah David.


David melangkah menuju lemarinya lalu mengambil pakaiannya dan langsung memakainya.


"Aku sudah rapi sayang,ayo kita turun" ajak David sambil mengulurkan tangannya.


Sari tersenyum lalu menyambut uluran tangan David dan mereka keluar sambil bergandengan tangan.


"Mau makan apa kita?" tanya David sambil masuk ke mobilnya.


"Apa saja yang penting aku kenyang" jawab Sari.


"Pekerjaanku disini sudah hampir selesai,minggu depan kita bisa pulang ke IN.Apa kamu senang?" tanya David sambil mengemudikan mobilnya.


"Tentu saja aku senang,bisa kembali lagi ke tanah airku" jawab Sari.


David mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang.Sari melihat keluar jendela,pikirannya jauh menerawang entah kemana.


Ciit....


David menginjak rem mobilnya lalu memutar badan ke arah Sari.


"Sebenarnya apa yang mengganggu pikiranmu,dari tadi aku ngoceh tapi kamu gak dengar sama sekali" kata David.


"Apa kamu tidak menginginkan anak dari pernikahan kita ini sayang?" tanya Sari lirih.


"Kita bahas di rumah saja" jawab David lalu kembali mengemudikan mobilnya.


Sari meneteskan air matanya sambil melihat keluar jendela.


David menghentikan mobilnya di sebuah cafe,ia menoleh ke arah Sari.


Hhhhh...


David mendesah lalu turun dari mobilnya.David masuk ke dalam cafe sendirian tidak lama kemudian dia keluar lagi sambil membawa bungkusan di tangannya.David masuk ke mobilnya dan langsung mengemudikannya menuju ke rumahnya.

__ADS_1


"Ayo turun,kita makan ya" ajak David sambil menepuk bahu Sari lembut.


Sari turun dari mobilnya lalu masuk ke dalam rumah dengan lesu.


"Jangan siksa dirimu dengan sesuatu yang aku tidak pernah menuntutnya" kata David saat mereka sudah berada di ruang makan.


"Aku hanya ingin seperti perempuan yang lain,menikah lalu punya anak.Tapi aku tak bisa...Aku tak bisa beri kamu keturunan David" kata Sari di sela-sela tangisnya.


David memeluk tubuh istrinya,membelai lembut rambutnya lalu David melepaskan pelukannya dan menatap wajah Sari.


"Aku menikahimu bukan karena aku menginginkan seorang anak,aku menikahimu karena aku mencintaimu,aku ingin hidup bersamamu sampai kita tua nanti.Lagipula kita menikah baru beberapa bulan sayang,jangan bebani dirimu dengan hal seperti ini" tutur David.


"Aku takut kamu kecewa padaku" kata Sari.


"Aku tahu kamu mandul sebelum kita menikah,kalo aku menginginkan anak aku tidak mungkin menikah denganmu.Aku bisa saja memilih Nia,Diah,Romlah ataupun yang lainnya,tapi hatiku memilihmu" kata David.


Sari menatap tajam mata suaminya,lalu tersenyum.


"Terima kasih sudah mau menerimaku dengan segala kekuranganku" ucap Sari.


"Aku mencintaimu" ucap David kemudian mencium kening Sari.


"Aku lapar" kata Sari.


"Astaga aku lupa,ayo kita makan" kata David sambil menepuk keningnya.


Sari tertawa melihat tingkah laki-laki yang sudah tiga bulan ini menjadi suaminya.


"Kamu semakin cantik kalo tertawa seperti itu sayang" ucap David.


David membuka makanan yang tadi di belinya lalu mereka berdua pun mulai makan malam.Setelah selesai makan mereka langsung masuk ke kamar.


"Aku rindu Baby twins" kata Sari sambil duduk bersandar di kasurnya.


"Nanti kita juga akan memiliki banyak anak" jawab David sambil meletakan kepalanya di pangkuan Sari.


"Ucapan adalah doa sayang,semoga saja saat aku bicara begitu ada malaikat yang mengaminkan ucapanku" kata David.


Sari membelai rambut David dengan penuh kasih sayang.


"Bagaimana kalo sekarang kita mulai mencangkul dan bercocok tanam,siapa tahu aja bibit malam ini tumbuh dan ladang yang gersang tiba-tiba langsung subur" kata David sambil memandang wajah Sari.


"Untuk apa malam-malam begini mencangkul dan bercocok tanam? Lagipula kita tidak punya cangkul dan ladang" kata Sari yang tidak mengerti maksud David.


"Ini ladangnya sayang" kata David sambil menelusupkan kepalanya ke perut Sari.


"Haha...sayang ampun...geli" kata Sari sambil tertawa dan nafasnya terengah-engah.


"Sayang kamu ingat gak sih kalo semenjak kita menikah kamu cuma sekali datang bulan,itupun di awal pertama kita nikahkan" kata David.


"Iya ya,selama ini aku datang bulan selalu teratur.Atau karena aku stres dan terlalu memikirkan soal anak ya?" tanya Sari.


"Emang stres bisa bikin datang bulan gak teratur?" tanya David.


"Bisa dong" jawab Sari.


Sari turun dari kasurnya.


"Mau kemana?" tanya David.


"Ganti baju" jawab Sari sambil berjalan kearah lemari.


"Pake baju yang kemaren aku belikan ya" pinta David.


"Baju yang kurang bahan itu?" tanya Sari.


"Iya sayang,pake ya" kata David.

__ADS_1


Huft...


Sari menghela nafasnya lalu mengangguk.


"Kalo aku pake baju itu,bisa-bisa aku gak tidur semalaman.Pasti malam ini David pake gaya baru lagi" gumam Sari dalam hati.


Sari mengambil baju yang dimaksud oleh David,kemudian dia masuk ke dalam kamar mandi untuk bertukar pakaian.


"Awh...aduh sayang tolongin dong" kata David saat melihat Sari keluar dari kamar mandi dan sudah memakai lingerie yang sangat seksi.


David mengucek matanya sambil menunduk.Sari menghampiri David dengan panik.


"Kamu kenapa sayang? Matamu kenapa?" tanya Sari panik.


Grep


David memeluk tubuh Sari.


Tubuh yang tinggi,kulit putih,dada montok,bodi yang bohay.


"Mataku kelilipan tubuhmu yang seksi" jawab David sambil menyeringai.


"Kamu mengerjaiku" kata Sari sambil memukul dada David yang bidang.


Cup


David mencium bibir Sari.


Sari membulatkan matanya dan David hanya tersenyum saja.David meneruskan aksinya,dia ******* bibir istrinya yang sudah menjadi candu baginya.Cukup lama David ******* bibir Sari sampai Sari tersengal karena kehabisan nafas.


"Kenapa kamu tidak bernafas?" tanya David sambil mengelap bibir Sari menggunakan ibu jarinya.


"Kamu yang kelamaan melumatku" protes Sari sambil mengalungkan tangannya di leher David.


David mengangkat tubuh Sari dan mendudukkannya di sofa,kemudian David mulai menciumi tubuh Sari.


"Sa...yang..hhh" desah Sari.


David selalu berganti cara bercintanya,Sari hanya pasrah melayani nafsu suaminya yang sangat buas dan banyak gaya.


Sari hanya mendesah dan mendesah saja menerima perlakuan dari David.David terus naik ke atas,menciumi perut Sari yang ramping kemudian naik lagi dan berhenti di sebuah gunung.David memainkan lidahnya disana sedang satu tangannya bermain di gunung yang satunya lagi.


Cukup lama David bermain-main dengan tubuh Sari.


"Sayang...aku sudah gak tahan" kata Sari.


David mengangkat tubuh Sari dan merebahkannya tubuh Sari di kasur.David mulai melakukan penyatuan dan tidak lama kemudian tubuh keduanya menegang.David merebahkan tubuhnya di samping Sari.


"Aku merasa ada yang berbeda malam ini" kata David.


Sari menolehkan kepalanya kearah David lalu mengerutkan keningnya.


"Apanya yang berbeda?" tanya Sari.


"Entahlah,aku juga tidak tau pasti.Yang pasti malam ini dia lebih menggigit dan nikmat" jawab David sambil tersenyum.


"Dasar mesum" ucap Sari.


"Aku serius sayang,ada yang berbeda.Tidak seperti biasanya kalo gak percaya kita bisa mengulanginya lagi" kata David sambil menyeringai.


"Itu sih akal-akalan kamu saja sayang,biar nambah porsi" kata Sari yang sudah tau maksud suaminya.


"Aku serius,kali ini aku gak bohong.Ada yang beda sayang" kata David dengan nada Serius.


"Gak usah pasang wajah serius gitu,gak lucu.Tetap aja ujung-ujung tambah maning son" kata Sari.


"Kamu memang peramal yang hebat sayang,kamu selalu tau apa yang ada dalam pikiranku" kata David sambil mengungkung tubuh Sari.

__ADS_1


Dan pertarungan pun kembali terjadi dengan sangat hebat dan kedua belah pihak saling menyerang satu sama lain .Mereka bertarung sampai malam berganti pagi.


__ADS_2