
Rere mengemudikan mobilnya menuju ke rumah utama,tidak lama kemudian mereka telah sampai.Rere memasukkan mobil ke dalam garasi dan langsung menutup garasi dan masuk ke rumah melalui pintu yang ada di garasi.
"Loh Re kalian kenapa datang dari pintu samping?" tanya Mama yang sedang duduk di ruang makan.
"Rere melarikan diri dari Elang Ma" jawab Rere sambil tersenyum.
"Melarikan diri bagaimana maksud kamu?" tanya Mama lagi.
Rere menceritakan kejadian yang baru saja terjadi.
"Hahaha...biar tau rasa dia,Sari bawa Revan dan Baby twins ke kamar belakang,disana kedap suara jadi kalo Twins menangis Elang tidak bisa mendengarnya" kata Mama.
"Rere jengkel Ma,Elang selalu saja menyelesaikan masalah dengan emosi"gerutu Rere.
"Iya Re Mama tau itu.Mudah-mudahan saja dengan begini dia bisa berubah" kata Mama.
"Rere ke belakang ya Ma,gabung sama Sari dan anak-anak" kata Rere.
"Jangan lupa matikan semua ponsel,kalo tidak mereka bisa melacak keberadaan kalian" Mama mengingatkan.
Rere berlari ke kamar belakang lalu meminta Sari dan Rianti mematikan ponselnya.
"Tidak perlu dimatikan,sini ponsel kalian.Aku akan mematikan penyadapnya" kata Sari.
Rere dan Rianti menyerahkan ponsel mereka pada Sari.Lalu Sari mengotak-atik ponsel itu,setelah berhasil mematikan penyadapnya Sari mengembalikan ponsel pada Rere dan Rianti.
"Kalungmu Re?" kata Sari.
"Ini yang baru,aman" jawab Rere.
Rere merebahkan tubuhnya di sofa,Sari duduk di lantai sambil memainkan game di ponselnya sedangkan Rianti sedang menatap ponselnya sambil senyum-senyum sendiri.
"Rianti kamu kenapa senyum-senyum begitu,jangan bilang kamu lagi chat sama Haris" kata Sari.
"Tenang aja Sari aku gak lagi chatingan sama Haris kok,aku lagi baca pesan dari Romlah nih" tutur Rianti.
"Emang apanya yang lucu?" tanya Rere.
"Sebenernya gak lucu sih,nih lihat sendiri" kata Rianti sambil memberikan ponselnya pada Rere.
Pftt...Rere menahan tawanya saat membaca pesan singkat yang dikirim Romlah pada Rianti.
Isi pesan Romlah
📥Romlah
"Rianti emang kalian kemana? Pak Bos nyariin Buk Bos nih.Tampangnya lecek banget nih kayak baju kotor yang gak di cuci seminggu,kasian tau😂😂"
"Uluh kasiannya suamiku" ucap Rere sambil tersenyum.
"Apa tidak sebaiknya kita pulang saja Re" kata Sari.
"Kita ke mall dulu yok baru setelah itu kita pulang" ajak Rere.
"Ayok" jawab Sari dan Rianti bersamaan.
Rere,Sari dan Rianti bersiap untuk pergi.Sari mendorong kereta Baby twins sedangkan Rianti menggendong Revan yang tertidur.
"Kalian mau kemana?" tanya Mama.
"Mau ke mall Ma setelah itu kami langsung pulang" jawab Rere.
"Revan tinggal ya,dua hari aja" pinta Mama.
"Tapi Ma" kata Rere.
"Plis Re,Mama janji cuma dua hari setelah itu Mama antar dia pulang" kata Mama.
"Kalo dia bangun dan tanyain kami gimana?" tanya Rere.
"Itu urusan Mama" jawab Mama.
"Siska tolong bawa Revan ke kamarku" kata Mama.
Rianti menyerahkan Revan pada Mbak Siska.
"Rere pergi dulu Ma" pamit Rere.
"Iya nak,hati-hati" pesan Mama.
Rere masuk ke dalam mobil,kali ini Sari yang menyetir.Sari mengemudikan mobilnya keluar dari area rumah Mama dan langsung menuju mall yang dimaksud Rere.
Tidak lama setelah mobil Rere pergi Elang dan Haris datang ke rumah Mama.
"Mama mau kemana sudah rapi begitu?" tanya Elang.
"Mau ke rumah kalian mau lihat ketiga cucuku,aku sangat merindukan mereka" jawab Mama seolah tidak tau apa-apa.
"Berarti Rere dan anak-anak tidak datang kemari Ma?"tanya Elang.
"Kalo Rere datang kemari untuk apa aku kerumahmu? Buang waktu saja"kata Mama.
"Jadi mereka pergi kemana?" tanya Elang.
"Mana Mama tau,kamu suaminya aja yang tinggal satu rumah gak tau kemana istrimu pergi apalagi Mama yang beda rumah,beda gang,beda RT,beda kelurahan,beda kecamatan" jawan Mama panjang lebar.
__ADS_1
"Kalo gitu Elang pergi dulu Ma" kata Elang sambil berjalan menuju mobilnya dan langsung pergi dari sana.
"Rasain tu,emang enak di kibulin" ucap Mama sambil tersenyum.
"Oma" panggil Revan.
"Astaga,kamu bikin Oma kaget saja" kata Mama sambil memegang dadanya.
"Huhhh...untung Elang sudah pergi" gumam Mama.
"Mommy sama Adik kembar mana Oma?" tanya Revan.
"Mereka sudah pulang,Oma sudah meminta izin sama Mommy supaya kamu boleh menginap di rumah Oma" kata Mama.
"Tapi Revan mau pulang,Revan mau bobok sama Adik kembar" kata Revan.
"Malam ini Revan bobok sama Oma,besok baru Oma antar Revan pulang" kata Mama.
"Baiklah,tapi ada syaratnya" kata Revan.
"Syarat? Apa syaratnya?" tanya Mama.
"Oma harus membelikan Revan es krim" jawab Revan.
"Kalo itu mah kecil,ayo ikut Oma" ajak Mama.
Mama membawa Revan ke dapur,lalu Mama membuka kulkas dan menunjukkan isinya pada Revan.
"Wow Oma emang hebat" puji Revan saat melihat es krim dengan berbagai macam varian rasa.
"Revan mau yang mana?" tanya Mama.
"Coklat" jawab Revan.
Mama mengambilkan es krim coklat dan memberikannya pada Revan.
Revan duduk di kursi lalu membuka bungkus es krim coklat kesukaannya dan langsung memakannya.
***
Rere,Sari dan Rianti sudah sampai di mall,setelah memarkirkan mobilnya mereka langsung masuk ke dalam mall.
"Sari,Rianti kita makan yok,aku lapar nih" kata Rere.
"Gimana gak lapar ini sudah sore dan kita belum makan" celetuk Sari.
"Hehe...Maaf" ucap Rere cengengesan.
Mereka masuk ke dalam cafe yang ada di mall,mereka langsung memesan makanan dan setelah makanan pesanan mereka datang mereka langsung menyantap makanan itu.
"Ke mall cuma mau numpang makan doang Non?" kata Rianti.
"Non Non,kita sebaya Rianti panggil nama aja.Apalagi sebentar lagi kamu mau nikah sama Hariskan?" kata Rere.
"Gak tau Re,aku belum yakin dengan hatiku" jawab Rianti.
"Re beli susu Si Kembar dulu baru kita pulang" kata Sari.
"Oh ya udah,ayo.Sekalian kita beli cemilan" kata Rere.
"Kamu ya Re ngemil mulu tapi gak gendut-gendut" protes Rianti.
Mereka membeli susu dan berbagai macam cemilan,setelah itu mereka langsung pulang.
***
Elang sedang berada di teras,dia menunggu Rere dan anak-anaknya pulang.Elang berjalan mondar-mandir di teras sambil sesekali melihat kearah pintu gerbang.
"Sudah malam,kenapa mereka belum pulang?" gumam Elang.
Elang mengambil ponselnya di atas meja yang ada di teras kemudian mencoba menelpon Rere tapi Rere tidak menjawab panggilannya.
"Ayo sayang,angkat donk" kata Elang.
Saat Elang sibuk dengan ponselnya mobil yang dinaiki Rere pun sampai ke rumah.Rere turun dari mobil dan Elang menghampirinya.
"Sayang kamu darimana saja,aku mencemaskanmu" tutur Elang.
"Aku dari mall habis beli susu dan beberapa cemilan.Kan kamu sendiri yang menyuruhku untuk membawa mereka pergi berbelanja" jawab Rere.
Elang memeluk tubuh Rere dengan erat.
"Maafkan aku sayang,maafkan aku" ucap Elang.
Sari dan Rianti membawa Baby twins ke kamarnya.
"Romlah tolong ambil barang di bagasi mobil dong,aku kebelet nih" kata Rianti.
"Barang punya siapa?" tanya Romlah.
"Punya Si Kembar" jawab Rianti lalu dia berlari masuk ke dalam kamar mandi.
Romlah berjalan menuju depan untuk mengambil barang yang di maksud Rianti.
"Sialan ni orang,ciuman gak tau tempat.Bikin mataku yang suci ini ternoda saja" gerutu Romlah yang tidak sengaja melihat Elang dan Rere sedang berciuman di depan pintu.
__ADS_1
Romlah memilih pergi ke dapur lalu duduk di kursi.Setelah dia melihat Elang dan Rere masuk ke kamarnya barulah Romlah mengambil barang di bagasi mobil dan membawa barang-barang itu ke kamar Baby twins.
"Aku kira kamu pergi meninggalkanku sayang" ucap Elang.
"Aku hanya kesal melihat sikapmu sayang,kamu selalu mendahulukan otot daripada otak.Dengan sikapmu seperti itu,kamu bisa membuat Silvy semakin menaruh dendam pada kita dan semakin terobsesi untuk merebut Revan dari kita" tutur Rere.
"Maafkan aku sayang,aku tidak kepikiran sampai kesana.Yang aku pikir hanya kebahagiaanmu saja"ujar Elang.
"Lain kali sebelum melakukan sesuatu,pikir dulu matang-matang.Jangan langsung mengambil keputusan" kata Rere.
"Aku hanya tidak bisa melihatmu menangis sayang,aku tidak bisa mendengarku mengeluh" kata Elang.
"Mulai hari ini aku tak akan melakukan sesuatu sebelum aku memikirkannya secara matang" tutur Elang.
"Ya sudah kalo gitu aku mau mandi dulu,udah gerah nih" kata Rere.
"Aku mandikan ya" kata Elang sambil menyeringai.
"Jangan macam-macam aku belum bersih" kata Rere.
"Kan udah beberapa hari sayang" keluh Elang.
"Baru beberapa hari,belum satu bulan"kata Rere sambil masuk ke dalam kamar mandi.
"Kalo kamu tidak sehat aku sanggup walau harus libur satu tahun,kalo kamu sehat ya mubazir dong kalo dianggurin" kata Elang.
Rere tersenyum saja mendengar perkataan Elang.
Setelah selesai mandi Rere keluar dari kamar mandi dan langsung menuju lemari .Elang yang melihat Rere hanya menggunakan handuk pun langsung menghampiri Rere dan memeluknya dari belakang.
"Sayang,aku mau pakai baju nih" kata Rere.
"Izinkan aku memelukmu sebentar saja sayang" kata Elang.
"Aku pake baju dulu sayang setelah itu kamu bisa memelukku sepuas hatimu" kata Rere.
Hehhhhh
Elang mendesah lalu melepaskannya.
Rere memakai pembalutnya baru memakai pakaiannya,setelah itu Rere berbalik dan menghadap Elang yang memasang wajah melas.
"Gendong" pinta Rere.
"Ah kamu selalu saja menggodaku sayang" kata Elang lalu menggendong Rere dan membawanya ke kasur.
"Oya sayang aku tidak melihat Revan pulang bersamamu tadi?" kata Elang.
"Revan menginap di rumah Mama sayang,Mama yang meminta Revan untuk tinggal disana" jawab Rere.
"Aku tidak melihat Haris,apa dia sudah pulang?" tanya Rere.
"David mengajaknya ke luar kota,ada pekerjaan yang harus mereka kerjakan" jawab Elang.
"Apa Rianti sudah tau?" tanya Rere.
"Aku sengaja tidak memberitahunya,aku mau lihat dia benar-benar mencintai Haris atau tidak begitu juga sebaliknya" jawab Elang.
"Mereka terlihat saling cuek dan seolah tidak saling membutuhkan"tutur Rere.
"Kamu benar sayang,maka dari itu aku sengaja menyuruh David membawa Haris keluar kota agar mereka sadar dengan perasaan mereka masing-masing" tutur Elang.
"Aku ngantuk sayang,aku tidur dulu ya" kata Rere.
"Tapi kamu belum makan" kata Elang.
"Aku sudah makan tadi di mall" tutur Rere.
"Kamu enak makan di mall,aku dari pagi sama sekali belum makan" ujar Elang lesu.
"Kamu serius sayang,kenapa gak bilang dari tadi.Ayo makan,aku akan menemanimu" oceh Rere.
"Aku sangat lemas sekali sayang,aku tidak kuat lagi berjalan" ucap Elang lemah.
"Gak lucu deh sayang,badan gagah,tinggi masak lemah gitu sih" kata Rere sambil tersenyum.
"Nah kalo dikasih senyuman seperti itu aku jadi kuat kembali" kata Elang.
Rere turun dari kasur lalu mengenggam tangan Elang,mereka berdua keluar dari kamar dan langsung pergi ke ruang makan.
"Edo sama Rima belum pulang ya sayang?" tanya Rere.
"Edo bilang lusa baru pulang,karena Rima demam jadi dia menunda kepulangannya" jawab Elang.
"Aku heran deh sama Rima yang sekarang,kenapa dia jadi gampang sakit ya" kata Rere.
"Mungkin dia lelah karena di genjot terus sama Edo" kata Elang.
"Kalo begitu kamu gak boleh sering-sering menggenjotku sayang,nanti aku bisa demam" kata Rere.
"Aku dan Edo beda sayang,kamu juga beda sama Rima.Kamu hebat dan kuat" puji Elang.
"Udah cepetan habisin tu makanan,jangan ngoceh melulu" kata Rere.
Elang dengan cepat menyantap makanannya,sampai makanan yang ada di piringnya habis.
__ADS_1
Rere membawa piring kotor ke dapur lalu mencuci piring kotor itu.Setelah itu Elang dan Rere kembali ke kamarnya.Rere merebahkan tubuhnya di kasur dan diapun langsung tidur, sedangkan Elang memilih menghidupkan tivi yang ada di kamarnya dan memilih chanel tentang bisnis.Setelah bosan menonton dan matanya pun mulai ngantuk Elang mematikan tivinya,lalu dia naik ke atas kasur lalu tidur sambil memeluk Rere.